Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > HOBI > Travel, Wisata, Liburan

Travel, Wisata, Liburan Suka jalan-jalan dan traveling ke berbagai mancanegara? yuk sharing dan berbagi tips disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 3rd October 2012
Backpack3r's Avatar
Backpack3r Backpack3r is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Posts: 398
Rep Power: 14
Backpack3r mempunyai hidup yang Normal
Default Somba Opu, Benteng yang Terbuat dari Tanah Liat dan Putih Telur

rate 5 yaaa









<div style="margin:20px; margin-top:5px; ">
[/quote][quote]









Kalo kamu pergi ke Makasar, Sulawesi Selatan, jangan lupa mampir ke Benteng Somba Opu.



Ada yang spesial, loh, dari benteng yang dibangun oleh Sultan Gowa ke IX, Daeng Matanre Karaeng Tumapa'risi' Kallonna tahun 1525. Bangunan itu dibangun dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen. Ckckck!!!



Bagaimana bentuk benteng Somba Opu? Benteng kokoh ini berbentuk segi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7-8 meter, dan luasnya sekitar 1.500 hektar. Seluruh bangunan benteng dipagari dengan dinding yang cukup tebal.







Benteng Somba Opu dikenal sebagai benteng yang terkuat juga sebagai saksi sejarah kegigihan Sultan Hasanuddin serta rakyatnya mempertahankan negrinya!



Benteng Somba Opu dibangun oleh Raja Gowa ke IX Daeng Matanre tumaparisi Kallonna pada abad ke XVI (1550 1650), yang merupakan Kerajaan Gowa dan salah satu kota Bandar terbesar di Asia Tenggara pada masanya. Benteng Somba Opu merupakan peninggalan sejarah kerajaan perkasa masa lalu di Sulawesi Selatan, sekarang kawasan ini dijadikan pusat budaya miniature Sulawesi Selatan dan telah dibangun berbagai rumah adat tradisinal dari semua suku/etnis yang ada disana (Sulsel). Dimana semua rumah dapat menggambarkan budayanya masing-masing.



Pada abad ke 16, benteng ini sempat menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah yang ramai dikunjungi pedagang asing dari Asia dan Eropa. Sayangnya, tanggal 24 Juni 1669 benteng ini dikuasai oleh VOC dan kemudian dihancurkan hingga terendam ombak pasang.



Kini, benteng Somba Opu berupa reruntuhan. Benteng yang dulu kokoh dan gagah hanya tinggal kenangan. Sebagai gantinya, dibangun saukang yang digunakan untuk tempat berdoa dan pemujaan bagi masyarakat setempat.



Biasanya, tiap warga yang datang memberi sesaji seperti, nasi putih, nasi merah, atau nasi kuning, ayam bakar, dan bunga. Setelah berdoa, warga menghabiskan sesaji itu bersama keluarga. Yah, walaupun hancur masih bisa dimanfaatkan!



Benteng Somba Opu ditemukan sejumlah ilmuwan tahun 1980-an. Sekitar tahun 1990, bangunan benteng yang sudah rusak diperbaiki supaya tampak lebih indah.



Selain reruntuhan benteng Somba Opu, di dalam kompleks benteng terdapat beberapa bangunan rumah adat Sulawesi Selatan, seperti Bugis, Makassar, Mandar, dan Kajang.



Selain itu, juga terdapat sebuah meriam bernama Baluwara Aung sepanjang 9 meter dengan berat 9.500 kg, dan sebuah museum yang berisi benda-benda bersejarah peninggalan Kesultanan Gowa.







Tambahan lengkap ada di post 594..
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Benteng Somba Opu , Sebuah Bukti Perjuangan Tiada Henti (Sulawesi) pingpong Lounge 0 27th May 2012 07:31 PM
The Great Wall (Benteng China) terbuat dari coklat priatampan Gossip & Gallery 0 14th November 2011 03:30 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 08:10 AM.