Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Business

Business Segala topik apapun tentang bisnis di bahas di dalam sini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 19th May 2016
Gusnan's Avatar
Gusnan Gusnan is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2013
Posts: 27,623
Rep Power: 50
Gusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyak
Default Apa yang Akan Terjadi pada Indonesia jika Inggris Keluar dari Uni Eropa?



Kristian Erdianto Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guérend bersama Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas Wismana Adi Suryabrata meluncurkan laporan tahunan kerjasama pembangunan Uni Eropa-Indonesia, Blue Book 2016, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (11/5/2016).


Perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa (UE) tengah dalam proses pembahasan. Bagi sebagian kalangan pengusaha, CEPA Indonesia-UE sangat diharapkan dapat mendorong kinerja ekspor. Namun, seiring dengan hal tersebut, beberapa bulan belakangan santer beredar isu keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau yang jamak disebut British Exit (Brexit).
Pertanyaan yang mengemuka kemudian, apakah keluarnya Inggris dari UE akan berpengaruh terhadap kinerja perdagangan Indonesia baik dengan UE maupun dengan Inggris?
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan, dengan atau tanpa Inggris jadi bagian dari kawasan UE, perdagangan Indonesia khususnya ekspor ke Inggris maupun ke UE tidak terlalu banyak terpengaruh.
"Kalau emerging market (dengan keluarnya Inggris dari UE) itu dampaknya lebih pada kepercayaan terhadap negara-negara maju, terutama UE," kata Faisal ditemui di sela-sela diskusi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (18/5/2016).
"Itulah kenapa itu Brexit ini salah satu yang juga mempengaruhi kenapa rupiah kita menguat, karena investor pasar finansial menarik diri dari negara maju, masuk ke emerging market," imbuh Faisal.
Sementara itu, dampak Brexit terhadap sektor lain tidak akan terlalu signifikan. Informasi saja, referendum Inggris pada 23 Juni mendatang akan menyoroti keanggotaan mereka di UE. Referendum itu merupakan desakan publik terhadap pemerintahan Inggris untuk keluar dari UE.
Menurut Faisal, apabila dari referendum tersebut memutuskan Inggris keluar dari UE, kurs rupiah berada dalam kecenderungan naik (apresiasi) atau minimal stagnan. "Kecenderungan untuk turun (melemah) lebih kecil," ucapnya.
Isu Brexit ini, imbuh Faisal, sedikit banyak mengompensasi isu kenaikan Fed Fund Rate pada akhir tahun ini.
Sebagai informasi, sepanjang Januari-April 2016 ekspor non-migas Indonesia ke negara-negara UE mencapai 4,61 miliar dollar AS, atau 11,33 persen dari total ekspor non-migas Indonesia ke seluruh negara di dunia.
Sementara itu, impor non-migas pada periode yang sama sebesar 3,59 miliar dollarAS, atau 9,59 persen dari total impor non-migas Indonesia.
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Apa Yang Terjadi Jika Indonesia Menjadi Negara Pesemakmuran Inggris? MAndurung8 Lounge 0 23rd April 2016 09:49 AM
Apa Yang Terjadi Jika Indonesia Menjadi Negara Pesemakmuran Inggris? Rudisanto8 Lounge 0 13th April 2016 11:07 AM
Apa Yang Terjadi Jika Indonesia Menjadi Negara Pesemakmuran Inggris? Rudisanto8 Lounge 0 13th April 2016 10:52 AM
Jangan Sampai! 8 Hal yang Akan Terjadi Jika Papua Merdeka dari Indonesia Gusnan Lounge 1 12th January 2016 03:57 PM
Apa yang Akan Terjadi Jika Yunani Keluar dari UE? Gusnan Internasional 0 6th July 2015 12:09 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 04:02 PM.