Bukti kalo Pemerintah menyalahkan Rakyat..(Must See)
[/quote][quote]
Hallo Juragan - juragan sekalian yang budiman...TS dah Aki - aki pengen share neh melanjutkan Open Mind mengenai para pejabat kita..semoga bisa membangkitkan semangat perjuangan para ceriwiser
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Jakarta disebabkan ulah warga juga. Hal tersebut diungkapkannya saat meresmikan lima gedung di wilayah Jakarta Barat pada Ahad (21/2).
Fauzi mengatakan, banjir terjadi akibat tangan-tangan jahil yang membuang sampah tidak pada tempatnya. "Seharusnya, kita bisa mengelola sampah agar tidak menyebabkan banjir," ungkapnya.Seperti diberitakan, Ibu Kota terkena banjir sejak beberapa hari lalu. Hingga Ahad (21/2), sejumlah rumah di Kampung Pulo Jatinegara, Jakarta Timur, masih terendam air. Hal ini karena rumah-rumah tersebut bersebelahan dengan Kali Ciliwung.
padahal solusinya harus menertibkan Koefisien Dasar Bangunan dan Zona penghijauan serta ketepatan lahan. Selain itu ketidak tegasan pemerintah dan aparat mengenai sampah juga menjadi kebiasaan yg akhirnya membuat rakyat dengan mudah membuang sampah.. Rumah kumuh ada dimana2...nah itu yg bikin semakin banyak sampah...pedagang kaki lima berkeliaran tanpa di tertibkan..alhasil sampah menumpuk...dan rakyat di salahkan.
INGAT saat pemilihan Poke dia mengatakan bahwa Poke adalah ahlinya...dan masalah sampah sudah sejak dahulu ada.... seharusnya jangan beralasan masalah sampah, justru di tindak masalah sampah tanpa beralasan....kl beralasan masalah sampah ya jangan bilang ahlinya.
karena sama saja orang2 yang pada telat beralasan macet...hellow macet dah rutinitas...jgn di jadikan alasan anda TELAT..
2. Macet akibat Ulah Motor
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Kata Poke:
VIVAnews - Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Fauzi Bowo, menyatakan macet yang merajalela di Jakarta karena pertumbuhan kendaraan tidak seimbang dengan pelebaran jalan. Bahkan pertambahan motor seperti kucing beranak.
"Sepeda motor bukan bertambahnya satu atau dua, seperti beranak manusia, tapi beranaknya seperti kucing," kata Fauzi Bowo di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis 11 Juni 2009.
Padahal Solusinya dengan memperbaiki Sistem transportasi massal dan Ketegasan dalam berkendara bagi aparat..wong polisi nilang pas razia doank...seharusnya selalu tegas dalam bertindak..
BERFIKIR DONK BUNG mengapa banyak orang bawa motor..soalnye jakarta dah macet en transportasi mahal.
dah geto TransJakarta juga gagal...armadanya makin dikit...orang naik busway malah lama...ya kembali ke kendaraan pribadi... cacad dah
3. Premium hanya untuk Golongan tidak mampu
Pusing ane Gan
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Kata Menteri ESDM:
Menurutnya, golongan mampu tidak boleh mengonsumsi BBM bersubsidi alias premium. Darwin memperkirakan setidaknya hampir 52 juta orang tergolong kalangan mampu. "Kalau dilihat dari pelanggan listrik ada 19 juta pelanggan. Ditambah lagi 20 juta orang dan 12 juta orang lagi," paparnya.
Padahal Solusinya Subsidi Premium di tarik..dan transportasi massal seperti Bis dan Angkot di subsidi..ini jauh lebih murah dan efektif bagi masyarakat.
bayangkan ane perjalanan menuju kantor motor 30 menit biaya PP 5000/hari...sedangkan naik angkot 20.000/hari dan waktu tempuh PP 4 jam..hellow..are you there..!!
4. Rakyat itu Bodoh..Orang elite butuh Gedung Elite
Gaya Gue Top Banget Neh
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Kata Ketua DPR yang terhormat:
Bpk. Marzukie Alie sebagai ketua DPR RI yang terhormat, menilai bahwa rakyat Indonesia itu bodoh, kagak bakalan bisa nyambung kalau diajak bicara mengenai masalah gedung baru DPR. Beliau berpendapat hanya wong elite saja yang paham. Rakyat biasa enggak bisa dibawa, kata Marzuki.
Ia menegaskan rakyat tidak bisa menjangkau pemikiran terlalu mendalam soal pembangunan gedung. Maklum daya pikirnya pendek yang dipikiri hanya masalah perut saja. "Rakyat biasa dari hari ke hari yang penting perutnya berisi, udah makan, kerja, ada rumah, pendidikan. Jangan diajak ngurusin yang begini. Urusan begini orang-orang pinter ajak bicara, ajak kampus bicara, kita diskusikan." dirinya menilai rakyat tidak paham mengenai seluk beluk pembangunan gedung baru DPR. Karena itu, ia meminta jangan bertanya soal proyek gedung baru itu kepada rakyat.
Padahal mau pintar mau bodoh..hellow nama lo tu Dewan Perwakilan Rakyat..jadi kalo rakyat nolak ya jgn lakukan, sudah jelas 95% rakyat menolak..malah bawa2 orang2 elite...ya kalo ngaku elite jgn jadi DPR, jadi pengusaha aje..DPR tu harusnya PENGABDI bukan BOSS
Jadi mau di apain juga kata Pemerintah zaman ini
RAKYAT ITU BODOH
5. Ini yang paling parah MENTAWAI
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for warga sial:
"Mentawai baru ada beritanya karena itu kan jauh pulau itu. Ya, pulau kesapu sama ombak besar kesapu tsunami mungkin konsekuensi orang yang tinggal di pulau lah," kata Marzuki.
"Kalau takut kena ombak jangan tinggal dipinggir pantai. Tapi kan Tsunami ini tentukan harus kita peduli,"
�Kalaupun minta maaf karena salah persepsi, salah opini, atau salah pengertian, tak ada masalah minta maaf kepada rakyat Indonesia,� kata Marzuki
TS dah Aki2 dah cukup muak dengan perkataan para Elite yang kampungan...
dibuku manapun yang namanya pemimpin adalah Pelayan Kelas Wahid... bukan Dilayani Kelas Wahid....
Wahai ceriwiser yang budiman dan Kritis...Bangkitlah untuk memperbaiki Bangsa tanpa ikut cara2 para elite yg bodoh
kalo gw bisa debat ama mereka 4 mata..en disiarin di semua TV di Indonesia pasti Hancur lebur mereka..