Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Forex

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.

Reply
 
Thread Tools
  #31  
Old 17th October 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

NZD/USD Menguat Setelah Pengumuman CPI

Kemarin (16/Oktober) telah dirilis Consumer Price Index (CPI) tahunan China dan New Zealand. CPI China bulan September 2017 mencapai angka year-on-year yang diekspektasikan pada 1.6%, lebih rendah dari laju year-on-year bulan Agustus pada 1.8%. CPI New Zealand year-on-year di kuartal tiga 2017 sedikit di atas prediksi, melonjak ke 1.9% versus ekspektasi 1.8%. Kenaikan CPI ini merupakan hasil dari Trade-Weighted Exchange Rate yang lebih kuat.

Akhir September lalu, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan suku bunga tetap pada 1.75%, dan keinginan untuk memiliki Trade-Weighted Exchange Rate yang lebih rendah. Angka CPI kemarin telah bergerak ke arah yang berlawanan dengan ekspektasi bank sentral. Karenanya, dalam pandangan ACY, angka CPI ini boleh jadi akan mempengaruhi keputusan RBNZ untuk menyesuaikan kebijakan moneternya.

Outlook Teknikal NZD/USD
Dolar New Zealand telah menguat terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya karena rilis data CPI kemarin. Secara teknikal, dari outlook data jangka pendek 30M, NZD/USD bergerak dalam Ascending Channel yang sedang terbentuk. NZD/USD naik ke 0.71820 per 16 Oktober kemarin. Dengan melihat pada chart di bawah ini, Retracement akan terjadi ketika pasangan mata uang ini kembali menyentuh level support pada channel tersebut.


Chart 1 NZD/USD Pada Timeframe M30.
Jika kita melihat chart Daily untuk mengetahui outlook pada jangka yang lebih panjang, pasangan mata uang ini telah bergerak dalam Descending Channel yang terbentuk sejak Agustus. Namun, menurut ACY, trader masih dapat mencari posisi buy dalam beberapa hari ke depan, karena sudah mulai menyentuh resisten pada Channel tersebut, dengan indikator saat ini pada 48.5, dekat dengan garis median 50.


Chart 2 NZD/USD Pada Timeframe Daily.
Reply With Quote
  #32  
Old 23rd October 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

Yen Melemah Setelah Kemenangan Abe Dalam Pemilu

Yen memperpanjang pelemahan dan menurun ke titik terendahnya dalam lebih dari tiga bulan, setelah koalisi petahana Perdana Menteri Shinzo Abe mempertahankan mayoritas kursinya di parlemen pada Pemilihan Umum yang digelar hari Minggu lalu, mensinyalkan kelanjutan kebijakan-kebijakannya saat ini dalam belanja fiskal dan pelonggaran moneter.

Jepang Lanjutkan Abenomics
Yen kehilangan nilainya sebesar 0.82 persen dan ditutup pada 113.458 per Dolar pada hari Jumat. Meski kebijakan Abenomics yang meliputi pelonggaran moneter, stimulus fiskal, dan reformasi struktural, telah menyeret mata uang menjadi lebih lemah, Bank of Japan (BoJ) belum mencapai target kebijakannya untuk mendongkrak laju inflasi tahunan ke angka 2 persen.
"Hasil pemilu memperkuat ekspektasi untuk penunjukan kembali Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda atau seseorang dengan pandangan serupa dipilih sebagai gubernur berikutnya guna memperpanjang pelonggaran moneter saat ini, (sehingga) membuat USD/JPY lebih responsif pada setiap peningkatan yield obligasi AS," kata Yuji Saito, Direktur Eksekutif di Departemen Forex Credit Agricole CIB di Tokyo.
Walaupun Jepang telah mengalami enam kuartal pertumbuhan ekonomi secara berurutan di bawah kepemimpinan Abe, didorong oleh stimulus fiskal dan kebijakan moneter ultra-longgar, ia masih menghadapi tantangan dalam mengendalikan utang publik Jepang yang membengkak dengan mendorong kenaikan pajak penjualan lebih lanjut. Menurut sang PM, rencana kenaikan pajak penjualan yang dimaksudkan akan diadakan pada 2019 tersebut merespon kondisi gaji yang stagnan dan angkatan kerja yang semakin cepat menua. Di samping itu, Abe belum menemukan jalan keluar untuk mengalahkan deflasi, dengan laju inflasi rendah saat ini yang tercatat pada 0.7% di bulan Agustus.
Outlook ekonomi Jepang dalam jangka pendek dan jangka menengah adalah perpanjangan kebijakan moneter longgar yang akan terus mendorong optimisme dalam investasi dari pasar luar negeri dan domestik, serta melemahkan mata uang -hal mana membantu ekspor. Selaras dengan itu, harga-harga aset akan digerakkan oleh investasi yang lebih besar dan ekspor netto yang meningkat.

Senat AS Loloskan Anggaran
Senat AS meloloskan resolusi anggaran tahun fiskal 2018 dengan rekonsiliasi 51-49 pada hari Kamis, membuka pintu untuk masuknya kepemimpinan partai Republikan guna merombak kode pajak tanpa dukungan dari Partai Demokrat.
Ini adalah langkah besar bagi kebijakan Trump dalam mempersiapkan kesuksesan reformasi pajak, dan menyediakan bahan bakar untuk pertumbuhan ekuitas dan ekonomi berkelanjutan. Namun demikian, ACY mencatat sejumlah ekonom memiliki pendapat berbeda mengenai reformasi pajak, mengatakan bahwa momen pengurangan pajak boleh jadi berisiko karena defisit yang lebih tinggi akan meningkatankan tekanan fiskal atas pemerintah, hal mana berdampak negatif bagi prospek ekonomi jangka panjang.

Outlook Teknikal USD/JPY
Secara teknikal, menurut ACY, outlook USD/JPY yang lebih luas tetap konstruktif, tetapi menghadapi resisten signifikan pada Downward Trend Channel (Kanal Tren Menurun) yang terbentuk sejak awal tahun ini. Apabila gagal naik lebih tinggi, maka trader harus memantau hingga pair ini breakout di bawah level rendah 16 Oktober pada 111.66.
Alternatif lain, jika harga terus menanjak lebih tinggi, maka pair ini akan menguji level tinggi 10 Maret pada 115.502. Berdasarkan indikator CCI (14), USD/JPY telah melesat jauh di atas 100, sehingga mensinyalkan momen overbought signifikan saat ini.


Chart USD/JPY Daily
Reply With Quote
  #33  
Old 26th October 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

AUD/USD Setelah Rilis Indeks Harga Konsumen Australia

Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) Australia dirilis pada Rabu, 25 Oktober. Data kuartalan tersebut telah naik 0.6% dan secara year-on-year menunjukkan 1.8%, padahal sebelumnya diperkirakan akan naik ke 2%. ACY mencatat bahwa kedua data itu berada di bawah angka ekspektasi.

Pengumuman CPI ini berdampak deflasioner pada Dolar Australia, sementara perekonomian menunjukkan situasi inflasi rendah. Tingkat suku bunga acuan (Official Cash Rate) juga akan tetap berada pada 1.5% hingga 2018.
Outlook dari chart 5 Menit pada AUD/USD secara teknikal telah jatuh 40 poin saat rilis CPI. Pasangan mata uang ini bergerak ke 0.7740 dan menunjukkan momentum bearish.

Dengan melihat outlook Daily, juga nampak sisa-sisa Descending Price Channel yang terbentuk sejak September. Posisi saat ini pada 0.77137 per tanggal 26 Oktober, pukul 2:25 pm waktu Sydney. Chart menunjukkan Relative Strength Index (RSI) yang sangat lemah pada 33.7, jauh di bawah garis median. Pasangan mata uang ini juga sudah menyentuh level Support dan kemungkinan akan menembus garis Support lebih lanjut. Posisi saat ini adalah pada Retracement 61.8%.


Untuk jangka panjang, ACY memandang Buy bukanlah pilihan yang bagus, karena pair ini akan berada pada posisi bergerak ke bawah dan trader harus mencari peluang Sell. Sebaliknya, jika pair ini bisa menembus 0.78, maka dapat mengindikasikan sejumlah potensi untuk mundur dan barangkali ada sinyal Buy untuk trader.

Reply With Quote
  #34  
Old 27th October 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

Euro Kolaps Setelah ECB Perpanjang Program Pembelian Obligasi


Euro tumbang pada hari Kamis, hari terburuknya tahun ini versus Dolar AS, menyusul keputusan ECB (European Central Bank) untuk memperpanjang program pembelian obligasinya hingga September 2018, sehingga memupuskan peluang kenaikan suku bunga ECB tahun depan.
Kemarin, EUR/USD jatuh sebesar sekitar 0.01616, atau 1.37 persen, ke $1.16494, menghapus semua kenaikan yang dialaminya bulan ini. Sementara itu, Indeks Dolar AS meroket ke 94.550 di saat bersamaan, dengan potensi untuk menuju ke ronde apresiasi berikutnya.


ECB Pertahankan QE
Para trader ramai-ramai menjual Euro setelah ECB memperpanjang program pembelian obligasi selama sembilan bulan hingga September 2018, dan menyisakan beberapa peluang untuk memperpanjangnya lagi jika dibutuhkan. ACY juga mencatat, rencana program pembelian obligasi bulanannya telah dikurangi setengah menjadi 30 milyar Euro mulai Januari tahun depan.
Alih-alih sepenuhnya keluar dari Quantitative Easing (QE), pengurangan QE oleh ECB merupakan buah dari rendahnya tingkat inflasi di kawasan Euro. Sebelumnya ada ekspektasi pasar kalau bank sentral itu akan mengumumkan keluar dari QE tahun depan dan mendinginkan perekonomian untuk menghindari overheat. Namun Draghi, yang mengekspresikan optimisme tentang pertumbuhan Zona Euro di konferensi persnya, tetap berhati-hati menghadapi lesunya inflasi di wilayah ini yang membutuhkan stimulus besar dalam bentuk QE dari ECB.


Reformasi Pajak Trump
Dolar telah menanjak dalam beberapa hari terakhir ini karena optimisme atas pemangkasan Pajak Federal yang akan datang, serta spekulasi pasar kalau Presiden Trump akan memilih pimpinan Fed yang akan menaikkan suku bunga dengan laju lebih cepat dibanding pimpinan Fed saat ini, Janet Yellen.
Presiden Donald Trump menjanjikan reformasi pajak bagi rakyat Amerika dengan harapan kebijakan itu akan menciptakan pendapatan ekstra bagi perusahaan-perusahaan yang kemudian dapat diinvestasikan dalam bisnis mereka dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Sejumlah perusahaan AS mengatakan bahwa mereka akan menggunakan perolehan dari reformasi pajak untuk buyback saham, membayar utang, dan sejumlah tindakan lain yang baik bagi pemegang saham.
Tujuan pemangkasan pajak korporasi yang dilakukan pemerintahan Trump, mulai dari 35 persen hingga 20 persen, adalah untuk mendorong perusahaan-perusahaan multinasional membawa pulang profit yang dibuatnya di luar negeri, memberikan lebih banyak insentif untuk membangun pabrik-pabrik di Amerika Serikat daripada di luar negeri.


Outlook Teknikal EUR/USD
Secara teknikal, setelah penurunan tajam pada pasangan mata uang ini, EUR/USD sudah menembus level support terendah yang sebelumnya tercetak pada 17 Agustus. EUR/USD berkonsolidasi dalam Descending Price Channel sejak mulai akhir Agustus. Menurut ACY, apabila pair ini sukses menembus garis bawah Channel, maka bisa merosot dengan laju lebih cepat. Dengan Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa EUR/USD bergerak dalam tren menurun, maka pair ini sekarang berada dalam pasar bearish hingga menemukan support dalam pergerakan turunnya.


Chart EUR/USD Daily
Reply With Quote
  #35  
Old 30th October 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

NASDAQ Capai Rekor Tinggi Di Tengah Tangguhnya Pertumbuhan Ekonomi


Pasar Saham AS melesat pada hari Jumat, sementara Indeks NASDAQ 100 menanjak lebih dari 2 persen, atau 123.5 poin ke 6208.3, sekaligus mencetak rekor penutupan tertinggi. Lonjakan ini terutama didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang solid, yang ditunjukkan oleh Gross Domestic Product (GDP) lebih baik dibanding perkiraan.

Dalam NASDAQ 100 pada hari Jumat, kenaikan tertinggi satu sesi diperoleh oleh Align Technology Inc (NASDAQ: ALGN) yang naik 16.24 persen, atau 32.96 poin ke harga penutupan 235.94. Amazon.com Inc (NASDAQ: AMZN) meningkat 13.22 persen atau 128.52 poin ke 1100.95, dan Intel Corporation (NASDAQ: INTC) naik 7.38 persen atau 3.05 poin ke 44.40 di akhir sesi.

Namun demikian, penurunan terparah di antaranya dialami oleh Expedia Inc (NASDAQ: EXPE) yang turun 15.99 persen, atau 23.56 poin ke penutupan pada harga 123.79, sementara Cerner Corporation (NASDAQ: CERN) merosot 8.43 persen atau 6.01 poin ke 65.31 dan Baidu Inc (NASDAQ: BIDU) melorot 8.15 persen atau 21.25 poin ke penutupan pada 239.37.

Menurut Departemen Perdagangan, GDP AS meningkat dalam laju tahunan 3.0 persen pada kuartal tiga, setelah berekspansi dalam laju 3.1 persen di kuartal sebelumnya. Perekonomian secara tak terduga telah mempertahankan laju pertumbuhan yang tangguh pada kuartal lalu, seiring dengan peningkatan investasi dan defisit perdagangan yang lebih rendah dan mengimbangi perlambatan akibat berbagai badai di bidang belanja konsumen dan konstruksi.

Seiring dengan didiskusikannya reformasi pajak Presiden Trump, ACY melihat para investor telah makin memperhitungkan efek pemangkasan pajak korporasi dalam saham-saham perusahaan AS. Hal ini mensinyalkan bahwa pemerintahan Trump hanya punya sedikit ruang untuk melakukan kekeliruan, karena jika Kongres yang dikendalikan oleh Partai Republik gagal meloloskan kebijakan ini, maka satu hal yang menentukan nasib Trump ini dapat mendorong aksi jual parah di pasar saham.

Saat ini, dengan pengetatan di pasar tenaga kerja telah mendorong tingkat inflasi mendekati target 2 persen, maka akan ada peluang lebih besar bagi Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember, dan lebih cepat lagi di masa depan. Di sisi lain, kondisi suku bunga makin meninggi dapat meredam efek peraturan pajak apapun.

Para investor harus terus mengamati legislasi pajak yang akan diumumkan minggu depan, karena dapat menentukan arah pasar dalam waktu dekat. Secara teknikal, outlook yang lebih luas untuk NASDAQ 100 tetap dalam channel tren naik yang telah terbentuk sejak awal tahun ini. Setelah lonjakannya pada hari Jumat, NASDAQ 100 mendekati level atas pada channel tersebut, yang saat ini dapat dianggap sebagai resisten. Menurut ACY, jika gagal menembus lebih tinggi, maka indeks ini kemungkinan akan terus bergerak menelusuri channel ini.


Chart NASDAQ 100 Daily
Reply With Quote
  #36  
Old 31st October 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

EUR/USD Buka Peluang Sell Setelah Rapat Kebijakan ECB

Pada rapat kebijakan ECB minggu lalu tanggal 26 Oktober, Presiden ECB Mario Draghi mengumumkan pengurangan program pembelian aset bank sentral tersebut ke 30 milyar Euro per bulan mulai Januari 2018.
Bank Sentral ini juga tak merubah suku bunga fasilitas pinjaman marginal dan fasilitas deposit, masing-masing pada 0.25% dan -0.40%. Selain itu, ECB tetap mempertahankan kebijakan suku bunga nol (Zero-Interest Rate Policy/ZIRP). ECB tidak akan menaikkan suku bunga sementara menyelenggarakan program QE, dan ini mengindikasikan bahwa suku bunga kemungkinan tidak akan naik hingga setidaknya tahun 2019.

Dengan melihat respon EUR/USD setelah pengumuman ECB, ACY mencatat pasangan mata uang ini telah bergerak menurun. Pasangan mata uang ini telah diperdagangkan di level terendahnya dalam tiga bulan dan bergerak lebih rendah lagi akibat Krisis Catalan yang memilih kemerdekaan dari Spanyol sejak awal Oktober.

Di sisi Dolar AS, pekan ini ada pengumuman penting lainnya dalam kebijakan moneter AS yang juga akan mempengaruhi pasangan mata uang ini. Pasar telah mengekspektasikan tidak akan ada perubahan suku bunga, dan kemungkinan kenaikan hanya akan terjadi pada bulan Desember.

Secara teknikal, dengan melihat outlook intraday EUR/USD, pasangan mata uang ini berada pada 1.16365 per 31 Oktober. Pergerakannya nyaris mencapai level support pada Channel dan kemungkinan akan menemukan support pada 1.15290. Dalam penilaian ACY, level rendah Relative Strength Index (RSI 14) juga kelihatannya mensinyalkan outlook yang negatif dan pasar yang bearish. Bagi trader yang akan mentradingkan EUR/USD, maka dapat mencari posisi sell dalam beberapa hari ke depan.


EUR/USD Daily Chart
Reply With Quote
  #37  
Old 1st November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

NZD/USD Setelah Rilis Data Ketenagakerjaan New Zealand


Tadi pagi (1/November) telah dirilis data ketenagakerjaan New Zealand. Angka aktual yang diumumkan tidak sesuai dengan angka yang diekspektasikan pasar, dan justru lebih baik dibanding perkiraan. Tingkat Pengangguran untuk Kuartal III telah menurun dari 4.8% menjadi 4.6%. Ini adalah level terendah sejak Desember 2008. Perubahan ketenagakerjaan untuk Kuartal III tahun 2017 juga meningkat ke 4.2% dari 3.1% pada Kuartal III tahun 2016. Angkanya naik 2.2% dibanding kuartal sebelumnya.

ACY mencatat, Dolar New Zealand menguat nyaris setengah persen terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya dan diekspektasikan akan ada kenaikan suku bunga pada tahun 2018, karena data yang dirilis menunjukkan pertumbuhan lebih tinggi dibanding ekspektasi. Trader juga perlu memperhatikan pengumuman suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang akan diumumkan minggu depan, 9 November. Dari sisi Dolar AS, akan ada pengumuman suku bunga FOMC hari ini dan pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai pimpinan Federal Reserve berikutnya.

Secara teknikal, outlook NZD/USD pada chart Daily menunjukkan bahwa pasangan mata uang ini masih dalam Channel tren menurun sejak Agustus. Harga bertolak di sekitar level 0.6850, dan jika tembus lebih rendah dari level 0.68, maka menampilkan kondisi bearish lagi. Saat ini, harga telah mencapai garis support pada Channel dengan RSI (14-Days) menampakkan outlook negatif, hanya 34.69 di bawah garis median 50.

NZD/USD Daily Chart
Reply With Quote
  #38  
Old 2nd November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

Outlook EUR/USD Setelah Rilis Keputusan Rapat FOMC

Rapat FOMC pekan ini memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran 1-1.25%, sesuai dengan ekspektasi analis. Tak ada pengumuman proyeksi ekonomi maupun konferensi Janet Yellen. Pasar dapat memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga hanya bisa terjadi di bulan Desember 2017 mendatang dan dalam tahun 2018.

Pekan ini, Presiden Donald Trump juga akan membuat keputusan mengenai siapa yang akan menjadi pimpinan Federal Reserve berikutnya. Sosok tersebut boleh jadi Ketua Fed sekarang, Janet Yellen; anggota Dewan Gubernur Fed, Jerome Powell; atau mantan anggota Dewan Gubernur Fed, Kevin Warsh. Yellen dan Powell akan menerapkan strategi yang mirip jika mereka dipilih untuk menjadi pimpinan Fed berikutnya. Mereka memiliki pandangan netral mengenai kebijakan moneter, berbeda dengan Kevin Warsh yang kemungkinan akan mengadopsi pendekatan hawkish.

Seusai rapat FOMC, ACY mencatat tak ada reaksi signifikan pada mata uang Dolar AS, karena keputusan tersebut mengemuka sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun demikian, pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan menurun ke 0.25% setelah pengumuman tersebut. Hal ini boleh jadi juga merupakan dampak dari pengumuman ECB minggu lalu yang memperpanjang program QE hingga tahun 2018.

Chart di bawah ini menunjukkan outlook EUR/USD pada chart Daily. EUR/USD berlanjut menciptakan pola Head and Shoulder, menembus neckline dekat level 1.670. Berdasarkan pantauan ACY, EUR/USD diekspektasikan menemukan support di sekitar 1.1600. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-Days masih dalam outlook negatif pada 42.06.

Reply With Quote
  #39  
Old 6th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default

NAS100 Terus Gempur Rekor Setelah NFP AS Naik


Pasar Saham di Amerika Serikat terus membubung pada hari Jumat di tengah rilis data Non-farm Payroll dari Departemen Tenaga Kerja yang mengindikasikan para majikan di AS menambahkan karyawan dalam jumlah terbanyak dalam setahun, bangkit dari pelambatan yang dialami pada bulan September. Diantara tiga Pasar Saham Mayor, Indeks NASDAQ 100 terus mencetak rekor tinggi, meningkat sebanyak sekitar 0.61 persen dan ditutup pada 6282.8.

Indeks NASDAQ 100 Melonjak
Kenaikan di Pasar Saham tergerakkan oleh statistik ketenagakerjaan yang kuat; lantaran statistik menunjukkan tingkat pengangguran menyusut serta jumlah pengangguran dan tenaga kerja menurun, sehingga menciutkan Angkatan Kerja.
Di NASDAQ 100 pada hari Jumat, perolehan terbesar dalam sesi perdagangan didapat oleh MercadoLibre Inc (NASDAQ: MELI) yang naik 13.28 persen, atau 31.35 poin ke penutupan pada 267.35. Qualcomm Incorporated (NASDAQ: QCOM) naik 12.71 persen, atau 6.97 poin ke penutupan pada 61.81; dan Dentsply Sirona Inc (NASDAQ: XRAY) menanjak 5.95 persen, atau 3.64 poin ke 64.80 di akhir perdagangan.
Namun, diantara saham-saham dengan performa terburuk terdapat Discovery Communications C Inc (NASDAQ: DISCK) yang turun 5.35 persen, atau 0.87 poin ke penutupan pada 15.39, sementara Discovery Communications Inc (NASDAQISCA) merosot 4.56 persen, atau 0.79 poin ke 16.52; serta Liberty Global PLC (NASDAQ: LBTYA) menurun 3.51 persen, atau 1.11 poin ke penutupan pada 30.51.

Kian Mendukung Kenaikan Suku Bunga

Kenaikan Payroll ke 261k, setelah hanya mencatat 18k di periode sebelumnya, mengindikasikan bahwa penurunan hanyalah dampak badai, sebagaimana diekspektasikan oleh Fed. ACY mencatat ketenagakerjaan bangkit kembali di restoran dan bar, sehingga ada tambahan 89,000 karyawan setelah berkurang 98,000 pada bulan September.
Dengan kenaikan Payroll rata-rata sebesar 162k dalam tiga bulan terakhir, laporan tenaga kerja secara luas menyediakan lebih banyak bukti bahwa perekonomian mendekati Maximum Employment, situasi di mana para pembuat kebijakan di Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunga di bulan Desember, untuk ketigakalinya tahun ini. Kemungkinan kenaikan suku bunga meningkat secara signifikan setelah Jerome Powell dinominasikan untuk menjadi ketua Fed berikutnya. Ia termasuk sosok yang kecondongan kebijakannya cukup sejalan dengan kebijakan Trump.

Reformasi Pajak Trump
Komite Keuangan Senat, yang tengah menggarap legislasinya sendiri, mentargetkan akan meluncurkan Undang-Undangnya pada akhir minggu depan. Presiden Donald Trump ingin reformasi pajak ini menjadi kemenangan pertamanya di lembaga Legislatif, tetapi jika rencana UU ini diloloskan oleh House of Representative -dimana sukses tidak dijamin akan tercapai- maka para wakil rakyat dari partai Republik di Senat AS akan menghadirkan rintangan yang lebih kuat.
Reformasi Pajak tak pelak akan meningkatkan profit korporasi AS, dan bisa membuat laporan keuangan mereka makin impresif. Namun demikian, secara berkesinambungan, Reformasi Pajak juga akan menaikkan defisit anggaran AS lebih dari $1.5 triliun dalam 10 tahun yang akan datang, menurut James Lankford, seorang senator partai Republik dari Oklahoma. Kenaikan defisit dan utang negara akan berbahaya dan berdampak buruk bagi perekonomian di masa depan.
Perombakan pajak akan membantu mendorong perekonomian dan pasar saham dalam jangka pendek. Namun untuk outlook yang lebih luas, ACY menilai jalur kenaikan suku bunga acuan boleh jadi mendinginkan pertumbuhan pasar saham, karena makin banyak investor akan mencari return yang lebih tinggi.

Outlook Teknikal NASDAQ 100
Secara teknikal, NASDAQ 100 telah mencapai titik resisten, yang diwakili oleh garis Channel atas. Indeks ini masih terus bergerak mengikuti Upward Price Channel yang terbentuk sejak awal tahun ini. Apabila Indeks ini mampu menembus lebih tinggi, maka para trader dapat menantikan kenaikan dalam jangka pendek. Alternatif lain jika Indeks berbalik menurun, maka kemunduran boleh jadi akan tetap di dalam Channel ini.


Chart 1: NAS100 Daily
Reply With Quote
  #40  
Old 7th November 2017
djamirunaje's Avatar
djamirunaje djamirunaje is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Jun 2017
Posts: 3,095
Rep Power: 14
djamirunaje mempunyai hidup yang Normal
Default


Implikasi Besar Untuk Minyak Seiring Game Of Thrones Di Arab Saudi


Pada hari Jumat, harga minyak memperpanjang reli. Harga mencapai level tertingginya dalam lebih dari dua tahun pada hari Senin ini, seiring dengan pengetatan pasar. ACY mencatat minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 0.31% ke $55.81 per barel, sementara minyak mentah Brent naik 0.30% ke $62.26 per barel; masing-masing mencapai level tertinggi sejak Juli 2015.

Pemberantasan Korupsi Di Arab Saudi
Pada berita akhir pekan, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdel Aziz, mengumumkan pembentukan komite luar biasa yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, serta Ketua Komisi Investigasi dan Monitoring, Ketua Otoritas Anti-Korupsi Nasional, Ketua Biro Audit Umum, Jaksa Agung, serta Pimpinan Keamanan Negara.

Putra Mahkota Arab Saudi memperkuat posisinya dengan melakukan pemberantasan korupsi yang melibatkan penangkapan tokoh-tokoh terkemuka, termasuk keluarga kerajaan, menteri, dan investor, termasuk miliuner Alwaleed bin Talal serta pimpinan National Guard, Miteb bin Abdullah.

Langkah-langkah ini mewakili perkembangan politik yang mengejutkan di Arab Saudi, dan karenanya maka pasar mengekspektasikan tak ada perubahan cepat di negeri eksportir minyak mentah terbesar ini. Dengan kata lain, ACY menilai Arab Saudi akan terus memperpanjang pemangkasan produksi minyak, sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Ekstensi Kesepakatan OPEC
Harga minyak memperpanjang reli yang telah dimulai sejak awal Oktober, terutama digerakkan oleh harapan negara-negara produsen minyak akan menyepakati ekstensi pemangkasan output pada pertemuan yang digelar akhir bulan ini.

Berdasarkan kesepakatan awalnya, OPEC dan 10 negara non-OPEC lain yang dipimpin Rusia, setuju mengurangi produksi sebesar 1.8 juta barel per hari (bph) selama enam bulan. Kesepakatan tersebut diperpanjang pada Mei 2017 untuk periode sembilan bulan lagi hingga Maret 2018 dalam upaya untuk menyusutkan inventori minyak global serta mendongkrak harga minyak.

Para trader mengatakan, ada tanda-tanda pengetatan pasar dalam fundamental minyak. Perusahaan-perusahaan Energi AS memangkas jumlah sumur minyak sebanyak 729 pekan lalu, penurunan terbesarnya sejak Mei 2016.

Penurunan aktivitas pengeboran di AS terjadi seiring Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Grup Non-OPEC yang dipimpin Rusia menjanjikan pemangkasan produksi minyak sebesar 1.8 juta barel per hari (bph), dalam rangka mengetatkan pasar.

Perjanjian untuk mengurangi produksi ini dijadwalkan berlangsung hingga Maret 2018, tetapi ada konsensus berkembang untuk memperpanjang kesepakatan ini. Dalam pandangan ACY, diskusi akan terus berlangsung menjelang rapat 30 November, yang akan dihadiri para menteri perminyakan dari negara-negara OPEC dan non-OPEC yang berpartisipasi.
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Analisa Harian Market Forex oleh Tim FBS MetaFX Forex 890 7th August 2020 12:04 PM
Analisa Market Teknikal dan Fundamental PlayFXnow Forex 0 25th April 2016 12:34 PM
cara analisa pergerakan market ala silumankupukupu FXOptimaks Forex 0 25th April 2016 12:14 PM
Analisa Market by reyvalentino19 AnalisaFX Forex 0 25th April 2016 11:46 AM
Free Signal dan Analisa - for Derivative Market ElementForex Forex 0 25th April 2016 11:39 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 12:19 AM.