Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News > Internasional

Internasional Baca berita dari seluruh mancanegara untuk mengetahui apa yg sedang terjadi di dunia.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 16th February 2011
lovepentil's Avatar
lovepentil lovepentil is offline
Member Aktif
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 183
Rep Power: 0
lovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophetlovepentil is Ceriwis Prophet
Default Gelombang Unjuk Rasa di Bahrain Belum Surut


AP/Hasan Jamali


TEMPO Interaktif, Al Manamah - Ribuan warga Syiah yang terinspirasi penggulingan kekuasaan di Tunisia dan Mesin turun di Al-manamah, ibu kota Bahrain. Mereka berduka atas tewasnya korban kedua dalam bentrokan demonstrasi yang terjadi pekan ini.

Ratusan lainnya berkumpul dalam prosesi pemakaman seorang pria yang ditembak mati ketika polisi dan pengunjuk rasa bentrok dalam prosesi pemakaman korban tewas pengunjuk rasa sebelumnya. "Masyarakat menginginkan kejatuhan rezim," teriak para pendemo, Rabu (16/2).

Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Sheikh Khalifa bin Salman al-Khalifa. Sheikh Khalifa merupakan paman dari Raja Hamad bin Isa al-Khalifa. Ia telah menjabat di negara Teluk Arab sejak kemerdekaannya pada 1971 dan sepertinya akan meneruskan kekuasaan pada keluarganya.

"Kami meminta hak kami dengan cara yang damai," kata Bakr Akil, mahasiswa berusia 20 tahun. Ia memakai kain yang diwarnai merah sebagai simbol siap mengorbankan hidup demi kebebasan. Ia yakin, kehadiran pendemo yang berjumlah besar mampu mewujudkan tuntutan mereka.

Demontrasi juga di gelar di pusat Al-Manamah oleh 2.000 orang pengunjuk rasa. Mereka menginap dengan mendirikan tenda di Pearl Roundabout. Jumlah pengunjuk masa itu sama besarnya dengan jumlah sehari sebelumnya. Para pendemo Syiah ini mengatakan Sunni yang berkuasa menutup mereka dari akses mendapatkan perumahan, kesehatan, dan pekerjaan di pemerintahan.

REUTERS | AQIDA SWAMURTI




Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 09:49 PM.


no new posts