Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Health

Health Mencegah lebih baik dari mengobati. Cari tahu dan tanya jawab tentang kesehatan, medis, dan info dokter disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 2nd August 2011
meR's Avatar
meR meR is offline
Moderator
 
Join Date: Apr 2010
Location: home sweet home
Posts: 2,520
Rep Power: 28
meR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important personmeR is very very important person
Default Kanker Payudara Ancam Remaja Perokok

Wanita yang saat remaja diketahui menjadi penghisap rokok dikemudian hari akan mengalami
resiko yang tinggi terkena kanker payudara. Menurut Dr Janet E Olson dari Mayo Clinic College
of Medicine di Rochester Minnesota (AS) mengatakan bahwa resiko kanker payudara dimulai
saat sang remaja wanita memutuskan untuk merokok atau tidak.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr Olson juga menunjukan bahwa para wanita yang mulai
merokok sebelum mengalami kehamilan pertama akan memiliki resiko terkena kanker payudara
setelah masa menopause.
Sementara bagi wanita yang mengawali kebiasaan merokok setelah melahirkan anak pertama
tidak memiliki kecendrungan terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan mereka yang
tidak pernah merokok.
"Hasil penelitian kami menunjukan bahwa kanker payudara bisa dicegah saat wanita memasuki
masa remaja,' jelas Dr. Janet E. Olson.
Dr Olson juga mencataan bahwa target untuk menanggulangi terjadinya kanker payudara pada
waniat bisa dicegah saat masih remaja.
Riset juga memberikan hasil yang konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyebut
menunda kehamilan akan menaikan resio terkena kanker payudara.
Alasan utama dari konsistensi ini sangat erat kaitanya dengan perkembangan payudara selama
kehamilan dan persalinan dimana biasanya wanita memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi
mereka.
"Jika wanita menunda kehamilan maka resiko itu akan semakin besar dan bisa lebih merusak jika
dikombinasikan dengan kebiasaan mereak merokok,' tandas Dr Olson.
Penelitian sebelumnya menyebut bahwa kebiasan merokok akan membuat seorang wanita
memiliki resiko terkena kanker payudara setelah masa `postmenopausal`.
Meski untuk yang satu ini masih diperdebatkan karena penelitian lain menyebut tidak ada
hubunganya antara merokok dengan resiko kanker payudara.
Dr Olson dan tim melakukan penyelidikan atas data dari `the Iowa Women's Health Study`
dengan kisaran wanita berusia 55 hingga 69 tahun pada tahun 1986 dan kemudian diikuti sampai
1999.
Secara keseluruhan 37,105 wanita diidentifikasi berisiko kanker payudara termasuk 7,095 wanita
yang mulai merokok sebelm mereka mengalami kehamilan pertama.
Sementara 4.186 diantaranya merokok setelah kehamilan pertama.
Total dari 2,017 wanita diketahui terkena kanker payudara pada masa studi dilakukan.
Seorang wanita yang mengawali kegiatan merokok sebelum melahirkan pertama akan berisiko
21 persen terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah
merokok.
Hasil penelitian Dr Olson dipublikasikan melalui `the journal, Mayo Clinic Proceedings`.
Dr Olson memberikan penekanan bahwa hasil penelitian mereka tidak memberikan pengertian
bahwa para wanita yang mulai merokok setelah melahirkan pertama akan masuk dalam kategori
sehat. Karena menurut Dr Olson, merokok bisa menyebabkan banyak masalah pada kesehatan
dan sebaiknya dihindari.

__________________


Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 03:33 AM.


no new posts