“Kami mempublikasikan
video user, laki-laki dan perempuan, saat mereka mengalami orgas*me, tanpa isyarat visual seperti apa yang terjadi di bawah pinggang,” jelas Lauren Olney, yang ikut menciptakan website. (
Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Konsep ini lahir pada tahun 2003, di antara beberapa teman, termasuk Richard Lawrence dan Lauren Olney, yang mengunggah
video mereka sendiri ke situs. (
Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Situs tersebut pun mulai popular, sehingga orang yang ingin menontonnya harus rela mendaftar dan membayar. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Setelah 10 tahun berlalu, situs ini bersiap untuk merayakan ulang tahunnya bulan depan, dan jelas visi mereka telah terbukti menjadi formula ampuh. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Ide Olney untuk merekam wajah orgas*me muncul karena dia meresa bosan melihat wajah orgas*me para pemain film po*no yang dinilainya palsu. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Saat ini ada lebih dari 3.000 peserta mengunggah video wajah orgas*me mereka ke situs tersebut, sebagian besar dari mereka adalah perempuan. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Ada wajah orgas*me pria, wanita, bahkan pasangan. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Setiap kontributor yang memposting videonya akan dibayar sekitar 120 poundsterling (Rp 2,3 juta), dan akan menjadi lebih banyak lagi tergantung pada berapa orang yang meng-klik untuk melihat video mereka. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Rekaman video ini menunjukkan bagaimana ekspresi wajah orang saat orgas*me yang sebenarnya. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)

Dengan bukti ini, Anda tak bisa lagi memalsukan orgas*me. (Foto: Beautiful Agony/Daily Mail)