Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
jonykebot's Avatar
jonykebot jonykebot is offline
Ceriwis Lover
 
Join Date: May 2012
Posts: 1,797
Rep Power: 17
jonykebot mempunyai hidup yang Normal
Default Mendulang Untung dari Rangkaian Tulang-belulang

maaf kalo ane cuma berbagi informasi

====






[/quote]
Quote:





Tulang unggas, tulang ikan, hingga tulang sapi yang biasanya jadi sampah ternyata ada gunanya juga. Lihat saja, di tangan Beni Tri Bawono, tulang ternyata bisa dimanfaatkan menjadi sebuah karya seni yang dapat mendatangkan rupiah. Dari tulang itu pula, Beni mampu menciptakan miniatur sepeda, sepeda motor, naga, dan aneka perhiasan.






[/spoiler]
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for art:

















Spoiler for open this:
Quote:





Kerajinan tulang sapi atau kerbau sudah populer di Bali. Namun, siapa yang mengira tulang belulang ayam atau ikan ternyata juga bisa menjadi karya seni yang menarik dan mampu menyedot rupiah. Tapi, itulah yang dibuktikan oleh Beni Tri Bawono, perajin tulang asal Boyolali, Jawa Tengah.



Di tangan terampil Beni, tulang-belulang yang mestinya tak berguna itu bisa berubah wujud menjadi miniatur becak, miniatur sepeda, miniatur Harley Davidson, hingga miniatur kapal layar dan patung naga sepanjang 1,5 meter dan tinggi 80 cm.



Beni mengungkapkan, awal mula dia bergelut dengan tulang-belulang itu setelah dia kehilangan pekerjaan pada 1998 silam. Nah, agar tak menjadi pengangguran, Beni pun berinisiatif beternak lele.





Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for art:















Spoiler for open this:
Quote:





Namun, inisiatif itu bubar setelah usai menguras kolam lele, Beni malah menemukan tulang-belulang ayam dan unggas bekas pakan lele. Di benak Beni ketika itu, tulang belulang itu bisa dirangkai menjadi aneka miniatur yang menarik. "Sejak itulah pergumulan saya dengan tulang dimulai," ujar Beni.



Beni mengaku tidak kesulitan mendapatkan tulang untuk bahan baku kerajinannya. Karena di kedai-kedai di sekitar rumahnya limbah tulang ini sangat berlebihan. Apalagi Beni juga menggunakan tulang selain ayam, seperti tulang ikan hingga tulang bebek.



Cara Beni membuat miniatur juga unik. Dia mau tak mengubah bentuk tulang namun dia menyesuaikan bentuk tulang itu dengan miniatur yang ingin dia ciptakan. Misalnya, sadel motor, dia ciptakan dari punggung ayam, ban sepeda dari tulang leher, jeruji dibuat dari patahan tulang sayap, sedangkan kemudi dari tulang bebek.



Proses menggabung-gabungkan aneka tulang itu tentu memakan waktu. Beni mengungkapkan, untuk membuat miniatur sepeda saja, dia setidaknya butuh waktu hingga 15 hari lamanya. Adapun untuk bentuk naga yang lebih rumit, pengerjaan bisa sampai empat bulan lamanya.



Proses pembuatan miniatur itu sendiri diawali dengan membersihkan tulang dari sisa-sisa daging. Untuk menghemat tenaga, hasil berburu tulang pada malam hari di warung-warung makan itu dia lemparkan ke kolam lele di belakang rumahnya.





Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for art:















Spoiler for open this:
Quote:





Setelah tiga hari, tulang itu diangkat dan direndam dalam air berformalin selama sehari semalam. Selanjutnya tulang-tulang dijemur hingga kering dan berwarna putih sambil sesekali disemprot formalin.



Nah, tulang yang sudah benar-benar kering kemudian direkatkan dengan lem sesuai dengan motif tulang. Setelah jadi, sebagai sentuhan akhir, rangkaian itu disemprot dengan cairan pembersih dan disapu dengan pewarna mutiara. Untuk memberi nilai tambah pada produknya, kerajinan itu dimasukkan ke dalam kotak kaca.



�Kotak kaca ini juga kami potong sendiri dan sengaja dibentuk agar bisa dibuka. Ini supaya miniatur mudah dibersihkan dengan menyemprotkan pembersih saja. Asal tidak berada di tempat lembap, kerajinan ini bisa tahan lama,� kata Beni.



Meski terbilang unik, Beni mengaku pemasaran produk miniatur dari tulang ini masih tertatih-tatih. Ia baru bisa berharap dari pameran ke pameran yang biasanya diadakan di Yogyakarta atau di Jakarta. "Biasanya sekali ikut pameran bisa laku hingga 15 unit," ujar Beni.



Beni sendiri bercita-cita punya galeri untuk karya seninya itu. Tapi sayang, modalnya belum ada. "Untuk membuat karya yang dipamerkan di Jakarta saja, saya sudah habis-habisan. Uang hasil jualan lele nyaris semuanya dipakai untuk modal membuat kerajinan,� keluh Beni.



Beni menjual karya miniatur yang termurah seharga Rp 250.000 hingga Rp 1 juta. Namun, untuk miniatur naga dia membanderol harga mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 10 juta, tergantung tingkat kerumitan. Menurut Beni, harga yang sedemikian tinggi itu merupakan penghargaan atas kreativitasnya.





Quote:
[spoiler=open this] for AWAS BWK:














Quote:





Meski pemasaran secara langsung tertatih-tatih, Beni tak patah arang. Dengan dibantu sepupunya, Beni menawarkan aneka miniatur itu melalui internet. Di dunia maya itu, Beni membuat blog yang berisi foto-foto dan narasi singkat tentang kerajinan tulang produknya dalam http://www.boneart-tlatar.blogspot.com dan www.boneart-tlatar.blogspot.com.



�Saya tetap merasa kerajinan ini unik dan bernilai tinggi. Saya berharap setelah pemasarannya bisa lebih luas, saya bisa mengajak orang-orang di kampung untuk ikut membuatnya. Sepanjang ada kreativitas, pasti ada jalan,� tukas Beni penuh semangat.



Lain halnya dengan perajin tulang asal Bali, Ida Bagus Made Astika. Namun perajin ini menggunakan tulang sapi atau kerbau untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan perhiasan. "Dari tulang itu saya bisa menciptakan anting-anting, dan gelang," ujar Astika.



Astika mengaku, kerajinan tulang buatannya itu banyak diminati konsumen domestik maupun turis mancanegara. "Biasanya dalam sebulan saya mampu menjual anting-anting seharga Rp 300.000 sebanyak 20 pasang," ucap Astika.



Pasar kerajinan tulang ini paling besar memang datang dari mancanegara. Bahkan, saat sebelum krisis 2008, Astika mampu mengekspor anting-anting tulang hingga Amerika Serikat dan Eropa. Sekali ekspor dia bisa mengirim 8.000 pasang, namun sekarang hanya bisa mengirim 100 sampai 1000 pasang saja.





Sumber dari sini



makasih udah mengunjungi thread ane.

kalo berkenan kasih atau jangan ya gan..




[quote]













</div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Karya-karya MENGAGUMKAN dari tulang belulang MANUSIA!! baligestar Lounge 63 21st August 2012 11:12 AM
Gereja Yang Dibangun Dari Tulang Belulang & Tengkorak Manusia Mooncrown Lounge 6 8th May 2012 03:12 AM
[MUST SEE] Kapel Yg terdiri dari tulang belulang manusia priatampan Gossip & Gallery 0 14th November 2011 10:18 PM
Gereja Yang Dibangun Dari Tulang Belulang & Tengkorak Manusia TohariAhmad Lounge 6 22nd August 2011 08:08 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 01:47 AM.