Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
rumahmenteng's Avatar
rumahmenteng rumahmenteng is offline
Senior Ceriwiser
 
Join Date: May 2012
Posts: 5,900
Rep Power: 21
rumahmenteng mempunyai hidup yang Normal
Default Pekerjaan dan penyakit jantung

Berikut adalah pekerjaan dan karakteristik kerja yang dapat berisiko terhadap jantung.




[/spoiler]
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Bekerja yang menuntut duduk terlalu lama:






Pekerja yang terlalu lama duduk berisiko mengalami masalah jantung lebih ketimbang daripada mereka yang aktif. Ini karena duduk terlalu lama dapat memicu penurunan sensitivitas insulin dan enzim yang biasanya dapat mengurai lemak. Disarankan, berdiri dan berkeliling sesekali ketika bekerja










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Pekerja penyelamat:






Pekerjaan yang merupakan aktivitas tingkat tinggi seperti polisi atau pemadam kebakaran juga berisiko. Sekitar 22 persen petugas polisi dan 45 persen petugas pemadam kebakaran mengalami kematian mendadak saat kerja akibat jantung. Bandingkan dengan angka 15 persen yang terjadi pada pekerjaan lain










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Jam kerja yang panjang:




, pola makan tak sehat, stres, terpaan karbonmonoksida turut berperan memicu risiko. Bila Anda tidak mungkin mengganti pekerjaan, cobalah untuk fokus pada makanan sehat, olahraga teratur dan upaya menurunkan tekanan darah







.


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Sopir bus:






Pekerjaan mengemudi seperti ini boleh dibilang berisiko mengalami hipertensi ketimbang pekerja lian. Boleh jadi ini karena mereka harus duduk lama yang membutuhkan kewaspadaan agar terhindar dari kecelakaan dan memikirkan keamanan penumpang. Inilah yang memicu stres.

Dalam satu riset terungkap, 56 persen sopir bus di Taipei mengalami hipertensi ketimbang 31 persen pekerja dari sektor lain. Mereka juga mengalami peningkatan kolesterol, tambah berat badan, dan serangan jantung










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Pekerja dengan shift:






Perubahan jam kerja seperti yang dialami oleh dokter, perawat, dan lainnya juga bisa berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Pekerjaan dengan shift bisa mengganggu ritme jam tubuh yang berperan penting untuk mengatur gula darah, tekanan darah, dan insulin.

Namun, gaya hidup juga berpengaruh. Pekerja di malam hari cenderung lebih banyak merokok. Jam tidur yang lebih pendek juga berisiko mengalami sakit jantung










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Bartender:






Berada di tempat yang biasanya disesaki asap rokok seperti bar atau kafe, para pekerja di sana seperti bartender pasti berisiko menjadi perokok aktif atau pasif. Bahkan, perokok pasif malah lebih berisiko terkena serangan jantung. Untuk membantu mengatasi masalah ini, sistem ventilasi yang baik bisa jadi solusi










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Pekerja bangunan:






Dalam satu studi terungkap, pekerja bangunan juga berisiko mengalami kematian yang terkait dengan jantung. Ini karena pekerja tersebut terkena terpaan karbonmonoksida yang lebih tinggi. Hasil studi juga menyebutkan, polusi udara memacu serangan jantung dan stroke







.


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Tinggi tuntutan, pemenuhan hak rendah:






Orang yang bekerja di pabrik atau pekerjaan lain yang menuntut jam kerja panjang namun pemenuhan hak-hak yang rendah juga dapat memicu risiko sakit jantung. Ketika kita tidak mampu memenuhi keinginan dari tempat kerja, inilah yang menjadi pemicu utama penyakit jantung










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Jam kerja panjang:






Karyawan dengan jam kerja panjang juga berisiko. Satu studi menyebutkan para pegawai pemerintah Inggris mengalami peningkatan sekitar 67 persen mengalami sakit jantung, terutama mereka yang bekerja lebih dari 11 jam dibandingkan dengan yang bekerja 7-8 jam saja. Lagi-lagi, jika tidak dapat mengurangi jam kerja, kita dapat bersiasat mengurangi risiko dengan memakan banyak buah dan sayuran, cukup tidur, dan berolahraga










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Pekerjaan tanpa asuransi kesehatan:






Tak ada fasilitas asuransi kesehatan berpengaruh pada memburuknya kesehatan secara menyeluruh dan penyakit jantung khususnya










[spoiler=open this] for Kehilangan pekerjaan:






Ketika punya pekerjaan berisiko terhadap jantung, kehilangan pekerjaan juga berisiko. Karyawan yang sudah berumur dan terpaksa kehilangan pekerjaan tanpa ada kesalahan berarti bisa memicu peningkatan risiko terkena stroke hingga dua kali lipat. Studi yang dilakukan Harvard pada 2009 mengungkapkan, orang yang kena PHK juga bisa mengalami masalah baru seperti tekanan darah yang tinggi, diabetes, penyakit jantung. Karena itulah ketika terkena PHK bisa berdampak secara psikologis dan finansial, ada baiknya jaga kesehatan sesuai dengan kemampuan kita













Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


 


All times are GMT +7. The time now is 10:20 AM.


no new posts