Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Forex

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.

Reply
 
Thread Tools
  #41  
Old 14th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Pounds Jatuh Karena Kepemimpinan PM May Dalam Bahaya


Sterling bergerak naik pada hari Jumat lalu, menanjak 0.35% dan ditutup pada 1.3191. Kenaikan Pound tersebut didorong oleh data Output Manufaktur Inggris yang lebih baik dibanding perkiraan.
Selain itu, Pound juga diuntungkan berkat pelemahan Dolar akibat Reformasi Pajak yang mengecewakan. Reformasi tersebut merupakan bagian dari paket lebih besar yang akan memangkas tingkat Pajak Korporasi dari 35 persen menjadi 20 persen, dan memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk secepatnya mengurangkan biaya investasi baru berupa peralatan dalam periode lima tahun, serta diharapkan akan menarik lebih banyak perusahaan memindah kantornya ke Amerika Serikat. Namun, nampaknya hal itu tak memungkinkan lagi.
ACY mencatat, Dolar bergerak menurun ke level terendah satu pekan terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya, di tengah bertumbuhnya keraguan mengenai kemampuan partai Republik untuk menggolkan perombakan pajak mereka tahun ini.
Namun demikian, pada hari perdagangan ini, Pound Inggris berada dalam tekanan baru dengan selip 0.5% ke $1.3120, setelah Times of London melaporkan pada hari Minggu bahwa 40 anggota Parlemen dari Partai Konservatif telah setuju menandatangani mosi tidak percaya pada PM Theresa May.

May tertekan karena jumlah anggota Parlemen yang tak mempercayainya terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, sejak konferensi partai Konservatif di mana ia dihantam sejumlah krisis. Jika delapan orang wakil rakyat lagi menempatkan tanda tangan mereka dalam surat tersebut, maka akan memicu pergantian kepemimpinan di tubuh partai Konservatif.

Kabinet PM Theresa May digerogoti oleh beberapa skandal dan kekeliruan yang melibatkan menteri-menteri top-nya. Ia bahkan kehilangan dua menteri dalam sepekan. Dan, dengan tidak adanya kemajuan dalam negosiasi perpisahan dengan Uni Eropa, perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor telah memprediksi bahwa jika mereka meninggalkan Uni Eropa maka profit akan berkurang dan bisa mengarah pada PHK. Sejumlah perusahaan juga menyiapkan Emergency Plan untuk menghadapi kemungkinan dampak dari Brexit.

Pertemuan Uni Eropa berikutnya yang bertempat di Brussels pada 14-15 Desember akan menjadi deadline sesungguhnya bagi perundingan Brexit, dan Inggris berharap UE akan meluncurkan fase diskusi berikutnya. Di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi, ACY melihat para trader waspada mengenai perkembangan di masa depan.

Chart GBP/USD Daily

Secara teknikal, GBP/USD telah diperdagangkan di atas Moving Average 200-Day. Ini mensinyalkan Buy dalam sudut pandang jangka panjang. Namun demikian, GBP/USD sudah diperdagangkan di bawah Moving Average 30-Day selama beberapa hari, sehingga untuk trader jangka pendek, Sell bisa menjadi opsi yang lebih baik.
Level Support Penting:
• Support 1: 1.3111.
• Support 2: 1.3026.
Level Resisten Penting:
• R1: 1.3441.
• R2: 1.3320.
Pekan ini, Inflasi akan menjadi yang paling diperhatikan oleh pasar finansial global; dengan AS, Inggris, Zona Euro, dan Kanada sama-sama bersiap merilis data CPI. Para Investor juga akan berfokus pada Central Bank Communications Conference yang digelar oleh ECB; dengan diskusi panel antara pimpinan bank sentral Eropa, AS, Inggris, dan Jepang, menjadi sorotan.
Reply With Quote
  #42  
Old 14th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Euro Terangkat Jelang Pertemuan Bank-Bank Sentral


Para Investor berfokus pada Central Bank Communications Conference yang digelar ECB hari ini; kalender ekonomi Eropa yang dipadati oleh rilis data GDP Jerman kuartal III (preliminer); update angka GDP Italia, Polandia, Hungaria, Republik Ceko, dan Belanda; sembari menantikan rilis berbagai data inflasi beberapa hari kemudian.

Pertumbuhan Ekonomi Jerman kuartal III diperkirakan akan tetap teguh pada 0.6 persen Quarter-on-Quarter (QoQ). Analis juga memperkirakan angka aktual GDP Italia naik ke 0.5% dari 0.4% QoQ di periode sebelumnya. Trader memandang positif perekonomian Uni Eropa, sebagaimana direfleksikan dalam survey ekspektasi ZEW bulan November. ZEW bulan November diekspektasikan mencapai 19.5, jauh di atas angka sebelumnya.

Sebagaimana diketahui publik, Yellen berencana menaikkan suku bunga pada bulan Desember. Fed Amerika Serikat telah menaikkan suku bunga sebanyak empat kali sejak tahun 2015, dan nampaknya cukup yakin akan menaikkannya lagi pada bulan Desember. Namun demikian, para trader lebih tertarik untuk mengetahui kebijakan-kebijakan mendatang, terutama ketika pasar berada di tengah ketidakpastian lantaran Reformasi Pajak AS. Selain itu, ketua Fed tersebut akan digantikan pada bulan Februari tahun depan; karena kebiasaannya untuk berhati-hati, maka trader tak mengharapkan banyak informasi dari Yellen dalam pertemuan ini.

Carney baru saja menaikkan suku bunga pada bulan November, tetapi alih-alih mendorong GBP naik, langkah tersebut justru mengakibatkannya melemah. Namun demikian, hal itu terutama karena peristiwa tak terduga berupa peningkatan mosi tidak percaya atas PM Theresa May, yang boleh jadi tidak akan berkurang dalam jangka pendek. Para trader masih terus memantau pergerakan selanjutnya.
ACY mencatat Bank of Japan tak memiliki rencana untuk merubah kebijakan dalam waktu dekat karena fakta-fakta masih jauh dari target inflasi dua persen.

Di sisi lain, meski Draghi dari ECB tidak berencana mengetatkan suku bunga hingga akhir tahun depan, tetapi perlu dicatat bahwa perekonomian Zona Euro bertumbuh dengan laju paling pesat dalam nyaris satu dekade. Para Analis memprediksi European Central Bank (ECB) akan bergerak secara bertahap ke posisi hawkish di tahun 2018.

Chart EUR/USD Daily

Secara teknikal, EUR/USD diperdagangkan di atas Moving Average 200-Day. Dapat dilihat dalam chart yang diambil ACY di atas. Hal ini mensinyalkan Buy dalam perspektif jangka panjang, di mana Euro bersiap untuk bergerak ke 1.1700 atau lebih tinggi lagi.

Level-level Support Penting:
S1: 1.1656
S2: 1.1662
Level-level Resisten Penting:
R1: 1.1668
R2: 1.1674

Walaupun sekarang indikator-indikator mensinyalkan beli, tetapi sulit untuk dikatakan dengan pasti, karena Presiden ECB Draghi bisa dengan mudah menjatuhkan mata uang Euro pada pidatonya hari Selasa, dengan menegaskan berbagai alasan mengapa kebijakan yang sangat akomodatif perlu dipertahankan. Dengan mempertimbangkan hal itu, para trader akan terus mengamati guna mengkonfirmasi bias bank-bank sentral.
Reply With Quote
  #43  
Old 15th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

EUR/USD Melonjak Dengan Tangguhnya Pertumbuhan Kawasan Euro


Euro mengalami kenaikan terbesar dalam lebih dari dua bulan, melesat sekitar 0.79% ke penutupan pada 1.17966 pada hari Selasa, lantaran Statistik Zona Euro menunjukkan performa pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Lonjakan tersebut sudah nyaris menghapus semua penurunan yang diderita Euro dalam tiga pekan terakhir.

GDP Euro Meninggi, Dimotori Belanja Konsumen Dan Investasi
Kantor Statistik Uni Eropa mengkonfirmasi bahwa Gross Domestic Product (GDP) bertumbuh 0.6% dari Juli hingga September, dibanding kuartal sebelumnya. Sedangkan dalam basis year-on-year, pertumbuhan mencapai 2.5%, lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang sebesar 2.3%, meski sebelumnya AS naik lebih cepat dibanding Zona Euro.
Performa tangguh pertumbuhan Zona Euro dimotori oleh negara ekonomi terbesarnya, Jerman, yang melaju lebih cepat di kuartal tiga, berkat melambungnya ekspor dan meningkatnya investasi peralatan perusahaan. Setelah penyesuaian musiman (seasonally adjusted), GDP Jerman naik 0.8% dalam satu kuartal, melampaui forecast konsensus pada 0.6%.
Selain itu, ACY mencatat, peningkatan permintaan domestik di Zona Euro juga memompa pertumbuhan, ditunjukkan oleh kenaikan belanja konsumen dan investasi. Diantara penggerak permintaan domestik, belanja konsumen di Kawasan Euro naik dari EUR1402.33 milyar di kuartal I ke EUR1402.33 milyar di kuartal II/2017; mempertahankan laju yang kencang sejak 2013.

Grafik 1: Belanja Konsumen Kawasan Euro.

Hasil survey ZEW (Riset Ekonomi Eropa) untuk sentimen ekonomi, yang mengevaluasi ekspektasi ekonomi masa depan untuk keseluruhan Zona Euro, telah ditetapkan pada 30.9, melampaui angka sebelumnya pada 26.7. Hal ini mengungkapkan bahwa pasar lebih optimis akan pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Para ekonom di Credit Suisse Group dan Oxford Economics Institute memiliki pandangan optimis mengenai perekonomian Zona Euro, yang telah memetik banyak keuntungan dari masa keemasannya, dengan ekspansi yang lebih tinggi dan laju inflasi relatif rendah.

Reformasi Pajak AS Menjadi Risiko Pasar
Outlook Reformasi Pajak di Amerika Serikat menempatkan sejumlah ketidakpastian di pasar, karena House of Representatives dan Senat tidak bisa mencapai konsensus mengenai perbedaan waktu implementasinya. Hasilnya adalah sejumlah penurunan di pasar saham dan nilai tukar Dolar. Apabila perombakan pajak tak bisa diloloskan Kongres dalam waktu dekat, tak pelak pasar akan berguguran.

Outlook Teknikal EUR/USD
Secara teknikal, ACY melihat EUR/USD berkonsolidasi dalam Descending Price Channel, yang dimulai sejak akhir Agustus. Namun demikian, kenaikannya baru-baru ini nampak membalik tren menurun dan menyentuh batas atas dalam Price Channel. Apabila berhasil menembus batas atas, maka trader perlu memantau resisten berikutnya untuk pair ini pada level tinggi tanggal 8 September di 1.20912.

Grafik 2: EUR/USD Daily
Reply With Quote
  #44  
Old 15th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Minyak Merosot Setelah IEA Padamkan Outlook Pasar


Harga minyak WTI merosot pada akhir perdagangan hari Selasa, jatuh secara signifikan dari $56.66 per barel ke $54.72 per barel. Penurunan sebesar 3.4 persen tersebut merupakan yang terburuk dalam dua pekan terakhir, sekaligus menjadi tiga hari berturut-turut harga minyak menurun, sejak Jumat. Minyak Brent juga terjun dari level tinggi harian pada $63.28 per barel ke $61.30 per barel, sebelum pasar ditutup.

Ekspektasi Harga Lebih Tinggi Bisa Jadi Tak Terealisasi
Minyak Mentah melangkah mundur karena IEA yang berbasis di Paris, menebarkan kabut gelap atas outlook pasar 2018. Dalam laporan pasar minyak bulanannya yang rilis di hari Selasa, IEA memangkas forecast permintaan minyaknya sebanyak 100,000 barel per hari (bph) untuk tahun ini dan tahun berikutnya, ke estimasi 1.5 juta bph di tahun 2017 dan 1.3 juta bph pada 2018. Dengan kata lain, ekspektasi industri minyak yang menginginkan harga minyak diperdagangkan lebih tinggi dan lebih stabil diantara $50-60 per barel, boleh jadi takkan terealisasi.

Reli harga minyak dimulai pada akhir Oktober, dengan harga telah beranjak hingga ke atas $60 per barel untuk pertama kalinya sejak tahun 2015. Harga terdorong signifikan, terutama disebabkan oleh gangguan distribusi dan tensi geopolitik sambung menyambung di Timur Tengah, khususnya gejolak di Arab Saudi minggu lalu. Namun demikian, pertumbuhan permintaan minyak kemungkina akan melambat dalam beberapa bulan ke depan, karena menghangatnya cuaca memangkas konsumsi energi.

Di samping perlambatan permintaan, ACY menilai ancaman terbesar bagi keseimbangan pasar adalah pertumbuhan suplai dari negara-negara non-OPEC. "Bahkan setelah pertumbuhannya mengalami pemangkasan moderat, produksi Non-OPEC akan mengikuti laju pertumbuhan tahun ini sebesar 700,000 bph, dengan tambahan 1.4 juta bph produksi di tahun 2018, dan permintaan tahun depan akan berhadapan dengan hal ini," ungkap IEA.

Outlook Minyak WTI

Pada chart WTICOUSD Daily, secara teknikal, ACY memandang reli jual masih menjadi preferensi. Harga WTI sudah diperdagangkan di atas Moving Average 30-Day selama beberapa hari, memberikan sinyal jual kuat sekarang. Posisi Long masih diperkirakan menarik bagi para buyer di atas $56, tetapi begitu harga menembus ke atas $57 secara agresif, maka aksi jual akan mengambil alih pasar.
Level Support Penting:
S1: 55.33
S2: 55.59
Level Resisten Penting:
R1: 55.85
R2: 55.11
EIA Amerika Serikat akan mempublikasikan data mingguan mengenai persediaan minyak dan gasolin nanti malam, dan laporannya akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pasar minyak bagi para trader.
Reply With Quote
  #45  
Old 16th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Trader Amati Rilis Inflasi Kanada Bulan Oktober


Dolar Kanada bergerak lebih rendah terhadap Greenback pada hari Rabu, setelah CPI Inti Amerika Serikat dirilis pada 1.8 persen, lebih baik dibanding berkiraan 1.7 persen. USD/CAD naik 0.24% sepanjang hari, dengan pembukaan pada 1.2731 dan ditutup pada 1.2762, serta menyentuh 1.2789 dalam perdagangan Intraday.

Ketidakpastian NAFTA
Presiden Trump tiba di Amerika Serikat setelah turnya baru-baru ini di negara-negara Asia Pasifik. Ia membanggakan perjalanannya di Asia sebagai "sukses yang luar biasa" dan mengklaim bahwa "Amerika kembali" sebagai pemimpin dunia, sembari menegaskan lagi pesannya tentang "America First". ACY menilai, posisi proteksionisnya bisa mensinyalkan masalah bagi Kanada, karena Trump telah berjanji akan merenegosiasikan perjanjian perdagangan bebas NAFTA, yang mencakup perdagangan senilai lebih dari $1 triliun per tahun.

Pertemuan kelima diadakan di ibukota Meksiko, tetapi ini adalah pertemuan pertama yang tak dihadiri para menteri. Menurut pernyataan yang diterbitkan pada hari Rabu, baik Amerika Serikat, Meksiko, maupun Kanada, mengatakan bahwa menteri mereka takkan datang.

Sementara itu, para negosiator Meksiko mengusulkan agar North American Free Trade Agreement direview dengan ketat setiap lima tahun, berdasarkan pada apa yang terjadi dan efek apa yang timbul, dibanding mengikuti ide kadaluwarsa otomatis dari AS. Ketidakpastian mengenai NAFTA ini akan menjadi ancaman bagi masa depan ekonomi Kanada hingga jangka tertentu.

Inflasi Kanada Jadi Sorotan
Kanada akan merilis data Penjualan Manufaktur hari ini serta data Inflasi Konsumen bulan Oktober pada hari Jumat, sedangkan Amerika Serikat bakal mempublikasikan data Klaim Pengangguran dan Indeks Manufaktur Fed Philly pada Kamis ini. Data Inflasi Konsumen Kanada akan menjadi yang paling penting, dengan laporan diekspektasikan menunjukkan kenaikan 0.1 persen bulan lalu.

ACY mencatat Bank of Canada (BoC) telah membiarkan suku bunga tetap bulan lalu, sesuai ekspektasi, dan memperingatkan bahwa mereka akan terus pasang posisi hati-hati dalam mempertimbangkan langkah-langkah di masa depan, sehubungan dengan risiko-risiko dan ketidakpastian yang dihadapi perekonomian.

Outlook Teknikal USD/CAD

Pada grafik, secara teknikal, "buy dips" (membeli saat tren naik harga terkoreksi turun) masih menjadi preferensi pasar, dengan kisaran Daily antara 1.2762-1.2777. Harga pada USD/CAD telah diperdagangkan di bawah Moving Average 200-Day selama beberapa pekan, sehingga sinyal beli kuat saat ini.
Level-level Support Penting:
S1: 1.2765
S2: 1.2768
Level-level Resisten Penting:
R1: 1.2771
R2: 1.2774

Last edited by djamirun_aje; 16th November 2017 at 03:54 PM.
Reply With Quote
  #46  
Old 17th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Harga Emas Masih Berkabut

Harga Emas beranjak naik pada hari Kamis dengan meningkat 0.03 persen dalam perdagangan Intraday, berada pada 1278.53 per ons setelah dibuka pada 1278.19 per ons. Emas diuntungkan oleh pergerakan sentimen pasar di tengah perdebatan yang terus berlanjut mengenai prospek inflasi AS tahun depan.

Harga Emas jatuh signifikan pada hari Rabu, setelah rilis data CPI. Data yang lebih baik dari ekspektasi itu mensinyalkan pertumbuhan ekonomi AS di kuartal keempat tetap solid, sehingga memantapkan ekspektasi trader bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga untuk ketigakalinya tahun ini pada bulan Desember, sesuai rencana. Karena ketidakpastian di AS, harga Emas bergerak mundur di hari Kamis, naik tipis tetapi masih di bawah banyak tekanan. Apalagi, duet laporan Penjualan Ritel dan Inflasi yang dipublikasikan di hari Kamis, mendongkrak nilai Dolar, sehingga membebani harga Emas.

Berdasarkan kabar terbaru, US House of Representatives meloloskan pemangkasan pajak massal yang direncanakannya. ACY mencatat Greenback bergerak naik terhadap mata yang-mata uang mayor lainnya, segera setelah berita dirilis, menarik diri dari level rendah tiga pekan yang tercapai di sesi perdagangan sebelumnya. Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan Greenback terhadap enam mata uang lainnya, melonjak 0.12 persen ke 93.93 dalam hari yang sama.

Namun, harga Emas pada hari perdagangan ini melawan perkiraan dan terus menanjak lebih tinggi, dengan dibuka pada 1278.72 per ons, serta menyentuh 1284.02 per ons, level tertinggi harian sejauh ini, pada pukul 1:30 waktu Sydney. Kenaikan harga terutama disebabkan trader menelaah hasil voting rencana pajak AS, sedangkan US Senate belum menyelenggarakan voting untuk rencana pajak berbeda yang dibuatnya. Karenanya, masih ada banyak ketidakpastian di Amerika Serikat, dan para trader cenderung pasif dalam memandang masa depan.

Grafik XAU/USD Daily

Pada grafik, secara teknikal, "buy dips" (membeli saat tren naik harga terkoreksi turun) masih menjadi preferensi. Kisaran perdagangan harian akan berada diantara 1278.54-1284.21. Moving Average yang diterapkan ACY, menunjukkan sinyal buy kuat untuk saat ini.
Level-level Support Penting:
S1: 1281.29
S2: 1282.61
Level-level Resisten Penting:
R1: 1283.93
R2: 1285.25
"Outlook untuk Fed semestinya menjaga kemunduran Dolar relatif sementara saja," kata Omer Esiner, Pimpinan Analis Pasar di Commonwealth Foreign Exchange di Washington. Dengan ketidakpastian di Amerika Serikat dan isu laten Korea Utara, para trader perlu berhati-hati di pasar; pergerakan apapun bisa mendorong ataupun menjatuhkan harga Emas.
Reply With Quote
  #47  
Old 20th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Euro Hadapi Masalah Setelah Lobi Jerman Gagal


Euro menyentuh level tertinggi tiap pekan pada minggu lalu, karena angka GDP yang lebih tinggi dari ekspektasi. Namun demikian, Euro anjlok terhadap Dolar pada hari Senin, setelah Angela Merkel menyatakan kegagalannya untuk membentuk pemerintahan baru. EUR/USD dibuka pada 1.1784 pada hari Senin, tetapi kemudian merosot secara luas ke 1.1721, level terendah harian sejauh ini (per pukul 3 pm waktu Sydney). Euro jatuh lebih dari 0.5% dalam perdagangan intraday terhadap Greenback, akibat kerisauan mengenai ketidakpastian politik di negara ekonomi terbesar di Zona Euro tersebut.

Setelah 12 tahun memegang posisi sebagai Kanselir Jerman, Merkel telah menjadikan dirinya sebagai tonggak stabilitas Eropa di masa krisis. Ia mengatakan bahwa ia akan terus bertahan dan berkonsultasi dengan Presiden Jerman mengenai apa yang akan terjadi berikutnya, pada hari Senin. "Beritanya negatif bagi Euro, tetapi implikasi jangka panjangnya belum jelas," kata Mansoor Mohi-uddin, Pimpinan Strategi Mata Uang di Natwest Markets di Singapura, sebuah unit di bawah Royal Bank of Scotland Group Plc.

ACY menilai, peristiwa ini menunjukkan bahwa negara-negara Eropa masih terkekang dalam kaitannya dengan panggung global. Hal ini jelas akan mempengaruhi segalanya, mulai dari kebijakan terhadap Uni Eropa, Turki dan Rusia, hingga belanja pemerintah dan pemangkasan emisi karbon. Akibatnya dapat membuat Euro berkabut dalam jangka panjang.
Secara teknikal, pada grafik, reli jual masih menjadi preferendi dalam grafik empat jam berikut ini (grafik 1), sebagaimana diindikasikan oleh RSI dan MACD.

Grafik 1: EUR/USD 4H

Namun demikian, pada grafik Daily (grafik 2), sinyal beli kuat lebih menonjol, dengan sejumlah saran berikut dari ACY.
Level-level Support Penting:
S1: 1.1752
S2: 1.1631
Level-level Resisten Penting:
R1: 1.1856
R2: 1.1781

Grafik 2: EUR/USD Daily

Euro boleh jadi berada dalam masalah saat ini. Namun, Dolar telah bergerak menurun baru-baru ini dikarenakan ketidakpastian mengenai reformasi pajak. Para trader berhati-hati mengenai pergerakan lebih lanjut, dan setiap kemungkinan penundaan reformasi pajak bisa mengancam Greenback menuju tren menurun.
Sebagai disebutkan sebelumnya, Euro mendapatkan Support kuat baru-baru ini, terutama dikarenakan bagusnya performa data ekonomi. Selain itu, sebagian juga dikarenakan spekulasi kalau European Central Bank (ECB) akan mulai bersuara lebih hawkish mengenai outlook kebijakan moneternya, sehingga memberi trader lebih banyak keyakinan pada Euro. Malam nanti, Presiden ECB Draghi akan memberikan pidato di Brussels, dimana ia boleh jadi akan memberikan sedikit pencerahan mengenai tren Euro di masa depan.
Reply With Quote
  #48  
Old 21st November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Kenaikan Dolar Menekan Harga Emas Ke Terendah Dalam Sepekan


Pada hari Senin, harga Emas terpuruk sebanyak 1.24 persen, dengan pembukaan pada $1292.60 per ons dan ditutup pada $1276.61 per ons, bahkan lengser lebih rendah lagi ke $1274 per ons dalam perdagangan intraday.
Dikarenakan besarnya ketidakpastian di Amerika Serikat dan tensi geopolitik yang tak terselesaikan, harga emas tetap berada dalam trading range yang terbatas dalam sebulan terakhir, bergerak antara level rendah $1260.61 per ons hingga level tinggi $1296.93 per ons. Para Buyer langsung beraksi begitu harga jatuh ke bawah $1270, dan kemudian aksi jual berlangsung begitu harga bergerak mendekati $1290, sehingga harga terus berfluktuasi.
Pada hari Senin, kejatuhan harga terutama diakibatkan oleh tekanan dari penguatan Dolar. ACY mencatat Greenback diuntungkan oleh krisis di Jerman, dan menyentuh level tertingginya dalam sepekan terhadap sekelompok mata uang mayor lainnya.
Senin kemarin, Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa ia lebih memilih untuk diadakannya pemilu baru dibanding memimpin pemerintahan minoritas (Minority Government). Keprihatinan mengenai masa depan kepemimpinannya melektakkan perekonomian Jerman -yang notabene merupakan ekonomi terbesar di Zona Euro-- dalam kondisi krisis.
Euro segera jatuh setelah kabar beredar; merosot lebih dari 0.5% terhadap Dolar pada hari yang sama. Dolar kemudian diuntungkan dari penurunan ini. Indeks Dolar naik sebesar 0.31 persen ke 94.01 dalam perdagangan intraday. Di sisi lain, para trader lebih positif terhadap prospek suku bunga AS lebih tinggi di bulan Desember. Kuatnya ekspektasi kalau bank sentral AS akan menaikkan suku bunga, menekan harga Emas ke level rendah baru.

Grafik 1: XAU/USD H1

Pada grafik Hourly, secara teknikal, indikator mensinyalkan Sell. Namun demikian, pada grafik Daily, Buy masih menjadi preferensi. Berikut saran ACY terurai di bawah ini.
Level-level Support Penting:
S1: 1278.23
S2: 1279.45
Level-level Resisten Penting:
R1: 1280.67
R2: 1281.89

Grafik 2: XAU/USD Daily

Secara keseluruhan, dengan meningkatnya kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember, harga Emas saat ini sensitif pada pergerakan naik, karena Dolar yang lebih kuat membuat Emas menjadi lebih mahal untuk dimiliki trader. Para Trader kini mengamati rapat Federal Reserve pada 12-13 Desember, dengan harapan memperoleh outlook yang lebih jelas mengenai harga Emas.
Reply With Quote
  #49  
Old 22nd November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: Euro Rebound Karena Draghi Yakin Inflasi Tinggi


Euro menanjak sedikit terhadap Dolar AS, tepat setelah mengalami anjlok besar-besaran akibat kegagalan Jerman membentuk pemerintahan baru. EUR/USD naik sekitar 0.05 persen dan ditutup pada $1.17374 pada hari Selasa di tengah pidato Presiden ECB Draghi di Brussels. Ia kemungkinan akan terus melanjutkan kebijakan moneternya saat ini untuk menangani rendahnya inflasi saat ini.

Draghi Pertahankan Kebijakan Moneter Longgar
ACY mencatat, kondisi ketenagakerjaan di Kesatuan 19 Negara menyentuh rekor tinggi, sementara pengangguran jatuh ke level terendah sejak 2009. Satu hal yang perlu disebutkan adalah Tingkat Partisipasi, yang mengukur berapa banyak orang yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan, telah naik dua persen di atas level sebelum krisis, didorong oleh keterlibatan wanita dan warga berusia lebih tua di dunia kerja. Hal ini mengindikasikan performa ekonomi yang lebih tangguh.

Namun demikian, Draghi telah lama frustasi menghadapi betapa kecil kenaikan gaji yang didapat oleh para pekerja, kemungkinan karena tuntutan gaji mereka didasarkan pada rendahnya inflasi dalam beberapa tahun terakhir, atau karena mereka mengkhawatirkan keamanan kerja. Ia mengatakan, dengan menurunnya pengangguran, maka inflasi pada akhirnya akan naik di wilayah Euro, meski tak banyak tanda-tanda itu untuk saat ini, dengan absennya bukti yang menunjukkan perbaikan ketenagakerjaan diikuti oleh kenaikan pertumbuhan gaji, sebagaimana bisa dilihat pada chart di bawah ini.

Chart 1: Hubungan Antara Pertumbuhan Gaji Dan Jumlah Orang Bekerja

Ketimbang mengkhawatirkan tingkat inflasi yang lemah, Draghi mengatakan mereka percaya bahwa basis inflasi kelak akan berubah. Hal ini ditunjukkan dengan rekalibrasi ECB pada program pembelian obligasinya, yang akan dikurangi dari 60 milyar Euro ke 30 milyar Euro per bulan, mulai tahun depan.
Secara keseluruhan, kebijakan moneter longgar di kawasan Euro, termasuk suku bunga rendah, Quantitative Easing, dan kebijakan lainnya, akan tetap dipertahankan dalam waktu lebih lama hingga tingkat inflasi mencapai target dua persen.

Outlook Teknikal EUR/USD
Secara teknikal, situasi mirip dengan apa yang telah disampaikan ACY sebelumnya. EUR/USD masih bergerak dalam Downward Price Channel yang terbentuk sejak bulan Agustus. EUR/USD mundur setelah gagal menembus batas atas channel, tetapi nampaknya pasangan mata uang ini akan mencobanya lagi kelak.

Outlook yang lebih luas untuk EUR/USD didukung dengan analisa menggunakan Fibonacci Retracement, yang mengungkap bahwa harga saat ini diperkuat oleh 1.17304 (Retracement 23.6%). Apabila EUR/USD gagal bertahan di level ini, maka penurunan lebih lanjut bisa terjadi dalam waktu dekat.

Chart 2: EUR/USD Daily
Reply With Quote
  #50  
Old 28th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

ACY: S&P 500 Meningkat Di Tengah Kenaikan New Home Sales


Semua bursa ekuitas Amerika Serikat meningkat pada hari Senin kemarin, dengan S&P 500 naik nyaris 0.05% setelah menyentuh level tertinggi historis pada sekitar pukul 16:30 (GMT+2), seusai Presiden Donald Trump mendorong pengesahan UU Pajak secara menyeluruh.
Dalam S&P 500 pada hari Senin, kenaikan terbesar satu sesi dialami oleh Newell Brands Inc (NYSE: NWL), yang naik 5.01 persen atau 1.42 poin ke harga penutupan pada 29.79. Signet Jewelers Ltd (NYSE: SIG) naik 4.92 persen, atau 2.45 poin, ke penutupan pada 52.25; serta Illumina Inc (NASDAQ: ILMN) naik 4.18 persen, atau 8.98 poin ke 223.84 di akhir perdagangan.

Namun demikian, performa terburuk diantaranya mencakup Western Digital Corporation (NASDAQ: WDC), yang menurun 6.71 persen, atau 6.23 poin ke harga penutupan pada 86.55. Kemudian Marathon Oil Corporation (NASDAQ:MRO) merosot 4.30 persen, atau 0.65 poin ke 14.48; serta Newfield Exploration Company (NYSE: NFX) menurun 3.42 persen atau 1.05 poin ke penutupan di 29.69.

Trump Promosikan Rancangan UU Pajak
Sejak Trump menjabat sebagai Presiden pada bulan Januari, ia dan rekan-rekannya dari partai Republik belum menerbitkan undang-undang besar apapun di Kongres, meski telah mengendalikan Parlemen dan White House. Karenanya, partai Republik bersegera membawa rancangan UU Pajak untuk voting di Senat, kemungkinan pada hari Kamis.

Perombakan kodifikasi pajak dipandang oleh para anggota partai Republik sebagai kesempatan terakhir mereka untuk mencatatkan pencapaian legislatif pada tahun 2017, yang bisa memenangkan dukungan kembali untuk pemilu tahun depan.
Trump bercuit, "UU Pemotongan Pajak terbentuk dengan sangat baik, dukungan besar. Hanya dengan sedikit perubahan, sejumlah hitungan matematis, kelas menengah dan penyedia lapangan kerja, bisa mendapatkan lebih banyak dolar dan simpanan secara aktual dan melewati provisi menjadi lebih mudah dan berfungsi sangat baik!"

Terlepas dari outlooknya yang cerah, sejumlah ekonom masih mengkhawatirkan Undang-Undang tersebut dan dampaknya pada utang dan defisit AS, yang mengancam perekonomian dalam jangka panjang. Di samping itu, tekanan lebih besar pada utang pemerintah, kemungkinan akan membuat perawatan kesehatan menjadi tak terjangkau bagi masyarakat.
Departemen Perdagangan AS melaporkan New Home Sales naik 6.2 persen ke tingkat 685,000 unit secara tahunan (seasonally adjusted) pada bulan Oktober, level tertingginya sejak Oktober 2007. Laju penjualan bulan September direvisi turun ke 645,000 unit dari 667,000 unit pada laporan sebelumnya.
New Home Sales dipandang sebagai indikator leading dan mensinyalkan outlook yang positif bagi perekonomian nasional. Dalam pandangan ACY, laju pertumbuhannya yang tercepat dalam satu dekade, memberikan sinyal yang bagus bagi konstruksi perumahan.

Outlook Teknikal S&P 500
Outlook jangka panjang bagi S&P 500 untuk saat ini bergerak dalam Ascending Price Channel yang sedang terbentuk, bermula sejak awal tahun ini. Posisinya dekat dengan batas atas Price Channel, dan nampak berkonsolidasi dari penyempitan antara batas atas dan Moving Average 20-day.
Sementara itu, ACY mencatat, outlook jangka pendek dalam chart 30 menit nampak menurun untuk saat ini. Apabila indeks menembus ke bawah level rendah 27 November pada 2596.8, maka loss lebih jauh bisa jadi akan dilihat oleh investor.

Chart 1: SPX500 Daily

Chart 2: SPX500 M30
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Analisa Harian Market Forex oleh Tim FBS MetaFX Forex 890 7th August 2020 12:04 PM
Analisa Market Teknikal dan Fundamental PlayFXnow Forex 0 25th April 2016 12:34 PM
cara analisa pergerakan market ala silumankupukupu FXOptimaks Forex 0 25th April 2016 12:14 PM
Analisa Market by reyvalentino19 AnalisaFX Forex 0 25th April 2016 11:46 AM
Free Signal dan Analisa - for Derivative Market ElementForex Forex 0 25th April 2016 11:39 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 04:12 AM.