Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 15th April 2016
SukurinLo's Avatar
SukurinLo SukurinLo is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Apr 2016
Posts: 324
Rep Power: 11
SukurinLo mempunyai hidup yang Normal
Default Sebut Saja Aku SARINAH




Quote:Bagi warga Desa Tlocor, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur, nama Pulau Sarinah tidak asing lagi. Karena pulau seluas 80 hektare itu berada di Muara Sungai Porong yang bisa ditempuh setengah jam.



Namun, tidak semua orang tahu Pulau Sarinah yang kini banyak dikunjungi wisatawan lokal karena lokasinya cukup nyaman untuk hobi mancing.



Ternyata Pulau Sarinah merupakan pulau baru hasil dari sedimentasi lumpur yang keluar dari lumpur Lapindo, di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong. Hampir lima tahun lumpur itu dibuang ke Sungai Porong, kini menghasilkan hamparan pulau di pesisir timur Sidoarjo.



“Kalau pagi hari kita bisa melihat pemandangan matahari terbit. Jadi tidak usah jauh-jauh ke Bali kalau hanya ingin melihat matahari terbit,” ujar Jakfar, salah satu warga Jabon yang kerap berkunjung ke Pulau Sarinah.



Pemandangan sangatlah bagus jika pagi hari, ketika matahari mulai terbit. Yang membedakan dengan pantai Kuta dan Sanur hanyalah pasirnya saja. Pulau Sarinah hanyalah hamparan lumpur berwarna pekat yang dibentuk seperti pulau. Di tepi dipasang karung pasir agar lumpur dari muara yang disedot tidak kembali lagi ke sungai.



Pulau Sarinah merupakan sebutan yang biasa digunakan nelayan dan warga Tlocor. Sehingga, pulau yang berasal dari sedimentasi lumpur tersebut kini mulai dikenal dengan nama Pulau Sarinah. Untuk memudahkan perahu merapat, di pulau itu juga didirikan dermaga. Selama ini, Pulau Sarinah lebih sering digunakan pusat penelitian beberapa universitas dan aktivis lingkungan dengan menanam mangrove di kawasan itu. tapi kini, Pulau Sarinah sudah mulai dikenal dan menjadi jujugan wisatawan.



Untuk bisa sampai ke pulau itu tidaklah sulit. Meski jaraknya cukup jauh dari Sidoarjo, namun jalan masuk menuju ke pulau itu sudah bagus. Setelah melewati jembatan Porong, wisatawan langsung belok kiri ke arah timur sekitar 15 kilometer sudah sampai di Dermaga Tlocor. “Dari dermaga bisa naik perahu. Banyak nelayan yang menyewakan perahu. Biasanya untuk mancing seharian di pulau Sarinah,” ujar Jakfar.



Dari Dermaga Tlocor, wisatawan bisa menikmati suasana sungai yang sisi kanan dan kirinya dipenuhi pohon bakau dan sejenis api-api. Ombak yang tak seberapa besar membuat perahu cukup tenang. Jika air sedang surut, perjalanan naik perahu untuk bisa sampai ke Pulau Sarinah tak lebih dari setengah jam. Namun, jika air pasang waktu yang dibutuhkan cukup lama.



Bagi warga yang menyewakan perahu, selama ini mereka hanya melayani wisatawan yang akan mancing saja. Namun, seiring dikenalnya Pulau Sarinah itu, kini banyak wisatawan yang datang dan menyewa perahu sekedar berkunjung ke Pulau Sarinah. “Kalau sewa perahu pulang pergi (PP) biasanya Rp150 sampai Rp200 ribu,” ujar Sudarno, salah satu warga Tlocor yang biasanya menyewakan perahu.



Mereka mengaku, setelah diresmikannya akses jalan dari Porong menuju Tlocor serta dermaganya, harapannya semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sarinah. Sebab, selama ini pengunjung biasanya datang setiap akhir pekan saja. “Biasanya Sabtu dan Minggu banyak pengunjung yang mancing dan menyewa perahu,” ujar salah satu pemilik perahu yang disewakan.



Jika dikelola dengan baik, Pulau Sarinah akan menjadi salah satu tujuan wisata di Sidoarjo. Sebab, masyarakat akan penasaran seperti apa pulau yang terbuat dari lumpur. Apalagi, kalau di pulau itu diberi fasilitas tempat wisata alam. Tentunya akan lebih menarik wisatawan yang senang berpetualang. “Kalau di pulau itu diberi semacam paket penginapan dan areal tempat mancing tentunya akan lebih ramai,” ujar Sutrisno, salah satu warga yang juga pernah ke Pulau Sarinah.



Pantai Sarinah sampai saat ini masih diuruk lumpur yang menumpuk di muara sungai. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), sampai saat ini masih mengoperasikan satu unit kapal keruk yang mengeruk lumpur kemudian dimasukkan ke dalam pulau lumpur. Selain itu, untuk memperindah Pulau Sarinah pemerintah pusat beberapa waktu lalu juga menanam ribuan pohon mangrove.



Selain Pulau Sarinah, dikawasan pesisir muara Sungai Porong juga terdapat beberapa pulau yang bisa dikunjungi, seperti Pulau Pitu. Meski tidak ada penghuninya, namun dikawasan itu cukup menarik untuk dikunjungi. Disela-sela mancing, biasanya pengunjung beristrirahat dikawasan itu.



“Saat ini pulau lumpur masih belum semuanya menjadi daratan. Tapi nantinya kalau setiap hari lumpur di muara dan disedot ke dalam pulau, diharapkan bisa menjadi kawasan wisata yang cukup diminati,” ujar Humas BPLS Akhmad Kusairi.


Spoiler for Yang Pernah Touring Pakai Onthel/Sepeda:








Quote:
SUMBER
Quote:- Pertama sumber ini TS dapat setelah melihat BERITA PAGI Metr*TV

- Sumber kedua TS yaitu Googl*

- Sumber Artikel diatas Ok*Zone

- Sumber gambar yang pernah touring mampir sini



"Akhir kata semoga informasi ini bisa membantu meramaikan Pulau Sarinah sebagai objek wisata dan dapat membantu meringankan beban korban dari lumpur lapindo."



Wassalammualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
</div></div></div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Sebut saja Keong Header00 Jokes 0 11th April 2016 01:36 PM
Sehari Sebelum Bom Sarinah, Al Qaeda Sebut "Matahari Kemenangan dari Nusantara" Gusnan Internasional 0 16th January 2016 04:48 AM
JUAL &gt;&gt;&gt;Sebut saja film yang anda inginkan&lt;&lt;&lt; tokodisc Film 0 10th September 2012 09:27 AM
Sebut saja indra sulebieber Jokes 0 8th June 2012 09:16 PM
sebut saja tono indraerk Jokes 3 11th November 2011 12:38 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 04:15 PM.