Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
lumpiabasah's Avatar
lumpiabasah lumpiabasah is offline
Senior Ceriwiser
 
Join Date: May 2012
Posts: 5,728
Rep Power: 0
lumpiabasah is a New Born
Default Mengenal lebih jauh Mandau, senjata tradisional suku Dayak

Setelah ane cek belum ada trit mengenai tentang mandau kecuali orang yang punya id mandau atau orang yang jual lapak mandau gan

Bukti


[/spoiler]
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for bukti:












Oke, sekarang kita akan mencoba membahas tentang salah satu senjata tradisional kita yang 1 ini




[/quote]
Quote:





PENGANTAR




Kalimantan adalah salah satu dari 5 pulau besar yang ada di Indonesia. Sebenarnya pulau ini tidak hanya merupakan �daerah asal� orang Dayak semata karena di sana ada orang Banjar, Melayu dan beberapa etnis lainnya. Dan, di kalangan orang Dayak sendiri satu dengan lainnya menumbuh-kembangkan kebudayaan tersendiri. Dengan perkataan lain, kebudayaan yang ditumbuh-kembangkan oleh Dayak-Iban tidak sama persis dengan kebudayaan yang ditumbuh-kembangkan Dayak-Punan dan seterusnya. Namun demikian, satu dengan lainnya mengenal atau memiliki senjata khas Dayak yang disebut sebagai mandau. Dalam kehidupan sehari-hari senjata ini tidak lepas dari pemiliknya. Artinya, kemanapun ia pergi mandau selalu dibawanya karena mandau juga berfungsi sebagai simbol seseorang (kehormatan dan jatidiri). Sebagai catatan, dahulu mandau dianggap memiliki unsur magis dan hanya digunakan dalam acara ritual tertentu seperti: perang, pengayauan, perlengkapan tarian adat, dan perlengkapan upacara.

Quote:





1. Apa sih Mandau

Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Mandau:








Mandau adalah senjata tajam sejenis parang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan. Mandau termasuk salah satu senjata tradisional Indonesia. Berbeda dengan arang, mandau memiliki ukiran - ukiran di bagian bilahnya yang tidak tajam. Sering juga dijumpai tambahan lubang-lubang di bilahnya yang ditutup dengan kuningan atau tembaga dengan maksud memperindah bilah mandau.







sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Mandau








Spoiler for open this:
Quote:





2. Asal-usul Mandau itu gimana??


Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Mandau:






Mandau adalah senjata tradisional masyarakat Melayu Dayak yang hidup di Kalimantan, terutama di daerah Barito. Menurut cerita rakyat, sebutan lengkap senjata ini adalah mandau ambang birang bitang pojo ayun kayau. Pada zaman dahulu senjata mandau selalu dikaitkan dengan tradisi mengayau di kalangan orang Dayak, yakni memenggal kepala musuh, baik dalam peperangan atau lainnya. Tradisi ini akhirnya menjadi suatu kepercayaan masyarakat Dayak bahwa mandau yang sering digunakan untuk mengayau dianggap semakin keramat, sementara pemiliknya dianggap semakin sakti dan status sosialnya semakin tinggi.

Secara resmi, pengayauan tidak ada di Kalimantan, meskipun pemenggalan kepala hutan terisolasi masih ada. Pada zaman dulu, pria akan memanggil roh keberanian (Bali Akang), untuk membantu mereka selama ekspedisi pengayauan. Setelah memenggal kepala musuh, perayaan besar menunggu kepulangan kembali prajurit. Otak korban dikeluarkan melalui lubang hidung secara hati-hati, lalu segar ulu (kepala) ditempatkan di jaring anyaman rotan dan diasapkan di atas api.

tengkorak Kering merupakan bahan sihir yang paling kuat di dunia dan transfusi energi vital. Kepala yang baik dapat menyelamatkan sebuah desa dari wabah, menghasilkan hujan, mengusir roh jahat, atau melipagandakan panen beras. orang Dayak percaya roh seorang pria terus menghuni kepalanya setelah kematian. Dibungkus daun kelapa, sang kepala dikasih makanan dan rokok yang sudah dinyalakan-sehingga roh simati akan memaafkan, melupakan, dan merasa betah di rumah baru mereka. koleksi kepala Baru meningkatkan prestise pemilik dan mengesankan kekasih sebagai pertanda seorang lelaki sudah dewasa.

Pada beberapa suku, kekuasaan kepemilikan kepala meningkat dari waktu ke waktu,tengkorak dihargai dan diturunkan dari generasi ke generasi. pada Suku-suku lain, koleksi kepala yang lama akan lapuk karena usia, sehingga kepala segar selalu diperlukan. Desa tanpa kepala adalah lemah secara spiritualdan menjadi mangsa empuk bagi musuh dan wabah penyakit. Di desa-desa terpencil di Kalimantan, pelancong masih melihat tengkorak-tengkorak lama berserakan.

Namun saat ini, dengan semakin hilangnya tradisi mengayau sejak awal abad ke-20 M, mandau tidak sekeramat dahulu. Mandau sudah menjadi senjata biasa yang tidak hanya difungsikan untuk mengayau, tetapi juga untuk berburu, menebang pohon, menebas dahan dan menggali umbi-umbian.



Sejarah mencatat bahwa mandau yang asli dibuat dari batu gunung yang dilebur secara khusus oleh orang yang ahli, dengan diberi hiasan emas, perak atau tembaga. Senjata ini mirip dengan parang, perbedaannya hanya terletak pada ukiran yang dibuat di bagian bilah yang tumpul. Selain itu, pada bilah ini dibuat pula lubang-lubang yang ditutupi dengan kuningan guna memperindah bilah tersebut. Di sisi lain, kedudukan Mandau hampir sama dengan keris bagi masyarakat Jawa, atau rencong bagi masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam.







Sumber : http://uun-halimah.blogspot.com/2008...ang-dayak.html






Spoiler for open this:
[quote]





3. Struktur Mandau


[spoiler=open this] for mandau:






1. Bilah Mandau



Bilah mandau terbuat dari lempengan besi yang ditempa hingga berbentuk pipih-panjang seperti parang dan berujung runcing (menyerupai paruh yang bagian atasnya berlekuk datar). Salah satu sisi mata bilahnya diasah tajam, sedangkan sisi lainnya dibiarkan sedikit tebal dan tumpul. Ada beberapa jenis bahan yang dapat digunakan untuk membuat mandau, yaitu: besi montallat, besi matikei, dan besi baja yang diambil dari per mobil, bilah gergaji mesin, cakram kendaraan, dan lain sebagainya. Konon, mandau yang paling baik mutunya adalah yang dibuat dari batu gunung yang dilebur khusus sehingga besinya sangat kuat dan tajam serta hiasannya diberi sentuhan emas, perak, atau tembaga. Mandau jenis ini hanya dibuat oleh orang-orang tertentu.



Pembuatan bilah mandau diawali dengan membuat bara api di dalam sebuah tungku untuk memuaikan besi. Kayu yang digunakan untuk membuat bara api adalah kayu ulin. Jenis kayu ini dipilih karena dapat menghasilkan panas yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Setelah kayu menjadi bara, maka besi yang akan dijadikan bilah mandau ditaruh diatasnya agar memuai. Kemudian, ditempa dengan menggunakan palu. Penempaan dilakukan secara berulang-ulang hingga mendapatkan bentuk bilah mandau yang diinginkan. Setelah bilah terbentuk, tahap selanjutnya adalah membuat hiasan berupa lekukan dan gerigi pada mata mandau serta lubang-lubang pada bilah mandau. Konon, pada zaman dahulu banyaknya lubang pada sebuah mandau mewakili banyaknya korban yang pernah kena tebas mandau tersebut. Cara membuat hiasan sama dengan cara membuat bilah mandau, yaitu memuaikan dan menempanya dengan palu berulang-ulang hingga mendapatkan bentuk yang diinginkan. Setelah itu, barulah bilah mandau dihaluskan dengan menggunakan gerinda.



2. Gagang (Hulu Mandau)



Gagang (hulu mandau) terbuat dari tanduk rusa yang diukir menyerupai kepala burung. Seluruh permukaan gagangnya diukir dengan berbagai motif seperti: kepala naga, paruh burung, pilin, dan kait. Pada ujung gagang ada pula yang diberi hiasan berupa bulu binatang atau rambut manusia. Bentuk dan ukiran pada gagang mandau ini dapat membedakan tempat asal mandau dibuat, suku, serta status sosial pemiliknya.



3. Sarung Mandau.



Sarung mandau (kumpang) biasanya terbuat dari lempengan kayu tipis. Bagian atas dilapisi tulang berbentuk gelang. Bagian tengah dan bawah dililit dengan anyaman rotan sebagai penguat apitan. Sebagai hiasan, biasanya ditempatkan bulu burung baliang, burung tanyaku, manik-manik dan terkadang juga diselipkan jimat. Selain itu, mandau juga dilengkapi dengan sebilah pisau kecil bersarung kulit yang diikat menempel pada sisi sarung dan tali pinggang dari anyaman rotan.









Sumber : http://uun-halimah.blogspot.com/2008...ang-dayak.html





Wah, ternyata halamannya gak cukup gan

Lihat Halaman selanjutnya ya






Semoga Trit saya menambah wawasan pengetahuan para ceriwiser sekalian dan sekedar info saya juga asli Kalimantan dan suku Dayak tapi sudah campuran

Dirumah juga saya punya Mandau tetapi gak bisa foto karena saat ini saya berada di Yogyakarta

Saya hanya mengharapkan : Jika trit saya berguna

dan dari ceriwiser sekalian

Tapi amat sangat tidak mengharapkan



Update:

Wah trit edukasi mesti dikit nih yg coment kecuali trit" berbau BB

ayukkk ceriwiser jangan view aja dtggu comentarnya

Terimakasih


</div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Mengenal Kehidupan Suku Dayak Punan (Suku Primitif Asli Kalimantan) static13 Lounge 1 20th September 2012 05:26 AM
lebih mengenal tato suku dayak minumwine Lounge 0 27th May 2012 04:49 PM
Mengenal Lebih Jauh Senjata HK MP5 sambelkecap Lounge 0 27th May 2012 04:39 PM
Sejarah mandau, senjata khas dayak mencekam13 Misteri, Horror, Supranatural 0 22nd April 2012 05:11 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 04:45 PM.