Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 27th May 2012
rajamacan's Avatar
rajamacan rajamacan is offline
Ceriwis Lover
 
Join Date: May 2012
Posts: 1,967
Rep Power: 17
rajamacan mempunyai hidup yang Normal
Default <Penjelasan Ilmiah> 10 Tulah Mesir Zaman Musa & Firaun

Sebelum anda memberi komen---> KOMEN SARA = OTAK ANAK KECIL






[/spoiler]
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :







Yang mau baca trit sambil dengerin lagu silahkan









Spoiler for open this:



Di dalam kitab suci beberapa agama terdapat suatu bencana yg dikenal dengan nama "10 Tulah Mesir". Diceritakan bahwa saat itu bangsa Mesir menjajah & bertindak semena-semena kepada bangsa Yahudi. Allah pun melalui Nabi Musa berusaha memperingatkan Firaun, pemimpin Mesir saat itu. Karena Firaun membangkang, bahkan mengklaim dirinya sendiri sebagai Tuhan, Allah pun menjatuhkan 10 bencana di atas tanah Mesir













TINJAUAN ILMIAH


Berdasarkan riset yg dilakukan sejumlah ahli, mereka mengemukakan beberapa argumen tentang tulah Mesir dari segi ILMIAH/SAINS. Para pemuka agama sendiri percaya bahwa segala sesuatu di bumi mengalami proses yg bisa dijelaskan secara ilmiah, bukan semata-mata "Tuhan berucap & segalanya terjadi tanpa proses". Diperkirakan tulah Mesir terjadi pada tahun 1500 SM, sementara Firaun saat itu adalah Firaun Ramses II, yg mayatnya sekarang masih bisa dilihat dalam wujud mumi.



Asal mula dari Tulah Mesir menurut para ahli adalah meletusnya Gunung Santorini di Thera, Yunani. Secara geografis, Yunani memang terletak tepat di utara Mesir. Letusan Gunung Santorini sendiri merupakan salah satu letusan gunung terbesar yg pernah diketahui dalam sejarah manusia. Mungkin letusan gunung berapi yg bisa melampaui letusan Gunung Santorini hanyalah letusan Gunung Krakatau & Tambora (keduanya di Indonesia). Letusan Gunung Santorini meyebabkan pulau tempat gunung itu berada hancur & sekarang, cekungan kawah bekas letusannya bisa dilihat di perairan Yunani dekat Pulau Kreta. Salah satu bukti yg mendukung teori itu adalah penemuan sisa-sisa material gunung berapi di sekitar Sungai Nil, sementara di daerah Mesir & sekitar Sungai Nil sendiri tidak ada gunung berapi













Berikut adalah 10 Tulah Mesir menurut kajian ilmiah







Tulah 1 : Air sungai Nil berwarna merah darah & ikan-ikan mati


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:

Menurut para ahli, warna merah di sungai Nil bukanlah warna darah, melainkan alga merah. Usai Gunung Santorini meletus, debu vulkanisnya yg subur pun terbawa angin & jatuh ke Sungai Nil. Debu ini membuat Sungai Nil menjadi kelewat subur sehingga populasi alga merah di sana pun mengalami ledakan (blooming). Akibatnya, hampir seluruh bagian sungai berwarna merah. Karena populasinya kelewat banyak, sebagian besar alga itu mati dengan sendirinya & ketika mati membusuk, alga itu menghasilkan gas amoniak. Gas itulah yg menyebabkan matinya hewan-hewan di sungai, termasuk ikan







Tulah 2 : Kodok


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:

AKibat tercemarnya air sungai oleh alga, sungai itupun tidak bisa lagi ditempati hewan. Hewan-hewan air seperti ikan mati, sementara mereka yg bisa berpindah tempat seperti kodok keluar mencari habitat baru. Akibatnya, terjadi ledakan populasi kodok di darat & karena wilayah Mesir adalah gurun, kodok-kodok itu mati secara massal







Tulah 3: Wabah serangga yg menggigit


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:

Karena sejumlah besar kodok mati, populasi serangga seperti nyamuk pun meningkat secara tajam. Wabah serangga itu pun memasuki kota di mana orang-orang Mesir tinggal







Tulah 4 : Lalat pikat


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:

Sama seperti tulah ketiga, karena kodok sebagai predator alamiah serangga itu mati, populasi lalat pikat (lalat penghisap darah) pun meningkat tajam







Tulah 5: Wabah pada ternak


Meningkatnya wabah serangga-serangga penghisap darah seperti lalat pikat menyebabkan munculnya wabah penyakit ternak. Menurut para ahli, para serangga itu menyebarkan penyakit saat menggigit & karena jumlah mereka sangat banyak, jumlah ternak yg terjangkit pun menjadi amat banyak & muncul kematian massal pada ternak







Tulah 6 : Wabah bisul yg tidak bisa disembuhkan


Sama dengan tulah kelima, hewan-hewan penghisap darah itu memindahkan penyakit dari hewan-hewan ternak serta orang-orang sakit. Dan karena banyaknya orang yg sakit, penyakit itu menjadi mudah menular & sulit diobati, sehingga satu demi satu orang-orang meninggal







Tulah 7 : Hujan es bercampur api


Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:

Saat meletus, Gunung Santorini menyemburkan sejumlah besar gas sulfur & debu vulkanis dalam jumlah amat besar ke udara. Material-material dari gunung berapi itu kemudian ikut mempengaruhi iklim setempat, sehingga menimbulkan fenomena cuaca aneh seperti hujan es (hail). Proses pembentukan hujan es sendiri tidak berbeda dengan hujan atau salju. Bedanya, hujan es terbentuk karena adanya tekanan udara yg sangat kuat sehingga titik-titik air itu tertahan di udara & membentuk bongkahan es yg akhirnya jatuh ke bumi. Pada tulah Mesir, kemungkinan tekanan udara itu berasal dari tekanan uap gunung berapi. Lebih lanjut, gesekan debu-debu vulkanis di udara juga menyebabkan munculnya kilatan listrik di udara seperi petir sehingga langit terlihat "berapi"







Tulah 8 : Wabah belalang
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:

Munculnya hujan es akan menghancurkan sejumlah besar tanaman, termasuk tanaman pertanian. Akibatnya, serangga-serangga pengembara yg memakan tanaman seperti belalang akan terkonsentrasi dalam jumlah amat besar & memakan tanaman di ladang-ladang yg masih tersisa, termasuk yg berdekatan dengan wilayah pemukiman. Penjelasan lain, kematian massal kodok pada tulah kedua menyebabkan populasi belalang melonjak drastis







Tulah 9: Kegelapan
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for :










Spoiler for open this:
Spoiler for open this:



Penjelasan paling mungkin pada fenomena ini adalah abu & asap dari gunung berapi terlepas dalam jumlah amat besar di udara sehingga menutupi matahari. Fenomena serupa juga terjadi pada letusan Krakatau & Tambora. Usai meletus, debu dari Krakatau terbawa angin & menutupi sejumlah besar daerah di khatulistiwa. Sementara letusan Tambora, Sumbawa, pada tahun 1816 menyebabkan tahun itu dikenal sebagai "Tahun Tanpa Musim Panas" (Year Without a Summer). Penjelasan lain, wabah belalang yg amat besar menyebabkan matahari menjadi tertutup. Para ahli juga berpikir pada saat bersamaan terjadi gerhana atau badai pasir raksasa sehingga wilayah tersebut menjadi gelap







Tulah 10: Kematian anak sulung semua keluarga Mesir
[spoiler=open this] for :












Tulah ini merupakan tulah yg masih membingungkan para ahli. Jika muncul kematian massal, kenapa yg meninggal hanyalah anak sulung, bukan semua orang & yg meninggal hanyalah orang Mesir, tidak termasuk orang Israel yg saat itu masih berada di wilayah Mesir? Ada beberapa penjelasan yg coba dikemukakan para ahli :
  • Ketika muncul wabah & kegelapan, makanan yg tersisa saat itu ikut tercemar. Orang-orang pun mengungsi & ketika mereka kembali, mereka hanya memakan makanan yg tersisa. Karena anak sulung mendapat prioritas pertama untuk makan, mereka pun menjadi sakit & meninggal lebih dahulu
  • Ketika terjadi letusan gunung, asapnya pun mencapai pemukiman Mesir. Dan jika memperkirakan kultur orang Mesir, mereka yg sulung tidur di lantai/tempat rendah, sementara anggota keluarga lain tidur di tempat yg lebih tinggi, sehingga mereka yg sulung terinfeksi terlebih dahulu oleh debu-debu vulkanis. Gas beracun seperti belerang sendiri massa jenisnya lebih rendah dari udara sehingga gas itu hanya menjalar di lantai
  • Orang-orang Israel sendiri sudah diberitahu oleh Nabi Musa bahwa usai tulah ini, mereka akan diusir oleh bangsa Mesir. Maka, mereka bersiap-siap & menandai pintu rumah mereka dengan darah domba. Mereka juga hanya diperbolehkan makan roti tanpa ragi yg dibuat sendiri. Karena mereka sudah bersiaga & memakan makanan yg bahannya tersedia sejak sebelum wabah inilah, mereka tidak ikut meninggal











Kesimpulan TS----> "Apapun prediksi atau perkiraan manusia tentang pekerjaan ALLAH Tetap aja pekerjaan ALLAH itu tidak dapat diselami oleh pikiran manusia"

</div>
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
[HOT] 5 Penjelasan Ilmiah tentang kiamat Zombie pingpong Lounge 0 27th May 2012 05:37 PM
Proses Mumifikasi Firaun di Mesir rumahmenteng Lounge 0 27th May 2012 05:33 PM
[SHARE] Misteri 10 Tulah Mesir yang Sangat Terkenal demokrat Lounge 0 27th May 2012 03:35 PM
Bukti nyata cerita Nabi Musa dan Firaun! Penemuan Roda Kereta Firaun di Laut Merah bakpaoayam Lounge 0 27th May 2012 03:28 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 08:22 PM.