Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 13th June 2010
ceriwis's Avatar
ceriwis ceriwis is offline
Ceriwiser
 
Join Date: May 2010
Location: wherever u want :p
Posts: 547
Rep Power: 18
ceriwis tau seluk beluk forumceriwis tau seluk beluk forumceriwis tau seluk beluk forumceriwis tau seluk beluk forumceriwis tau seluk beluk forumceriwis tau seluk beluk forumceriwis tau seluk beluk forum
Default Amnesti Serukan PM Thailand Periksa Protes Secara Jujur

smoga ga repost

Quote:
Bangkok (ANTARA News) - Kelompok hak asasi manusia (HAM) Amnesti Internasional Sabtu mengimbau perdana menteri Thailand untuk menjamin dilakukannya penyelidikan independen dan netral atas kerusuhan baru-baru ini dan mencabut status darurat negara secepatnya.


Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva telah membentuk komisi penyelidikan yang dipimpin oleh seorang mantan jaksa agung untuk memeriksa 90 orang yang tewas, setelah bentrokan antara angkatan bersenjata dan pengunjukrasa "Baju Merah" yang anti-pemerintah.


"Independen adalah faktor terpenting untuk kredibiltas suatu penyelidikan," tulis pejabat Sekjen Amnesti, Claudio Cordone.


Dia menegaskan bahwa pemeriksaan harus dilakukan dengan bebas dari pengaruh pihak lain dalam bentrokan itu.


"Investigasi harus juga netral, termasuk tuduhan pelanggaran-pelanggaran HAM oleh kedua pihak."


Unjukrasa Baju Merah, dibubarkan pada 19 Mei oleh aksi penumpasan yang dilakukan pihak militer terhadap pusat tenda kampanye mereka di Bangkok tengah, yang memicu meletusnya kekerasan yang juga menyebabkan sekitar 1.900 orang terluka.


Kanit Nanakorn, yang memimpin investigasi, mengatakan tujuannya adalah untuk membentuk fakta-fakta dari pada mencari siapa yang bertanggungjawab.


Namun Amnesti dalam suratnya menyerukan, penyelidikan akan dilakukan dengan pandangan "untuk memulai penuntutan terhadap para pelaku yang dituduh melanggar HAM", yang dikatakan bahwa hal itu jelas dilakukan oleh pasukan keamanan dan para pemrotes.


Pemerintah membela penggunaan tentara bersenjata, dengan mengatakan bahwa mereka hanya berwenang menembak dengan peluru tajam sebagai tembakan peringatan, dalam rangka mempertahankan diri atau melawan "teroris" yang dituduh menghasut pemberontakan. (ANT/B010)

http://www.antaranews.com
budayakan komen

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 08:39 PM.


no new posts