Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
rumahmenteng's Avatar
rumahmenteng rumahmenteng is offline
Senior Ceriwiser
 
Join Date: May 2012
Posts: 5,900
Rep Power: 22
rumahmenteng mempunyai hidup yang Normal
Default asuransi, pentingkah?



halo gan n sis selamat malem semua

ane mo share nih ttg pentingnya suransi.

semoga kita bisa mengambil pelajaran dri cerita di bawah.

Ketika saya memutuskan untuk meninggalkan aktifitas mengajar dan berpindah ke asuransi saya memberitahukan hal ini pertama kali kepada seorang teman bernama Kusno, manajer penjualan agen kendaraan bermotor.

Saya sampaikan bahwa saya sekarang beralih profesi, dan dia senang mendengarnya. �Akhir-akhir ini saya sedang berpikir untuk membeli asuransi jiwa dan sekarang saya akan membelinya darimu,� kata Kusno.

Kusno menyambut kedatangan saya dengan baik. �Pak, tolong buatkan saya program yang menurutmu diperlukan dan bermanfaat buat saya serta keluargaku.� Saya pun segera menyusun sebuah rencana perlindungan untuk keluarga Kusno.

Setelah saya berikan program tersebut kepadanya dengan pesan agar dia segera menjalankan program ini, maka Kusno berjanji akan segera mempelajari dan memberi kabar secepatnya.

Keesokan harinya, Kusno mengatakan, �Pak, program yang kamu buat cukup bagus dan saya setuju. Tapi saya harus menunggu beberapa saat untuk membelinya. Saya mempunyai beberapa lembar saham. Jika saya mengeluarkannya sekarang, maka saya akan rugi. Saya yakin dalam beberapa saat nilainya akan naik. Dan setelah itu saya akan segera membelinya. Datanglah minggu depan, Pak.�

Hal ini berlangsung selama 6 minggu. Akhirnya hari Kamis saya bertemu dengan Kusno di rumahnya dan dia tersenyum dan berkata, �Pak, nilai saham saya akan naik. Saya akan segera menjualnya beberapa saat lagi. Temui saya hari Senin!�

Dengan perasaan lega, saya kembali ke kantor. Saya merasa telah menjual polis dengan nilai cukup besar.

Hari Senin tiba, saya segera menemuinya. Saya pun tiba di rumahnya, Namun saya sangat kaget, Kusno terlentang di dalam sebuah peti. Dia meninggal !!!

Rupanya hari Jumat, dia bekerja penuh. Sabtu pagi sakit dan instrinya berusaha menghubungi dokter. Ketika dokter tiba di rumahnya, terlambat, keadaan Kusno sudah cukup parah. Terjadi penyempitan dalam paru-parunya. Sabtu pagi itu Kusno meninggal. Melihat Kusno terbaring dalam peti, saya memahami makna dari asuransi. Berulang kali saya mengatakan, saya telah gagal, saya telah gagal, saya telah gagal.

Beberapa minggu setelah pemakaman, janda Kusno mulai menjual rumah yang dia tinggali bersama anak-anaknya. Tanpa penghasilan dari suami, mereka tidak mampu memenuhi segala kebutuhan hidup yang harus ditanggungnya. Dua anak laki-laki dititipkan kepada kakak kandungnya, sedangkan istrinya tinggal di luar kota dengan saudara perempuannya bersama dengan ketiga anak perempuannya.

Tidak ada yang mampu menggantikan asuransi. Karena itulah asuransi bagaikan sebuah obsesi bagi saya. Asuransi bagaikan keyakinan bagi saya. Siapapun yang saya jumpai, pasti akan saya minta untuk memiliki produk yang indah ini. Saya bersyukur kepada Tuhan, karena Dia telah menciptakan saya sebagai seorang Agen Asuransi.

Manfaat asuransi tidak bisa dirasa begitu kita �membeli�nya. Beda dengan makanan, minuman atau rokok sekalipun. Makanan sekali beli, makan, kerasa enaknya�langsung Mak Nyuus. Kalau kita bisa melihat masa depan atau yang akan terjadi, bisa tahu kapan kita masuk rumah sakit, kapan kita kecelakaan dan tahu saat kita akan meninggal, mungkin asuransi tidak dijajakan oleh para agen tetapi dijual bebas di mal-mal dan orang akan berbondong-bondong antri membelinya. �Duh besok gue kayaknya mau opname deh kena demam berdarah 10 hari, anterin gue beli asuransi yuk di Mall sana� atau �Pak Wit, beli asuransi enaknya dimana ya? saya besok mau mati nih, mau kasih warisan buat anak istri ku�. Ingat, Penyesalan selalu datang terlambat.

Prinsip bahwa asuransi adalah pengalihan resiko atas kejadian-kejadian yang berhubungan dengan jiwa kita, belum tertanam kuat. Kita rela bayar Rp 15 ribu rupiah buat parkir mobil berjam-jam di Mangga Dua karena berharap mobil kita aman, berada di lokasi yang kemungkinan kecil dicuri orang dibanding diparkir dekat Kebon Kacang. Rela bayar iuran keamanan kompleks untuk bayar satpam yang bertugas mengamankan rumah kita. Tapi kenapa untuk kesehatan dan jiwa diri sendiri nggak Ya?

Artikel terkait :

http://gotoautoinsurance.com/auto-insurance-rates/



</div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
pentingkah pacaran itu????? ps3black Lounge 0 27th May 2012 10:49 PM
Pentingkah pesbuk??? golputaja Lounge 0 27th May 2012 02:44 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 12:44 PM.