FAQ |
Calendar |
![]() |
|
Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini. |
![]() |
|
Thread Tools |
#1
|
||||
|
||||
![]()
Sebelumnya ane minta maaf klo thread ane ![]() ane ucapin banyak terima kasih yg sudah mampir ke thread ane "RAHASIA KUNO ARAB, MEMPERBESAR KEMALUAN" Mungkin sebelumnya saat Anda membaca judul diatas yang ada dalam benak pikiran langsung terkoneksi dengan urusan seputar perut kebawah, apalagi secara mitos yang ada dalam pandangan masyarakat pria dari ethnis daerah timur tengah memiliki ukuran kemaluan yang lebih besar dari ethnis lain. Namun kemaluan yang akan kita bahas ini merupakan kemaluan dengan arti yang lebih dalam dari kemaluan pengertian diatas. Karena kemaluan (rasa malu) merupakan sebagian dari pada iman. Sebenarnya yang akan Anda baca di sini adalah tentang cara meningkatkan rasa malu berdasarkan As Sunnah. [/quote] Quote:
![]() Lalu mengapa kita harus terus memperbesar sifat malu ini? 1. Karena jika �sifat malu� hilang dari seseorang maka mudahlah dia melakukan berbagai pelanggaran dan tidak segan untuk bermaksiat bahkan dia tidak malu untuk bermaksiat secara terang-terangan (terbuka). Ingat, Rasul saw bersabda; �Setiap ummatku dimaafkan kecuali mereka yang terang-terangan� 2. Dalam sebuah hadits lain dikatakan �Malu dan iman senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya.� [HR.al-H�kim dan ath-Thabr�ni] 3. Satu lagi, rasa malu akan membawa kita ke surga seperti disebutkan dalam hadits �Malu adalah bagian dari iman, sedang iman tempatnya di Surga dan perkataan kotor adalah bagian dari tabiat kasar, sedang tabiat kasar tempatnya di Neraka.� [HR.Ahmad] Demikianlah. Maka, teruskanlah memperbesar rasa malu Anda sebagaimana disebutkan dalam hadits; Bahwa Rasul itu sangat pemalu bahkan melebihi malunya seorang putri yang dipingit, tetapi Nabi tidak pernah malu untuk menegakkan amal ma�ruf nahi munkar. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan �Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla Maha Pemalu, Maha Menutupi, Dia mencintai rasa malu dan ketertutupan. Apabila salah seorang dari kalian mandi, maka hendaklah dia menutup diri.�[HR.Ab� Dawud, an-Nasa�I dan Ahmad] Saya yakin, sebulan ini sudah cukup bermanfaat bagi kita untuk melatih diri meningkatkan rasa malu di hadapan Allah swt. Tinggal kita tingkatkan terus selama sebelas bulan selanjutnya. Dan semoga kita masih bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang. Aamiin� Ane ngga ada maksud apa2, ane cuma memberikan sedikit wejangan gan.. hehehe.. tinggalkan komen dan rate bagi yg blm iso bagi yg sdh iso tinggalkan komen dan ![]() ![]() ![]() hargai usaha TS... TS tidak mau di ![]() maaf klo threadnya berantakan ![]() Terima kasih ![]() ![]() Terkait:
|
![]() |
|
|