PakRT
1st December 2012, 12:53 PM
Kondisi Barang : Baru
Harga :
Lokasi Seller : DKI Jakarta
Description :
Menindaklanjuti pemanasan global dan green energi tadi,dengan ini
kami kirim proposal Matos yang detail. Semoga dengan dipakainya Matos
turut mengurangi pemanasan global.
Terima kasih atas kerjasamanya
Hormat saya
Zeinvi lw
08567855402
021-95704529
*Innovation Through Road Construction Technology*
*( Inovasi Dalam Tehnik Konstruksi Jalan)*
Jalan merupakan sarana pokok dalam transportasi darat, oleh sebab itu kita
perlu mengenal jalan secara mendalam baik secara teknologi maupun ekonomi
dan manfaatnya. Dibawah ini akan kami usulkan kepada Pemerintah Kabupaten,
Propinsi maupun Pusat suatu inovasi yang dapat meminimalisirkan biaya dan
memenuhi standard teknologi sehinga pembangunan jalan di Indonesia ini makin
pesat yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelum kita mengkaji inovasi tersebut sebaiknya kita kenali dulu jalan
berdasarkan :
1. Struktur dari jalan itu sendiri yang terdiri dari 2 bagian yaitu :
*a. **Bagian Badan Jalan *
Perencanaan badan jalan ini sangat menentukan kenyamanan dari pemakai Jalan
itu karena ditentukan oleh perencanaan horizontal alinyemen dan vertical
alinyemen dimana jalan tersebut lurus atau menikung atau menurun maupun
mendaki, selain itu apakah tanah dasarnya perlu digali atau ditimbun sangat
tergantung dari perencanaan jalan itu sendiri dimana badan jalan sering
disebut lapisan sub grade.
*b. **Bagian Konstruksi Jalan ( Perkerasan Jalan). *
Perencanaan konstruksi perkerasan jalan sangat tergantung dari bahan
perkerasannya yang kita kenal andalan konstruksi perkerasan flexible atau
perkerasan rigid atau kaku,
Konstruksi perkerasan ini secara umum dapat dibagi dalam beberapa lapis
yaitu :
- lapisan pondasi dasar ( Sub base )
- lapisan pondasi atas ( Base )
- lapisan pondasi permukaan atas Aus ( Surface )
apabila konstruksi perkerasan sudah ada dan memerlukan peningkatan tebal
maka antara permukaan lapisan atas ( Aus ) diberi satu lapisan yang diberi
nama lapisan perata atau pengikat disebut leveling chose atau binder chose.
2. Kelas Jalan menurut fungsinya :
Kelas jalan secara fungsi lalu lintasnya oleh pemerintah ditentukan
berdasarkan kemampuan menahan beban dan jumlah lalu lintas dahulu diberi
kelas I, II, IIIa dan IIIb, namun sekarang kita banyak mengenal kelas jalan
yaitu :
- Jalan Utama
- Jalan Skunder
- Jalan Kolektor
- Jalan Penghubung / Produksi
3. Kelas Jalan menurut pembangunan, pengelolaan serta pemeliharaannya
adalah:
- Jalan Tol
- Jalan Negara
- Jalan Propinsi
- Jalan Kabupaten
- Jalan Perkebutan / Pertambangan
Untuk membangun jalan baik jalan Tol, Negara, Propinsi, Kabupaten,
Perkebunan dan pertambangan sudah semestinya disesuaikan dengan dana yang
ada atau Anggaran Pendapatan Daerah atau persediaan dana perusahaan
mengingat pembangunan jalan merupakan investasi yang cukup besar dan sudah
barang tentu harus dikaji melalui kelayakan pembangunan usaha perkebunan
atau pertambangan itu sendiri, sehingga dalam pembangunan jalan harus
dipertimbangkan dengan 2 perinsip yaitu :
1. Konstruksi harus mampu mendukung beban berat dan trafik yang padat dan
harus mampu mengatasi kendala atau hambatan di musim penghujan.
2. biaya semurah � murahnya dan harus mampu mendukung transportasi
produksi kebun atau tambang untuk mengirim hasil kebun atau tambang dari
tempat panen atau penggalian ke pabrik dan atau dari pabrik ketempat
pemasaran.
Dari kedua hal tersebut diataslah maka kami mengusulkan adanya inovasi baru
dalam lapisan perkerasan ini yang memenuhi standard teknologi dan kemudahan
dalam pelaksanaannya serta murah biayanya dan dapat memakai bahan material
yang ada disekitar lokasi dengan mencampurnya dengan suatu bahan additive
tertentu yang kita sebut stabilisasi.
Dalam inovasi ini kami mengusulkan macam - macam bahan additive untuk
lapisan � lapisan tersebut :
1. lapisan badan jalan ( Sub Grade ) kita beri bahan additive berupa
semen, coral jagung, pasir , serta bahan kimia tertentu.
2. lapisan sub base kita beri bahan additive berupa semen, pasir, koral
jagung, tanah laterit yang dicampur dengan bahan kimia tertentu.
3. lapisan base kita beri bahan additive berupa semen, pasir, koral
jagung, tanah laterit dan bahan kimia tertentu dengan campuran yang kental.
4. lapisan surface atau permukaan kita beri perkerasan berupa perkerasan
san silt.
Dari keempat inovasi inilah kita kaitkan jalan yang akan dibangun baik jalan
perkebunan/pertambangan, dan kabupaten yang lapisan 1,2 dan 3 dijadikan satu
dan ditambah dengan lapisan ke 4. sedangkan untuk jalan Propinsai atau
Negara perlu dibagi dalam 3 lapisan yaitu lapisan 1 dan 2 menjadi satu,
kemudian lapisan 3 dan 4 dimana untuk lapisan ke 4 ini dapat dikembangkan
lagi menjadi lapisan kaku ( rigid ) tergantung dari kepadatan trafik dan
berat beban yang akan melaluinya. Untuk pelaksanaan konstruksi ini kami
selaku Aplikator dan telah memiliki hasil � hasil uji coba di Laboratorium
PUSLITBANG Jalan di bandung yang telah memakai bahan kimia berupa :
1. Road Packer
2. Polycom
3. Conaid
4. Matos
Terima kasih atas kerjasamanya dan semoga kita bisa membuat Indonesia lebih
hijau.
Hormat saya
Zeinvi LW
08567855402
Harga :
Lokasi Seller : DKI Jakarta
Description :
Menindaklanjuti pemanasan global dan green energi tadi,dengan ini
kami kirim proposal Matos yang detail. Semoga dengan dipakainya Matos
turut mengurangi pemanasan global.
Terima kasih atas kerjasamanya
Hormat saya
Zeinvi lw
08567855402
021-95704529
*Innovation Through Road Construction Technology*
*( Inovasi Dalam Tehnik Konstruksi Jalan)*
Jalan merupakan sarana pokok dalam transportasi darat, oleh sebab itu kita
perlu mengenal jalan secara mendalam baik secara teknologi maupun ekonomi
dan manfaatnya. Dibawah ini akan kami usulkan kepada Pemerintah Kabupaten,
Propinsi maupun Pusat suatu inovasi yang dapat meminimalisirkan biaya dan
memenuhi standard teknologi sehinga pembangunan jalan di Indonesia ini makin
pesat yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelum kita mengkaji inovasi tersebut sebaiknya kita kenali dulu jalan
berdasarkan :
1. Struktur dari jalan itu sendiri yang terdiri dari 2 bagian yaitu :
*a. **Bagian Badan Jalan *
Perencanaan badan jalan ini sangat menentukan kenyamanan dari pemakai Jalan
itu karena ditentukan oleh perencanaan horizontal alinyemen dan vertical
alinyemen dimana jalan tersebut lurus atau menikung atau menurun maupun
mendaki, selain itu apakah tanah dasarnya perlu digali atau ditimbun sangat
tergantung dari perencanaan jalan itu sendiri dimana badan jalan sering
disebut lapisan sub grade.
*b. **Bagian Konstruksi Jalan ( Perkerasan Jalan). *
Perencanaan konstruksi perkerasan jalan sangat tergantung dari bahan
perkerasannya yang kita kenal andalan konstruksi perkerasan flexible atau
perkerasan rigid atau kaku,
Konstruksi perkerasan ini secara umum dapat dibagi dalam beberapa lapis
yaitu :
- lapisan pondasi dasar ( Sub base )
- lapisan pondasi atas ( Base )
- lapisan pondasi permukaan atas Aus ( Surface )
apabila konstruksi perkerasan sudah ada dan memerlukan peningkatan tebal
maka antara permukaan lapisan atas ( Aus ) diberi satu lapisan yang diberi
nama lapisan perata atau pengikat disebut leveling chose atau binder chose.
2. Kelas Jalan menurut fungsinya :
Kelas jalan secara fungsi lalu lintasnya oleh pemerintah ditentukan
berdasarkan kemampuan menahan beban dan jumlah lalu lintas dahulu diberi
kelas I, II, IIIa dan IIIb, namun sekarang kita banyak mengenal kelas jalan
yaitu :
- Jalan Utama
- Jalan Skunder
- Jalan Kolektor
- Jalan Penghubung / Produksi
3. Kelas Jalan menurut pembangunan, pengelolaan serta pemeliharaannya
adalah:
- Jalan Tol
- Jalan Negara
- Jalan Propinsi
- Jalan Kabupaten
- Jalan Perkebutan / Pertambangan
Untuk membangun jalan baik jalan Tol, Negara, Propinsi, Kabupaten,
Perkebunan dan pertambangan sudah semestinya disesuaikan dengan dana yang
ada atau Anggaran Pendapatan Daerah atau persediaan dana perusahaan
mengingat pembangunan jalan merupakan investasi yang cukup besar dan sudah
barang tentu harus dikaji melalui kelayakan pembangunan usaha perkebunan
atau pertambangan itu sendiri, sehingga dalam pembangunan jalan harus
dipertimbangkan dengan 2 perinsip yaitu :
1. Konstruksi harus mampu mendukung beban berat dan trafik yang padat dan
harus mampu mengatasi kendala atau hambatan di musim penghujan.
2. biaya semurah � murahnya dan harus mampu mendukung transportasi
produksi kebun atau tambang untuk mengirim hasil kebun atau tambang dari
tempat panen atau penggalian ke pabrik dan atau dari pabrik ketempat
pemasaran.
Dari kedua hal tersebut diataslah maka kami mengusulkan adanya inovasi baru
dalam lapisan perkerasan ini yang memenuhi standard teknologi dan kemudahan
dalam pelaksanaannya serta murah biayanya dan dapat memakai bahan material
yang ada disekitar lokasi dengan mencampurnya dengan suatu bahan additive
tertentu yang kita sebut stabilisasi.
Dalam inovasi ini kami mengusulkan macam - macam bahan additive untuk
lapisan � lapisan tersebut :
1. lapisan badan jalan ( Sub Grade ) kita beri bahan additive berupa
semen, coral jagung, pasir , serta bahan kimia tertentu.
2. lapisan sub base kita beri bahan additive berupa semen, pasir, koral
jagung, tanah laterit yang dicampur dengan bahan kimia tertentu.
3. lapisan base kita beri bahan additive berupa semen, pasir, koral
jagung, tanah laterit dan bahan kimia tertentu dengan campuran yang kental.
4. lapisan surface atau permukaan kita beri perkerasan berupa perkerasan
san silt.
Dari keempat inovasi inilah kita kaitkan jalan yang akan dibangun baik jalan
perkebunan/pertambangan, dan kabupaten yang lapisan 1,2 dan 3 dijadikan satu
dan ditambah dengan lapisan ke 4. sedangkan untuk jalan Propinsai atau
Negara perlu dibagi dalam 3 lapisan yaitu lapisan 1 dan 2 menjadi satu,
kemudian lapisan 3 dan 4 dimana untuk lapisan ke 4 ini dapat dikembangkan
lagi menjadi lapisan kaku ( rigid ) tergantung dari kepadatan trafik dan
berat beban yang akan melaluinya. Untuk pelaksanaan konstruksi ini kami
selaku Aplikator dan telah memiliki hasil � hasil uji coba di Laboratorium
PUSLITBANG Jalan di bandung yang telah memakai bahan kimia berupa :
1. Road Packer
2. Polycom
3. Conaid
4. Matos
Terima kasih atas kerjasamanya dan semoga kita bisa membuat Indonesia lebih
hijau.
Hormat saya
Zeinvi LW
08567855402