Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > Jual Beli > CD & DVD > Film

Film Tempat jual beli Film DVD dan Bluray

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 10th September 2012
anticdbajakan's Avatar
anticdbajakan anticdbajakan is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Sep 2012
Posts: 3,480
Rep Power: 19
anticdbajakan mempunyai hidup yang Normal
Default dokumenter sejarah Lekra, "yang bertanah air, tak bertanah"

Kondisi Barang : Baru

Harga :



Lokasi Seller : Daerah Istimewa Yogyakarta


Description :



LENGKAPI KOLEKSIMU!!



Sinopsis



Yang bertanah air, tak bertanah mengetengahkan kesaksian para mantan anggota Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) mengenai pergerakannya sebagai kelanjutan dari revolusi 1945 yang belum tuntas. Sebuah runtutan momen perjuangan yang tak terhenti hanya pada perjuangan politis tetapi juga perjuangan di ranah kebudayaan. Lembaga kebudayaan yang berbasis kerakyatan ini lahir pada tanggal 17 Agustus 1950 dan berakhir akibat kepalan kekuasaan militer pada tragedy 1965. Ironisnya, penggalan sejarah mengenai pergerakan Lekra pun dibisukan selama kekuasaan Orde Baru berlangsung. Tokoh-tokoh yang menuturkan kesaksian semasa menjadi anggota Lekra di film ini antara lain Permadi Lyosta, anggota Pelukis Rakyat; Hersri Setiawan, Ketua Lekra Jawa Tengah; S. Anantaguna, Anggota Lekra Pusat; Mia Bustam, Ketua Lekra Yogyakarta. Serta perupa-perupa dari sanggar seni dibawah naungan Lekra, Bumi Tarung, seperti Amrus Natalsya, Misbach Thamrin dan Djoko Pekik.



�Yang bertanah air, tak bertanah� put forwards eyewitness stories of former members of Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) (Folk Culture Organization) on their revolution movement, as a continuation of the unfinished revolution of 1945. There was a chain of revolutionary events that did not stop only with political struggles, but continued on through struggles in the cultural field. This folk-based cultural organization was born on August 17, 1950 and ended because of the military oppression tragedy of 1965. Ironically, the history of Lekra was kept-quiet and hidden during the Orde Baru regime. Lekra figures that tell their eyewitness stories in this documentary picture includes Permadi Lyosta, member of Folk Painters; Hersri Setiawan, leader of Lekra Central Jawa; S. Anantaguna, member of central Lekra; Mia Bustam, leader of Lekra Yogyakarta; and figures from Bumi Tarung, an art center under Lekra, such as Amrus Natalsya, Misbach Thamrin, and Djoko Pekik.



contact us for more details:



kotakhitam forum

jl. sengkan raya, gg. yerusalem 11a. kaliurang km.7,7. yogyakarta

+6281931043373/+62817332531

Kotakhitam
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Dua Presiden RI yang "tidak tertulis" dalam Sejarah Kepresidenan pingpong Lounge 0 27th May 2012 07:13 PM
Cuplikan film Dokumenter Orang Utan yg sangat Menyentuh "Born To be Wild" ondelondel Lounge 0 27th May 2012 03:40 PM
JUAL "Jual Santai" VGA GTS 250 yang bukan GTS 250 "Biostar yang tdk bertanggung jawab" masterjoget Sound, Graphics & Video Card 0 22nd May 2012 08:13 AM
Foto - Foto "Manusiawi" Seorang Hitler Yang Coba Dihapus Sejarah DodoLLipeT Lounge 104 9th November 2011 02:18 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 07:28 AM.