Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Business

Business Segala topik apapun tentang bisnis di bahas di dalam sini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 17th May 2016
firmanway firmanway is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Feb 2012
Posts: 842
Rep Power: 16
firmanway mempunyai hidup yang Normal
Default Jika Target Listrik 35.000 MW Tak Tercapai, Menteri Bappenas Salahkan PLN

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil menegaskan pemerintah tidak akan merevisi target pembangunan pembangkit listrik 35 gigawatt. Program tersebut sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) hingga 2019.



Menurut Sofyan, Bappenas telah menetapkan perencanaan mega proyek tersebut, sedangkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mendukung melalui regulasi. “Kami tidak akan revisi. Bahwa nanti tidak terlaksana, persoalannya pada tingkat teknisnya di PLN,” kata Sofyan di kantornya, Jakarta, Senin, 16 Mei 2016.

Sebagai badan perencanan, Sofyan menyatakan Bappenas telah menjalankan peran sesuai yang dibebankan, yakni mencarikan pendanaan apabila diperlukan. Namun ada beberapa kasus di mana pembiayaan sudah jelas tetapi realisasi dan implementasi proyeknya malah belum berjalan. “Itu di proyek High Voltage Direct Current (HVDC) atau transmisi Sumatera-Jawa,” katanya.

Terkait masalah lahan yang selam ini kerap dikeluhkan, Sofyan meyakini ke depan tidak akan menjadi hambatan pembangunan infrastruktur. Sebab, pemerintah telah menyiapkan Badan Layanan Umum untuk pembebasan lahan yaitu Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Harapannya, pembebasan lahan lebih mudah sehingga pemerintah dapat menguasai area strategis bernilai komersil. Efek lanjutnya, ada pemasukan untuk modal pembebasan lahan.

Dia mencontohkan beberapa hal komersil yaitu penyediaan lahan untuk rest area di rute jalan tol, kawasan industri, pergudangan di lahan pelabuhan, serta aeropolis di lahan bandara. “Jadi jangan seperti sekarang, swasta punya lahan dua juta hektare tapi pemerintah malah tidak punya,” kata Sofyan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Jarman meminta PLN segera menyelesaikan draf Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) hingga 2024. Kementerian mengultimatum dokumen tersebut harus diserahkan pekan ini. Pemerintah telah lama memintanya ke PLN. Namun perusahaan pelat merah itu belum juga menyerahkan. “Paling lambat 20 mei. Itu batas terakhir,” kata Jarman.

Desakan Kementerian Energi kepada PLN bukan tanpa sebab. Jumat pekan lalu, Menteri Energi Sudirman Said dipanggil Presiden Joko Widodo untuk menanyakan perkembangan kemajuan proyek listrik 35 GW. Banyak investor dan pelaku usaha juga menanyakan perkembangan megaproyek tersebut.

Kementerian Energi mencatat bahwa pembangunan proyek pembangkit listrik 35 GW berjalan lambat. Hingga bulan lalu, hanya ada 0,6 persen pembangkit 35 GW yang sudah beroperasi. Sisanya masih dalam tahap perencanaan, pengadaan, dan konstruksi.

Sumber: Megaproyek Listrik 35.000 Megawatt
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Jangan Salahkan Anak Jika Mereka Lebih Dekat Dengan Pengasuhnya YoyokMetal Lounge 0 23rd April 2016 09:44 AM
Jika Bill Gates jadi Menteri.... Bajigur32 Jokes 0 11th April 2016 12:33 PM
Janji ke Jokowi, Menteri Basuki Target Terowongan Ciliwung Tuntas Oktober Gusnan Business 0 27th April 2015 05:26 AM
SBY Bisa Pecat Menteri-menteri PKS Jika Tak Sejalan di Koalisi kikigrim Nasional 1 8th June 2013 12:59 PM
Salahkan jika aku pnya pacar seorang pembantu(PRT) kembangtahu Lounge 0 27th May 2012 06:04 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 02:11 AM.