Semoga bukan
atau
ya gan.... kalaupun iya jangan diomelin ya gan... ane masih newbie... dikasih masukan aja
dan semoga agan" dan sista" yang baik hati ada yang mau kasih ane 
[/quote]
[quote]
Originally Posted by Free

gan, ane juga pernah kena kasus kaya gitu di kaskus..
jadi ada buyer yang NGOTOT BGT mau beli barang ane dan mau TRANSFER LSG tanpa via rekber..
Dia minta nomer rek ane + ktp ane (ktnya dia takut kalo ane tipu2)
Aneh kan? Dia yg ngotot transfer langsung tapi takut ane tipu2??
Ane waktu itu udah kasih dia fotocopy KTP ane (tapi untungnya ada beberapa yg ane sensor pake post-it) dan dia tetep NGEYEL BGT minta no rek utk transfer..
Waktu itu ane bilang ane akan kasih saat dia di ATM utk transfer. Akhirnya setelah dia dapet KTP ane + ane nolak2 utk kasih nomer rek, besoknya dia bilang udah beli barang itu dari seller lain
Hati2 gan.. banyak b*jing*n kya gitu yang mau cari duit gampang tanpa usaha..
Enaknya kalo ketemu sampah masyarakat kaya gitu mendingan langsung kita sapu aja, biar ga ngotorin yg lain.. Ga da insyafnya dan susah dirubah kalo udah kebentuk pola kaya gitu diotaknya
Boleh ditaruh page one ya TS.. Tks
-----------------------------------------------
Buat agan-agan yang baca, kalau ini bermanfaat ane minta tolong rate dong
sama yang ijo-ijo dong

for jualan ane : OBAT HERBAL PENUMBUH RAMBUT, ALIS, JENGGOT, KUMIS DAN JAMBANG

</div>
atau
ya gan.... kalaupun iya jangan diomelin ya gan... ane masih newbie... dikasih masukan aja
dan semoga agan" dan sista" yang baik hati ada yang mau kasih ane 
Kemarin lusa ada ceriwiser yang sms mau beli produk jualan ane tentang Obat Penumbuh Rambut ane bilang PM aja gan kalau mau dapet no rek nya, dia dengan macam-macam alasan gak mau PM pengennya via sms aja dapat no rek bank punya ane.... Disitu muncullah tanda tanya di kepala ane.... ada apa ini 
ane googling no hp nya.... keluar website yang ane gak jelas banget website apa itu, makin bingung ane
pagi ini kebetulan si bos lagi rapat di luar ane coba deh buka google tentang resiko memberikan nomer rekening kepada orang lain... hasilnya salah satu artikel ini...

ane googling no hp nya.... keluar website yang ane gak jelas banget website apa itu, makin bingung ane

pagi ini kebetulan si bos lagi rapat di luar ane coba deh buka google tentang resiko memberikan nomer rekening kepada orang lain... hasilnya salah satu artikel ini...
[/quote]
Quote:
|
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info mengenai modus penipuan baru dalam jual beli online yang terjadi tanggal 02 November 2011 lalu dan diceritakan oleh salah satu karyawan BCA (berdasarkan laporan salah satu nasabah) dan dikirim salah satu anggota Garam dan Terang Dunia (Salt and Light of The World) ke BBM saya beberapa waktu lalu Kronologisnya cukup rumit dan untuk keterangan selengkapnya, mari kita simak info di bawah ini 'P' (Penipu) membeli barang seharga Rp 150.000,- ke 'K1' (Korban ke-1) dan otomatis sang penipu meminta rekening milik 'K1' untuk melakukan pembayaran sebesar Rp 150.000,- tersebut. Kemudian pada saat yg bersamaan, 'P' menjual barang lain ke 'K2' seharga Rp 650.000,-, namun 'P' tidak memberikan no.rekening dia ke 'K2', tapi no.rekening milik 'K1'. Dan akhirnya 'K2' mentransfer Rp 650.000,- tersebut ke no.rekening 'K1' yg dikiranya no.rekening milik 'P' dan mengkonfirmasi ke 'P' bahwa duitnya sudah ditransfer Setelah itu 'P' menelepon 'K1' dan mengatakan bahwa dia telah kelebihan transfer Rp 500.000,- (dengan dalih 'P' yg seharusnya mentransfer Rp 150.000,- tapi yang masuk Rp 650.000,-). 'K1' setuju untuk mengembalikan Rp 500.000,- yang dianggap kelebihan pembayaran dari 'P' ke dia. Namun 'P' memberikan no.REKBER (Rekening Bersama) karena dia juga melakukan transaksi jual beli dengan orang lain lewat no.REKBER tersebut dan akhirrnya 'K1' mentransfer Rp 500.000,- tersebut ke No.REKBER yang dikiranya no.rekening milik 'P' Dalam kasus ini 'P' memutar uang hasil penipuan yang dia lakukan buat beli barang terus menerus dan modus penipuan ini sangat lihai, karena TIDAK PERLU MEMILIKI NO.REKENING SAMA SEKALI. Di sini kita lihat bahwa selama ini 'P' melakukan transaksi jual beli dengan rekening orang lain dan duit hasil penipuan tersebut diputar buat transaksi jual beli barang-barang lainnya 'K2' yang merasa tertipu karena barang yang dia pesan dari 'P' tidak kunjung datang, segera melaporkan tindak penipuan tersebut ke BCA, namun no.rekening yang dilaporkan adalah no.rekening milik 'K1', karena memang 'K2' mentransfer Rp 650.000,- ke no.rekening milik 'K1'. Meskipun 'K1' tidak tahu apa-apa soal penipuan (karena dia menganggap uang tersebut adalah uang hasil transaksi jual beli dengan 'P'), namun atas laporan 'K2' diblokirlah no.rekening milik 'K1' oleh BCA Setelah 'K1' mengetahui no.rekening miliknya diblokir BCA, dia mencoba menelepon no.HP 'P', tapi sudah dapat diduga bahwa no.HP milik P sudah tidak aktif dan akhirnya 'K1' harus mentransfer Rp. 650.000,- sebagai ganti rugi ke no.rekening milik 'K2' supaya no.rekening miliknya tidak diblokir lagi, sedangkan 'P' lolos begitu saja Hati-hati untuk yang suka melakukan transaksi jual beli secara online, karena modus penipuan tersebut dapat Anda alami sewaktu-waktu sumber Ane gak nuduh orang yang kemarin sms ane sembunyiin id kaskusnya ya... cuma beliau yang melatar belakangi ane jadi googling dan dapet ni artikel.... ![]() komen TS : sekarang bukan cuma pembeli yang terancam di tipu tapi penjual juga ![]() komen yang ane suka |
Quote:
|
Originally Posted by celanaman ![]() gpp kok gan ![]() bersikap hati" cara jitu menangkal penipuan...gak ada salahnya agan hati".. btw, konyol jg cara nipunya ![]() |
Quote:
Quote:
Quote:
Originally Posted by Free

gan, ane juga pernah kena kasus kaya gitu di kaskus..
jadi ada buyer yang NGOTOT BGT mau beli barang ane dan mau TRANSFER LSG tanpa via rekber..
Dia minta nomer rek ane + ktp ane (ktnya dia takut kalo ane tipu2)
Aneh kan? Dia yg ngotot transfer langsung tapi takut ane tipu2??
Ane waktu itu udah kasih dia fotocopy KTP ane (tapi untungnya ada beberapa yg ane sensor pake post-it) dan dia tetep NGEYEL BGT minta no rek utk transfer..
Waktu itu ane bilang ane akan kasih saat dia di ATM utk transfer. Akhirnya setelah dia dapet KTP ane + ane nolak2 utk kasih nomer rek, besoknya dia bilang udah beli barang itu dari seller lain
Hati2 gan.. banyak b*jing*n kya gitu yang mau cari duit gampang tanpa usaha..
Enaknya kalo ketemu sampah masyarakat kaya gitu mendingan langsung kita sapu aja, biar ga ngotorin yg lain.. Ga da insyafnya dan susah dirubah kalo udah kebentuk pola kaya gitu diotaknya
Boleh ditaruh page one ya TS.. Tks
-----------------------------------------------
Buat agan-agan yang baca, kalau ini bermanfaat ane minta tolong rate dong
sama yang ijo-ijo dong

for jualan ane : OBAT HERBAL PENUMBUH RAMBUT, ALIS, JENGGOT, KUMIS DAN JAMBANG

</div>


