Atlet voli pantai yang menggunakan kinesio tape © Mario Ruiz /EPA Jika Anda mengikuti Olimpiade Rio 2016 di Rio, Brasil, mungkin Anda menyadari bahwa sejumlah atlet memakai plester warna-warni di bagian tubuhnya. Tidak hanya pada tahun ini saja, sebenarnya plester ini sudah terlihat sejak Olimpiade 2008 dan 2012.
Plester tersebut bernama
kinesiology tape atau
kinesio tape. Plester ini sering terlihat di tubuh para atlet voli pantai. Lalu apa kegunaannya? Yang pasti bukan hiasan semata. Menurut Paden Wolfe dari Mile High Physical Therapy, ide di balik kinesio tape adalah untuk 'mengangkat' kulit sehingga peredaran darah lebih lancar, drainase getah bening, dan mengurangi pembengkakan.
Dilansir dari
The Denver Post (10/8/2016), Christie Stevens, seorang praktisi
kinesio tape di University of Colorado Sports Medicine dan Performance Center mengatakan bahwa plester tersebut terbuat dari katun berongga, dan fleksibel.
"Dirancang untuk membantu memfasilitasi proses penyembuhan alami tubuh," katanya. "Ketika Anda berbicara tentang atlet profesional, kinesio tape adalah terapi bebas obat."
Keunggulan lain untuk atlet Olimpiade adalah,
kinesio tape dapat digunakan sepanjang hari tanpa membatasi gerakan. "Ketebalan yang sama seperti kulit manusia membuat para atlet bahkan tidak menyadarinya," tambah Stevens.
Ada beragam versi yang pernah digunakan. Pada 2008 dan 2012, para atlet menggunakan
Kinesio Tex Tape.
Kinesio tape buatan perusahaan
kiropraktik Jepang tahun 1979. Saat ini KT Tape menjadi pemegang lisensi
kinesio tape resmi untuk tim Amerika Serikat.
Dalam
laman situs KT Tape, disebutkan plester ini membantu penggunanya untuk tetap aktif sekaligus melalui tahap penyembuhan dari cedera.
Biasanya plester ini dipasangkan oleh seorang ahli, dan dalam penggunaannya sang pasien harus melewati beragam uji coba untuk mendeteksi apakah mereka dapat menggunakannya atau tidak. Uji coba ini berisi beragam bentuk, dari uji coba otot secara manual, uji coba gerakan, dan uji coba ortopedi khusus lain.
Namun sejumlah
ulasan dari
penelitian tidak menemukan efek signifikan untuk penyembuhan. Analisa klinis
kinesio tape untuk orang dengan kondisi
muskuloskeletal menyimpulkan, tidak ditemukan bukti kuat bahwa alat tersebut membantu pasien. Jadi
kinesio tape tidak tepat digunakan oleh orang-orang dengan kondisi kronis yang membutuhkan pengobatan.