Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Chit & Chat

Chit & Chat Tempat mencurahkan isi hati dan mencari tips-tips berguna untuk pria dan wanita

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 18th July 2016
Gusnan's Avatar
Gusnan Gusnan is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2013
Posts: 27,623
Rep Power: 49
Gusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyak
Default Pasangan Sempurna Itu Tak Ada, Menikahlah dengan Orang seperti Ini…



THINKSTOCK.COM Ilustrasi




Tidak semua hal terbaik datang dari sesuatu atau seseorang yang sempurna. Sebab, ketidaksempurnaan yang saling melengkapi bisa melahirkan kebahagiaan.
Sebuah studi yang dihelat oleh University of Texas di Austin, Amerika Serikat, menemukan bahwa kepuasaan dalam hubungan asmara dan loyalitas pasangan tergantung dari bagaimana Anda membandingkan mereka dengan mantan-mantan pada masa lalu.
Dalam lingkup berkencan, banyak orang sering membandingkan pasangan terbaru dengan kelebihan dan kekurangan mantan.
Kecerdasan, kesehatan, sifat baik, daya tarik, mandiri, dan level finansial merupakan faktor-faktor yang paling sering dinilai dan dibanding-bandingkan.
Studi ini menyimpulkan bahwa menemukan seseorang yang memenuhi standar kesempurnaan tinggi merupakan pekerjaan yang sia-sia.
“Pertimbangan acap kali berdasarkan kompatibilitas ketimbang kecocokan. Hal ini telah memotivasi sebagian besar orang dalam mencari pasagnan,” jelas Daniel Conroy-Beam, ketua penelitian.
“Kami mendemonstrasikan bahwa pertimbangan dalam mencari pasangan telah membentuk perasaan dan kebiasaan dalam hubungan. Hal ini memengaruhi bagaimana kita merasa bahagia dengan pasangan berdasarkan usaha yang kita dedikasikan dalam hubungan tersebut,” urainya.
Penelitian ini melibatkan 119 pria dan 140 wanita yang telah menjalin hubungan dengan pasangan masing-masing selama minimal tujuh tahun.
Mereka mempelajari 27 sifat yang memengaruhi hubungan yang dianggap ideal.
Hasilnya, responden mengaku merasa lebih bahagia ketika pasangan mereka lebih mencintai mereka ketimbang mereka mencintai pasangan, meski pasangan tersebut tidak termasuk dalam kategori pasangan ideal.
“Kepuasan dan kebahagian tidak sejernih dan setransparan seperti apa yang kita pikir,” imbuhnya.
Hubungan yang harmonis, kata Conroy-Beam, tidak memerlukan pasangan yang sempurna. Sebab, hubungan yang harmonis hanya membutuhkan seseorang yang menghargai dan setia pada Anda.
Hasil penelitian ini semakin menguatkan penemuan di tahun 2014 yang dipublikasikan oleh Journal of Personality and Social Psychology.
Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa pasangan Anda mungkin saja tidak ideal di waktu sekarang, tetapi akan menjadi ideal ketika hubungan langgeng dalam periode jangka panjang.

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 06:11 AM.


no new posts