Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 28th May 2011
levalliant's Avatar
levalliant levalliant is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2010
Posts: 465
Rep Power: 22
levalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessed
Thumbs up Tak Ada Orang Asli Jakarta

Spoiler for pesan TS:
NO OFFENSE bukan bermaksud apa apa,hanya berbagi ilmu pengetahuan semoga berkenan

Jakarta (ANTARA News) - Orang Jakarta asli itu adalah campuran seluruh etnis berbagai negara di dunia yang masuk ke kawasan ini sejak beberapa abad silam, demikian salah satu benang merah kajian diskusi terbatas di `Fadli Zon Library`, di Jakarta, Rabu.

Diskusi mengangkat tema khusus: "VOC, Pedagang atau Penjajah", dihadiri lebih 20-an tokoh beraneka latar, termasuk mantan menteri dan menampilkan pakar sejarah Prof Dr Djoko Marihandono, Dr Batara R Hutagalung serta Dr Harto Juwono.

Mereka mengungkapkan bahwa Batavia adalag nama sebuah suku di Negeri Belanda.

"Ini kemudian diadopsi jadi Betawi. Dan karenanya, sebenarnya tak ada orang asli Betawi. Yang ada ialah percampuran etnik dari mana-mana, termasuk Eropa, Arab, Tionghoa, bahkan Afrika, termasuk dari Nusantara," ujar Batar Hutagalung.

Diskusi yang dimodetarori langsung Fadli Zon ini, kemudian menyimpulkan, pentingnya terus menggali sejarah, demi menemukan jati diri serta nilai-nilai kebenaran untuk menghantar kepada perbaikan serta kemajuan.

Gugat Belanda

Para pembicara serta peserta diskusi juga menguliti kiprah `Verenigde Oost-Indische Compagnie` (VOC), sebuah kongsi dagang atau bahkan koperasi kecil yang kemudian berkembang jadi raksasa bisnis global di masa itu.

Harto Juwono dan Batara Hutagalung sepakat menyatakan, inilah `BUMN` Belanda yang sesungguhnya hanya merupakan kongsi dagang kecil, tetapi kemudian menjadi sebuah lembaga berkuasa besar.

VOC ternyata kemudian mendapat hak bikin angkatan perang, mencetak uang, membuat sertifikat tanah, bahkan berkuasa menangkap para raja (serta sultan) yang enggan atau menolak diajak bekerjasama.

Mereka, kata Harto Juwono, dengan sangat tidak adil memperlakukan penduduk tempatan dalam hal kepemilikan tanah.

"Soal kepemilikan tanah, ada ketidakladilan, yakni, orang timur asing asal Tionghoa dan Arab diberi (sertifikat) tanah sangat banyak dan besar-besar, sementara bumiputera gigit jari," tandasnyua.

Proses penindasan dan penghisapan (atas sumber kekayaan alam), kata Djoko Marihondo, berlanjut pada pemberdayaan tenaga manusia.

Batara Hutagalung kemudian membeberkan sikap tidak simpatik Belanda yang baru mengakui kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2005 lalu atau setelah 60 tahun Bung Karno membacakan teks proklamasi.

"Kami kini sedang melakukan aksi menggugat mereka. Dan perjuangan ini tidak hanya di sini, tetapi hingga ke tanah Belanda," katanya.

Para pakar sejarah itu juga sudah serta sedang melakukan gugatan-gugatan lain terkait tindak semena-mena penjajah Belanda di beberapa daerah di Indonesia.

Quote:
Quote:
menurut om wikipedia
Suku Betawi
berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. Apa yang disebut dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Jawa, Arab, Bali, Sumbawa, Ambon, Melayu dan Tionghoa.

Istilah Betawi


Kata Betawi digunakan untuk menyatakan suku asli yang menghuni Jakarta dan bahasa Melayu Kreol yang digunakannya, dan juga kebudayaan Melayunya. Kata Betawi sebenarnya berasal dari kata "Batavia," yaitu nama kuno Jakarta yang diberikan oleh Belanda.

Sejarah

Diawali oleh orang Sunda (mayoritas), sebelum abad ke-16 dan masuk ke dalam Kerajaan Tarumanegara serta kemudian Pakuan Pajajaran. Selain orang Sunda, terdapat pula pedagang dan pelaut asing dari pesisir utara Jawa, dari berbagai pulau Indonesia Timur, dari Malaka di semenanjung Malaya, bahkan dari Tiongkok serta Gujarat di India.
Antropolog Universitas Indonesia, Dr. Yasmine Zaki Shahab, MA memperkirakan, etnis Betawi baru terbentuk sekitar seabad lalu, antara tahun 1815-1893. Perkiraan ini didasarkan atas studi sejarah demografi penduduk Jakarta yang dirintis sejarawan Australia, Lance Castle. Di zaman kolonial Belanda, pemerintah selalu melakukan sensus, yang dibuat berdasarkan bangsa atau golongan etnisnya. Dalam data sensus penduduk Jakarta tahun 1615 dan 1815, terdapat penduduk dari berbagai golongan etnis, tetapi tidak ada catatan mengenai golongan etnis Betawi.
Rumah Bugis di bagian utara Jl. Mangga Dua di daerah kampung Bugis yang dimulai pada tahun 1690. Pada awal abad ke 20 ini masih terdapat beberapa rumah seperti ini di daerah Kota. Hasil sensus tahun 1893 menunjukkan hilangnya sejumlah golongan etnis yang sebelumnya ada. Misalnya saja orang Arab dan Moor, orang Jawa dan Sunda, orang Sulawesi Selatan, orang Sumbawa, orang Ambon dan Banda, dan orang Melayu.

Suku Betawi

Pada tahun 1930, kategori orang Betawi yang sebelumnya tidak pernah ada justru muncul sebagai kategori baru dalam data sensus tahun tersebut. Jumlah orang Betawi sebanyak 778.953 jiwa dan menjadi mayoritas penduduk Batavia waktu itu.
Antropolog Universitas Indonesia lainnya, Prof Dr Parsudi Suparlan menyatakan, kesadaran sebagai orang Betawi pada awal pembentukan kelompok etnis itu juga belum mengakar. Dalam pergaulan sehari-hari, mereka lebih sering menyebut diri berdasarkan lokalitas tempat tinggal mereka, seperti orang Kemayoran, orang Senen, atau orang Rawabelong.
Pengakuan terhadap adanya orang Betawi sebagai sebuah kelompok etnis dan sebagai satuan sosial dan politik dalam lingkup yang lebih luas, yakni Hindia Belanda, baru muncul pada tahun 1923, saat Husni Thamrin, tokoh masyarakat Betawi mendirikan Perkoempoelan Kaoem Betawi. Baru pada waktu itu pula segenap orang Betawi sadar mereka merupakan sebuah golongan, yakni golongan orang Betawi.
Ada juga yang berpendapat bahwa orang Betawi tidak hanya mencakup masyarakat campuran dalam benteng Batavia yang dibangun oleh Belanda tapi juga mencakup penduduk di luar benteng tersebut yang disebut masyarakat proto Betawi. Penduduk lokal di luar benteng Batavia tersebut sudah menggunakan bahasa Melayu, yang umum digunakan di Sumatera, yang kemudian dijadikan sebagai bahasa nasional.
Selain itu, perjanjian antara Surawisesa (raja Kerajaan Sunda) dengan bangsa Portugis pada tahun 1512 yang membolehkan Portugis untuk membangun suatu komunitas di Sunda Kalapa mengakibatkan perkawinan campuran antara penduduk lokal dengan bangsa Portugis yang menurunkan darah campuran Portugis. Dari komunitas ini lahir musik keroncong.
Setelah kemerdekaan

Sejak akhir abad yang lalu dan khususnya setelah kemerdekaan (1945), Jakarta dibanjiri imigran dari seluruh Indonesia, sehingga orang Betawi � dalam arti apapun juga � tinggal sebagai minoritas. Pada tahun 1961, 'suku' Betawi mencakup kurang lebih 22,9 persen dari antara 2,9 juta penduduk Jakarta pada waktu itu. Mereka semakin terdesak ke pinggiran, bahkan ramai-ramai digusur dan tergusur ke luar Jakarta. Walaupun sebetulnya, �suku� Betawi tidaklah pernah tergusur atau digusur dari Jakarta, karena proses asimilasi dari berbagai suku yang ada di Indonesia hingga kini terus berlangsung dan melalui proses panjang itu pulalah �suku� Betawi hadir di bumi Nusantara.


Seni dan kebudayaan

Budaya Jakarta merupakan budaya mestizo, atau sebuah campuran budaya dari beragam etnis. Sejak zaman Belanda, Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang menarik pendatang dari dalam dan luar Nusantara. Suku-suku yang mendiami Jakarta antara lain, Jawa, Sunda, Minang, Batak, dan Bugis. Selain dari penduduk Nusantara, budaya Jakarta juga banyak menyerap dari budaya luar, seperti budaya Arab, Tiongkok, India, dan Portugis.
Suku Betawi sebagai penduduk asli Jakarta agak tersingkirkan oleh penduduk pendatang. Mereka keluar dari Jakarta dan pindah ke wilayah-wilayah yang ada di provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten. Budaya Betawi pun tersingkirkan oleh budaya lain baik dari Indonesia maupun budaya barat. Untuk melestarikan budaya Betawi, didirikanlah cagar budaya di Situ Babakan.


Bahasa

Sifat campur-aduk dalam dialek Betawi adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing.
Ada juga yang berpendapat bahwa suku bangsa yang mendiami daerah sekitar Batavia juga dikelompokkan sebagai suku Betawi awal (proto Betawi). Menurut sejarah, Kerajaan Tarumanagara, yang berpusat di Sundapura atau Sunda Kalapa, pernah diserang dan ditaklukkan oleh kerajaan Sriwijaya dari Sumatera. Oleh karena itu, tidak heran kalau etnis Sunda di pelabuhan Sunda Kalapa, jauh sebelum Sumpah Pemuda, sudah menggunakan bahasa Melayu, yang umum digunakan di Sumatera, yang kemudian dijadikan sebagai bahasa nasional.
Karena perbedaan bahasa yang digunakan tersebut maka pada awal abad ke-20, Belanda menganggap orang yang tinggal di sekitar Batavia sebagai etnis yang berbeda dengan etnis Sunda dan menyebutnya sebagai etnis Betawi (kata turunan dari Batavia). Walau demikian, masih banyak nama daerah dan nama sungai yang masih tetap dipertahankan dalam bahasa Sunda seperti kata Ancol, Pancoran, Cilandak, Ciliwung, Cideng (yang berasal dari Cihideung dan kemudian berubah menjadi Cideung dan tearkhir menjadi Cideng), dan lain-lain yang masih sesuai dengan penamaan yang digambarkan dalam naskah kuno Bujangga Manik[1] yang saat ini disimpan di perpustakaan Bodleian, Oxford, Inggris.
Meskipun bahasa formal yang digunakan di Jakarta adalah Bahasa Indonesia, bahasa informal atau bahasa percakapan sehari-hari adalah Bahasa Indonesia dialek Betawi. begitulah kira2 ndan untuk lebih valid cekTKP
>>SUMBER<<

Spoiler for tambahan dari kumendan piere tendean:
Quote:
Originally Posted by Pierre Tendean View Post
Ehmm sebelum ada berita ini saya juga udah ngira gitu ndan.. alesannya macem2..

1. Orang jakarta kalo manggil Bapak kan Babe = itu kan kan panggilan untuk bapak untuk orang india (baba), atau mungkin bsia juga Arab yang dari kata Abah/Abi.

2. dilihat dari warna sama ornamen baju daerah juga campuran unsur Tionghwa dan Arab, Tionghwa dari warna merah dan penutup muka wanita yang kayak tirai itu.. yang cowok lebih ke Arab pake tutup kepala mirip sorban, tus pake baju panjang jubah

3. Nama "Betawi" itu juga dari bahasa apa juga ane belum tau, kalo "Jawa" kan dari kata Juwawut yang artinya Padi, kalo Betawi dari kata apa ya? yang paling mirip menurut saya itu dari kata Batavia ada transformasi kata jadi Batavi dan kemudian jadi Batawi.

hehe itu menurut saya ya ndan.. kalo berkenan taruh firts page ok!



Last edited by levalliant; 28th May 2011 at 04:57 PM.
Reply With Quote
  #2  
Old 28th May 2011
lulagilulagi lulagilulagi is offline
Member
 
Join Date: Dec 2010
Posts: 74
Rep Power: 0
lulagilulagi mempunyai hidup yang Normal
Default

wew, gitu ya ternyata. Tapi kok jam segini sepi ya :bingung:
Reply With Quote
  #3  
Old 28th May 2011
blackapple's Avatar
blackapple blackapple is offline
Newbie
 
Join Date: Aug 2010
Posts: 12
Rep Power: 0
blackapple mempunyai hidup yang Normal
Default

enyak gw klo ga salah betawi asli
Reply With Quote
  #4  
Old 28th May 2011
levalliant's Avatar
levalliant levalliant is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2010
Posts: 465
Rep Power: 22
levalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessed
Thumbs up

Quote:
Originally Posted by lulagi_lulagi View Post
wew, gitu ya ternyata. Tapi kok jam segini sepi ya :bingung:
masih pada molor kali ndan maklum weekend
Quote:
Originally Posted by blackapple View Post
enyak gw klo ga salah betawi asli
coba baca dengan seksama ndan
Quote:
Mereka mengungkapkan bahwa Batavia adalag nama sebuah suku di Negeri Belanda.
"Ini kemudian diadopsi jadi Betawi. Dan karenanya, sebenarnya tak ada orang asli Betawi. Yang ada ialah percampuran etnik dari mana-mana, termasuk Eropa, Arab, Tionghoa, bahkan Afrika, termasuk dari Nusantara," ujar Batar Hutagalung.
tapi klo menurut ane bukan masalah kok perbedaan etnis atau apalah namanya yg penting satu INDONESIA
ane juga orang jakarta tapi ane lebih disuka klo disebut orang INDONESIA

Reply With Quote
  #5  
Old 28th May 2011
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 50
vals has disabled reputation
Default

nah loh,
mnurut tlisan diatas brati ndak ada suku betawi ya. ga sperti suku jawa, suku batak, n suku2 yg lain.
gitu bukan ndan??
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

Reply With Quote
  #6  
Old 28th May 2011
dionless's Avatar
dionless dionless is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2010
Location: ~WOUM~
Posts: 7,075
Rep Power: 60
dionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophet
Default

Quote:
Originally Posted by vals View Post
nah loh,
mnurut tlisan diatas brati ndak ada suku betawi ya. ga sperti suku jawa, suku batak, n suku2 yg lain.
gitu bukan ndan??
Sepertinya sih begitu yang ada adat dan tradisi.
perlu pembelajaran lebih dalam lagi....
Reply With Quote
  #7  
Old 28th May 2011
levalliant's Avatar
levalliant levalliant is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jun 2010
Posts: 465
Rep Power: 22
levalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessedlevalliant is blessed
Default

Quote:
Originally Posted by vals View Post
nah loh,
mnurut tlisan diatas brati ndak ada suku betawi ya. ga sperti suku jawa, suku batak, n suku2 yg lain.
gitu bukan ndan??
tolong digaris bawahi ndan yg dibahas disini orang asli dari jakarta
klo suku tetep ada ndan cuman terdiri dari beberapa unsur yg menyatu dan diadopsi jadi satu jadilah betawi yg setau ane terdiri dari beberapa unsur dari budaya tionghoa,arab dan belanda

Quote:
Originally Posted by dionless View Post
Sepertinya sih begitu yang ada adat dan tradisi.
perlu pembelajaran lebih dalam lagi....
begitulah kira2 ndan ane sebagai orang awam blum bisa menjelaskan lebih lanjut

Last edited by levalliant; 28th May 2011 at 04:11 PM.
Reply With Quote
  #8  
Old 28th May 2011
vcvc35's Avatar
vcvc35 vcvc35 is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Sep 2010
Location: ★★
Posts: 3,982
Rep Power: 31
vcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important personvcvc35 is very very important person
Default

nice share ndan
Reply With Quote
  #9  
Old 28th May 2011
gedelchua's Avatar
gedelchua gedelchua is offline
Member
 
Join Date: May 2011
Location: belahan chua
Posts: 87
Rep Power: 0
gedelchua sebentar lagi akan terkenalgedelchua sebentar lagi akan terkenal
Default

orang jakarta pendatang semua ya...??
namanya juga ibu kota
Reply With Quote
  #10  
Old 28th May 2011
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 50
vals has disabled reputation
Default

Quote:
Originally Posted by levalliant View Post
tolong digaris bawahi ndan yg dibahas disini orang asli dari jakarta
klo suku tetep ada ndan cuman terdiri dari beberapa unsur yg menyatu dan diadopsi jadi satu jadilah betawi yg setau ane terdiri dari beberapa unsur dari budaya tionghoa,arab dan belanda
nih jawaban dari om wikipedia coba kita telaah bersama
begitulah kira2 ndan untuk lebih valid cekTKP




begitulah kira2 ndan ane sebagai orang awam blum bisa menjelaskan lebih lanjut
bisa dibilang gini ga?
dulu tanah betawi ndak ada orang, trus banyak pendatang dr luar pulau, juga daerah lain untuk melakukan perdagangan disana, karena lokasi yg strategis.
trus belanda dateng, bikin batavia, yg akhirnya jd betawi. orang2 yg dulu tinggal disana akhirnya menjadi warga betawi asli. dengan seni n kbudyaan yg tercampur dr bragam etnis. cmiiw
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 10:18 PM.


no new posts