
23rd October 2012
|
|
Ceriwis Lover
|
|
Join Date: Oct 2012
Posts: 1,452
Rep Power: 15
|
|
[Tips] Tunjukan "Attitude" Saat Melamar Pekerjaan
[/quote]
Quote:
Attitude punya porsi besar dalam penilaian departemen sumber daya manusia (SDM) ketika menyeleksi karyawan. Meski kemampuan teknis penting, namun tanpa sikap yang baik perusahaan akan berpikir ulang untuk menerima calon karyawan.
"Kalau di Holcim, yang kami lihat attitude, karena lebih penting dibandingkan technical skill yang semua orang bisa," ujar Rully Safari, HR Director PT Holcim Indonesia, Tbk, saat talkshow di Kompas Karier Fair (KKF) 2011.
nah ini ada 3 tipsnya
Yang pertama adalah dinamis. Apakah Anda seorang yang dinamis, dan memancarkan semangat? Menurut Rully, hal ini bisa ditangkap dari sinar matanya. "Dari mata terlihat semangatnya untuk bekerja," ujar Rully.
Faktor selanjutnya adalah persiapan. Jika Anda melamar pekerjaan, sebaiknya Anda mengumpulkan informasi tentang perusahaan tersebut sebanyak mungkin. Mengapa Anda ingin melamar di perusahaan ini, dan apa target Anda. Terakhir, perusahaan biasanya menanyakan besar gaji yang diinginkan.
Jika Anda tergolong lulusan baru, Rully menyarankan agar tidak meminta gaji tinggi. Sebaiknya lakukan riset dulu berapa kisaran gaji dengan posisi yang sama di perusahaan lain. Besaran gaji yang Anda minta sebaiknya masih di antara kisaran gaji di perusahaan lain. Hal ini juga berlaku bagi yang telah berpengalaman. Meskipun berpengalaman di perusahaan lain, belum tentu seseorang akan cocok bekerja di tempat baru. Oleh karena itu sebaiknya ikuti dahulu kisaran gaji yang ada di perusahaan.
Dari sepenggal berita kompas tersebut ane kadang suka sedih liat para pencari kerja di loker kaskus ini.
Attitude pelamar online bagaimana ?
1. Seringkali ane melihat belum melamar sudah ingin tau salarynya , ane sendiri kalo punya usaha belum apa-apa udah bertanya soal gajih dll pasti ane taro ditempat kesekian untuk diterima (apalagi kalo sang pelamar ternyata tidak punya keahlian ) turunkan gengsi gan jaman sekarang gengsi ga ngasih makan 
2. Mengganggap remeh gajih kecil , mungkin awalnya memang kecil tapi saat si bos melihat kita kerja secara maksimal tidak menutup kemungkinan kerjaan tersebut akan menjadi batu loncatan menuju kerjaan yang lebih baik atau gajih yang lebih baik
3. Saat mengirimkan CV "sell yourself gan" , misalnya saat si bos butuh telemarketing, tambahakan di cv agan
kelebihan : mudah bergaul dengan orang baru, tidak memandang orang secara subjektif , bla bla (yang mendukung ke arah telemarketing ya) jgn kelebihan jago maen bola dimasukin 
kalau ada tambahan dari agan2 monggo, biar kita bisa sukses bersama-sama
tambahan
|
[quote]
Originally Posted by yopithehandyman
Ada Pro Ada Kontra Gan .. Maaf Bukan Flaming Hanya memberikan gambaran dari sisi lain , Kok kayak nya menurut ane Opini Agan itu Naif banget.
Knapa ?
Sering kali Calon pelamar menanyakan Gaji Yang akan di terima ..
Menurut Ane di samping itu semua dia juga Pasti menanyakan Job desk ,lokasi,jam kerja dan pertimbangan Lain dan gak mungkin orang yang bertanya sebegitu detail Gak pro Alias amatir. seorang amatir Gak akan bertanya Pekerjaan nya atau sesuai tidak dengan ke ahlian nya, Dan seorang ahli juga gak mungkin ke ahlian nya mau di Hargai rendah ,mengingat ia harus banyak belajar agar menjadi seorang yang profesional.
Jangan Meremehkan Gaji Kecil ?
Mungkin Sedikit Benar ..
Tapi Banyak salah nya .. mengingat sekarang banyak system kontrak Dan Gak sedikit Majikan Yang Licik menjajikan Jenjang karir atau kenaikan gaji ,Akan tetapi sebalik nya malah memilih Pegawai baru dengan Gaji rendah ,dan kita di tendang begitu saja , mengingat setiap Pekerjaan memiliki Resiko Tak ada salah nya kita berfikir kembali Bila kerja Dengan Gaji Kecil.
ane teringat cerita di Treat sbelah tentang orang yang berenti jadi pegawai karna di gaji kecil , dia bilang buat apa gaji kecil ? sedangkan sekolah selama tahunan menghabiskan dana yang banyak ,lebih baik jualan Teh Bo*ol Gak pake sekolah, Penghasilan Besar dengan Modal yang kecil ..
Jangan Lebay Saat mengirim CV
Yang Ini Ane 100% setuju deh ama Agan 
Semua ini mengingat Ane Seorang Bos ,di Usaha Ane sendiri Gan .. Dan ane Merangkap Pegawai Di Perusahaan Orang lain ,..
Jadi Ane Tau Betul Rasanya Jadi yang menggaji Dan di Gaji ..
Wasalam ..
</div>
|