| FAQ |
| Calendar |
/* ===== CERIWIS — Additional CSS, palet Pacific ===== Hijau SultanTheme diganti teal/oranye supaya nyambung dengan headinclude. Selector tidak diubah, hanya warna, font, dan beberapa border. Acuan warna: teal #06474A teal-dk #043335 teal-lt #0A5E62 oranye #E8682A paper #F2F4F3 card #FFFFFF line #E0E5E3 wash #F0F7F6 wash-lt #FAFCFB text #1A1F1E muted #6B7775 =================== */ .header { min-height: auto!important; } table { border-spacing: 1px!important; } .button { min-height: 24px; position: relative; top: -2px; left: 2px; } .fdforumtools { padding: 0 0px!important; } /* rounded corners */ .newthread, .st_links a, .newreplybutton, .buttondrop2, .fdforumtools, .newthreadbutton, .advertise, #forum-stats a.btn, .regbuttontop a.btn, .bginput, .button, .st_search input[type='text']{ -webkit-border-radius: 0px!important; -moz-border-radius: 0px!important; border-radius: 0px!important; } #notifications_menu .thead { background: #0A5E62; } .tborderindex, .header, .myfixedtable { border-collapse: separate!important; border-spacing: 0px!important; } .tborderindex { border-spacing: 1px!important; } .tborderindex thead td{ white-space:nowrap; } .custompostbit2 .alt2, .custompostbit .alt2 { background: #F0F7F6!important; } #username_box { color: #1A1F1E!important; text-shadow: 0px 0px 0 transparent!important; } .mypostbit .alt2 { background: #F0F7F6 none!important; border-bottom:1px solid #E0E5E3!important; } .pagenav td .smallfont, .iconlegend .smallfont { color: #1A1F1E!important; } .fdforumtools { border-bottom-width: 1px!important; } .navbar a, .lastpostbycolor a { color: #06474A!important; } .wgo .tcat { background: #FAFCFB; } /* tombol dibuat rata dengan gaya tombol di headinclude, bukan outset abu lawas */ .button { padding: 2px 6px 3px!important; border-width: 0!important; border-style: none!important; border-color: transparent!important; background: #06474A!important; color: #FFFFFF!important; } .footerselector .tfoot { background: #043335!important; color: #DCE8E7!important; opacity: 1!important; } .st_bg { background: #E0E5E3!important; } .mytoolbar .tcat { background: #0A5E62; } .mainnavbar, .mainnavbar .vbmenu_control { background: #06474A!important; opacity:1!important; } .vbmenu_control { color:#fff!important; background:#06474A; padding:3px 6px 3px 6px!important; } .pagenav td.alt1 { background:#FAFCFB!important; color:#1A1F1E!important; } .pagenav td.alt2 { background:#06474A!important; color:#FFFFFF!important; } .timestyle .time, .timestyle a, .nextprevstyle a { color:#06474A!important; } .hidecopytext .smallfont a, .hidecopytext .smallfont, .timestyle, .nextprevstyle { color:#1A1F1E!important; text-shadow:0px 0px 0 transparent!important; } .usercpsidebar { width:158px!important; } .usercpmainContent { margin-left:178px!important; } /* thead2 disamakan gayanya dengan .thead: mono, huruf kecil berspasi */ .thead2 { background:#0A5E62; color:#FFFFFF!important; font-family:'Courier New', Courier, monospace!important; font-weight:700!important; font-size:11px!important; letter-spacing:.12em!important; text-transform:uppercase!important; } /* gambar gradien hijau lama dibuang, diganti teal rata */ .mobilenavwrap .blockhead{ opacity:1!important; margin-top:0px!important; background:#0A5E62 none!important; } .mobilenavwrapper{ border:1px solid #0A5E62; border-top:0px!important; margin-bottom:20px; } embed, object{ max-width:100%; } .logintable .material-icons{ display:none; } .mytoolbar, .fdforumtools, .userinfotable{ border-spacing:1px!important; } .mypostbit .userinfotable{ border-spacing:6px!important; } .bbcodestyle .alt2{ background:#F0F7F6!important; border:1px solid #E0E5E3!important; padding:5px!important; } .bbcodestyle .myfixedtablequote{ border-collapse:separate!important; border-spacing:2px!important; } /* ***** styling for 'big' usernames on postbit etc. ***** */ .bigusername{ font-size:14pt; } /* ***** small padding on 'thead' elements ***** */ td.thead, th.thead, div.thead{ padding:4px; } /* ***** basic styles for multi-page nav elements */ .pagenav a{ text-decoration:none; } .pagenav td{ padding:2px 4px 2px 4px; } /* ***** de-emphasized text */ .shade, a.shade:link, a.shade:visited{ color:#6B7775; text-decoration:none; } a.shade:active, a.shade:hover{ color:#E8682A; text-decoration:underline; } .tcat .shade, .thead .shade, .tfoot .shade{ color:#C9DEDD; } /* ***** define margin and font-size for elements inside panels ***** */ .fieldset{ margin-bottom:6px; } .fieldset, .fieldset td, .fieldset p, .fieldset li{ font-size:11px; } .alt6{ background-color:#FAFCFB; font-size:12pt; color:#1A1F1E; line-height:normal; } .alt7{ background-color:#FFFFFF; font-size:12pt; color:#1A1F1E; line-height:normal; }
|
|||||||
| Internasional Baca berita dari seluruh mancanegara untuk mengetahui apa yg sedang terjadi di dunia. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#1
|
||||
|
||||
|
Keji! Wanita AS Dirantai & Dijadikan Budak 10 Tahun oleh Suaminya
Ilustrasi (Asia One)West Virginia, Seorang pria di West Virginia, Amerika Serikat (AS), tega menganiaya istrinya selama 10 tahun. Selain memperlakukan istrinya sebagai budak, pria ini juga merantai sang istri agar tidak bisa kemana-mana. Sungguh keji! Diberitakan oleh Asia One, Kamis (12/7/2012), pria bernama Peter Lizon (37) akhirnya ditangkap Kepolisian Distrik Jackson atas tuduhan penganiayaan. Lizon disebut-sebut sering memukuli istrinya dengan peralatan bertani. Parahnya, Lizon menyebut istrinya sendiri sebagai 'budak' dan dia juga memaksa istrinya untuk berlutut di hadapannya setiap kali dirinya memasuki rumah. "Kasus ini sepuluh kali lipat lebih kejam dari kekerasan dalam rumah tangga dan mungkin lebih dari itu. Kasus ini lebih merupakan perbudakan dan penganiayaan," ujar Wakil Kepala Sheriff Distrik Jackson, Tony Boggs kepada televisi NBC. Kasus ini mulai terungkap ketika istri Lizon, Stephanie (43), muncul di sebuah rumah penampungan setempat dalam kondisi penuh luka di sekujur tubuhnya, terutama di pergelangan tangan dan kaki. Diduga, bekas luka tersebut akibat Stephanie dirantai oleh suaminya. Setelah menjalani pemeriksaan medis, ditemukan bahwa Stephanie juga menderita luka bakar parah di bagian payudara dan punggungnya. Diduga ini akibat setrika dan kuali panas. Jari-jari tangan wanita beranak satu ini juga terluka dan penuh luka memar. Kepada polisi, Stephaine bahkan mengaku suaminya pernah memukul perutnya ketika dia tengah mengandung anak pertama mereka. Akibat tindakan keji tersebut, Stephanie pun keguguran dan janin tersebut dikuburkan di lahan pertanian mereka. Kemudian ketika Stephanie mengandung anak kedua, Lizon membiarkannya melahirkan dalam keadaan dirantai dan tanpa mendapat perawatan medis yang layak. Terhadap tudingan polisi, Lizon melalui pengacaranya membantah. Menurut sang pengacara, Shawn Bayliss, keguguran yang dialami Stephanie karena kecelakaan saat mengendarai mobil di jalanan yang tidak rata. |
|
#2
|
||||
|
||||
|
suami tak tahu diuntung
|
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Istri Jadi TKW Keji, Anak Kandung Dijadikan Pemuas Nafsu | Lounge | |||
| Bukti baru piramida giza g' d bkin oleh budak, cekidot ! | Gossip & Gallery | |||
| Dijadikan Pelacur oleh Ibunya, Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas! | Internasional | |||