Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News

News Semua berita yg terjadi di dunia internasional ataupun lokal diupdate disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 3rd July 2016
Gusnan's Avatar
Gusnan Gusnan is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2013
Posts: 27,623
Rep Power: 50
Gusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyak
Default 5 Fakta Menarik Laga Jerman Vs Italia



MEHDI FEDOUACH/AFP Kiper Jerman, Manuel Neuer, terbang untuk menepis penalti bek Italia, Matteo Darmian, dalam laga babak 16 besar Piala Eropa 2016 di Stade Matmut-Atlantique, Sabtu (2/7/2016) waktu setempat.






BORDEAUX, Jerman susah payah menaklukkan Italia lewat adu tendangan penalti pada babak perempat final Piala Eropa 2016 di Stade Matmut-Atlantique, Bordeaux, (2/7/2016).
Jerman menang 5-4 lewat babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan perpanjangan waktu selama 30 menit.
Kemenangan tersebut menandai pertama kalinya Jerman menang atas Italia pada turnamen resmi, meski tidak pada waktu normal.
Laga yang berjalan cukup dramatis tersebut juga menyisakan sejumlah catatan menarik, seperti yang terangkum di bawah ini:

1. Konsistensi Oezil
Oezil bukan hanya dikenal rajin menyumbang assist, namun juga kerap mencetak gol. Di timnas Jerman, Oezil sudah mencetak 20 gol.
Selain itu, Oezil juga selalu mencetak gol pada empat turnamen terakhir yang diikutinya, termasuk di Piala Eropa 2016.
Rentetan gol Oezil untuk Jerman di turnamen dimulai pada Piala Dunia 2010. Dia mencetak gol tunggal Die Mannschaft ketika menang 1-0 atas Ghana di pertandingan Grup D.
Pada Piala Eropa 2012, gol penalti pemain Arsenal tersebut membobol gawang Italia pada babak semifinal. Namun, ketika itu, Jerman kalah 1-2.
Pada Piala Dunia 2014, Oezil memecah kebuntuan ketika Jerman melawan Aljazair pada babak 16 Besar. Dia mencetak gol pada babak perpanjangan waktu dan membawa Jerman menang 2-1.
Piala Eropa 2016 menambah panjang catatan Oezil tersebut.
Dia hanya kalah dari para mantan bomber Jerman, Juergen Klinsmann dan Miroslav Klose, serta Rudi Voeller. Klinsmann dan Klose menyumbang gol untuk Jerman di enam turnamen, sementara Voeller di lima turnamen.



2. "Debut" Bonucci

Leonardo Bonucci membantu Italia menyamakan kedudukan pada menit ke-78.
Golnya dari titik penalti tidak sanggup dibendung Manuel Neuer dan memaksa laga berakhir imbang.
Menariknya, penalti tersebut merupakan yang perdana bagi Bonucci dalam waktu normal.
Di level klub, pemain Juventus tersebut baru maju menjadi algojo ketika pertandingan sudah memasuki babak adu penalti.
Ironisnya, ketika laga Italia-Jerman akhirnya berakhir dengan adu penalti, Bonucci justru gagal melaksanakan tugasnya.
Seperti tidak mau mengulangi kegagalannya pada menit ke-78, Neuer dengan tepat membaca arah tendangan pemain berambut plontos tersebut dan memblok bola.

3. Tim yang cetak gol lebih dulu gagal mempertahankan keunggulan
Jerman mengulang tren yang terjadi di fase gugur Piala Eropa 2016. Tim yang unggul lebih dulu, lalu tersusul, tidak akan menang dalam waktu 90 menit. Beberapa pertandingan sudah membuktikan hal tersebut.
Polandia, misalnya. Mereka memang lolos ke perempat final. Namun, pada babak 16 Besar, mereka harus lebih dulu bersusah payah mengalahkan Swiss pada babak adu penalti.
Setelah unggul 1-0 pada babak pertama, Jakub Blaszczykowski dkk kebobolan pada menit ke-82 lewat gol Xherdan Shaqiri dan memaksa laga berlanjut hingga adu penalti.
Hal sama terulang pada babak perempat final. Polandia gagal mempertahankan keunggulan 1-0 atas Portugal dan bermain imbang 1-1 pada waktu normal.
Laga berakhir untuk kemenangan Portugal lewat babak adu penalti.
Contoh lain adalah ketika Inggris kalah 1-2 kontra Islandia. Gol cepat Wayne Rooney dibalas oleh dua gol dari Islandia dan memaksa Inggris angkat koper.
Tim terakhir yang menjadi "korban" tren tersebut adalah Belgia. Setelah memimpin lebih dulu lewat gol Radja Nainggolan, skuad asuhan Marc Wilmots tersebut kebobolan tiga kali oleh Wales.
Demikian pula dengan Jerman. Der Panzer harus menang lewat adu penalti seperti halnya Polandia untuk bisa lolos.

4. Nasib kontras Jerman dan Italia di babak adu penalti
Jerman dan Italia punya catatan berbeda soal adu penalti. Rekor Jerman dalam babak tos-tosan sangat bagus. Sepanjang sejarah, Der Panzer 28 kali bertanding hingga babak adu penalti dan hanya gagal dua kali.
Sebelum memenangi laga melawan Italia, Jerman terakhir kali memenangi adu penalti pada babak perempat final Piala Dunia 2006.
Ketika itu, Michael Ballack dkk menyingkirkan Argentina 4-2 setelah bermain seri 1-1 pada waktu normal hingga perpanjangan waktu.
Sebaliknya, Italia tidak begitu beruntung dalam urusan adu penalti. Kekalahan dari Brasil pada babak final Piala Dunia 1994 mungkin menjadi contoh terbaik.
Di Piala Eropa, Italia tiga kali tersingkir karena gagal menaklukkan lawan pada tos-tosan.
Kekalahan Italia dari Jerman mengulangi kegagalan mereka sewindu lalu di Piala Eropa 2008. Ketika itu, Gli Azzurri kalah 2-4 dari Spanyol pada babak perempat final.
Terakhir kali kelima algojo Italia sukses melaksanakan tugas mereka adalah ketika mengalahkan Perancis pada final Piala Dunia 2006.

5. Buruknya eksekusi penalti pemain Premier League
Adu penalti antara Jerman dan Italia menyibak fakta menarik namun kurang menyenangkan. Konversi penalti pemain Premier League pada laga ini sangat buruk.
Antara Jerman dan Italia, ada lima pemain yang berlaga di kompetisi tersebut.
Mereka adalah Graziano Pelle (Southampton), Emanuele Giaccherini (Sunderland), Matteo Darmian, Bastian Schweinsteiger (keduanya dari Manchester United), dan Mesut Oezil (Arsenal).
Dari lima pemain tersebut, hanya Giaccherini yang berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.
Duo Man United, Schweinsteiger dan Darmian, serta Pelle dan Oezil sama-sama gagal. (Lariza Oky Adisty)
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Review laga serie a italia reizasiagian Sepak Bola 0 4th February 2016 08:17 AM
Data dan Fakta Menarik GP Jerman Gusnan Moto GP 0 7th July 2015 04:44 AM
fakta fakta menarik dalam pembuatan film harry potter #mustsee jokowikotak Lounge 0 27th May 2012 02:47 PM
Fakta-Fakta Menarik Tentang Bumi Yang Tidak Kita Sadari Arya Save Our Planet 1 16th November 2010 09:25 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 10:20 AM.