Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News > Nasional

Nasional Berita dalam negeri, informasi terupdate bisa kamu temukan disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 4th June 2012
andrebob's Avatar
andrebob andrebob is offline
Member
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 63
Rep Power: 0
andrebob memiliki kawan yg banyakandrebob memiliki kawan yg banyakandrebob memiliki kawan yg banyak
Default 'Kotak KFC Hancurkan Hutan Indonesia'


Greenpeace menuduh jaringan makanan cepat saji KFC menggunakan kayu dari hutan hujan Indonesia guna membuat kotak makan. Ini dapat membahayakan habitat harimau Sumatera.

Kelompok pemerhati lingkungan ini mengatakan, ember ayam dan kotak kentang goreng yang digunakan jaringan makanan cepat saji ini mengandung produk kayu dari Asia Pulp & Paper (APP). Produk ini digambarkan sebagai �penghancur hutan� Indonesia.

Seperti dikutipST, untuk menggambarkan perjuangan mereka, aktivis menempatkan tempat penggorengan kentang KFC raksasa menggambarkan pendiri perusahaan Colonel Sanders sedang memegang gergaji dan tulisan �KFC Merusak Hutan� di Rokan Hilir, Riau, bisa ditemui di bagian bawah.

Selain itu, ada dua aktivis berpakaian sebagai harimau dan berpura-pura �mati� di depan paket tersebut dan memegang banner bertuliskan �Hentikan APP agar tak menghancurkan rumah harimau�.

sumber

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Pantesan Hutan di Indonesia Gundul, Beli Hutan sama Beli sapi 5 Gan !!! demokrat Lounge 0 27th May 2012 03:43 PM
Tissue toilet hancurkan hutan sumatera jokowikotak Lounge 0 27th May 2012 02:42 PM
Greenpeace : APP Masih Hancurkan Hutan Alam dan Lahan Gambut Indonesia fairy_potter Save Our Planet 0 5th April 2011 09:20 AM
Soeharto, Sudah Hancurkan Indonesia, kok Pahlawan? GodFather Nasional 15 25th October 2010 07:07 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 12:30 PM.