| FAQ |
| Calendar |
|
#31
|
||||
|
||||
|
Perburuan Juga Dilakukan di SULBAR Quote:
Spoiler for Sumber:
![]() |
|
#32
|
||||
|
||||
|
weeew...gitu ya...:tanya
|
|
#33
|
||||
|
||||
|
Menurut sumber dari berbagai media online memang seperti itu ndan...namun apakah ada motif asli dari semua ini blum ada yang tau kecuali pelaku dan orang yang dibelakang layar...
|
|
#34
|
||||
|
||||
|
turut berduka ndan, ama nyang tewas
|
|
#35
|
||||
|
||||
|
Tiga Kali Survei, Pelaku Penembakan Beraksi Quote:
Spoiler for Sumber:
![]() |
|
#36
|
||||
|
||||
|
Otak Penembakan di Palu Pun Anak Polisi? Quote:
Spoiler for Sumber:
![]() |
|
#37
|
||||
|
||||
|
Keempat Pelaku Termasuk Jaringan Teroris Quote:
Spoiler for Sumber:
![]() |
|
#38
|
||||
|
||||
|
Tangkap AR, Polisi Masih Buru 3 Buron Teroris Palu Quote:
Spoiler for Sumber:
![]() |
|
#39
|
||||
|
||||
|
Penembak Polisi Belum Ditemukan Poso, Kompas - Hingga Sabtu (28/5) sore dua tersangka kasus penembakan polisi, Da alias Far dan Fa alias Car, belum ditemukan. Aparat kepolisian masih menyisir kawasan hutan di pegunungan antara Desa Tangkura dan Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang diduga menjadi tempat persembunyian kedua tersangka. Pemantauan di Kecamatan Poso Pesisir Selatan menunjukkan, sejak pagi aparat polisi dari berbagai satuan, yang dibagi dalam beberapa kelompok kecil, terus melakukan pencarian dari berbagai arah. Pencarian Sabtu dikonsentrasikan di wilayah utara pegunungan Desa Tangkura. Namun, hingga petang perburuan yang melibatkan ratusan personel itu tak membuahkan hasil. Kepala Kepolisian Resor Poso Ajun Komisaris Besar Pulung Rohmadiyanto mengatakan, selain medan yang berat, pencarian terkendala kondisi cuaca yang tak menentu. Cuaca di wilayah pencarian kerap hujan dan berkabut. �Pencarian terus dilakukan sambil melokalisasi kawasan yang kemungkinan bisa menjadi tempat persembunyian dan jalan keluar dari hutan,� kata Pulung Rohmadiyanto, Sabtu siang di Mapolres Poso. Dilarang berladang Belum ditemukannya dua tersangka membuat warga di lokasi pencarian masih dilarang untuk mendatangi kebun dan lahan pertanian. Padahal saat ini warga sedang panen tanaman cokelat, padi, dan palawija. Polisi juga meminta warga setempat yang berkebun di lokasi pencarian untuk membawa semua perbekalan makanan yang selama ini disimpan di pondok-pondok di kebun. Selain pertimbangan keamanan, pelarangan dikeluarkan untuk memudahkan perburuan tersangka. �Sampai sekarang kami belum diizinkan ke kebun. Kami berharap polisi bisa secepatnya menangkap para tersangka supaya aktivitas kami di kebun kembali normal. Situasi begini juga membuat kami sedikit resah dan prihatin terhadap kondisi tanaman yang siap panen,� kata Rony (35), warga Desa Tangkura. Kopassus tertembak Dari Papua dilaporkan, KJ, anggota Komando Pasukan Khusus TNI AD berpangkat sersan satu, Sabtu (28/5), ditembak orang tidak dikenal di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Anggota satuan tugas bantuan itu menderita luka di kepala. Kepala Komando Distrik Militer 1705 Nabire Letkol Infanteri Tatang Subarna mengatakan, korban diterbangkan dari Puncak Jaya menuju Wamena. Dari sana korban tersebut diterbangkan lagi menuju RSAD di Jayapura untuk mendapat pertolongan. Tatang mengatakan, dari informasi yang diperoleh, korban saat itu tengah berjalan seorang diri di pasar Ilu. �Tiba-tiba ia ditembak dari belakang oleh orang tidak dikenal dari jarak dekat, berkisar 5 hingga 20 meter dengan menggunakan pistol,� tutur Tatang. (REN/JOS) Spoiler for Sumber:
![]() |
|
#40
|
||||
|
||||
|
Istri Tersangka Penembakan di Palu Diamankan POSO, KOMPAS.com - Kapolres Poso AKBP Pulung Rohmadianto mengatakan, istri tersangka dan istri seorang saksi penembak tiga polisi di Palu masih diamankan di Mapolres Poso sejak Minggu (29/5/2011). "Mereka tidak kami masukkan dalam sel tahanan. Kami perlakukan mereka di tempat khusus. Di tempat yang layak," kata Pulung Rohmadianto di Poso, Rabu (1/6/2011). Dua perempuan kakak beradik itu masih dimintai keterangan terkait dengan dugaan keterlibatan suami mereka dalam kasus penembakan yang menewaskan dua polisi yang bertugas di kantor Cabang BCA Palu, Rabu (25/5/2011) lalu. Menurut Pulung, istri tersangka Hariyanto tetap diberikan kesempatan untuk menyusui anaknya yang masih balita. Kadang anaknya diantar oleh keluarganya di Polres Poso, kadang juga istrinya diantar menyusui anaknya di rumahnya. Pulung mengaku belum mengetahui pasti sampai kapan dua perempuan tersebut diamankan karena proses kasus tersebut masih dalam pengembangan polisi. "Nanti kami lihat kapan akan dikembalikan," katanya. Dia mengatakan, dirinya belum bisa memastikan apakah dua perempuan tersebut akan menjadi tersangka atau sekadar saksi. Demikian halnya dengan saksi bernama Ridwan juga belum bisa dipastikan apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. "Semuanya masih dalam pengembangan," katanya. Istri tersangka Hariyanto alias Anto dan istri saksi Ridwan diamankan polisi pada Minggu (29/5/2011). Keduanya dijemput di Kelurahan Moengko Baru, Kecamatan Poso Kota. Pimpinan pondok pesantren Hikmah Poso Haji Muh Adnan Arsal berharap polisi segera membebaskan istri tersangka karena yang bersangkutan sedang memiliki dua balita. Dua balita tersebut saat ini dirawat oleh neneknya yang sudah tua. Spoiler for Sumber:
![]() |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Kronologi Penembakan Dua Anggota Polisi Pondok Aren | News | |||
| Penembakan Misterius | Disturbing Pictures | |||
| Penembakan 3 polisi di palu sulawesi tengah | Disturbing Pictures | |||
| Penembakan 3 polisi di palu sulawesi tengah | Disturbing Pictures | |||
| Pelaku Penembakan di Palu Tiga Kali Survei | Nasional | |||