FAQ |
Calendar |
![]() |
#1
|
||||
|
||||
![]()
Saat ini kuberada pada sisi garis yang terluar
Melihat dengan sejuta kecamuk dalam diri ini Gemuruh nafas satu-persatu mengalunkan irama kalbu Satu-persatu menelusuri jejak yang tertinggalkan Ada nada bimbang bercampur keinginan yang kuat Ada detak kemantapan berderai memupuk semangat Satu kaki telah berada pada sisi luar garis itu Bergetar untuk melintasi batas keinginan Pertempuran sunyi masih berlangsung Berharap sebuah kesepakatan yang nyata Hati meratap bersimpuh doa Rasa menghiba pada sebuah keyakinan yang ada Kulihat hiruk pikuk didalam sana Berbaur keceriaan yang melenakan Tak terlihat jelas garis yang dibawanya Entah apa yang ada dalam benak mereka Ingin kugerakan rasa ini untuk ikut berbaur Membagi rasa idelaisme yang dulu menghinggapi diri ini Namun kaki ini tak kuasa melintas garis itu Terpaku dibatas garis keinginan dan harapan lama Angin terus saja berhembus kencang dalam garis itu Membawa sejuta perubahan yang tak mampu ditepisnya Kulihat daun-daun itu menari-nari Tak mampu berpijak pada ibu pertiwi Ada kesedihan jauh dibelantara hati mengusik relung-relung yang tersayat namun secercah harap dan do'a semoga akan ada nuansa lama yang ikut hadir disana, walau dengan warna berbeda
__________________
![]() |
![]() |
|
|