Selamat siang gan, sebelumnya saya mau tanya nih apakah uang koin pecahan Rp. 100 dan Rp.200 tidak dicetak lagi sama perum peruri? atau dinyatakan sudah tidak berlaku lagi?
Sungguh malang nasib uang pecahan diatas itu, terombang ambing tak jelas... Mulai dari penjual nasi goreng, toko di gang-gang, sampe pom bensin menolak kehadiran dua uang koin itu.
Awalnya ane beli nasi goreng harga Rp. 10.000 ,ane bayar dengan Rp. 9000 uang kertas, Rp. 500, 200 dan 100 uang koin, setelah itu ane kaget, penjualnya bilang udah mas Rp. 9500 aja, trus ane tanya kenapa pak, itu uang logam udah kagak laku, diwarung mpok blablabla udah kagak mau terima katanya... Awalnya ane pikir ini penjual males kali ya pegang uang koin, berat, atau malu bunyinya.
Trus yg kedua, ane beli rokok, pas ngerogoh kantong bunyi gesekan uang koin, eh itu penjual bilang mas gak usah receh ya, kalo Rp.500an masih boleh.
Nah yang terakhir kemarin malem, sampe SPBU pun menolak kehadiran kedua uang itu, kata penjaganya kemarin ada Rp.5000 mas, kita nombokin.
Ane penasaran, ane search di internet, gak ada pengumuman tentang tidak diberlakukannya uang koin pecahan Rp. 100 dan Rp.200, atau Perum Peruri menghentikan percetakan kedua uang tsb.... Apa ane yg kurang beruntung gak dapet beritanya... Hmmmmm
Bukan gimana gan, kaidahnya orang bekerja itu untuk mendapatkan uang untuk menunjang kehidupan, uang nominal apapun wajib kita hargai, uang juga representasi dari bangsa kita. Coba kita flashback ke jaman dulu, mencoret-coret uang aja kita bisa kena marah/dihukum, sekarang ditolak begitu aja...
.
Terkait:
- JUAL Koin Kuno, koin antik, koin jadul, koin lama , uang lama-antique
- JUAL Koin Kuno, koin antik, koin jadul, koin lama , uang lama-antique
- JUAL Koleksi koin langka dan uang kertas, + koin luar negeri, murah gan..
- JUAL Dijual Cepat Uang Koin Rupiah 1971,Koin nederland 1945
- JUAL uang koin kuno tahun 1825, 1826, 1830 free 1 uang koin kuno jepang