Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
ondelondel's Avatar
ondelondel ondelondel is offline
Ceriwis Lover
 
Join Date: May 2012
Posts: 1,996
Rep Power: 17
ondelondel mempunyai hidup yang Normal
Default Share "Kisah Inspiratif (BUKU TELEPON)"

Semoga Bermanfaat



Buku Telepon



"Bersyukurlah dan berbesar hatilah setiap kali mendengar keberhasilan orang lain.

Sekecil apapun. Sebesar apapun."



-Anonymous -




++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++



Suatu ketika di ruang kelas sekolah menengah, terlihat suatu percakapan yang menarik.

Seorang guru, dengan buku di tangan, tampak menanyakan sesuatu

kepada murid-muridnya di depan kelas.

Sementara itu, dari mulutnya keluar sebuah pertanyaan,

"Anak-anak, kita sudah hampir memasuki saat-saat terakhir bersekolah di sini.

Setelah 3 tahun, pencapaian terbesar apa yang membuatmu bahagia?

Adakah hal-hal besar yang kalian peroleh selama ini?"




Murid-murid tampak saling pandang. Terdengar suara lagi dari guru,

"Ya,ceritakanlah satu hal terbesar yang terjadi dalam hidupmu...".

Lagi-lagi semua murid saling pandang,

hingga kemudian tangan guru itu menunjuk pada seorang murid.

"Nah, kamu yang berkacamata, adakah hal besar yang kamu temui?

Berbagilah dengan teman-temanmu. ..".








Sesaat, terlontar sebuah cerita dari si murid, "Seminggu yang lalu,

adalah masa yang sangat besar buatku.

Orangtuaku, baru saja membelikan sebuah motor,

persis seperti yang aku impikan selama ini."


Matanya berbinar, tangannya tampak seperti sedang menunggang sesuatu.

"Motor sport dengan lampu yang berkilat,

pasti tak ada yang bisa mengalahkan kebahagiaan itu!"




Semuanya bercerita tentang hal-hal besar yang mereka temui dan mereka dapatkan.

Hampir semua telah bicara, hingga terdengar suara dari arah belakang,

"Pak Guru..Pak, aku mau bercerita." Rupanya, ada seorang anak di pojok kanan yang luput dipanggil.

"Keberhasilan terbesar buatku, dan juga buat keluargaku adalah....

saat nama keluarga kami tercantum dalam buku telepon yang baru terbit 3 hari yang lalu."




Sesaat senyap. Tak sedetik, terdengar tawa-tawa kecil yang memenuhi ruangan kelas itu.

Ada yang tersenyum simpul, terkikik-kikik, bahkan tertawa terbahak mendengar cerita itu.

Dari sudut kelas, ada yang berkomentar, "Ha? aku sudah sejak lahir menemukan nama

keluargaku di buku telepon. Buku Telepon? Betapa menyedihkan. ..hahaha. "
Tawa anak-anak.

Sang Guru langsung berbicara "Tenang sebentar anak-anak,

kita belum mendengar cerita selanjutnya. Silahkan teruskan, Nak...."




Anak berambut lurus itu pun kembali angkat bicara.

"Ya. Memang itulah kebahagiaan terbesar yang pernah aku dapatkan.

Dulu, Ayahku bukanlah orang baik-baik.

Karenanya, kami sering berpindah-pindah rumah..

Kami tak pernah menetap, karena selalu merasa di kejar polisi."




Matanya tampak menerawang. Ada bias pantulan cermin dari kedua bola mata anak itu,

dan ia melanjutkan. "Tapi, kini Ayah telah berubah.

Dia telah mau menjadi Ayah yang baik buat keluargaku.

Sayang, semua itu butuh waktu dan usaha.

Tak pernah ada Bank dan Yayasan yang mau memberikan pinjaman modal buat bekerja."




"Hingga setahun lalu, ada seseorang yang rela meminjamkan modal buat Ayahku.

Dan kini, Ayah berhasil. Bukan hanya itu, Ayah juga membeli sebuah rumah kecil buat kami.

Dan kami tak perlu berpindah-pindah lagi."




"Tahukah kalian, apa artinya kalau nama keluargamu ada di buku telepon?

Itu artinya, aku tak perlu lagi merasa takut setiap

malam dibangunkan ayah untuk terus berlari.

Itu artinya, aku tak perlu lagi kehilangan teman-teman yang aku sayangi.

Itu juga berarti, aku tak harus tidur di dalam mobil setiap malam yang dingin.

Dan itu artinya, aku, dan juga keluargaku, adalah sama derajatnya dengan keluarga-keluarga lainnya."




Matanya kembali menerawang. Ada bulir bening yang mengalir.

"Itu artinya, akan ada harapan-harapan baru yang aku dapatkan nanti..."

Kelas terdiam. Pak Guru tersenyum haru. Murid-murid tertunduk.



Mereka baru saja menyaksikan sebuah fragmen tentang kehidupan.

Mereka juga baru saja mendapatkan hikmah tentang pencapaian besar, dan kebahagiaan.


</div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Kisah Inspiratif &quot; Tukang Roti dan Petani &quot; ondelondel Lounge 0 27th May 2012 03:38 PM
Share &quot;Kisah Inspiratif (Pribadi Yang Kuat) ondelondel Lounge 0 27th May 2012 03:37 PM
Share &quot;Kisah Inspiratif (How Could ) ondelondel Lounge 0 27th May 2012 03:37 PM
Share &quot;Kisah Inspiratif (Pak Kaya, Pak Sukses, Pak Cinta)&quot; ondelondel Lounge 0 27th May 2012 03:22 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 11:18 AM.