| FAQ |
| Calendar |
![]() |
|
|||||||
| Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#1
|
||||
|
||||
|
Kaum muslimin �semoga Allah menjaga aqidah kita dari kesalahpahaman- sesungguhnya menunaikan jihad dalam pengertian dan penerapan yang benar termasuk ibadah yang mulia. Sebab Allah telah memerintahkan kaum muslimin untuk berjihad melawan musuh-musuh-Nya. Allah berfirman (yang artinya), �Hai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafiq, dan bersikaplah keras kepada mereka�� (QS. At-Taubah: 9). Karena jihad adalah ibadah, maka untuk melaksanakannya pun harus terpenuhi 2 syarat utama: (1) ikhlas dan (2) sesuai tuntunan Nabi shallallahu �alaihi wa sallam. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah fenomena pengeboman yang dilakukan oleh sebagian pemuda Islam di tempat maksiat yang dikunjungi oleh turis asing yang notabene orang-orang kafir.
Benarkah tindakan bom bunuh diri di tempat semacam itu termasuk dalam kategori jihad dan orang yang mati karena aksi tersebut -baik pada saat hari-H maupun karena tertangkap aparat dan dijatuhi hukuman mati- boleh disebut orang yang mati syahid? UNTUK PENJELASANNYA, CEKIBROT GAN,..... ![]() [/spoiler] Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Di dalam kitab Sahihnya yang merupakan kitab paling sahih sesudah Al-Qur�an, Bukhari rahimahullah menulis bab berjudul �Bab. Tidak boleh mengatakan si fulan Syahid� berdalil dengan sabda Nabi shallallahu �alaihi wa sallam, �Allah yang lebih mengetahui siapakah orang yang benar-benar berjihad di jalan-Nya, dan Allah yang lebih mengetahui siapakah orang yang terluka di jalan-Nya.� (Sahih Bukhari, cet. Dar Ibnu Hazm, hal. 520) Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menerangkan (Fath Al-Bari, jilid 6 hal. 90. cet. Dar Al-Ma�rifah Beirut. Asy-Syamilah), �Perkataan beliau �Tidak boleh mengatakan si fulan syahid�, maksudnya tidak boleh memastikan perkara itu kecuali didasari dengan wahyu�� Al-�Aini rahimahullah juga mengatakan, �Maksudnya tidak boleh memastikan hal itu (si fulan syahid, pent) kecuali ada dalil wahyu yang menegaskannya.� (Umdat Al-Qari, jilid 14 hal. 180. Asy-Syamilah) Nah, sebenarnya perkara ini sudah jelas. Yaitu apabila ada seorang mujahid yang berjihad dengan jihad yang syar�i kemudian dia mati dalam peperangan maka tidak boleh dipastikan bahwa dia mati syahid, kecuali terhadap orang-orang tertentu yang secara tegas disebutkan oleh dalil! Maka keterangan Bukhari, Ibnu Hajar, dan Al-�Aini -rahimahumullah- di atas dapat kita bandingkan dengan komentar Abu Bakar Ba�asyir -semoga Allah menunjukinya- terhadap para pelaku bom Bali, �� Amrozi dan kawan-kawan ini memperjuangkan keyakinan di jalan Allah karena itu saya yakin dia termasuk mati sahid,� tegasnya dalam orasi di Pondok Pesantren Al Islam, Sabtu (8/11/2008).� (sebagaimana dikutip Okezone.com.news) Kalau orang yang benar-benar berjihad dengan jihad yang syar�i saja tidak boleh dipastikan sebagai syahid -selama tidak ada dalil khusus yang menegaskannya- lalu bagaimanakah lagi terhadap orang yang melakukan tindak perusakan di muka bumi tanpa hak dengan mengatasnamakan jihad -semoga Allah mengampuni dosa mereka yang sudah meninggal dan menyadarkan pendukungnya yang masih hidup-� Ambillah pelajaran, wahai saudaraku� Sebagai penutup, kami mengingatkan kepada para pemuda untuk bertakwa kepada Allah dan menjauhkan diri mereka dari tindakan-tindakan yang akan menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Allah ta�ala berfirman (yang artinya), �Maka takutlah kalian terhadap neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.� (QS. Al-Baqarah: 24). Sadarlah wahai saudara-saudaraku dari kelalaian kalian, janganlah kalian menjadi tunggangan syaitan untuk menebarkan kerusakan di atas muka bumi ini. Kami berdoa kepada Allah �azza wa jalla agar memahamkan kaum muslimin tentang agama mereka, dan menjaga mereka dari fitnah menyesatkan yang tampak ataupun yang tersembunyi. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada hamba dan utusan-Nya Muhammad, para pengikutnya, dan segenap para sahabatnya. Diringkas oleh Ari Wahyudi dari penjelasan Syaikh Abdul Muhsin Al-�Abbad hafizhahullah dalam kitab beliau Bi ayyi �aqlin wa diinin yakuunu tafjir wa tadmir jihaadan?! Waihakum, � Afiiquu yaa syabaab!! (artinya: Menurut akal dan agama siapa; tindakan pengeboman dan penghancuran dinilai sebagai jihad?! Sungguh celaka kalian� Sadarlah hai para pemuda!!) [/quote][quote] tapi bukan berarti ane ga mengakui para terroris sebagai sadara semuslim,mereka tetap saudara,akan tetapi ane pribadi sangat menyayangkan atas apa yang mereka lakukan,.ane mendoakan semoga mereka di beri hidayah oleh Allah dan semoga Allah merahmatinya,.AMEEN[ ceriwiser YANG BAIK,MENIGGALKAN KOMEN BERMUTU ATAU ,...DAN ANE MENGHARAMKAN ![]() </div> |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Terorisme itu Bukan Jihad | Islam | |||
| orang frustasi pgn bunuh diri (NGAKAK INSIDE) | Jokes | |||
| Video Orang Bunuh Diri di Hongkong Yang Menggemparkan. (Tish) | Disturbing Pictures | |||