Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > Jual Beli > Property > Property lainnya

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 1st December 2012
PakRT's Avatar
PakRT PakRT is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 966
Rep Power: 14
PakRT mempunyai hidup yang Normal
Default matos solusi jalan terkuat dan terhemat untuk Indonesia

Kondisi Barang : Baru

Harga :



Lokasi Seller : DKI Jakarta


Description :



Menindaklanjuti pemanasan global dan green energi tadi,dengan ini



kami kirim proposal Matos yang detail. Semoga dengan dipakainya Matos

turut mengurangi pemanasan global.



Terima kasih atas kerjasamanya





Hormat saya





Zeinvi lw

08567855402

021-95704529

*Innovation Through Road Construction Technology*



*( Inovasi Dalam Tehnik Konstruksi Jalan)*











Jalan merupakan sarana pokok dalam transportasi darat, oleh sebab itu kita

perlu mengenal jalan secara mendalam baik secara teknologi maupun ekonomi

dan manfaatnya. Dibawah ini akan kami usulkan kepada Pemerintah Kabupaten,

Propinsi maupun Pusat suatu inovasi yang dapat meminimalisirkan biaya dan

memenuhi standard teknologi sehinga pembangunan jalan di Indonesia ini makin

pesat yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Sebelum kita mengkaji inovasi tersebut sebaiknya kita kenali dulu jalan

berdasarkan :



























1. Struktur dari jalan itu sendiri yang terdiri dari 2 bagian yaitu :



*a. **Bagian Badan Jalan *



Perencanaan badan jalan ini sangat menentukan kenyamanan dari pemakai Jalan

itu karena ditentukan oleh perencanaan horizontal alinyemen dan vertical

alinyemen dimana jalan tersebut lurus atau menikung atau menurun maupun

mendaki, selain itu apakah tanah dasarnya perlu digali atau ditimbun sangat

tergantung dari perencanaan jalan itu sendiri dimana badan jalan sering

disebut lapisan sub grade.







*b. **Bagian Konstruksi Jalan ( Perkerasan Jalan). *



Perencanaan konstruksi perkerasan jalan sangat tergantung dari bahan

perkerasannya yang kita kenal andalan konstruksi perkerasan flexible atau

perkerasan rigid atau kaku,



Konstruksi perkerasan ini secara umum dapat dibagi dalam beberapa lapis

yaitu :



- lapisan pondasi dasar ( Sub base )



- lapisan pondasi atas ( Base )



- lapisan pondasi permukaan atas Aus ( Surface )



apabila konstruksi perkerasan sudah ada dan memerlukan peningkatan tebal

maka antara permukaan lapisan atas ( Aus ) diberi satu lapisan yang diberi

nama lapisan perata atau pengikat disebut leveling chose atau binder chose.





2. Kelas Jalan menurut fungsinya :



Kelas jalan secara fungsi lalu lintasnya oleh pemerintah ditentukan

berdasarkan kemampuan menahan beban dan jumlah lalu lintas dahulu diberi

kelas I, II, IIIa dan IIIb, namun sekarang kita banyak mengenal kelas jalan

yaitu :



- Jalan Utama



- Jalan Skunder



- Jalan Kolektor



- Jalan Penghubung / Produksi







3. Kelas Jalan menurut pembangunan, pengelolaan serta pemeliharaannya

adalah:



- Jalan Tol



- Jalan Negara



- Jalan Propinsi



- Jalan Kabupaten



- Jalan Perkebutan / Pertambangan







Untuk membangun jalan baik jalan Tol, Negara, Propinsi, Kabupaten,

Perkebunan dan pertambangan sudah semestinya disesuaikan dengan dana yang

ada atau Anggaran Pendapatan Daerah atau persediaan dana perusahaan

mengingat pembangunan jalan merupakan investasi yang cukup besar dan sudah

barang tentu harus dikaji melalui kelayakan pembangunan usaha perkebunan

atau pertambangan itu sendiri, sehingga dalam pembangunan jalan harus

dipertimbangkan dengan 2 perinsip yaitu :



1. Konstruksi harus mampu mendukung beban berat dan trafik yang padat dan

harus mampu mengatasi kendala atau hambatan di musim penghujan.



2. biaya semurah � murahnya dan harus mampu mendukung transportasi

produksi kebun atau tambang untuk mengirim hasil kebun atau tambang dari

tempat panen atau penggalian ke pabrik dan atau dari pabrik ketempat

pemasaran.















Dari kedua hal tersebut diataslah maka kami mengusulkan adanya inovasi baru

dalam lapisan perkerasan ini yang memenuhi standard teknologi dan kemudahan

dalam pelaksanaannya serta murah biayanya dan dapat memakai bahan material

yang ada disekitar lokasi dengan mencampurnya dengan suatu bahan additive

tertentu yang kita sebut stabilisasi.







Dalam inovasi ini kami mengusulkan macam - macam bahan additive untuk

lapisan � lapisan tersebut :



1. lapisan badan jalan ( Sub Grade ) kita beri bahan additive berupa

semen, coral jagung, pasir , serta bahan kimia tertentu.



2. lapisan sub base kita beri bahan additive berupa semen, pasir, koral

jagung, tanah laterit yang dicampur dengan bahan kimia tertentu.



3. lapisan base kita beri bahan additive berupa semen, pasir, koral

jagung, tanah laterit dan bahan kimia tertentu dengan campuran yang kental.



4. lapisan surface atau permukaan kita beri perkerasan berupa perkerasan

san silt.







Dari keempat inovasi inilah kita kaitkan jalan yang akan dibangun baik jalan

perkebunan/pertambangan, dan kabupaten yang lapisan 1,2 dan 3 dijadikan satu

dan ditambah dengan lapisan ke 4. sedangkan untuk jalan Propinsai atau

Negara perlu dibagi dalam 3 lapisan yaitu lapisan 1 dan 2 menjadi satu,

kemudian lapisan 3 dan 4 dimana untuk lapisan ke 4 ini dapat dikembangkan

lagi menjadi lapisan kaku ( rigid ) tergantung dari kepadatan trafik dan

berat beban yang akan melaluinya. Untuk pelaksanaan konstruksi ini kami

selaku Aplikator dan telah memiliki hasil � hasil uji coba di Laboratorium

PUSLITBANG Jalan di bandung yang telah memakai bahan kimia berupa :



1. Road Packer



2. Polycom



3. Conaid



4. Matos





Terima kasih atas kerjasamanya dan semoga kita bisa membuat Indonesia lebih

hijau.







Hormat saya







Zeinvi LW



08567855402

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 07:42 PM.


no new posts