Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
bakpaoayam's Avatar
bakpaoayam bakpaoayam is offline
Ceriwis Pro
 
Join Date: May 2012
Posts: 2,001
Rep Power: 17
bakpaoayam mempunyai hidup yang Normal
Default Ludah Kelelawar Penghisap Darah Mampu Mengatasi Penyakit Stroke







jangan lupa



Kelelawar vampire terkenal sebagai penghisap darah dari satwa liar, ternak atau darah manusia. Studi baru menemukan bahwa air liur (ludah) dari kelelawar vampire bisa membantu mengencerkan darah dan menolong pasien stroke.







Penelitian menemukan air liur kelelawar vampire mengandung enzim dSPA (desmoteplase). Enzim inilah yang berfungsi mengencerkan darah korban sehingga membantu mengalirkan darah lebih leluasa.



DSPA ini juga bisa digunakan untuk memecah gumpalan darah di otak yang bisa menyebabkan seseorang mengalami stroke. Sebagian besar stroke yang terjadi di masyarakat disebabkan oleh pembekuan darah yang menyumbat pembuluh darah di otak atau stroke istemik.



Kondisi ini akan menghalangi aliran darah dan oksigen sehingga bisa mengakibatkan kematian jaringan. Jika tidak segera ditangani bisa menyebabkan efek yang abadi seperti kelumpuhan, gangguan bicara dan penurunan kemampuan kognitif.







Pada proses penanganan stroke, waktu memainkan peran yang penting untuk mengurangi risiko kerusakan otak yang mungkin terjadi. Makin cepat ditangani makin besar peluang untuk sembuhnya. disinilah peran dari dSPA yang terkandung dalam air liur kelelawar tersebut.



Dalam jurnal Stroke: Journal of the American Heart Association peneliti menemukan bahwa dSPA mungkin tidak hanya bisa bekerja dengan baik, tapi juga membantu pasien menunggu waktu lebih lama untuk mencari pengobatan.



Dalam studi ini Robert L Medcalf dari Monash University di Australia menyuntikkan dSPA ke otak tikus. diketahui dSPA ini menyerang fibrin tapi tidak menyebabkan kerusakan otak. Para ilmuwan menunjukkan bahwa dSPA bisa diberikan hingga 9 jam setelah seseorang terkena stroke tanpa efek samping.



DSPA pertama kali ditemukan tahun 2003 dan studi pada manusia pertama yang kompleks dilakukan tahun 2006 oleh peneliti dari Ohio State University Medical Center.



Didapatkan bahwa obat tersebut aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien. Saat ini studi ditujukan untuk menentukan apakah obat ini memiliki manfaat klinis untuk pasien stroke.



"Kami ingin menawarkan pilihan lain untuk pasien ketika mereka terkena stroke. Karena semakin lama mereka mencari bantuan, maka pilihan yang tersedia semakin sedikit karena kerusakan sudah terjadi di otak," ujar dr Michel Torbey dari Ohio State, seperti dikutip dari Healthland.TIME.



sumber:

health.detik..com





[/quote][quote]





makasih agan2...

ane bukan pengemis

dan tidak menerima

tp klo ada yg ngasih ane trima dengan iklas








jangan lupa

</div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Obat Alternatif Stroke Dari Ludah Kelelawar Penghisap darah flamy Health 1 9th November 2018 04:16 AM
obat yang mampu menyembuhkan penyakit stroke hiziduatiloe Health 0 4th October 2013 10:03 AM
cara mengatasi penyakit stroke hiziduatiloe Health 0 24th July 2013 10:14 AM
Kelelawar Penghisap Darah Mulai Incar Manusia bakriegroup Lounge 0 27th May 2012 03:22 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 06:22 PM.