Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News

News Semua berita yg terjadi di dunia internasional ataupun lokal diupdate disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 11th September 2013
Gusnan's Avatar
Gusnan Gusnan is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2013
Posts: 27,623
Rep Power: 49
Gusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyakGusnan memiliki kawan yg banyak
Default Reporter TV Ini Saksi Mata Penembakan Polisi





Lalu lintas padat di sekitar area TKP penembakan Bripka Sukardi di depan gedung KPK, Jakarta, (11/9). Petugas menutup sementara jalur lambat di sekitar TKP untuk penyelidikan, namun pagi ini sudah dapat dilalui. TEMPO/Subekti.





TEMPO.CO, Jakarta - Seorang reporter televisi mengaku menjadi saksi mata peristiwa penembakan polisi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Saat suara "dor!" pertama terdengar, dia langsung menolehkan muka ke arah sumber suara. "Suaranya terdengar seperti petasan. Tiga kali," kata dia, Rabu dini hari, 11 September 2013.


Jarak reporter itu dengan lokasi penembakan sekitar 20 meter. Dia sedang berjalan di trotoar di samping gedung KPK menuju lokasi mobil-mobil kru televisi biasa parkir. Dia hendak pulang setelah meliput di KPK.

Menurut reporter itu, fokus orang-orang sekitar yang melihat kejadian, langsung kepada sosok pengendara motor yang terjatuh di jalan. Namun, ketika hendak ditolong, pelaku langsung menodong. "Kira-kira, dia bilang jangan mendekat," kata reporter itu.

Reporter itu menuturkan, pelaku mengendarai dua motor. Motor pertama, berada tepat di depan motor korban. Motor kedua, berada di belakang kanan motor korban. "Penembak adalah orang yang dibonceng di motor pertama," kata dia.

Jarak motor pelaku dengan motor korban sangat dekat. Menurut dia, jaraknya tak sampai tiga meter.

Anggota Provost Bripka Supardi tewas ditembak, di jalan Rasuna Said persis depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa, 22.20 Wib. Dia terkapar di tengah jalan khusus motor, dengan luka tembakan di perut bagian kiri yang terlihat dari rembesan darah di seragamnya.

Supardi sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi B-6671-TXL sendirian. Dia sedang mengawal enam truk bak terbuka yang membawa elevator parts untuk proyek Rasuna Tower.

Di tubuh Supardi, di sabuknya, masih ada enam peluru yang belum digunakan. Tapi di sarung pistolnya, senjata itu sudah tak ada, dengan kancing pengaman terbuka.

Reply With Quote
  #2  
Old 11th September 2013
lapaksadis lapaksadis is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Jan 2013
Posts: 439
Rep Power: 13
lapaksadis mempunyai hidup yang Normal
Default

kasus perampokan ini
Reply With Quote
  #3  
Old 12th September 2013
tulangiga's Avatar
tulangiga tulangiga is offline
Member Aktif
 
Join Date: May 2010
Posts: 199
Rep Power: 0
tulangiga mempunyai hidup yang Normal
Default

ane sampe saat ini masih nunggu hasil dr cctv nya.
mudah"an aja ada titik terang dr cctv nya
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 09:45 AM.


no new posts