| FAQ |
| Calendar |
|
#401
|
||||
|
||||
![]() China targetkan pertumbuhan hanya 7% di 2015 China rencananya akan memangkas target pertumbuhan ekonomi menjadi sekitar 7% di 2015, yang merupakan target terendah dalam 11 tahun terakhir. Rencana ini ditempuh demi menyelaraskan antara melambatnya pertumbuhan ekonomi dengan penciptaan lapangan kerja serta mendorong reformasi ekonomi yang lebih berlandaskan pada kekuatan pasar. Menurut beberapa sumber yang dekat dengan unsur pemerintahan, pengumuman target pertumbuhan ini rencananya secara resmi akan diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Li Keqiang dirapat tahunan Dewan Perwakilan Rakyat di Maret depan. Target ini sendiri telah ditetapkan pada Desember tahun lalu dan masih ada kemungkinan untuk disesuaikan sebelum perhelatan rapat DPR. Meski kabar ini sudah berhembus, pihak Kementrian Informasi dan Humas China tidak memberikan komentar apa-apa. Para pejabat mengatakan, lambatnya pertumbuhan ekonomi saat ini adalah cerminan reformasi ekonomi menuju kondisi yang lebih stabil, meski mereka juga cemas terhadap perlambatan yang cukup tajam dimana hal ini dapat menyebabkan hilangnya lapangan kerja dan kredit macet (gagal bayar). Pemerintah juga rencananya akan menurunkan perkiraan inflasi harga konsumen menjadi sekitar 3 persen. Sebagai catatan, harga konsumen naik 2% ditahun lalu jauh dibawah target 3,5% karena kecemasan akan deflasi menjadi-jadi. |
|
#402
|
||||
|
||||
![]() Outlook Fed, Kecemasan Yunani Hantam Saham Topang Dolar Pasar saham di Eropa dan Asia mencatat penurunan namun dolar berhasil menguat di sesi Kamis setelah Federal Reserve memberikan pandangan optimis terhadap ekonomi AS dan mensinyalir tengah menuju ke kenaikan suku bunga pada tahun ini. Penguatan dolat mendorong harga minyak AS ke level penurunan enam tahun dan membebani harga emas. Yunani, di mana perdana meneteri saya kiri radikal mengambil alih kekuasan pada Senin, juga mmebuat investor meragu. Meski demikian perdagangan indeks saham Yunani kembali mendapat keuatan setelah anjlok 9,2 persen di sesi Rabu. The Fed setelah melakukan pertemuan dua harinya, juga mengatakan akan bersabar dan menanti perkembangan internasional ketika kapan harus mmeutuskan kenaikan sku bunga pinjaman, sebuah pandangan di pasar yang berarti kenaikan suku bunga masih mungkin ditunda. Pasar saham eropa yang mengalami kemnduran pada sesi Selasa dan Rabu, pasca kemenangan partai sayap kiri Syriza pada pemilu Yunani Minggu lalu, kembali mencatat penurunan. Indeks pan-European FTSEurofirst 300 turun 0,7 persen di level 1,464 poin. sementara di Asia, indeks utama MSCI tidak termasuk indeks saham Jepang, turun 1,2 persen. Pernyataan kebijakan moneter the Fed berseberangan dengan bank sentral mayoritas. Bank Sentral Eropa pekan lalu beberkan program pembelian obligasi untuk menstimulasi perekonomian. Indeks dollar, yang mencatat pergerakan greenback terhadap mata uang utama, menguat 0,2 persen. Mata uang AS tersebut mencatat penguatan 0,3 persen terhadap yen dan diperdagangkan di level 117,87 yen. Terhadap euro, dolar secara marginal mencatat kenaikan di level $1,1304. Sementara minyak mentah Brent naik 0,25 persen ke level $48,60 per barel dan minyak mentah AS turun 0,1 persen di $44,40, setelah menyentuh level bawah enam tahun $44,08 setelah data menunjukkan persediaan minyak AS meningkat hampir 9 juta barel pekan lalu. |
|
#403
|
||||
|
||||
![]() Klaim pengangguran AS Di Level Terendah 14 Tahun Departemen Tenaga Kerja AS dalam laporan rutin mingguannya Kamis menunjukkan klaim pertama kali atas tunjangan pengangguran AS menyentuh level terendahnya di lebih dari 14 tahun pada pekan hingga 24 januari. Data ini semakin memberikan sinyalemen positif pasar tenaga kerja terhadap perekonomian. Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim tunjangan pengangguran turun menjadi 265.000, dari angka pekan sebelumnya 43.000 yang mengalami revisi dari angka 308.000. para ekonom memperkirakan klaim pengangguran hanya turun menjadi 300.000. Sehingga dengan angka yang melampaui perkiraan ini, klaim pengangguran AS berada di level terendahnya sejak mencapai angka 259.000 pada pekan laporan hingga 15 April 2000. Namun, Departemen Tenaga Kerja mengatakan penurunan tajam ini lebih ditengarai oleh kondisi musiman terkait libur hari Martin Luther King, Jr. Laporan ini menunjukkan rata-rata klaim selama empat pekan turun menjadi 298.500 pengajuan, berkurang 8.250 dari laporan pekan sebelumnya dengan rata-rata 306.750. klaim lanjutan juga mengalami penurunan menjadi 2,385 juta di pekan hingga 17 Januari dari pekan sebelumnya 2,456 juta pengangguran. Smeentara itu, rata-rata klaim lanjutan selama empat pekan meningkat 2.438.500 pengajuan atau meningkat sebesar 8.250 dari pekan sebelumnya dengan rata-rata 2.430.250 pengajuan. |
|
#404
|
||||
|
||||
![]() Penjualan Ritel Jerman Meleset Dari Ekspektasi Penjualan ritel Jerman naik namun masih kurang dari yang diharapkan pada bulan Desember, namun angka tahunan menunjukkan bahwa konsumsi terus bertindak sebagai pilar pertumbuhan ekonomi pada kuartal terakhir tahun lalu. Penjualan ritel pada Desember naik 0,2%, Biro Statistik Federal mengatakan hari Jumat. Ekonom dalam survei Wall Street Journal memperkirakan kenaikan 0,5%. Namun, dibandingkan dengan bulan tahun sebelumnya, penjualan ritel 4,0% lebih tinggi - ekspansi tertinggi sejak Juni 2013-- meskipun Destatis mencatat ada satu hari belanja lagi pada Desember 2014 dibandingkan periode tahun 2013. Untuk setahun penuh, penjualan ritel tumbuh 1,4% dalam harga yang disesuaikan, Destatis mengatakan. Namun, penjualan ritel Jerman adalah indikator yang kerap tidak stabil, dan rentan terhadap revisi besar. Survei kepercayaan konsumen terbaru menunjukkan awal yang menjanjikan di tahun ini untuk penjualan ritel di negara ekonomi terbesar Eropa tersebut. Kelompok riset pasar GfK awal pekan ini melaporkan kepercayaan konsumen diperkirakan menguat pada bulan Februari, mengambil isyarat dari harga energi yang rendah, yang memungkinkan lebih banyak ruang untuk pengeluaran lainnya. Stabilisasi ekonomi Jerman menjelang akhir tahun lalu memainkan peranan penting dalam meningkatkan sentimen konsumen. Destatis mengatakan pada pertengahan Januari bahwa pertumbuhan meningkat pada 2014, dengan ekspansi produk domestik bruto 1,5%, dibandingkan dengan pertumbuhan 0,1% tahun sebelumnya. |
|
#405
|
||||
|
||||
![]() Aktifitas Pabrik Jerman Dibawah Perkiraan, Perancis Merosot Aktifitas sektor manufaktur Jerman meningkat namun pada laju yang lebih lamban dari yang diperkirakan di Januari sementara aktifitas manufaktur Perancis kontraksi lebih cepat dari yang diperkirakan meski laju kontraksinya yang terlemah di delapan bulan, data akhir dari Markit Economics Senin menunjukkan. Indeks PMI Jerman turun menjadi 50,9, lebih rendha dari estimasi 51, dari yang dilaporkan di Desember 51,2. Pertumbuhan output meningkat di Januari, nai untuk ke 21 bulan berturut-turut. Pesanan baru juga meningkat, meski dengan kenaikan marjin. Tingkat kerja terus meningkat meski penciptaan lapangan kerja melambat. "Dengan biaya input menurut pada laju tercepatnya sejak pertengahan 2009 di tengah menurnnya harga minyak dan energi dunia, manufaktur mampu terus meredam harga jualnya, " Oliver Kolodseike, ekonomi di Markit pembuat laporan tersebut mengatakan. Bersamaan dengan laporan PMI Jerman. Aktifitas manufaktur Perancis meningkat dengan indeks PMI naik ke level 49,2 di Januari dari 47,5 di Desember, menandai laju kontraksi terendahnya dalam delapan bulan terakhir. Namun, angka tersebut sedikit di bawah estimasi awal yakni 49,3. Produksi mencatat penurunan untuk kedelapan bulan berturut-turut meski berada di laju terlemahnya. Pesanan baru juga turun pada laju terlemahnya sejak Mei. Meneruskan tren yang mulai terjadi di April 2014, tingkat pekerjaan juga terus mencatat penurunan di Januari. |
|
#406
|
||||
|
||||
![]() Keputusan RBA sebabkan AUD/USD ke level bawah multi tahun Dolar Australia melrosot terhadap terhadap dolar AS di perdagangan sesi Selasa, mendekati level bawah enam tahun setelah Reserve Bank of Australia secara tidak terduga turunkan suku bunga, menyusul tingginya nilai tukar Aussie. AUD/USD sentuh level 0,7651 selama perdagangan sesi Asia, yang merupakan level terendahnya sejak Mei 2009, meski kemudian konsoldiasi ke level 0,7638, anjlok 2,11%. RBA mengejutkan pasar dengan langkah yang tidak diduga menurunkan suku bunga ke rekor bawah baru 2,25% dari 2,50% pada kesimpulan pertemuan kebijakan bulanannya. Menanggapi laporan tersebut, Gubernur RBA Glenn Stevens mengataan dollar Australia masih mengalami ‘overvalue’. Stevens menambahkan bahwa pertumbuhan akan lebih lemah untuk periode yang lebih lama dan tingkat pengangguran kemungkinan akan lebih tinggi dari perkiraan. Data pada hari Selasa juga menunjukkan, laporan dari Australian Bureau of Statistics mengatakan defisit perdagangan Australia menyempit menjadi A$0,44 miliar di Desember dari A$1,02 miliar di November, dimana hasilnya mengalami revisi dari laporan sebelumnya yakni defisit A$0,92 miliar. Analis memperkirakan defisit perdagangan menjadi A$0,77 miliar di Desember. Aussie juga mencatat penurunan tajam terhadap euro, dengan EUR/AUD menguat 2,14% ke level 1,4845. |
|
#407
|
||||
|
||||
![]() Gubernur RBNZ: Stabilitas Suku Bunga Paling Bijak Gubernur Reserve Bank of New Zealand Graeme Wheeler mengatakan bank sentral akan pertahankan suku bunga untuk beberapa waktu, dan bahwa penyesuaian tingkat suku bunga di masa depan, baik naik atau turun, tergantung pada aliran yang muncul dari data ekonomi. Dalam pidato yang disampaikan pada Canterbury Employers Chamber of Commerce di Christchurch, Rabu, Wheeler mengatakan, "Dalam situasi kami saat ini ada pertimbangan penting mengapa periode stabilitas OCR adalah pilihan yang paling bijaksana." Penurunan suku bunga sesuai jika ada kapasitas yang cukup untuk mengakomodasi permintaan tambahan atau jika permintaan domestik memburuk dan tekanan harga dalam negeri terus mereda, dalam menanggapi kekeringan atau kondisi ekonomi yang memburuk, katanya. Bank tetap menahan suku bunga utama di 3,5 persen pada pertemuan kebijakan moneter pada tanggal 29 Januari. Menurut Wheeler, nilai tukar tetap dibenarkan dalam hal kondisi ekonomi saat ini, terutama harga ekspor. Hal ini juga tidak berkelanjutan dalam hal fundamental ekonomi jangka panjang Selandia Baru. Wheeler mencatat bahwa Selandia Baru adalah satu-satunya di antara negara maju yang menghasilkan gap output positif dalam dua tahun terakhir. "Sebelum adanya keputusan apapun untuk menaikkan suku bunga, kita harus yakin bahwa utilisasi kapasitas dan pasar tenaga kerja tekanan berjalan baik, atau dalam porses menghasilkan, peningkatan yang substansial dalam inflasi," katanya. Pidatonya muncul sehari setelah Reserve Bank of Australia memangkas suku bunga utamanya seperempat poin untuk pertama kalinya sejak Agustus 2013. |
|
#408
|
||||
|
||||
![]() Ekonomi Indonesia Tak Bergairah Pertumbuhan ekonomi Indonesia di laju terlemahnya dalam kurun lima tahun terakhir di 2014 karena lemahnya ekspor. Ini akan menjadi tantangan bagi Presiden Terpilih Joko Widodo dalam menghadapi hambatan pertumbuhan ditengah rendahnya harga komoditas dan investasi yang lesu. Produk Domestik Brutto Indonesia tumbuh hanya 5,02 persen di 2014, terlemah sejak 2009, data dari Biro Pusat Statistik (BPS) Kami menunjukkan. Setahun lalu, ekonomi Indonesia tumbuh 5,58 persen. Untuk tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merupakan negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara diperkirakan tumbuh sebesar 5,5 persen di 2015. Di kuartal ke-empat, ekonomi RI tumbuh 5,01 persen dari tahun lalu, sama dengan pertumbuhan di kuartal sebelumnya dan sedikit lebih baik dari perkiraan 4,9 persen. Perkuartal, PDB Indonesia turun 2,06 persen, pertumbuhan yang lebih buruk dari penurunan 1,48 persen yang diperkirakan oleh para ekonom. Untuk belanja pengeluaran rumah tangga mencatat kenaikan 5,01 persen dan belanja pemerintah meningkat 2,83 persen di kuartal ke-empat dari tahun lalu. Investasi meningkat 4,27 persen. Ekspor turun 4,53 persen sementara impor mencatat pertumbuhan 3,22 persen. Di Januari, sektor manufaktur kontraksi untuk keempat bulan atas lemahnya output dan pesanan, menurut hasil survei. |
|
#409
|
||||
|
||||
![]() Defisit Perdagangan Inggris Terbesar Sejak 2010 Defisit perdagangan Inggris melebar pada bulan Desember, ini karena melonjaknya impor di negara tersebut, Kantor Statistik Nasional mengatakan hari Jumat. Gap perdagangan naik menjadi GBP10,2 miliar di Desember dari GBP 9,28 miliar pada bulan November. Angka ini lebih tinggi dari yang perkiraan. Para ekonom memperkirakan defisit Inggris sebesar GBP9,1 miliar. Defisit perdagangan barang dengan negara-negara Uni Eropa menyempit menjadi GBP 6,4 milyar dari GBP 6,5 miliar di bulan sebelumnya, sementara itu dengan negara-negara non-Uni Eropa meningkat menjadi GBP 3,8 miliar dari GBP 2,8 miliar, lebih dari GBP 3 miliar defisit diperkirakan oleh para ekonom. Neraca perdagangan jasa menunjukkan surplus GBP 7,3 miliar dibandingkan dengan surplus GBP 7,4 miliar di bulan November. Termasuk barang dan jasa, total penurunan perdagangan melebar menjadi GBP 2,9 miliar dari GBP 1,8 miliar di bulan November. Ini adalah defisit terbesar sejak tahun 2010. |
|
#410
|
||||
|
||||
![]() Tingkat serapan Tenaga Kerja AS Melebihi Perkiraan Pertumbuhan lapangan pekerjaan di AS meningkat melampaui perkiraan pada bulan Januari, menurut laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat, meskipun laporan tersebut juga menunjukkan kenaikan tak terduga pada tingkat pengangguran. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan non-farm payroll naik 257.000 pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan ekonom untuk kenaikan sekitar 230.000 pekerjaan. Data revisi juga menunjukkan bahwa penciptaan lapangan pekerjaan di November dan Desember masing-masing melonjak 423.000 dan 329.000 lapangan kerja, mencatat revisi kenaikan bersih 147.000. Meskipun demikian, laporan tersebut menunjukkan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 5,7 persen pada Januari dari 5,6 persen pada Desember. Tingkat pengangguran diperkirakan tidak berubah dari bulan sebelumnya, level terendahnya sejak Juni 2008. Kenaikan tingkat pengangguran yang tidak diduga ini mencerminkan peningkatan yang substansial dengan besaran angkatan kerja, yang melonjak naik 1,05 juta orang. Pertumbuhan lapangan kerja yang besar dari yang diharapkan pada Desember ini sebagian karena terjadinya peningkatan signifikan dalam sektor perawatan kesehatan dan sektor ritel, yang masing-masing menambah 49.700 dan 45.900 lapangan kerja. Laporan ini juga menunjukkan pertumbuhan penting lapangan kerja di sektor pembangunan, layanan profesional dan bisnis, dan sektor rekreasi dan perhotelan. Selain itu, Departemen Tenaga Kerja juga mengatakan, pendapatan rata-rata tenaga kerja per jam meningkat sebesar $0,12 menjadi $24,75 pada bulan Januari setelah jatuh $0,05 menjadi $24,63 pada bulan Desember. Tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata penghasilan per jam meningkat menjadi 2,2 persen pada Januari dari level terendah dua tahun 1,7 persen pada Desember. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||