| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#1
|
||||
|
||||
|
Strategi pertama : Memerintah seperti Bintang utara .
Strategi kedua : Hubungan antara penguasa dan bawahan . Strategi ketiga : Memperhatikan dan mendengarkan . Strategi keempat : Menerima saran . Menerima ide orang lain , kata-kata manis tak dalam tapi dangkal . Strategi kelima : Memahami masalah sepenuhnya . Membuat batasan antara yang benar dan yang salah . Strategi keenam : Mengatur orang . Strategi ketujuh : Pemilihan orang . Strategi kedelapan : Evaluasi kinerja . Promosikan yang berjasa dan pecat yang kurang mampu . Strategi kesembilan : Adminitrasi militer . Rencanakan dengan baik dan menangkan dengan strategi yang benar . Ada beberapa pertanyaan : Apakah gerakan militer didukung oleh rakyat ? Apakah tentaramu terlatih baik ? Apakah prajuritmu mengetahui tentang hadiah dan hukuman ? Apakah kamu mengetahui strategi militer musuhmu ? Apakah kamu mengenal daerah peperangan ? Kalau kamu tak tahu semua itu kamu akan kal;ah dan mengundang kematian ? Jadi selidiki dulu lawanmu , perhitungkan kekuatan dan kelemahan lawanmu . ati-hatilah dan jangan mudah terpancing oleh lawanmu . Tutup kelemahanmu dan hindari perang di daerah yang paling disukai lawanmu . Jangan mengunakan strategi yang berualang-ulang , jangan meremehkan gerakan lawanmu . Jangan menyerang musuh yang sudah siap dengan perangkap , Serang titik kelemahanya , tetapi hati-hati pancingan / perangkap musuh . Giringlah musuhmu ketempat yang kau sukai dan jangan membiarkan kamu dipaksa menuruti apa yang dikehendaki . Jangan mendesak musuh sehingga ia tak punya jalan keluar , ini sangat berbahaya kalau musuh bertekat mati dari pada kelaparan kamu akan tak tahan oleh serangan yang diluar dugaan / tak masuk akal sehat . Jangan memulai perang / menyerang / menekan orang lain karena marah / ingin dituruti / balas dendam / egois / ingin menunjukan kekuasaan / memaksa kehendak . Jangan berperang / menyerang / menekan orang lain karena ingin bersatu dan jangan gunakan untuk persahabatan / ingin hidup bersama . Karena dengan berperang / menyerang / menekan orang lain kita akan saling menyerang dan saling melukai . Ini akan menimbulkan luka dan keinginan untuk mengalahkan . Yang kalah akan balas dendam dan yang menang akan menindas . Yang suka berperang /menyerang orang lain akan dibenci dan yang suka menantang perang / bermusuhan akan menemuhi kekalahan . Bila terjadi perang yang berkepanjangan ia akan selamanya diwasp[adai dan tak dipercaya , meskipun ia tak ingin berperang sekalipun . Tetapi sedikit saja terjadi gesekan , maka perangpun akan mulai berkobar kembali , Jadi jangan melakukan peperangan bila dalam hatimu mau hidup bersamanya . Strategi kesepuluh : Hadiah dan hukuman Berilah hadiah dan hukuman untuk membentuk pemerintahan yang bersih dan efesien . Strategi kesebelas : Saat emosi . Jangan menuruti emosi . Ayat 1 : Penguasa harus berwibawa dan tak cepat marah . Penguasa harus tetap bisa menguasai emosinya dan mengendalikan dirimya . Ayat 2 ; Ia boleh menunjukan kemarahan tapi tak kehilangan akal sehat . Ia boleh bergembira tapi tak berlebihan . Ia tak boleh membahayakan kepentingan negara karena kesedihan pribadi . Ia juga tak boleh tenggelam dalam masalah pribadi dan melupakan Pemerintahan negara . Jika kita mudah emosi dan terhina maka kita akan terkena jebakan lawan . Tetapi bila kita terlalu sabar , kita akan diremehkan dan dianggap mudah ditindas / dibuat mainan saja . Maka sewaktu kita marah , jangan melakukan apa-apa , tetapi bila menganggap itulah kelemahan kita , kita harus sesekali menunjukan kemarahan kita , tetapi bila musuh sengaja membuat kita marah , jangan perdulikan anggap saja ada orang gila di sekitar kita . Tetapi bila kita dianggap tak marah dan lawan berusaha memaksakan kehendaknya dan menekan , marahlah dengan hebat , tetapi usahakan akal sehat tetap digunakan , buatlah lawan salah menduga agar apa yang ia pikirkan tak sesuai apa yang kita pikirkan . Jadi bila ia yakin dia akan menang , tetapi sebenarnya ia akan kalah , bila ia yakin dia akan kalah sebenarnya ia benar-benar sudah kalah . , berilah ia harapan kalau ia bisa menang , bila yakin ia berhasil menyebak , buatlah jebakan itu mengenai dirinya sendiri , bila ia yakin jebakannya tak akan berhasil , buatkanlah ia merasa yakin bila jebakannya akan berhasil . Itulah kekejaman dan tak kenal kasihan dalam perang , maka jangan digunakan kepada orang yang ingin berdampingan selama hidupmu dan jangan sering menantang orang lain , karena hal ini dapat digunakan oleh siapa saja . Gunakan sajalah untuk pelindungmu sendiri , kalau tidak akan terjadi senjata makan tuan . Marahlah pada waktu kamu seharusnya marah dan jangan marah bila kamu tak seharusnya marah , Jangan terbalik kalau terbalik kamu dianggap orang yang tak dewasa . Strategi kedua-belas : Mengendalikan kekacauan . Berhati-hati saat menghadapi situasi kacau . Ayat 1 : Yang harus dilakukan saat pemerintah sedang kacau ? Pertama kurangi jumlah staf dan kenakan disiplin ketat . Jika perbaikan tak dilaksanakan dengan benar / terburu-buru , kekacauan akan bertambah besar . Ayat 2 : Reformasi harus dilaksanakan dengan hati-hati sesuai dengan kondisi yang ada dinegara dan keinginan rakyat . Tindakan kekerasan bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi situasi yang kacau . Strategi ketiga belas : Pendidikan dan perintah . Koreksi diri sendiri sebelum mengeluarkan perintah . Ayat 1 : Penguasa yang malas tapi keras terhadap bawahan berarti menerapkan kebijakan yang buruk . Penguasa yang tegas pada dirinya sebelum mengeluarkan perintah kepada bawahan , berarti mempraktekkan kebijakan yang baik . Ayat 2 : Penguasa yang tak mempraktekkan apa yang dikatakannya akan kesulitan menerapkan perintah . Bila perintah tak dilaksanakan akan terjadi kekacauan . Terpenting adalah memberi contoh , Kenali dirimu sebelum kamu mengenal orang lain , kendalikan dirimu sebelum menyuruh orang lain mengendalikan dirinya , koreksi dirimu sebelum mengoreksi orang lain dan perbaruhi dirimu sebelum kamu menyuruh orang lain memperbaruhi dirinya . Jangan mengeritik orang lain padahal dirimu sendiri sering melakukan . Ini adalah prinsip kepemimpinan yang sederhana dan efektif tapi sering dilupakan . Strategi ke empat belas : Menghadapi kesulitan . Bertindak tepat mengatasi masalah sebelum berkembang . Ayat 1 : Negara harus punya hukum seperti keluarga mempunyai peraturan . Hukum dan peraturan harus dipatuhi sejak dibuat . Strategi kelima belas : Melihat kedepan . Berpandangan jauh ke depan dan membuat rencana dengan teliti . Ayat 1 : Penguasa yang berpandangan pendek / tak membuat rencana dengan teliti akan penuh kecemasan . Semua harapan rakyat pada pemerintahan , jika ia tak berusaha membuat kemajuan / rencana masa depan negara , ia akan menyesal seperti dalam sejarah . Semua apa yang kita lakukan ada tujuan dan harapan . Bila kita mempunyai harapan dan tujuan tetapi tak melakukan apa-apa itu disebut bermimpi . Bila kita melakukan tak punya tujuan dan harapan , itu sama saja dengan bermain-main . Bila kita melakukan sesuatu tetapi tak ada tanda-tanda adanya harapan dan tujuan akan tercapai , itu semua perbuatan sia-sia . Bila kita melakukan dengan segala cara tetapi harapan dan tujuan tak terbukti , itu semua yang kita lakukan sangat membosankan dan tak perlu dilakukan . Kalau kita melakukan banyak hal , tetapi yang kita dapat hanya sedikit / tak mendapat apa-apa , kita sedang dipermainkan . Kalau kita melakukan banyak hal dan hanya diberi impian dan kerugian sudah terjadi , itu sama saja kita sedang dipermainkan . Jadi jangan perdulikan orang yang seperti itu karena kita sedang dimanfaatkan / dibuat alasan saja . Maka kenali , kendalikan , koreksi dan perbaiki dirimu sendiri . Ikuti perubahan dan berubalah sesuai kondisi yang terjadi . Terimalah kenyataan dan jangan bermimpi . Apapun yang kita lakukan kita sendiri yang menanggung akibatnya . Jangan terganggu dengan orang lain dan jangan menganggu orang lain . Jangan mengurusi orang lain dan jangan mau dipengaruhi orang lain . Lakukan apa yang harus kamu lakukan , katakan apa yang harus kamu katakan . Waktu akan terus berubah dan tak pernah kembali . Rencanakan masa depanmu hari ini , lupakan masa lalu , tetapi jangan ulangi kesalahanmu lagi , Bersatulah dengan orang yang mau mengerti kamu dan berusahalah untuk mudah dimengerti serta mengertilah orang lain , jangan membuat keributan dan memaksa orang lain untuk mengertimu tetapi kamu tak mau mengerti orang lain . Jangan bersatu dengan orang yang tak sejalan / tak sama dengan cita-citamu dan jangan mau dibuat bermimpi serta jangan mau dipaksa serta ditekan apalagi diatur-atur orang lain . Jadilah dirimu sendiri dan mengertilah perasaan orang lain . Strategi keenam belas : Pengamatan . Membuat komitmen untuk sukses . Ayat 1 : Anda tak perlu pergi ke sungai untuk mandi , bila anda mencuci kotoran ditubuh anda sendiri . Anda tak perlu kuda unggulan selama ia dapat berlari cepat . Anda tak perlu orang bijak sebagai menteri / jenderal selama ia pintar dan cakap . Ayat 2 : Bila ada kemauan pasti ada jalan , orang ulet akan berhasil . Seorang penguasa harus menempatkan orang yang berbakat . Sehingga mereka dapat melakuakn yang terbaik demi negaranya . jangan lupa ![]() ![]() </div> |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| JUAL gan nyari action figure zhuge liang nih. yang di 3 kingdom.. | Action Figures | |||
| JUAL beli buku zhuge liang | Buku Pelajaran | |||
| JUAL 100 pelajaran dari para pemimpin ikhwanul muslimin | Buku | |||
| [Seri Kisah Bermakna] 10 Kekuatan Manusia Menurut Zhuge Liang / Kong Ming | Lounge | |||