FAQ |
Calendar |
![]() |
|
News Semua berita yg terjadi di dunia internasional ataupun lokal diupdate disini |
![]() |
|
Thread Tools |
#1
|
||||
|
||||
![]()
SEMARANG, KOMPAS.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Semarang menggelar razia telepon seluler (ponsel), Jumat (11/6/2010), untuk mengantisipasi peredaran video porno di kalangan siswa.
*** * Sejumlah guru yang dibagi menjadi beberapa tim disebar untuk berkeliling dan merazia ponsel di seluruh kelas yang saat itu tengah berlangsung proses pembelajaran, menjelang jam pelajaran terakhir. *** * Para guru langsung mengecek ponsel setiap siswa yang membawa untuk memastikan tidak menyimpan video porno, para siswa terlihat tenang-tenang saja, meski ada beberapa siswa yang sempat kaget. *** * Kepala SMA Negeri 2 Semarang, Suprihadi, mengaku razia tersebut memang digelar untuk mengantisipasi peredaran video porno dengan pemeran mirip artis yang belakangan marak diperbincangkan. *** * "Razia ini merupakan bentuk upaya tanggap terhadap peredaran video porno dan ditujukan sebagai langkah antisipasi peredarannya, terutama di kalangan siswa saat berada di sekolah," katanya. *** * Ia mengatakan razia tersebut dilakukan secara menyeluruh untuk siswa kelas X dan XI, sedangkan untuk siswa kelas XII tidak dilakukan mengingat mereka telah lulus dan tak lagi mengikuti pembelajaran. *** * "Jumlah total siswa SMA 2 Semarang sekitar 1.200 orang yang dibagi dalam 33 kelas, namun itu termasuk siswa kelas XII, kalau siswa kelas X dan XI hanya berjumlah 792 orang," kata Suprihadi. *** * Menurut dia, razia semacam itu sebenarnya tidak hanya dilakukan sekali ini, namun sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan secara berkala dan mendadak untuk mendidik moral dan etika para siswa. *** * Selain melalui razia semacam itu, lanjut dia, pendidikan moral dan etika di kalangan siswa terus diberikan secara intensif, terbukti dalam razia tersebut tidak ditemukan video porno di ponsel siswa. *** * Ditanya tentang adanya imbauan sebelumnya dari Dinas Pendidikan Kota Semarang terkait razia itu, ia mengaku pihaknya melakukan razia tersebut atas inisiatif sendiri dan belum ada imbauan tertulis. *** * "Kalau imbauan secara umum untuk melakukan razia sebagai tindakan preventif dari Dinas Pendidikan Kota Semarang tetap ada, tetapi tidak per kasus semacam ini," kata Suprihadi. Sumber : http://m.kompas.com/news/read/data/2010.06.11.13080299 ------------------------------------------------------------------------------------------ KLo berkenan tolong di rate ya Ndan, Ga nolak klo diberi ![]() ![]() ![]() ![]() |
#2
|
||||
|
||||
![]()
wah... bisa2 guruny ikut copas ntuuh klo ad hp yg ktangkep ad vid bokepny.... wakakak
![]() |
#3
|
||||
|
||||
![]()
jangan2 merazia sapa tau muridnya punya video yang aneh2 ya
![]() |
#4
|
||||
|
||||
![]()
gurunya juga razia dong
|
#5
|
|||
|
|||
![]()
habis dirazia, dikoleksi sama gurunya,
![]() |
#6
|
|||
|
|||
![]()
gurunya juga di razia dong
|
#7
|
|||
|
|||
![]() ![]() ![]() |
#8
|
|||
|
|||
![]()
masa iya gan . . .
|
#9
|
|||
|
|||
![]()
guru razia demi kenikmatan bersama ..
Kakwwkkwa ~ |
![]() |
|
|