Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News > Nasional

Nasional Berita dalam negeri, informasi terupdate bisa kamu temukan disini

Reply
 
Thread Tools
  #11  
Old 15th June 2011
FloatToGfx's Avatar
FloatToGfx FloatToGfx is offline
Moderator
 
Join Date: May 2010
Posts: 9,012
Rep Power: 60
FloatToGfx has disabled reputation
Default Siami Jadi Korban Pelaksanaan Ujian Nasional

Quote:
This thread's brought to you by FloatToGfx

Quote:
Spoiler for :


VIVAnews - Menyikapi kemelut 'nyontek massal' yang ditudingkan terjadi di SDN Gadel II, Surabaya, Sosiolog Universitas Airlangga Surabaya, Bagong Suyanto menilai kedua belah pihak, baik orang tua siswa sebagai pelapor dan warga setempat sama-sama menjadi korban.

"Keduanya sebagai korban dari fenomena dunai pendidikan yang terjadi akhir-akhir ini. Karena mereka terlihat ketakutan dari pelaksanaan ujian nasional (UN)," kata Bagong, Rabu, 15 Juni 2011.

Dijelaskan, kasus SDN Gadel harus segera diseleseikan. Terutama dari sisi reaksi masyarakat. Sebab, menurutnya, jika dibiarkan berlarut-larut fenomena itu akan menjadi gunung es dan bisa merembet kemana-mana.

Menurutnya, reaksi masyarakat di sekitar sekolah dalam menyikapi permasalahan itu sangat berlebihan. Terlebih, telah mengarah ke persoalan kriminal yang dialami orangtua Alif, Siami dan Widodo. Dan, itu harus menjadi pengalaman bagi keluarga Siami.

"Pemerintah harus memberikan jaminan. Yakni, jaminan keamanan, jaminan bersekolah dengan aman. Kalau tidak maka keluarga ini akan mengalami trauma," jelasnya.

Sebelumnya, Siami tidak terima anaknya diduga 'diperalat' dengan memberikan contekan ke teman sekelasnya saat mengerjakan UN di SDN Gadel II Surabaya. Kasus itu kemudian bergulir dan menjadi perhatian publik.

Imbasnya, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memberikan "vonis", kepala sekolah dan dua guru harus menerima sanksi penurunan pangkat 1-3 tahun dan tidak diperbolehkan menjabat sebagai kepala sekolah maupun guru. Sebaliknya, Siami dan keluarga harus menyingkir dari tempat tinggalnya karena mendapat tekanan dari masyarakat, 'diusir' dari rumahnya. Siami dituding berlebihan melaporkan pihak sekolah ke Diknas Pendidikan Kota Surabaya. Laporan : Tudji Martudji | Surabaya (adi)



Alright. Thanks for your visit in this thread.

Regards


FloatToGfx
Reply With Quote
  #12  
Old 16th June 2011
sonodhanny's Avatar
sonodhanny sonodhanny is offline
Ceriwis Pro
 
Join Date: Feb 2011
Location: |"AWAY"|
Posts: 2,463
Rep Power: 56
sonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophetsonodhanny is Ceriwis Prophet
Default

masalah yg terlalu dibesar - besarkan nih,,, kasian banget,,,
Reply With Quote
  #13  
Old 16th June 2011
hktoyshop's Avatar
hktoyshop hktoyshop is offline
Enthusiast
 
Join Date: Jan 2010
Location: www.hk-toys.com
Posts: 8,593
Rep Power: 34
hktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessedhktoyshop is blessed
Default

wah..
kasian banget tuh si siami..
Reply With Quote
  #14  
Old 16th June 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default Inilah Pesan Pak Boed untuk Bu Siami


Ibu Siami (kerudung hijau). TEMPO/Fully Syafi

Quote:
TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Presiden Boediono berharap kejujuran Siami, ibu Al yang diperintah gurunya memberi sontekan bagi teman-temannya di Sekolah Dasar Negeri 2 Gadel Surabaya, bisa diterima warga Gadel. Harapan itu tertuang dalam pesan pendeknya yang dibacakan Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Bambang Harymurti pada deklarasi Koalisi Masyarakat Pendukung Kejujuran Ibu Siami di Mahkamah Konstitusi, Kamis, 16 Juni 2011.

"Kejujuran, solidaritas, dan kebersamaan adalah nilai-nilai luhur yang seharusnya tidak saling berbenturan. Semoga kejujuran Ibu Siami bisa berbaur kembali dengan solidaritas dan kebersamaan warga Gadel," kata Bambang Harymurti.

Siami hingga kini masih enggan kembali tinggal di Gadel setelah kontroversi sontekan itu membuatnya diusir warga.

Sedianya Boediono akan berbicara lewat telewicara video dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, namun kendala teknis tak memungkinkannya.

Pesan singkat tersebut disampaikannya kepada Siami melalui telewicara video dari gedung Mahkamah Konstitusi. Al, Siami, dan Widodo, suami Siami, melakukan telewicara dari kampus Universitas Airlangga Surabaya.

Dalam telewicara itu Bambang menyampaikan, Staf Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim Agus Purnomo mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin pula mengundang Siami ke Istana untuk bertemu. "Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas juga ingin mengundang Bu Siami untuk memberikan penghargaan," kata Bambang.

Siami pun menjawab melalui telewicara, "Insya Allah (datang) Pak."

BUNGA MANGGIASIH
Reply With Quote
  #15  
Old 16th June 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default Kasus Siami, Momentum Membangun Kejujuran Bangsa


Ibu Siami (kerudung hijau). TEMPO/Fully Syafi

Quote:
TEMPO Interaktif, Jakarta - Sosiolog Imam Prasodjo berpendapat kontroversi Siami, ibu Al yang diperintah gurunya memberi sontekan bagi teman-temannya di Sekolah Dasar Negeri 2 Gadel Surabaya, adalah momentum bagus membangun kejujuran bangsa. Pendukung kejujuran harus kompak melawan praktisi kebohongan yang disebutnya rajin berkoalisi.

"Ini simbol bahwa suara kejujuran hati nurani masih mendapat tempat di masyarakat," kata Imam di sela-sela deklarasi Koalisi Masyarakat Pendukung Kejujuran Ibu Siami di Mahkamah Konstitusi, Kamis, 16 Juni 2011.

Menurut Imam, kebijakan pemerintah kini sering mendorong masyarakat ke arah keliru. Sebab, sistem membuat orang terpaku pada hasil, bukannya proses, sehingga jalan pintas ditempuh. "Bukan hanya Ujian Nasional, di kepolisian, peradilan, orang baik pun akan jadi jahat," papar Imam.

Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia, Todung Mulya Lubis, mengatakan Indonesia yang korupsinya sistemik, endemik, dan tersebar luas tak akan tertolong jika masyarakatnya tak bergerak mengubah diri. "Salam hormat pada Ibu Siami, Anda telah menjadi tonggak kehidupan bangsa yang sakit ini, pengingat kita semua untuk masa depan yang lebih baik," papar Todung.

Todung mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak saja bicara tentang memberantas korupsi, tapi juga turun tangan memerangi kecurangan di bidang pendidikan.

Sejumlah tokoh masyarakat menghadiri deklarasi Koalisi itu. Selain Imam dan Todung, ada Koordinator Indonesia Corruption Watch Danang Widoyoko, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Abdul Harris Semendawai, anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Mas Achmad Santosa, mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, serta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Indonesia, Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid. Ada pula Direktur Umum PT Tempo Inti Media Tbk Bambang Harymurti dan Direktur Eksekutif Tempo Institute Mardiyah Chamim.

Sebagian dari mereka menandatangani poster bergambar Siami bertuliskan "Jujur itu Hebat", yang bakal diberikan pada Siami. Yenny Wahid menuliskan, "Kejujuran adalah yang sunyi, tapi kemenangan ada di ujung jalan itu apabila kita tetap kukuh menapaknya."

BUNGA MANGGIASIH
Reply With Quote
  #16  
Old 16th June 2011
FloatToGfx's Avatar
FloatToGfx FloatToGfx is offline
Moderator
 
Join Date: May 2010
Posts: 9,012
Rep Power: 60
FloatToGfx has disabled reputation
Default

Thread ane dimerge gak taunya...
Reply With Quote
  #17  
Old 16th June 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default

Quote:
Originally Posted by FloatToGfx View Post
Thread ane dimerge gak taunya...
semua trit yg sejenis biasanya kami jadiin satu biar memudahkan pembaca
Reply With Quote
  #18  
Old 16th June 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default Facebooker Pendukung Siami Hampir 10 Ribu Orang

Quote:
TEMPO Interaktif, Surabaya - Dukungan bagi Siami, ibu rumah tangga yang membongkar praktek sontek massal di Sekolah Dasar Negeri Gadel 2 Surabaya, Jawa Timur, terus mengalir. Di dunia maya, dukungan bagi siami mengalir dari beberapa akun baik Facebook maupun Twitter.

Di Facebook, misalnya, setidaknya terdapat sekitar lima grup di antaranya "Dukung Ibu Siami dan Alifah membongkar contek massal di SDN Gadel 2 Surabaya", juga grup "Berjuta Dukungan untuk Bu Siami", "Dukungan untuk Ny Siami", "Dukungan untuk Ibu Siami dan Anaknya AAm Agar Tetep Menegakkan Kejujuran", serta "Sejuta Dukungan untuk Keluarga AL yang Bongkar Contekan Massal di Surabaya".

Budi Sugiarto, pendiri grup "Sejuta Dukungan untuk Keluarga AL yang Bongkar Contekan Massal di Surabaya", mengatakan dirinya sengaja membuat grup ini untuk menarik simpati sebanyak-banyaknya pengguna Facebook dan mendukung upaya Siami menegakkan kejujuran.

Uglu--panggilan Budi Sugiarto--yang juga jurnalis senior di salah satu mediaonline di Surabaya itu mengatakan dirinya semula tidak berniat membuat grup ini. "Saya awalnya cari grup untuk gabung ke grup mendukung Ibu Siami, tapi kok belum ada," kata Uglu, "Malam itu juga akhirnya saya putuskan untuk bikin grup ini," ujarnya.

Hingga saat ini, grup bikinannya ini telah mendapatkan 9.520 anggota. Meski tak menargetkan berapa jumlah anggota grupnya ini, ia optimistis pendukung grup ini akan menembus angka satu juta dukungan.

Rupa-rupa dukungan disampaikan di grup yang mulai dibikin pada Sabtu 11 Juni 2011 sekitar pukul 20.00 malam lalu itu. Di antaranya status yang dikirimkan Zaitin Noor: "Tanda akhir zaman, semua di balik, kejujuran tak berarti lagi, malah kejujuran seperti hal yang tabu untuk dilakukan, Masya Allah." Demikian juga akun Louis Arifullah: "Jujur menjadi sesuatu yang teramat langka, mari mulailah dari diri kita."

Pemilik akun Rizal Rosadi menulis lain lagi: "Kita begitu mudahnya menemukan fakta atau bukti atau saksi aksi nyontek UN di sekitar kita, seperti mudahnya mencari batu di halaman, tapi sayang orang sehebat Pak Nuh tidak bisa menemukannya, Aneh."

Tak hanya itu, beberapa pemilik akun bahkan minta moderator grup membikin rekening khusus untuk membantu Siami membeli rumah baru pasca-pengusiran dari kampung halamannya. Namun, permintaan pembukaan rekening ini ditolak moderator grup.

"Saya tidak mau, kejujuran tidak harus dibeli, tidak harus diberi hadiah karena nanti akhirnya orang malah termotivasi jujur karena imbalan," kata Uglu. Selain itu, "Saya juga tidak mau terjebak soal duit, rekening kan pribadi nanti siapa yang mengaudit, kalau memang ada yang berminat silakan buka rekening sendiri. Saya hanya memfasilitasi saja lewat grup ini," tulis dia.

Tak hanya di akun Facebook, dukungan serupa juga muncul di jejaring Twitter. Akun Twitter milik budayawan Sudjiwo Tedjo menuliskan "Tambah lagi dua museum di Indonesia, museum kejujuran Irma Winda Lubis di Jakarta dan museum kejujuran Siami di Surabaya".

Para jancukers--begitu Sudjiwo menyebut pengikut Twitter-nya--mengomentari kicauan budayawan ini dengan meraneka ocehan di antaranya: "Museum koruptor ada ndak?" tanya jancukers bernama Dtoet.

Bahkan Wakil Presiden Boedino juga berkicau dengan judul "Semoga kejujuran Ibu Siami bisa berbaur kembali dalam solidaritas dan kebersamaan dengan warga Gadel". Ocehan Boediono ini langsung mendapat beberapa tanggapan di antaranya Widartoadi: "Datengin aja Pak warga Gadelnya".

Yang pasti, setelah bermunculan dukungan di situs jejaring sosial ini, berbagai dukungan yang konkret terus bermunculan. Ada yang memberikan piagam, trofi, ataupun dukungan lainnya.

FATKHURROHMAN TAUFIQ
Reply With Quote
  #19  
Old 16th June 2011
FloatToGfx's Avatar
FloatToGfx FloatToGfx is offline
Moderator
 
Join Date: May 2010
Posts: 9,012
Rep Power: 60
FloatToGfx has disabled reputation
Default Alif: Ada Simulasi Mencontek di SDN Gadel

Quote:
This post's brought to you by FloatToGfx

Quote:

VIVAnews - Tragedi dugaan contek massal di SDN Gadel 2, Surabaya, Jawa Timur, berbuntut gerakan dukung Siami sebagai sebuah ikon kejujuran. Mengapa peristiwa contek massal yang akan dibongkar Siami, ibu dari Alif si murid yang dipaksa memberikan contekan.

Alif akhirnya membeberkan bahwa memang ada dugaan pencontekan massal secara sistematis. Pengarahan agar saling memberikan contekan itu dikomandoi sang guru.

"Waktu H-1 diadakan simulasi mencontek," kata Alif saat telekonfrens dari Universitas Airlangga Surabaya dengan aktivis di Aula gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis 16 Juni 2011.

Simulasi mencontek? Alif dengan tegas bahwa memang ada arahan seperti 'gladi bersih' untuk mencontek. Bagaimana teknis pencontekan dalam ujian nasional yang digelar 10-12 Mei lalu?

"Nanti, kertas itu ditulis dengan kode-kode. Misalnya, angka 001 itu untuk jawaban A. Nanti, kode itu dilihatkan teman di belakang. Biar yang belakang tahu," kata Alif yang didampingi ibunya, Siami.

Alif sendiri kini sudah mengaku tenang tidak seperti kejadian awal-awal. Alif, tetap memegang prinsip yang diajarkan sang ibu. "Hidup itu harus jujur dan percaya," kata murid kelas VI SD ini mengutip sang ibu.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menegaskan tidak ada peristiwa mencontek massal di Sekolah Dasar Negeri Gadel 2, Surabaya, Jawa Timur. M Nuh memiliki sejumlah bukti tidak ada insiden atau mobilisasi pencontekan massal dalam ujian.

Bukti yang paling menguatkan adalah tidak ada pola jawaban yang sama dari semua peserta ujian.

"Bukti lain, hasil nilainya. Di sini, baik Matematika atau yang lain-lain itu tidak menampakkan adanya kesamaan. Artinya, tidak terjadi kecurangan atau contekan massal," kata M Nuh di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, Rabu 15 Juni 2011. (eh)



Alright. Thanks for your visit in this thread.

Regards


FloatToGfx
Reply With Quote
  #20  
Old 18th June 2011
jonkemplu jonkemplu is offline
Newborn
 
Join Date: Jun 2011
Posts: 1
Rep Power: 0
jonkemplu mempunyai hidup yang Normal
Default

kejujuran harus menang.. Dukung Bu Siami,, usut sampai tuntas... Kecil2 aja nyontek, gi mana gedenya?? Mau adi koruptor...
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Gerakan Nasional Hemat Energi,Suhu AC Gedung Pemerintah Wajib 24 Derajat Celcius ps3black Lounge 0 27th May 2012 05:41 PM
Gerakan Dukung Ny. Siami memperjuangkan Kejujuran jokowikotak Lounge 0 27th May 2012 03:42 PM
[Jujur] Waktu Ujian Nasional (SD,SMP,SMP) Curang Ga??? kumisfauzi Lounge 0 27th May 2012 03:02 PM
Indonesia 'Sekarat', Pejabat Diminta Lakukan Gerakan Tobat Nasional putra1st Internasional 0 17th November 2011 12:15 PM
Gerakan ANTI-Makelar Kasus [HOT!!!] XComander Lounge 52 23rd July 2010 12:21 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 05:49 AM.