Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 15th December 2015
Gusnan's Avatar
Gusnan Gusnan is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2013
Posts: 27,623
Rep Power: 50
Gusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyak
Default Kisah Restu, Gadis Penjual Cilok Bertato Yang Raih Sejuta Perhari


Restu Mayang Sari
Kehidupan adalah sebuah perjuangan. Siapapun yang mau mendapat kebahagiaan, harus berjuang. Rasa-rasanya hal itu juga dilakukan oleh Restu Mayang Sari. Perempuan berusia 18 tahun inipun rela berjualan cilok di wahana wisata Coban Rondo, Malang. Hanya saja penampilan Restu membuatnya menarik perhatian karena begitu tak biasa. Jika biasanya penjual cilok adalah abang-abang dengan baju casual, Restu justru lebih tampak seperti penyanyi RnB yang gaul. Menggunakan kacamata bening dengan frame hitam, Restu menggunakan baju warna putih yang terbuka di bagian lengan sehingga siapapun bisa melihat tato-tato yang terukir di tubuhnya. Penampilan garang Restu itu dipercantik dengan rambut panjang yang tertutup dengan topi.
Kontras dengan tato di tubuhnya, Restu justru sangat ramah. Bersama sang kakak, Catur Putri Rahayu yang berusia dua tahun lebih tua, Restu melayani setiap pembeli. Dibandingkan dengan Restu, penampilan Catur memang berbeda 180 derajat. Di mana Catur terlihat seperti gadis desa dengan kaos yang ceria.


Seperti inilah gaya Restu kala berjualan cilok di Coban Rondo
Duduk di belakang gerobak bertuliskan Cilok Salome, Pentol Cilok Daging, kedua kakak-beradik inipun menjajakan dagangan mereka. Bak kasir minimarket yang menawarkan roti atau pulsa padamu, Restu dan Catur bergantian menjaring pembeli sambil berkata, "Silahkan ciloknya dicoba. Rasanya luar biasa. Silahkan ciloknya dicoba," seperti dilansir Merdeka.
Setiap hari berjualan cilok, rupanya mereka mendapat pendapatan yang lumayan. "Kami hanya berjualan, yang memasak orangtua. Jualan begini sudah berpuluh-puluh tahun lalu dimulai dari ayah dan kami melanjutkan. Biasanya dapat omzet di atas satu juta rupiah, terutama hari Sabtu, Minggu atau hari libur. Tapi nggak pasti juga, kadang nggak sampai segitu," ungkap Catur dan Restu bergantian.
Sementara itu disinggung soal tato, Restu mengakui bahwa itu semua permanen dan dibuat dalam kurun waktu dua tahun. "Saya suka tato, Di lengan kanan-kiri, pundak, paha kanan-kiri dan betis ada. Banyak yang beli cilok pada tanya soal tato. Saya jawab suka aja. Waktu bikin tato pertama dan kedua terasa sakit, tapi setelah itu tidak lagi. Saya suka gambar angel mechanic, semua tato saya temanya itu, termasuk yang di paha," tutup Restu ceria. (mdk/aia)
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
kisah cinta penjual buaH dan penjual sayur tukularwana Jokes 0 9th June 2012 11:48 AM
Kisah Penjual Karpet yang Jadi Investor Berkat Facebook rumahmenteng Lounge 0 27th May 2012 11:32 PM
Kisah gadis cantik yang terkutuk golputaja Lounge 0 27th May 2012 02:45 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 08:46 AM.