Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News > Nasional

Nasional Berita dalam negeri, informasi terupdate bisa kamu temukan disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 7th February 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default Detikcom: Kami Muat Berita Sesuai Pernyataan Anis Matta


Sejumlah demonstran anti pemerintah berbicara dekat grafiti "facebook" di Tahrir Square, Kairo, Mesir (5/2). Sejuta demonstran berkumpul di Tahrir Square menuntut presiden Husni Mubarak mundur. REUTERS/Steve Crisp

Quote:
TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Pemimpin Redaksi Detik.com Didik Supriyanto mengatakan pihaknya tidak melakukan kesalahan dalam pemberitaan terkait pernyataan yang pernah diutarakan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengenai politik Mesir.

"Detik. com tidak merasa bersalah. Kita bikin sesuai yang dibilang Anis Matta. Memang sudah kita ralat mengenai angka. Itu datangnya dari dia sendiri," kata Didik ketika dihubungi Tempo, Minggu (6/2).

Menurut Didik, berita yang dimaksud Anis adalah berita yang terbit hari Jumat (4/2) yang berjudul "PKS Klaim Bantu Revolusi Mesir". Berita tersebut diawali dengan pernyataan PKS yang mengklaim turut serta dalam revolusi di Mesir.

Setelah kutipan itu, ada keterangan soal jumlah kader PKS yang berada di Mesir yang berkisar 600-an orang. Sebelumnya, Anis sempat ditulis menyebut kader PKS ada 6.000-an orang.

"Yang diralat cuma angka," kata Didik. Karena tidak merasa melakukan kesalahan redaksional, kata dia, "Detik tidak pernah minta maaf."

Soal implikasi berita itu lebih lanjut, kata Didik, ia tidak tahu-menahu. "Itu tanggung jawab yang bikin berita (nara sumber)," ujarnya.

Sebelumnya, Anis Matta membantah jika dirinya pernah mengeluarkan pernyataan bahwa kadernya membantu revolusi di Mesir. Menurutnya, itu kesalahan media online tersebut mengartikan apa yang dia katakan.

Soal ini disampaikan Anis saat dia dimintai konfirmasi soal pernyataannya tersebut. Sebab, pernyataan itu dianggap sebagai penyebab munculnya kecurigaan Pemerintah Mesir terhadap mahasiswa Indonesia di Mesir, yang salah satunya berbuntut denganpenggeledahan dan interogasi terhadap mahasiswa di sana.

MUNAWWAROH
Reply With Quote
  #2  
Old 7th February 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default

Quote:
Spoiler for pesan:

klo repost mohon maaf n silahkan diclosed
klo salah kamar silahkan di moderasi
klo suka silahkan dibaca
dan dicoment ndan
klo berkenan ditunggu kiriman cabenya

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Anis Matta: Gaet Pendukung Baru, Kader PKS Harus Lebih Gaul kikigrim Nasional 0 3rd June 2013 10:30 AM
KPK Panggil Anis Matta karena Diduga Tahu Pencucian Uang Fathanah kikigrim Nasional 0 13th May 2013 07:30 AM
Anis Matta: Beri Waktu MK Meneliti Gugatan Rieke-Teten kikigrim Nasional 0 8th March 2013 08:34 AM
Anis Matta Target 100 Ribu Anggota Baru PKS kikigrim Nasional 0 11th February 2013 07:26 AM
JUAL Mau desain sesuai budget anda dengan kualitas bintang 5? Kami jawabannya!! Bankkerut Art Design 0 14th March 2012 12:20 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 05:44 PM.