Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Misteri, Horror, Supranatural

Misteri, Horror, Supranatural Yuk baca cerita horor, lihat dan share penampakan mahluk gaib disini. Boleh juga membuka konsultasi ramalan,tarot dan sejenisnya

Reply
 
Thread Tools
  #11  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 09


RESEP DOKTER

Seseorang jatuh sakit dan berkonsultasi ke dokter. Sang dokter memeriksanya dan menuliskan resep untuknya. Orang itu sangat percaya kepada dokternya, dia pulang dan menaruh foto sang dokter di ruang doanya. Dia lalu mengambil resep dari sang dokter dan menguncarkan tulisan di dalam resep tersebut, "Pagi dua pil! Siang dua pil! Malam dua pil."

Karena begitu besar kepercayaan orang itu kepada dokternya, setiap hari selama berminggu-minggu dia terus menguncarkan isi resep itu, tetapi tetap saja resep itu tidak membantu menyembuhkan penyakitnya. Dia memutuskan untuk menemui sang dokter lagi untuk mengetahui lebih lanjut tentang resep itu. Ia bertanya kepada sang dokter, "Kenapa Dokter memberi resep ini? Bagaimana resep ini bisa menolong saya?"

Sebagai orang yang bijaksana, sang dokter menjelaskan, "Begini... ini penyakitmu, ini penyebab dari penyakitmu. Jika kamu minum obat yang saya resepkan, obat itu akan mengatasi penyebab penyakitmu. Kalau penyebab penyakitmu sudah teratasi, dengan sendirinya penyakitmu akan tersembuhkan."

Orang itu berpikir, "Wow, luar biasa! Dokterku sangat pintar! Resepnya sangat ampuh!" Dia pulang dan mulai bertikai dengan para tetangga dan temannya, "Dokterku adalah dokter terhebat! Dokter lain tidak ada gunanya!" Namun apa yang dia dapatkan? Seumur hidup mungkin saja dia terus bertikai, tetapi tetap saja ia tidak tertolong. Hanya dengan meminum obatnya, orang itu akan tersembuhkan dari penyakitnya, dari penderitaannya.

Orang yang tercerahkan itu bagaikan dokter. Atas dasar belas kasih, ia memberikan resep berisi nasihat kepada orang-orang mengenai cara untuk membebaskan diri mereka dari penderitaan. Jika orang mengembangkan keimanan membuta kepada orang bijak tersebut, mereka mengubah resep itu menjadi ayat suci dan mulai bertikai dengan aliran lain, menyatakan bahwa ajaran pendiri aliran mereka lebih hebat. Namun demikian, tak ada yang sadar untuk mempraktikkan apa yang diajarkan, untuk meminum obat yang diresepkan agar terbebas dari penderitaan.

Memiliki keyakinan kepada dokter itu bermanfaat kalau memang bisa mendorong pasien untuk mengikuti nasihatnya. Memahami cara kerja obat juga bermanfaat jika itu bisa mendorong pasien untuk meminum obatnya. Tanpa benar-benar meminum obatnya, mana bisa sembuh dari penyakit? Anda harus meminum sendiri obatnya.

Be Happy!
Reply With Quote
  #12  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 10


CARA MENGAJAR TERBAIK

Hiduplah seorang guru yang bijaksana, guru tersebut memiliki beberapa orang murid, salah satu di antara muridnya ada yang gagu. Suatu hari sang guru menyuruh muridnya yang gagu untuk turun gunung.

Sang guru berkata, "Besok, turun gununglah dan sebarkanlah ajaran Kebenaran yang telah kubabarkan kepada semua orang."

Muridnya yang gagu itu merasa rendah diri dan segera menulis di atas kertas, "Maafkan saya Guru, bagaimana mungkin saya dapat menyebarkan ajaran Guru, saya ini kan gagu. Mengapa Guru tidak menyuruh murid lain saja yang tentu mampu membabarkan ajaran Guru dengan lebih baik?"

Sang Guru tersenyum dan meminta muridnya merasakan sebiji anggur yang diberikan olehnya. "Anggur ini manis sekali," tulis muridnya.

Sang Guru kembali memberikan sebiji anggur yang lain. "Anggur ini masam sekali," tulis muridnya.

Kemudian Gurunya melakukan hal yang sama pada seekor burung beo. Biarpun diberi anggur yang manis maupun masam beo itu tetap saja mengoceh, "Masam... masam...."

Sang Guru menjelaskan pada muridnya,

"Kebenaran bukanlah untuk dihafal, bukan pula cuma untuk dipelajari, tapi yang terutama adalah untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Cacat tubuh yang kita miliki janganlah menjadi rintangan dalam mengembangkan batin kita. Kita jangan seperti sebuah sendok yang penuh dengan madu, tapi tidak pernah mengetahui manisnya madu itu. Kita jangan seperti beo yang pintar mengoceh, tapi tidak mengerti apa yang diocehkannya.

Engkau memang tidak mampu berbicara dengan baik, tapi bukankah engkau bisa menyebarkan Kebenaran dengan cara-cara lain, misalnya menulis buku? Dan yang lebih penting, bukankah perilaku kamu yang sesuai dengan Kebenaran akan menjadi panutan bagi yang lain?"

Itulah cara mengajar yang terbaik: teladankan Kebenaran dalam perilakumu, bukan cuma dalam omonganmu....

Be Happy!
Reply With Quote
  #13  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 11


3 TAHUN, 80 TAHUN

Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang petapa yang tinggal sepanjang waktu di sebuah pohon. Tak peduli hujan angin atau terik matahari, ia tetap bertahan di pohon yang tinggi itu. Karena kebiasaan anehnya itu, orang-orang desa menjulukinya Si Sarang Burung.

Banyak orang yang suka bercakap-cakap dengan Si Sarang Burung dan mereka merasa cocok dengan nasihat-nasihat darinya. Lambat laun ia menjadi terkenal dan dianggap sebagai guru yang bijaksana. Reputasinya menyebar ke seluruh penjuru negeri. Orang-orang berdatangan dari jauh untuk meminta petuahnya.

Bahkan Pak Gubernur pun memutuskan untuk menemui petapa itu untuk membahas berbagai hal penting. Suatu pagi, Pak Gubernur berangkat menuju ke tempat Si Sarang Burung. Setelah menempuh perjalanan berat selama berhari-hari, akhirnya tibalah Pak Gubernur di pohon kediaman Si Sarang Burung. Tampak olehnya, Sang Petapa sedang duduk dengan tenangnya di ketinggian pohon, seraya menikmati kicauan burung dalam kehangatan musim semi.

Sambil menengadah, Pak Gubernur berteriak, "Sarang Burung! Saya gubernur provinsi ini, saya datang dari jauh untuk berbicara denganmu. Saya punya pertanyaan yang paling penting!"

Pak Gubernur menanti jawaban, namun ia hanya mendengar desiran dedaunan. Ia melanjutkan, "Ini pertanyaanku. Apakah hal terpenting yang diajarkan oleh semua orang bijak?" Selama beberapa saat hanya gemerisik lembut daun saja yang terdengar.

Akhirnya keheningan terpecahkah oleh suara lembut dari atas pohon, "Inilah jawabannya. Jangan berbuat jahat. Senantiasalah berbuat kebajikan."

Pak Gubernur merasa bahwa jawaban ini terlalu sepele, bayangkan saja, ia telah menempuh berhari-hari perjalanan, masa hanya jawaban seperti itu yang diperolehnya?

Sambil menggerutu, Pak Gubernur menukas ketus, "Jangan berbuat jahat. Senantiasalah berbuat kebajikan. Kalau cuma begitu, anak 3 tahun saja tahu!"

Sembari melongok ke bawah, Si Sarang Burung menimpali sambil tersenyum simpul, "Memang, anak 3 tahun saja tahu, tapi orang umur 80 tahun pun masih sulit melakukannya!"

Be Happy!
Reply With Quote
  #14  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 12


TAHUN-TAHUN SIA-SIA

Pada suatu hari tibalah Sang Guru ke tepi sebuah sungai. Di pinggir sungai tersebut tinggallah seorang fakir. Banyak orang yang berziarah ke sana untuk mendengar ajaran dari fakir tersebut. Orang bilang bahwa fakir itu sanggup berjalan di atas air.

Setelah bertegur sapa, Sang Guru bertanya: "Berapa lama engkau berlatih hingga mampu berjalan di atas air?"

Dengan bangga Sang fakir menjelaskan metode yang dipelajarinya selama 25 tahun, bahkan dia harus berlatih keras selama berjam-jam setiap harinya.

Berkatalah Sang Guru kepada fakir itu: "Engkau berkorban begitu banyak supaya dapat berjalan di atas air. Pernahkah engkau bayangkan betapa banyak perbuatan baik yang dapat engkau lakukan dalam 25 tahun daripada menghabiskan waktu untuk mempelajari sesuatu yang dapat dilakukan setiap orang dengan sebuah perahu?"

Demikianlah, banyak orang yang selalu melibatkan diri dalam melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat alih-alih menggunakan waktu yang tak akan pernah kembali untuk banyak hal lain yang lebih bermanfaat.

Cerita di atas bukan sekadar dongeng, bukan tidak mungkin pula kita melakukan hal yang sama dalam keseharian kita tanpa kita sadari. Pastikan orientasi dan perilaku kita berada dalam arah yang benar. Persoalannya, bagaimana sih kriteria perilaku yang benar itu? Berikut adalah sebuah proposal prinsip perilaku yang dijunjung tinggi oleh para bijak di dunia relatif ini:
1. Dilandasi dengan niat yang baik.
2. Bermanfaat bagi diri sendiri, setidaknya tidak merugikan orang lain.
3. Bermanfaat bagi pihak lain.

Yakinkah Anda bahwa Anda tidak sedang menjalani "tahun-tahun sia-sia"?

Be Happy!
Reply With Quote
  #15  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 13


CUMA SAYA YANG TIDAK BICARA

Suatu hari empat sekawan berjanji satu sama lain untuk bermeditasi tanpa berbicara sepatah kata pun selama tujuh hari. Pada hari pertama semuanya tutup mulut, dan meditasi berjalan sesuai rencana. Ketika malam tiba, lampu minyak mulai kering, dan cahaya mulai redup. Seorang pelayan tertidur di dekat situ.

Salah satu dari mereka tidak tahan untuk tidak bersuara, "Isi lampu itu," katanya.

Orang kedua kaget mendengar suara temannya, "Hus! Kita kan tak boleh bicara, ingat nggak?"

"Kalian berdua bodoh! Kenapa bicara?" sergah orang ketiga.

Dengan suara lirih orang keempat menggumam, "Cuma saya yang tidak bicara."

Sejak lahir, kita memiliki hasrat bawaan untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita. Jika digunakan dengan benar, kata-kata tentu akan banyak membantu. Namun sering kali kita kelepasan bicara tanpa memikirkan terlebih dahulu apa yang seharusnya kita katakan atau apakah sebenarnya kita perlu bicara atau tidak.

Seperti empat sekawan tadi, kita sering berharap untuk tidak mengatakan apa yang terlanjur kita katakan. Pada saat itu, sudah terlambat karena kata-kata yang telah dikeluarkan tak dapat ditarik kembali. Kita mungkin saja meminta maaf, namun kerusakan telah terjadi.

Kita seyogianya menjadi tuan atas lidah kita. Lidah harus mengucapkan apa yang ingin kita ucapkan saja, bukannya berceloteh tak terkendali. Sayangnya, sering kali lidahlah yang menjadi tuan dan kita menjadi budaknya; kita terpaksa mendengar apa yang lidah ucapkan atas nama kita dan sering kita tak mampu menghentikan ocehannya. Kurangnya kesadaran dan kendali semacam itu kadang dapat membawa bencana.

Kesadaran, lagi-lagi, adalah kuncinya. Terlepas dari kita akhirnya akan bicara atau tidak bicara, sadarilah itu sebelum, selama, dan sesudahnya.

Be Happy!
Reply With Quote
  #16  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 14


INI PUN AKAN BERLALU

Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya.

Setelah harta terbagi, masih tertingal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka. Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah.

Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, "Kurasa cincin ini bukan milik ayah, namun warisan turun-temurun dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu."

Sang adik tersenyum dan berkata, "Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu." Keduanya mengenakan cincin tersebut di jari masing-masing dan berpisah.

Sang adik merenung, "Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?" Dia mencermati cincinnya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin itu: INI PUN AKAN BERLALU. "Oh, rupanya ini mantra ayah…," gumamnya sembari kembali mengenakan cincin tersebut.

Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh-bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana-sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang membuatnya ketagihan.

Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya, tetapi dia teringatkan oleh cincinnya: INI PUN AKAN BERLALU. Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa: INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tidak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik-turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia.

Be Happy!
Reply With Quote
  #17  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 15


PENJARA PIKIRAN

Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain, namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?" Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Di manakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan." Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.

Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kakinya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil...

Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa "melompat lebih tinggi dan lebih jauh" kalau Anda mau menyingkirkan "penjara" itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda?

Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda sendiri, bukan dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk Anda.

Be Happy!
Reply With Quote
  #18  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 16


KAN BARU SATU….

Di daratan Cina konon ada harta karun yang dinamakan 18 patung Arahat. Patung-patung ini terbuat dari emas murni yang masing-masing seberat belasan kilogram.

Pada masa itu, ada seorang petani miskin yang bertani di sisi sebuah gunung. Suatu hari, tanpa dinyana-nyana petani tersebut menemukan sebuah patung arahat yang tersohor itu. Lantas ia bergegas pulang dan menunjukkan patung temuannya itu kepada keluarga dan teman-temannya. Tentu saja keluarganya menyambut dengan sorak-sorai kegembiraan.

"Horeee, sekarang kita bisa bersenang-senang sepanjang hidup!"

"Iya, kita menjadi jutawan!"

Akan tetapi petani itu tampak tidak bahagia. Sepanjang hari ia tampak bermuram durja dan tiada hentinya menghembuskan nafas panjang. Adiknya bertanya, "Kak, kamu kan sekarang sudah jadi kaya raya, kenapa kamu terlihat sedih?"

Seraya mendesah sang petani menimpali, "Hhhhh… aku kan baru menemukan satu... aku tak tahu harus di mana mencari 17 patung lainnya…."

Olala... dari cerita di atas, kita bisa memetik hikmah bahwa kebahagiaan tidak bisa diukur dari seberapa banyak harta seseorang, tetapi dari apakah ia merasa bersyukur atau berkecukupan dengan apa yang ada padanya.

HAPPINESS IS NOT GETTING WHAT YOU WANT, BUT WANTING WHAT YOU GET.

Kebahagiaan bukanlah mendapatkan apa yang Anda inginkan, melainkan menginginkan apa yang Anda dapatkan.

Be Happy!
Reply With Quote
  #19  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 17


LEPASKAN KEPALANMU

Di suatu hutan hiduplah sekelompok monyet. Pada suatu hari, tatkala mereka tengah bermain, tampak oleh mereka sebuah toples kaca berleher panjang dan sempit yang bagian bawahnya tertanam di tanah. Di dasar toples itu ada kacang yang sudah dibubuhi dengan aroma yang disukai monyet. Rupanya toples itu adalah perangkap yang ditaruh di sana oleh seorang pemburu.

Salah seekor monyet muda mendekat dan memasukkan tangannya ke dalam toples untuk mengambil kacang-kacang tersebut. Akan tetapi tangannya yang terkepal menggenggam kacang tidak dapat dikeluarkan dari sana karena kepalan tangannya lebih besar daripada ukuran leher toples itu. Monyet ini meronta-ronta untuk mengeluarkan tangannya itu, namun tetap saja gagal.

Seekor monyet tua menasihati monyet muda itu: “Lepaskanlah kepalanmu atas kacang-kacang itu! Engkau akan bebas dengan mudah!” Namun monyet muda itu tidak mengindahkan anjuran tersebut, tetap saja ia bersikeras menggenggam kacang itu.

Beberapa saat kemudian, sang pemburu datang dari kejauhan. Sang monyet tua kembali meneriakkan nasihatnya: “Lepaskanlah kepalanmu sekarang juga agar engkau bebas!” Monyet muda itu ketakutan, namun tetap saja ia bersikeras untuk mengambil kacang itu. Akhirnya, ia tertangkap oleh sang pemburu.

Demikianlah, kadang kita juga sering mencengkeram dan tidak rela melepaskan hal-hal yang sepatutnya kita lepaskan: kemarahan, kebencian, iri hati, ketamakan, dan sebagainya. Apabila kita tetap tak bersedia melepas, tatkala kematian datang “menangkap” kita, semuanya akan terlambat sudah.

Bukankah lebih mudah jika kita melepaskan setiap masalah yang lampau, dan menatap hari esok dengan lebih cerah? Bukankah dunia akan menjadi lebih indah jika kita bisa melepaskan “kepalan” kita dan membagi kebahagiaan dengan orang lain?

Be Happy!
Reply With Quote
  #20  
Old 22nd October 2012
AGASYO AGASYO is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Oct 2012
Location: java`lands
Posts: 622
Rep Power: 14
AGASYO sebentar lagi akan terkenalAGASYO sebentar lagi akan terkenal
Default

ILLUMINATA 18


IRI TIADA HENTI

Ada seorang pemotong batu yang melihat seorang kaya. Iri dengan kekayaan orang itu, tiba-tiba ia berubah menjadi orang kaya.

Ketika ia sedang bepergian dengan keretanya, ia harus memberi jalan kepada seorang pejabat. Iri dengan status pejabat itu, tiba-tiba ia berubah menjadi seorang pejabat.

Ketika ia meneruskan perjalanannya, ia merasakan panas terik matahari. Iri dengan kehebatan matahari, tiba-tiba ia berubah menjadi matahari.

Ketika ia sedang bersinar terang, sebuah awan hitam menyelimutinya. Iri dengan selubung awan, tiba-tiba ia berubah menjadi awan.

Ketika ia sedang berarak di langit, angin menyapunya. Iri dengan kekuatan angin, tiba-tiba ia berubah menjadi angin.

Ketika ia sedang berhembus, ia tak kuasa menembus gunung. Iri dengan kegagahan gunung, tiba-tiba ia berubah menjadi gunung.

Ketika ia sedang bertengger, ia melihat ada orang yang memecahnya. Iri dengan orang itu, tiba-tiba ia terbangun sebagai pemotong batu.

Ternyata itu semua hanya mimpi si pemotong batu.


Karena kita semua saling terkait dan saling tergantung, tidak ada yang betul-betul lebih tinggi atau lebih rendah. Kehidupan ini baik-baik saja kok… sampai Anda mulai membanding-bandingkan.

Kata Sang Guru: "Rasa berkecukupan adalah kekayaaan terbesar."

Pengejaran keuntungan, ketenaran, pujian, dan kesenangan bersifat tiada akhir karena roda kehidupan terus berputar, silih berganti dengan kerugian, ketidaktenaran, celaan, dan penderitaan. Inilah delapan kondisi duniawi yang senantiasa mengombang-ambingkan kita sepanjang hidup.

Kebahagiaan terletak pada kemampuan untuk mengembangkan pikiran dengan seimbang, tidak melekat terhadap delapan kondisi duniawi. Boleh-boleh saja kita menjadi kaya dan terkenal, namun orang bijaksana akan hidup tanpa kemelekatan terhadap delapan kondisi duniawi. Kebahagiaan sejati tidaklah terkondisi oleh apa pun.

Be Happy!
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
[ASK] Guru Spiritual di BSD Taman tekno rohneraka Misteri, Horror, Supranatural 0 22nd April 2012 06:15 PM
[ask]Khodam guru spiritual jagosantet Misteri, Horror, Supranatural 0 22nd April 2012 05:24 PM
Dukun aka paranormal = guru spiritual??? kijokotolol Misteri, Horror, Supranatural 0 22nd April 2012 04:39 PM
Jasa perjalanan spiritual,Supranatural&ESQ dari TIM KSP (KURSI SEUKEUT PANINGAL) jenggotislam Misteri, Horror, Supranatural 0 22nd April 2012 03:19 PM
Preache Moss: Perjalanan Spiritual Seorang Komedian Muslim AS 515 Islam 1 1st September 2010 04:01 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 04:12 AM.