Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Forex

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.

Reply
 
Thread Tools
  #511  
Old 12th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default



Pengangguran Inggris Meningkat, Pasar Tenaga Kerja Mulai Sepi

Tingkat pengangguran Inggris naik di kuartal kedua dan total pertumbuhan upah melambat, sebuah sinyalemen mengendurnya pemulihan pasar tenaga kerja.

Jumlah pencari kerja meningkat 25.000 menjadi 1,85 juta orang, sehingga menempatkan tingkat pengangguran sebesar 5,6 persen, Kantor Statistik Nasional mengatakan hari Rabu di London. Jumlah pekerjaan menurun 63.000 pada periode tersebut.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa total gaji, yang meliputi bonus, naik 2,4 persen di tingkat tahunan pada kuartal kedua, turun dari 3,2 persen bulan sebelumnya. Penurunan ini lebih tajam dari perkiraan para ekonom yakni dengan penurunan di 3,3 persen pada bonus. Pertumbuhan gaji bertahan di 2,8 persen, sejalan dengan perkiraan.

Pada basis kuartal, ini merupakan penurunan payroll berturut-turut pertama di lebih dari dua tahun terakhir. Ahli statistik ONS, David Freeman mengatakan di saat terlalu dini untuk mengatakan pasar pekerjaan merata, angka-angka tersebut "tentu memperkuat kemungkinan." Dia menambahkan bahwa pertumbuhan gaji "tetap solid."

Pound hapus penguatan awal terhadap dolar setelah laporan itu dipublikasikan. Diperdagangkan bergerak tipis pada $1,5567 terpantau hingga pukul 09:37 pagi waktu London.
Reply With Quote
  #512  
Old 13th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Penguatan Emas Dalam 5 Hari Harus Terhenti



Penguatan Emas Dalam 5 Hari Harus Terhenti

Emas berjangka harus mencatat penurunan pada perdagangan Kamis, setelah sempat mencatat penguatan beruntun selama lima hari yang sebagian besar didukung oleh gejolak di Cina.

Kontrak perdagangan Desember emas GCZ5, terakhir turun $6,30, atau 0,5%, di harga $1,117.30 per ons nya. Sementara perak dengan kontrak berjangka September melemah 13 sen, atau 0,9%, ke level $15,35 per ons

Lemahnya nilai tukar pada yuan yang terjadi pada minggu ini telah meningkatkan kekhawatiran ekonomi global, sehingga membebani saham dan aset berisiko lainnya namun sempat mendongkrak emas, yang kerap dianggap sebagai ‘Safe Haven’.

Namun pada perdagangan hari ini, Kamis, pejabat bank sentral China, dalam sebuah konferensi pers yang tidak biasa, menyatakan pembelaan akan penanganan mereka terhadap pelemahan mata uang negeri tirai bambu itu.

Emas berjangka sempat rally di atas $1.126 per ons di sesi Kamis pagi ke level atas 3 setengah pekan, sebelum akhirnya kembali melemah dan berbalik turun.

Dalam laporan utama pada hari Kamis, World Gold Council mengatakan permintaan untuk logam kuning anjlok 12% ke posisi terendah enam tahun pada kuartal kedua.

Indeks dolar, menguat 0,29% pada hari Kamis, sehingga merusak kecemerlangan emas.
Reply With Quote
  #513  
Old 14th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Permintaan Maaf Penuh Abe Pada Peringatan PD II



Permintaan Maaf Penuh Abe Pada Peringatan PD II

Perdana Menteri Shinzo Abe mengeluarkan pernyataan yang menandai peringatan berakhirnya Perang Dunia II ke-70 yang diminta untuk permintaan maaf oleh pendahulunya tapi ia sejenak menawarkan dalam kata-katanya sendiri, seperti yang diminta oleh negara-negara tetangga.

"Jepang telah berulang kali menyatakan perasaan penyesalan mendalam dan meminta maaf yang tulus atas tindakannya selama perang tersebut," kata Abe. Dia juga menyatakan "perasaan duka yang mendalam" dan "abadi, belasungkawa tulus" secara peribadi atas hilangnya nyawa di pihak Jepang maupun sekutu.

Korea Selatan dan China telah menyatakan keprihatinan tentang pandangan sejarah Abe. Keduanya telah meminta abe untuk mengulangi permintaan maaf yang dilakukan oleh pemerintah Jepang masa lalu.

Kritik di Jepang dan di luar negeri telah menuduh Abe berusaha menutupi tindakan perang Jepang. Partai Konservatif di Jepang yang mendukung Abe mengatakan Jepang telah cukup meminta maaf, dan mereka menuduh para pemimpin Korea Selatan dan Cina sengaja menyulut luka perang untuk menopang dukungan domestik.
Reply With Quote
  #514  
Old 17th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Pasar Acuhkan Kecemasan Yuan, Dolar Kian Menawan



Pasar Acuhkan Kecemasan Yuan, Dolar Kian Menawan

Dolar kembali menguat terhadap sejumlah mata uang mayoritas di perdagangan sesi Senin, karena kekhawatiran akan perang mata uang yang dipimpin Cina kian mereda dan para pelaku pasar malah berfokus prospek kenaikan ssuku bunga AS.

Indeks dolar pada pecan lalu sempat menyentuh level terendah satu bulan setelah keputusan mengejutkan dari bank sentral Cina untuk menurunkan nilai tukar mata uangnya atas ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada September mendatang.

Namun setelah PBOC menetapkan yuan sedikit di atas suku bunga tetapnya pada Jum’at kemarin, timbul kekhawatiran bahwa Beijing berniat menurun nilai tukar Yuan lebih besar lagi, pasar kembali mengalihkan perhatiannya pada divergensi kebijakan moneter antara kedua Negara maju tersebut.

Terhadap euro, yang diperkirakan masih lemah setelah European Central Bank, ECB, terus menggolontarkan dana sebesar 1 triliun euro untuk program pembelian asset, dolar mencatat kenaikan 0,3 persen dan sempat berada di level $1,1075 per euro. Sementara Indeks dolar mencatat kenaikan sepertiga persen dan terpantau sempat berada di level 9,833.

Dengan minimnya data ekonomi di AS pada sesi hari ini dan Selasa besok, , para pelaku pasar berfokus pada rilisan data inflasi AS dan hasil pertemuan The Fed, pada hari Rabu.
Reply With Quote
  #515  
Old 18th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Pasar Fokus Pada Data, Dolar Relative stabil



Pasar Fokus Pada Data, Dolar Relative stabil

Dolar AS stabil terhadap euro dan yen pada perdagangan sesi Selasa karena investor masih menantikan rilisan laporan data sektor perumahan AS pada hari ini sebagai petunjuk baru menjelang hasil pertemuan Federal Reserve Rabu besok.

Greenback masih mendapat sekalipun hasil data aktifitas manufaktur AS yang lemah karena kekhawatiran atas devaluasi yuan yang mereda.

Data pada Senin menunjukkan bahwa aktivitas sector manufaktur di wilayah New York merosot ke level terendah sejak November 2009 pada bulan ini disebabkan oleh pesanan baru yang turun tajam.

Namun, lemahnya sektor manufaktur di wilayah New York, diimbangi oleh laporan lain yang menunjukkan bahwa sentimen pembangun rumah AS naik ke level tertinggi di hampir satu dekade juga pada bulan ini.

Hari ini, AS akan merilis data pembangunan perumahan housing starts dan izin bangunan.

EUR/USD terpantau berada di level 1,1072, bergerak tipis di sesi hari ini. Sementara USD/JPY berada di level 124,37, bertahan di atas titik terendah 123,78 yang disentuh Rabu lalu akibat anjloknya yuan.

Investor masih menantikan risalah pertemuan Fed di Juli, yang diharapkan akan memberikan lebih banyak kejelasan tentang rencana kenaikan suku bunga jangka pendek untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.

Indeks dolar AS, yang mencatat perdagangan greenback terhadap enam mata uang rival utama, menguat di level 96,91.
Reply With Quote
  #516  
Old 21st August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Minyak tertekan setelah data China rilis



Minyak tertekan setelah data China rilis

Data manufaktur China yang mengecewakan kembali memberi tekanan kepada harga minyak diperdagangan Asia, disamping kecemasan investor terkait dengan pertumbuhan ekonomi.

Setelah tadi malam harga minyak menguat, hari ini kembali anjlok juga dipengaruhi oleh meningkatnya suplai minyak dipasaran dan cenderung rentan jatuh dibawah level psikologis $40 per barrel. Di NYME minyak mentah untuk pengiriman di Oktober diperdagangkan pada $40,92 per barrel turun $0,40 atau 1%. Brent crude turun $0,44 atau 1% menjadi $46,18 per barrel.

Kembali ke data China dilaporkan index purchasing managers, acuan aktivitas manufaktur diseluruh wilayah berada pada angka 47,8 di Juli. Data yang tidak begitu menggembirakan ini menambah kecemasan pasar terhadap pertumbuhan ekonomi China.

Sejauh ini harga minyak sudah turun pada kisaran 55%-56% dibanding tahun lalu. Volatilitas dipasar equitas China, ketidakmampuan pemerintah meredam pelemahan pasar, devaluadi yuan dan merosotnya harga komoditas akibat ketakutan pasar permintaan dari China akan turun menjadi beberapa faktor yang melemahkan minyak.

Ada beberapa analis yang yakin bahwa penurunan harga minyak sebenarnya sudah mencapai titik jenuh dan sentimen pasar akan kembali melompat ketika harga benar-benar capai titik terendahnya akibat kecemasan akan berlebihnya suplai minyak dipasar.
Reply With Quote
  #517  
Old 25th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Krisis China rambah BRICS dan Emerging Market



Krisis China rambah BRICS dan Emerging Market

Seperti dikutip dari the Guardian, perang mata uang kembali menerpa pasar global, ditandai dengan anjloknya harga saham, merosotnya komoditas dan derasnya capital outflow dari negara-negara emerging market. Pasar keuangan dilanda kepanikan karena muncul kecemasan, dunia sekali lagi akan memasuki fase krisis berikutnya yang pernah terjadi delapan tahun lalu.

Pada Agustus 2007 lalu, krisis dimulai oleh negara-negara maju tepatnya oleh perbankan Amerika dan Eropa dan akhirnya merembet ke negara-negara lainnya. Negara emerging seperti China dan India juga terkena dampaknya tapi mampu pulih cepat dan seketika menjadi penggerak pertumbuhan dunia.

Semula para ekonom telah memperkirakan bahwa negara-negara BRICS yaitu Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan ditabah 11 negara emerging lainnya seperti Turki, Indonesia, Meksio dan Nigeria pada akhirnya akan menguasai perekonomian dunia, dan hal itu terbukti dimana negara-negara diatas mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup mantap.

Akan tetapi cepatnya pertumbuhan ekonomi tersebut membuat mereka rentan akan gejolak ekonomi global dan ceritanya dimulai sekarang. China dianggap sebagai motor dengan kekuatan ekonomi yang saat ini bertengger dirangking 2 dunia. Selama lebih dari 1 dekade, China mengalami ledakan pertumbuhan ekonomi yang begitu masif sampai akhirnya mesin tersebut mulai kehabisan bahan baharnya.

Selama 18 bulan terakhir, China mengalami perlambatan dan perlahan tapi pasti mempengaruhi negara-negara dikawasan. Singkatnya, China merupakan pemasok berbagai komponen dan bahan jadi ke negara-negara emerging market, sebaliknya negara-negara tersebut balas mengekspor bahan bakar dan bahan-bahan mentah ke China.

Dengan melambatnya ekonomi China menyebabkan anjloknya harga minyak dan logam industri. Secara logika, kondisi ini tidak memberi dampak berarti kepada ekonomi global karena menurunnya pendapatan negara-negara yang menjadi penghasil komoditas dapat ditingkatkan dengan meningkatkan penjualan kenegara-negara yang membutuhkannya.

Masalahnya kondisi tidak berjalan seperti skenario diatas. Konsumen dari Eropa, Jepang dan Amerika Utara justru tidak memanfaatkan momen murahnya energi untuk melakukan belanja besar-besaran dan disaat yang sama negara-negara emerging terkena dampak begitu parah.

Negara-negara barat baru saja pulih dari resesi, China justru mengambil langkah drastis dengan membuat nilai ekspornya lebih terjangkau dengan cara menurunkan nilai mata uangnya dan disaat yang bersamaan OPEC membanjiri pasar dengan minyaknya demi menyeimbangkan neraca.

Dalam 30 tahun terakhir, krisis terjadi tiap 7 tahun sekali (rata-rata) dan krisis kembali muncul ketika dampak dari krisis sebelumnya belum sepenuhnya selesai.

Bulan ini situasi menjadi jelas ketika China melaporkan penurunan ekspor diJuni sebesar 8,3%. Untuk membalik keadaan, China mulai mendevaluasi yuan selama 3 hari. Apakah sukses? minggu lalu survei menunjukkan aktivitas sektor pabrikan China merosot cepat dihampir enam setengah tahun terakhir. Permintaan ekspor turun dan penjualan dalam negeripun tidak menggembirakan.

Saat ini China tengah berjuang mengatasi dampak dari ledakan ekonominya dimana dana untuk menggerakkan itu didapat dari dana pinjaman ketika krisis keuangan Amerika terjadi. Utamanya developer properti menggunakan dana yang dipinjam dari perbankan AS. Sebuah laporan dari agensi rating kredit Moody memaparkan devaluasi yuan lebih dari 10% akan mengakibatkan naiknya biaya pendanaan pinjaman kelevel yang tidak stabil dan akhirnya akan mulai bangkrut. Sejauh ini, devaluasi yuan mencapai 3%.

Mungkin bisa dikatakan bahwa nasib dari pelemahan ekonomi China ada ditangan the Fed. Jika the Fed jadi menaikkan suku bunga maka dolar akan melonjak dan kembali yuan terancam. Proyek-proyek properti di Nanjing sampai Chongqing kembali terancam bersamaan dengan triliunan dana yang telah diinvestasikan.

Selain China, Turki juga berada diurutan teratas. Perusahaan-perusahaan besar di Turki sangat bergantung kepada pasar internasional khususnya penggunaan dolar. Resiko sempat turun ketika krisis ekonomi 2008, tapi seiring menguatnya dolar, resiko itu kembali muncul. Turki merupakan penghubung manufaktur utama bagi berbagai bisnis
Amerika dan Eropa. Jutaan anak-anak muda Turki bekerja diperusahaan asing yang saat ini tengah mengurangi produksi akibat melemahnya perdagangan dunia. Ditambah perang dibagian timur perbatasan, mata uang Lira terperosok kelevel terendah sepanjang masa terhadap dolar.

Rusia pun tidak imun tapi mendapat keuntungan dari segi besarnya simpanan. Moskow bernasib baik menikmati surplus minyak dan gas dan menjualnya dengan harga tinggi dan tetap menyimpan sebagian keuntungan. Sama seperti Turki, banyak perusahaan lokal antri meminta pinjaman untuk membayar utang luar negeri. Mata uang rubel juga bernasib tragis dan membukukan level terendah terhadap dolar sejak Februari lalu.

Bagaimana dengan Asia Tenggara? kawasan ini sepertinya mampu mengatasi krisis sedikit lebih baik dibanding 18 tahun lalu. Tapi anjloknya Baht Thailand membawa efek domino keseluruh wilayah, menghantam Indonesia, Malaysia dan Korea Selatan.

Keempat negara yang disebutkan diatas sudah belajar dari pengalaman dimasa lalu yaitu krisis 1997-1998 dan mereka memanfaatkan ekspor untuk meningkatkan cadangan devisinya yang nantinya akan digunakan ketika mata uang mereka dihantam. Tragisnya, hanya Indonesia yang saat ini berada dalam situasi "Merah".

Sebagai produsen minyak, Indonesia dan Malaysia terkena dampak jatuhnya harga minyak dari $115 ke $45 per barrel. Dimana resiko pada Malaysia diperparah oleh pertumbuhan kredit yang berlebihan.

Melambatnya ekonomi China dan devaluasi yuan juga memberi dampak kepada beberapa negara Asia lainnya. Vietnam yang berkutat pada manufaktur biaya rendah akan semakin sulit bersaing sementara ekonomi yang lebih maju seperti Korea Selatan dan Taiwan juga akan mengalami penurunan permintaan ekspor.
-Pe-
Reply With Quote
  #518  
Old 26th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Pangkas suku bunga, pasar masih bergejolak



Pangkas suku bunga, pasar masih bergejolak

Bursa Asia masih dalam posisi fluktuatif menyusul kecemasan investor bahwa pemangkasan suku bunga di China tidak cukup untuk menstabilkan pelambatan ekonomi atau menghentikan kemerosotan saham yang memicu kisruh dipasar global.

Indeks utama China sempat beberapa kali berusaha merangkak naik tapi akhirnya gagal dihantam oleh gelombang aksi jual. Pertanda diperlukan lebih banyak aksi baik dari pemerintah maupun bank sentral untuk meyakinkan pasar.

Setelah saham-saham China tergelincir sampai 20% dalam waktu 3 hari, BOC langsung memangkas suku bunga dan menurunkan persyaratan cadangan perbankan. Kedua kebijakan diatas memang disambut baik oleh pasar diseluruh dunia, namun dampaknya tidak berlangsung lama karena investor kembali mengalihkan fokusnya pada prospek ekonomi China yang terus memburuk dan dampaknya kepada ekonomi global.

Beberapa negara yang bersinggungan langsung dengan China seperti Indonesia mulai menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi di 2015 ini. Pelemahan ekonomi China juga membuat prospek penyesuaian suku bunga the Fed menjadi tidak jelas.

Posisi terakhir mata uang global seperti euro dikutip pada $1,1565 dibanding kemarin pada $1,1396. Dolar diperdagangkan pada 119,34. gagal mempertahankan diatas level 120. Harga komoditas juga berada sedikit diatas level terendahnya pada minggu ini, kecemasan akan lemahnya permintaan dari China akan memperburuk suplai dan tentu saja harga.

Minyak Brent terakhir dikutip berada pada level $43,36 per barrel. Namun tembaga melonjak 2,3% menjadi $5.065 per ton.
Reply With Quote
  #519  
Old 27th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Dorong Rupiah dan Ekonomi Pemerintah Janjikan Paket Kebijakan



Dorong Rupiah dan Ekonomi Pemerintah Janjikan Paket Kebijakan

Indonesia akan segera mengungkap sebuah paket kebijakan yang ditujukan untuk menopang rupiah rapuh dan membantu pertumbuhan ekonomi tumbuh yang saat ini berada pada laju terlemahnya dalam kurun waktu enam tahun terakhir, pejabat senior pemerintah Kamis mengatakan.

Paket ini diharapkan dapat menambah insentif pajak yang diumumkan pada Senin kemarin guna mendongkrak aktifitas tertentu termasuk kilang minyak dan infrastruktur. Pemerintah dan bank sentral di seluruh pasar negara berkembang saat ini terpaksa mengambil sikap untuk membendung anjloknya nilai mata uang negaranya masing-masing, terutama setelah China memberlakukan pelemahan yuan ke level terendah empat tahun.

Paket kebijakan yang dimaksud adalah untuk meningkatkan cadangan valuta asing indonesia serta menjaga stabilitas makroekonomi, termasuk menyikapi daya beli, ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan mencatat akan ada beragam insentif pajak dan kebijakan lainnya.

Saat ini pasar keuangan mengharapkan pemerintah akan merilis rincian paket tersebut pada Kamis hari ini setelah para pejabat berwenang menyinggung pengumuman paket akan terjadi, namun menteri keuangan mengatakan masih butuh waktu panjang.

Menteri Keuangan mengatakan Indonesia "tidak bisa mengandalkan ekspor komoditas terlalu lama," seraya menambahkan bahwa insentif pajak akan diberikan kepada industri manufaktur. "Arahnya adalah pengembangan hilir, berbasis sumber daya alam, dan industri yang benar-benar dibutuhkan Indonesia."

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution mengatakan paket kebijakan "berkaitan dengan sektor riil. Hal ini berkaitan dengan keuangan dan juga untuk deregulasi," dan kebijakan- kebijakan tersebut diharapkan mulai berlaku minggu depan. Pertama sekali itu akan membuat kegiatan ekonomi menjadi lebihbaik. Kedua, hal itu akan mendorong kembali masuknya mata uang asing ke Indonesia, ungkap Darmin Nasution.

Sebelumnya pada hari Selasa, Bank Indonesia (BI) memangkas prospek pertumbuhan PDB Indonesia untuk tahun ini dan tahun depan. Pada hari Kamis, Gubernur BI Agus Martowardojo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2015 menjadi 4,89 persen, terlemah sejak 2009.

Rupiah menguat 1 persen menjadi 13.980 terhadap dolar pada hari Kamis setelah indeks saham di Jakarta naik lebih dari 4 persen dan para pelaku pasar mengatakan bank Indonesia diharapkan langsung mengintervensi guna menopang Rupiah.

Langkah yang tidak biasa itu menunjukkan tekad kuat dari otoritas terkait untuk mendukung kinerja mata uang terburuk kedua Asia itu sepanjang tahun ini dengan menunjukkan kehadirannya di pasar, kata para pelaku pasar pedagang. Penguatan rupiah ini merupakan upaya dari penurunan selama delapan hari ke posisi terendah dalam 17 tahun terakhir. Untuk tahun ini, rupiah merosot sekitar 11,5 persen terhadap dolar.

Defisit neraca Indonesia yang besar saat ini dan merosotnya harga komoditas global juga menekan rupiah.
Reply With Quote
  #520  
Old 28th August 2015
MasterForexID's Avatar
MasterForexID MasterForexID is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: May 2013
Posts: 3,204
Rep Power: 18
MasterForexID mempunyai hidup yang Normal
Default Inggris jadi salah satu yang tercepat



Inggris jadi salah satu yang tercepat

Inggris menjadi salah satu negara barat yang pertumbuhan ekonominya paling cepat dikwartal kedua. Kabar ini memberi dampak positif kepada perekonomian negara tersebut dan kawasan sekitarnya.

Berdasarkan data kantor statistik Britania Raya, perekonomian tumbuh 0,7% dalam kurun April-Juni dan sesuai dengan perkiraan awal, meski pertahunnya sedikit lebih rendah menjadi 2,7% dari 2,8%. Amerika berada diurutan teratas dari negara-negara G-7 yang membukukan pertumbahan tercepat, diikuti Inggris.

Baik Inggris maupun Amerika akan memutuskan kebijakan moneter dalam kurun 2 minggu kedepan dan kabar baik diatas akan membantu menurunkan tekanan kepada bank sentral setempat. Pasar dunia mengalami pergolakan karena adanya kecemasan terhadap kondisi ekonomi China yang memicu spekulasi para bankir bank sentral dunia memilih untuk mematok suku bunganya pada rekor terendah selama mungkin.

Para ekonom memperingatkan bahwa melambatnya pertumbuhan ekonomi China dapat mempengaruhi negara-negara barat melalui sektor perdagangan, tapi hal ini tidak terlalu mempengaruhi Inggris dimana China hanya menyumbang 4% untuk ekspor Inggris ditahun lalu.

Lemahnya permintaan dari berbagai perusahaan Asia tampaknya akan menekan harga komoditas lebih jauh. Dan akhirnya menimbulkan tekanan baru terhadap inflasi yang saat ini sudah tertahan walau berbagai bank sentral sudah mengambil beberapa kebijakan.
Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok vankas Forex 0 21st October 2014 02:00 PM
[MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex MasterForexID Forex 15 1st October 2013 12:55 AM
[ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental Forexstars Forex 0 30th August 2013 04:03 AM
JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 Gospel2x Tour & Travel 0 22nd October 2012 09:08 PM
JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book bukupintar Buku Pelajaran 0 19th July 2012 02:13 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 11:37 AM.