Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Health

Health Mencegah lebih baik dari mengobati. Cari tahu dan tanya jawab tentang kesehatan, medis, dan info dokter disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 2nd August 2011
putra1st's Avatar
putra1st putra1st is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Sep 2010
Location: -ceriwis-
Posts: 4,958
Rep Power: 51
putra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guruputra1st is Ceriwis Guru
Thumbs up Pengobatan Dokter Indonesia Harus Didasarkan Bukti Ilmiah



Quote:
Sebagai profesi yang memiliki otonomi, dokter bebas menentukan sendiri jenis terapi maupun obat yang akan diberikan pada pasien. Meski begitu, setiap pilihan harus didasarkan pada bukti ilmiah sesuai konsep evidence based medicine.

Untuk menyeragamkan pengetahuan para dokter tentang perkembangan ilmu pengetahuan di bidang medis, seluruh fakultas kedokteran dan rumah sakit se-Indonesia membentuk sebuah jaringan riset ilmiah. Jaringan ini dinamakan Indonesian Clinical Epidemology and Evidence Based Medicine (ICE-EBM) Network.

"Muaranya nanti adalah setiap dokter mengetahui manajemen diagnosis yang benar," ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Dr Trihono, MSc dalam peresmian yang dilakukan di Gedung Kementerian Kesehatan, Selasa (19/4/2011).

Manajemen diagnosis yang benar yang dimaksud Trihono adalah berdasarkan bukti ilmiah paling mutakhir, bukan keputusan subyektif masing-masing dokter. Otonomi yang dimiliki oleh setiap dokter memungkinkan adanya perbedaan manajemen diagnosis dan terapi antara dokter yang satu dengan yang lain.

Trihono mengakui, perbedaan standar pengobatan sangat mungkin terjadi mengingat kualitas dokter di Indonesia sangat beragam. Dari sekian banyak rumah sakit dan fakultas kedokteran di Indonesia, tidak semuanya memiliki akses yang baik untuk memutakhirkan pengetahuan para dokternya.

Sementara itu, Vice President ICE-EBM Network Prof Iwan Dwiprahasto mengatakan setiap dokter perlu mengetahui perkembangan terkini di bidang kedokteran. Hingga kini, masih ada dokter menerapkan teori-teori yang benar di masa lalu namun sudah tidak relevan pada masa kini.

"Pengetahuan terus berkembang. Dulu dokter tahunya kalau demam dikompres air dingin, sekarang justru dengan air hangat. Juga soal diagnosis, dulu untuk mendiagnosis typus dokter cukup memakai metode WIDAL tapi sekarang sudah tidak sesuai," ungkap Prof Iwan.

Dengan terbentuknya ICE-EBM Network yang rencananya hari ini akan diresmikan oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Prof Iwan berharap pertemuan-pertemuan maupun riset ilmiah di seluruh fakultas kedokteran dan rumah sakit bisa lebih terkoordinir. Dengan demikian, pengetahuan para dokter bisa lebih diseragamkan.
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Muda, Aktif, Sehat, Energik, dan Seketika Meninggal! (bukti ilmiah efek kurang tidur) bakwanmalang Lounge 1 5th January 2015 02:02 PM
Dokter Manusia Dan Dokter Hewan Pertama Di Indonesia Yang Terlupakan [HARUS BACA] lumpiabasah Lounge 0 27th May 2012 06:57 PM
Fakta Ilmiah Kenapa Kita Harus Mandi Setiap Hari demokrat Lounge 0 27th May 2012 02:56 PM
Al-Qur�an Bukti Ilmiah: Ilmu Kulit (dermatology) tuyulsakti Misteri, Horror, Supranatural 0 22nd April 2012 06:32 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 08:52 AM.