Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Lounge

Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini.

Reply
 
Thread Tools
  #11  
Old 29th March 2011
Exorcist's Avatar
ExorcistVIP Exorcist is offline
Moderator
 
Join Date: Feb 2011
Location: Wherever
Posts: 5,783
Rep Power: 46
Exorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis GuruExorcist is Ceriwis Guru
Default

weeww, , , serem2 amat mukanya ndan :eeek: :eeek:
__________________
Nothing is True, Everything is Permitted
Reply With Quote
  #12  
Old 29th March 2011
yahooman's Avatar
yahooman yahooman is offline
Enthusiast
 
Join Date: Mar 2011
Location: Peace
Posts: 5,023
Rep Power: 42
yahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guru
Default

Quote:
Originally Posted by Exorcist View Post
weeww, , , serem2 amat mukanya ndan :eeek: :eeek:
namanya juga predator
Reply With Quote
  #13  
Old 30th March 2011
yahooman's Avatar
yahooman yahooman is offline
Enthusiast
 
Join Date: Mar 2011
Location: Peace
Posts: 5,023
Rep Power: 42
yahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guru
Default

Quote:
Originally Posted by volix View Post
beh aneh2 dan serem ya ndan
Quote:
Originally Posted by ajay_kyenz View Post
widih monster pada serem ndan
thanks udah mau koment di trit ane :d
Reply With Quote
  #14  
Old 30th March 2011
AlMubarakah's Avatar
AlMubarakah AlMubarakah is offline
Member Aktif
 
Join Date: Mar 2011
Location: Keluarga Zed Leppelin
Posts: 287
Rep Power: 19
AlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forumAlMubarakah tau seluk beluk forum
Default

Semakin dalam perairan, semakin tak lazim hewan yang akan kita temui.
Reply With Quote
  #15  
Old 30th March 2011
yahooman's Avatar
yahooman yahooman is offline
Enthusiast
 
Join Date: Mar 2011
Location: Peace
Posts: 5,023
Rep Power: 42
yahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guru
Default

Quote:
Originally Posted by Al_Mubarakah View Post
Semakin dalam perairan, semakin tak lazim hewan yang akan kita temui.
sepertinya iya
Reply With Quote
  #16  
Old 30th March 2011
blue2583's Avatar
blue2583 blue2583 is offline
Member Aktif
 
Join Date: May 2010
Location: depan laptop
Posts: 247
Rep Power: 0
blue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis banget
Default

Yang Coelacanths masih idup ndan..

Beritanya : (dari mbah Go**le)

Sabtu, 19 Mei 2007 telah ditemukan Ikan Raja Laut, jenis ikan purba yang dikenal dengan sebutan coelacanth (Coelecanth latemeria), dekat Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara. Penemuan ikan coelecanth di perairan Sulawesi Utara ini, merupakan penemuan kedua kalinya, setelah penemuan pertama terjadi pada 1998 di Pantai Manado Tua. Ikan, dengan panjang sekitar 130 cm, lebar 46 cm dengan bobot sekitar 50 kg, yang dianggap sudah punah 65 juta tahun silam ini ditemukan hidup-hidup oleh Yustinus Lahama dan anaknya Delfi Lahama, nelayan dari Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang.

Yustinus dan anaknya pada hari itu, pergi kelaut untuk memancing ikan untuk dikonsumsi sendiri. Setelah sekitar 5 menit menenggelamkan umpan ikan malalugis dikedalaman kira-kira 70 meter, mereka merasa kail tersangkut sesuatu yang besar. Setelah diangkat, mereka melihat ikan besar berwarna gelap berbintik-bintik putih tersangkut pada mata kail. Diceritakan oleh Yustinus "Saat tersangkut, ikan tersebut tampak tidak melakukan perlawanan, tetapi setelah diangkat dan ditaruh dalam perahu ikan itu berontak hingga merusak beberapa barang dalam perahu".

Yustinus awalnya tidak mengetahui jenis ikan apa yang baru saja ia peroleh, bahkan ia sempat akan memotong dan mengkonsumsi ikan tersebut. Secara kebetulan Darwin Papendeng karyawan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi datang dan berhasil mencegah ikan itu dipotong. Darwin Papendeng mengenali ikan coelacanth itu, dengan segera ia menghubungi Dinas Perikanan Propinsi, Dinas Pariwisata dan media massa di Sulawesi Utara untuk mengabarkan penemuan coelacanth.

Penemuan ikan ini sangat menarik bagi Gubernur Sulawesi Utara Drs Sinyo H Sarundajang dan Menteri Perikanan dan Kelautan Freddy Numberi, yang kebetulan hari itu berada di Manado. Awalnya ikan ini ditaruh di Bahu Mall, tetapi untuk mempertahankan hidupnya agar bisa lebih lama, coelacanth segera dipindahkan ke kolam yang lebih baik, di rumah makan City Extra Kalasey.

"Penemuan ini membuat Sarundajang menjadi sangat terobsesi dan berencana menjadikan ikan coelacanth ini sebagai maskot pada World Ocean Conference di Manado tahun 2009 mendatang," dipaparkan Angelique Batuna, Project Leader WWF-Indonesia Bunaken Program.

Sangat disayangkan, ikan coelacanth tersebut akhirnya mati pada hari Minggu 20 Mei 2007 pk. 01.00 WITA setelah sekitar 17 jam bertahan hidup. Kini ikan tersebut sedang dalam proses pengawetan dan akan digunakan untuk penelitian.

Untuk mengetahui lebih spesifik tentang ikan tersebut, pemerintah kota Manado dan beberapa instansi terkait, sedang menunggu kedatangan seorang icthyologist (ahli ikan) dan hasil observasinya akan dipublikasikan dalam sebuah konperensi pers minggu depan.

Coelacanth (pisces latimeriidae) pertama kali muncul dalam kehidupan sekitar 400 juta tahun silam dalam bentuk fosil. Setelah sekitar 70 juta tahun lalu ikan ini tidak ditemukan lagi, sehingga para ahli menduga ikan itu telah punah. Ikan purba ini panjangnya bisa mencapai 2 meter dengan berat 100 kilogram. Ikan ini tidak bertelur, tapi melahirkan anak.

Ikan Coelacanth ditemukan pertama kali pada 23 Desember 1938 dari Laut India, tak jauh dari mulut Sungai Chalumna oleh Kapten Hendrick Goosen. Lalu oleh, kurator museum di East London, Marjorie Courtenay Latimer, ikan tersebut diserahkan kepada ahli ikan dari Universitas Rhodes, Prof. J.L.B. Smith. Maka akhirnya Untuk menghormati jasa Latimer dan Smith, ikan purba itu diberi nama Latimeria chalumnae smith. Habitat ikan Raja Laut ini diperkirakan berada pada kedalaman laut lebih dari 150 meter, perairan Kepulauan Komoro, sebelah barat Madagaskar. Tetapi sampai tahun 1990-an, beberapa individu tertangkap di perairan Mozambique, Madagaskar, dan Afrika Selatan dan pada 1998 untuk pertama kali tertangkap coelecanth spesies baru Coelacanth latimeria menadoensis pada jaring nelayan di perairan Manado Tua, Sulawesi Utara, yang spesimennya kini tersimpan di Museum Zoologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI Cibinong.

Coelecanth sejak 18 Januari 1980 telah dimasukkan dalam Appendix I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna), yang menyatakan ikan ini tidak boleh diperdagangkan antarnegara. Coelacanth berasal dari kata-kata Yunani; coelia (berongga) dan acanthus (duri), yang berarti ikan dengan duri berongga dan tergolong ke dalam ordo Coelacanth hiformes. Dipaparkan oleh Ika Rachmatika S., dkk., dari Pusat Penelitian Biologi LIPI ada perbedaan karakter morfologi dan genetika antara Coelecanth latimeria chalumnae yang ditemukan di Kepulauan Komoro dan Coelecanth latimeria menadoensis yang ditemukan di Manado.

Sumber
Reply With Quote
  #17  
Old 30th March 2011
yahooman's Avatar
yahooman yahooman is offline
Enthusiast
 
Join Date: Mar 2011
Location: Peace
Posts: 5,023
Rep Power: 42
yahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guru
Default

Quote:
Originally Posted by blue2583 View Post
Yang Coelacanths masih idup ndan..

Beritanya : (dari mbah Go**le)

Sabtu, 19 Mei 2007 telah ditemukan Ikan Raja Laut, jenis ikan purba yang dikenal dengan sebutan coelacanth (Coelecanth latemeria), dekat Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara. Penemuan ikan coelecanth di perairan Sulawesi Utara ini, merupakan penemuan kedua kalinya, setelah penemuan pertama terjadi pada 1998 di Pantai Manado Tua. Ikan, dengan panjang sekitar 130 cm, lebar 46 cm dengan bobot sekitar 50 kg, yang dianggap sudah punah 65 juta tahun silam ini ditemukan hidup-hidup oleh Yustinus Lahama dan anaknya Delfi Lahama, nelayan dari Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang.

Yustinus dan anaknya pada hari itu, pergi kelaut untuk memancing ikan untuk dikonsumsi sendiri. Setelah sekitar 5 menit menenggelamkan umpan ikan malalugis dikedalaman kira-kira 70 meter, mereka merasa kail tersangkut sesuatu yang besar. Setelah diangkat, mereka melihat ikan besar berwarna gelap berbintik-bintik putih tersangkut pada mata kail. Diceritakan oleh Yustinus "Saat tersangkut, ikan tersebut tampak tidak melakukan perlawanan, tetapi setelah diangkat dan ditaruh dalam perahu ikan itu berontak hingga merusak beberapa barang dalam perahu".

Yustinus awalnya tidak mengetahui jenis ikan apa yang baru saja ia peroleh, bahkan ia sempat akan memotong dan mengkonsumsi ikan tersebut. Secara kebetulan Darwin Papendeng karyawan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi datang dan berhasil mencegah ikan itu dipotong. Darwin Papendeng mengenali ikan coelacanth itu, dengan segera ia menghubungi Dinas Perikanan Propinsi, Dinas Pariwisata dan media massa di Sulawesi Utara untuk mengabarkan penemuan coelacanth.

Penemuan ikan ini sangat menarik bagi Gubernur Sulawesi Utara Drs Sinyo H Sarundajang dan Menteri Perikanan dan Kelautan Freddy Numberi, yang kebetulan hari itu berada di Manado. Awalnya ikan ini ditaruh di Bahu Mall, tetapi untuk mempertahankan hidupnya agar bisa lebih lama, coelacanth segera dipindahkan ke kolam yang lebih baik, di rumah makan City Extra Kalasey.

"Penemuan ini membuat Sarundajang menjadi sangat terobsesi dan berencana menjadikan ikan coelacanth ini sebagai maskot pada World Ocean Conference di Manado tahun 2009 mendatang," dipaparkan Angelique Batuna, Project Leader WWF-Indonesia Bunaken Program.

Sangat disayangkan, ikan coelacanth tersebut akhirnya mati pada hari Minggu 20 Mei 2007 pk. 01.00 WITA setelah sekitar 17 jam bertahan hidup. Kini ikan tersebut sedang dalam proses pengawetan dan akan digunakan untuk penelitian.

Untuk mengetahui lebih spesifik tentang ikan tersebut, pemerintah kota Manado dan beberapa instansi terkait, sedang menunggu kedatangan seorang icthyologist (ahli ikan) dan hasil observasinya akan dipublikasikan dalam sebuah konperensi pers minggu depan.

Coelacanth (pisces latimeriidae) pertama kali muncul dalam kehidupan sekitar 400 juta tahun silam dalam bentuk fosil. Setelah sekitar 70 juta tahun lalu ikan ini tidak ditemukan lagi, sehingga para ahli menduga ikan itu telah punah. Ikan purba ini panjangnya bisa mencapai 2 meter dengan berat 100 kilogram. Ikan ini tidak bertelur, tapi melahirkan anak.

Ikan Coelacanth ditemukan pertama kali pada 23 Desember 1938 dari Laut India, tak jauh dari mulut Sungai Chalumna oleh Kapten Hendrick Goosen. Lalu oleh, kurator museum di East London, Marjorie Courtenay Latimer, ikan tersebut diserahkan kepada ahli ikan dari Universitas Rhodes, Prof. J.L.B. Smith. Maka akhirnya Untuk menghormati jasa Latimer dan Smith, ikan purba itu diberi nama Latimeria chalumnae smith. Habitat ikan Raja Laut ini diperkirakan berada pada kedalaman laut lebih dari 150 meter, perairan Kepulauan Komoro, sebelah barat Madagaskar. Tetapi sampai tahun 1990-an, beberapa individu tertangkap di perairan Mozambique, Madagaskar, dan Afrika Selatan dan pada 1998 untuk pertama kali tertangkap coelecanth spesies baru Coelacanth latimeria menadoensis pada jaring nelayan di perairan Manado Tua, Sulawesi Utara, yang spesimennya kini tersimpan di Museum Zoologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI Cibinong.

Coelecanth sejak 18 Januari 1980 telah dimasukkan dalam Appendix I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna), yang menyatakan ikan ini tidak boleh diperdagangkan antarnegara. Coelacanth berasal dari kata-kata Yunani; coelia (berongga) dan acanthus (duri), yang berarti ikan dengan duri berongga dan tergolong ke dalam ordo Coelacanth hiformes. Dipaparkan oleh Ika Rachmatika S., dkk., dari Pusat Penelitian Biologi LIPI ada perbedaan karakter morfologi dan genetika antara Coelecanth latimeria chalumnae yang ditemukan di Kepulauan Komoro dan Coelecanth latimeria menadoensis yang ditemukan di Manado.

Sumber
Ane pajang di pejwan ya ndan :d
Reply With Quote
  #18  
Old 30th March 2011
blue2583's Avatar
blue2583 blue2583 is offline
Member Aktif
 
Join Date: May 2010
Location: depan laptop
Posts: 247
Rep Power: 0
blue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis bangetblue2583 ceriwis banget
Default

Quote:
Originally Posted by yahooman View Post
Ane pajang di pejwan ya ndan :d
Makasih ndan udah dipajang di pejwan..
Reply With Quote
  #19  
Old 30th March 2011
yahooman's Avatar
yahooman yahooman is offline
Enthusiast
 
Join Date: Mar 2011
Location: Peace
Posts: 5,023
Rep Power: 42
yahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guru
Default

Quote:
Originally Posted by blue2583 View Post
Makasih ndan udah dipajang di pejwan..
Masama ndan
Reply With Quote
  #20  
Old 31st March 2011
yahooman's Avatar
yahooman yahooman is offline
Enthusiast
 
Join Date: Mar 2011
Location: Peace
Posts: 5,023
Rep Power: 42
yahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guruyahooman is Ceriwis Guru
Default

Sundul ndan
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
[masuk] Makhluk laut yang MENYERAMKAN :takut kripix Lounge 0 28th May 2012 06:36 AM
MENYERAMKAN MONSTER MUNCUL DARI DASAR LAUT SETELAH GEMPA 8.9 no hoax !! belanjayuk Lounge 0 27th May 2012 06:31 PM
10 Hewan Laut Zaman Purba yang Menyeramkan bostempe Lounge 0 27th May 2012 06:08 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 04:16 PM.