Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Forex

Forex Diskusi apapun tentang Forex disini.

Reply
 
Thread Tools
  #381  
Old 1st December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 01 Dec 2014

IHSG pada akhir pekan diakhiri flat setelah sepanjang hari berada di teritori negatif, akibat minimnya sentimen di lantai bursa. Investor asing mencatatkan net buy mencapai Rp28,8 miliar di keseluruhan pasar dan berhasil membuat indeks sedikit terkerek naik pada akhir perdagangan. Saham-saham top gainers antaralain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 575 menjadi Rp 61.175, Inti Agri Resources (IIKP) naik Rp 540 menjadi Rp 2.770, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 525 menjadi Rp 13.700. Sementara saham-saham top losers di antaranya Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 450 menjadi Rp 24.000, Indocement (INTP) turun Rp 250 menjadi Rp 24.675, dan Logindo Samudramakmur (LEAD) turun Rp 250 menjadi Rp 4.000.

Menyambut Thanksgiving, bursa saham AS yang berlangsung setengah hari di akhir pekan berakhir mixed. S&P500 turun 0,3% ke level 2.067,6 setelah OPEC memutuskan untuk tidak mengurangi tingkat produksi yang menyebabkan harga minyak dunia langsung anjlok ke US$68/barel. Pelemahan di bursa dibantu oleh rally-nya saham-saham peritel seperti Wal-Mart dan United Parcel Service, yang dipicu musim belanja Black Friday. Indeks Dow Jones dan Nasdaq menguat tipis masing-masing ke level 17.828,3 dan 4.791,6. Bursa daham Eropa pun berakhir flat, dimana merosotnya harga minyak dunia membawa saham-saham energi turun namun diikuti rally-nya saham-saham penerbangan. Indeks FTSE diakhiri flat pada level 6.722,6 sementara Stoxx50 naik tipis 0,2% ke 3.250,9.

Mengawali perdagangan di bulan Desember ini IHSG diperkirakan masih bergerak flat akibat minimnya sentimen positif.Saham pilihan kami antara lain: BBTN, SMGR,BMRI, PTBA, CPINdan PGAS.

Large Image Link (522 kB)
Reply With Quote
  #382  
Old 2nd December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 02 Dec 2014

IHSG pada akhir pekan diakhiri flat setelah sepanjang hari berada di teritori negatif, akibat minimnya sentimen di lantai bursa. Investor asing mencatatkan net buy mencapai Rp28,8 miliar di keseluruhan pasar dan berhasil membuat indeks sedikit terkerek naik pada akhir perdagangan. Saham-saham top gainers antaralain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 575 menjadi Rp 61.175, Inti Agri Resources (IIKP) naik Rp 540 menjadi Rp 2.770, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 525 menjadi Rp 13.700. Sementara saham-saham top losers di antaranya Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 450 menjadi Rp 24.000, Indocement (INTP) turun Rp 250 menjadi Rp 24.675, dan Logindo Samudramakmur (LEAD) turun Rp 250 menjadi Rp 4.000.

Menyambut Thanksgiving, bursa saham AS yang berlangsung setengah hari di akhir pekan berakhir mixed. S&P500 turun 0,3% ke level 2.067,6 setelah OPEC memutuskan untuk tidak mengurangi tingkat produksi yang menyebabkan harga minyak dunia langsung anjlok ke US$68/barel. Pelemahan di bursa dibantu oleh rally-nya saham-saham peritel seperti Wal-Mart dan United Parcel Service, yang dipicu musim belanja Black Friday. Indeks Dow Jones dan Nasdaq menguat tipis masing-masing ke level 17.828,3 dan 4.791,6. Bursa daham Eropa pun berakhir flat, dimana merosotnya harga minyak dunia membawa saham-saham energi turun namun diikuti rally-nya saham-saham penerbangan. Indeks FTSE diakhiri flat pada level 6.722,6 sementara Stoxx50 naik tipis 0,2% ke 3.250,9.

Mengawali perdagangan di bulan Desember ini IHSG diperkirakan masih bergerak flat akibat minimnya sentimen positif.Saham pilihan kami antara lain: BBTN, SMGR,BMRI, PTBA, CPINdan PGAS.

Large Image Link (523 kB)
Reply With Quote
  #383  
Old 4th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 04 Dec 2014

Ramainya aksi profit taking membawa IHSG turun 0,2% ke level 5.166,0 pada perdagangan kemarin. Investor asing mulai melepas saham-saham unggulan dengan total transaksi jual bersih mencapai Rp299 miliar. Secara sektoral, hanya indeks saham perkebunan dan infrastruktur yang berhasil menguat sementara saham-saham lainnya menjadi sasaran aksi jual di pasar. Saham-saham top gainers di antaranya adalah Multi Prima (LPIN) naik Rp 550 ke Rp 6.200, SMART (SMAR) naik Rp 475 ke Rp 7.975, Blue Bird (BIRD) naik Rp 400 ke Rp 7.700, dan Tower Bersama (TBIG) naik Rp 325 ke Rp 9.700.Sementara saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 60.500, Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 23.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 17.400, dan Indocement (INTP) turun Rp 475 ke Rp 25.200.

Pasar saham AS berbalik arah positif berkat membaiknya data sektor jasa AS, mengiring indeks Dow Jones dan S&P500 ke rekor baru masing-masing ke level 17.912,9 (+0,2%) dan 2.074,3 (+0,4%).. Harga minyak dunia yang terus membaik membawa saham-saham energi kembali menguat, diikuti saham konsumer dan telekomunikasi. Bursa saham Eropa turut menghijau berkat penguatan saham energi serta stimulus ECB yang dispekulasikan akan diluncurkan dalam “skala penuh”. Presiden ECB, Mario Draghi mengatakan bahwa program pembelian asetnya akan diperluas termasuk pembelian obligasi pemerintah. Indeks Stoxx50 naik 0,3% ke level 3.247,7 sementara indeks FTSE100 turun 0,4% ke 6.716,6.

Pada perdagangan hari ini IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan dibayangi nilai tukar rupiah yang terus melemah dan aksi ambil untung.Saham pilihan kami antara lain: BBTN, SMGR,BMRI, PTBA, CPINdan PGAS.

Large Image Link (512 kB)
Reply With Quote
  #384  
Old 5th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 05 Dec 2014

Mengekor penguatan bursa Asia IHSG ditutup menghijau, naik 0,2% ke 5.177,2. Seluruh indeks sektoral menguat dipimpin saham-saham perkebunan dan pertambangan, sementara sektor keuangan menjadi satu-satunya yang melemah di pasar. Investor asing mencatatkan penjualan bersih super tipis, hanya Rp5,5 miliar di seluruh pasar. Saham-saham top gainers di antaranya adalah Siloam (SILO) naik Rp 625 ke Rp 14.225, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 13.500, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 550 ke Rp 69.900, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 500 ke Rp 14.500.Sementara saham-saham top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 11.900 ke Rp 158.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 59.950, Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 16.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 23.400.

Bursa saham Wallstreet dan Eropa kompak melemah setelah presiden bank sentral Eropa (ECB), Mario Draghi, memutuskan bahwa stimulus moneter baru akan diluncurkan awal tahun depan. Keputusan ini diluar ekspektasi pasar yang memperkirakan bahwa stimulus akan diberikan dalam waktu dekat. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq melemah tipis, masing-masing ke level 17.900,1 (-0,1%), 2.071,9 (-0,1%), dan 4.769,4 (-0,1%). Sementara indeks acuan saham Eropa seperti Stoxx50 dan FTSE 100 terkoreksi cukup dalam, masing-masing ke level 3.191,3 (-1,7%) dan 6.679,4 (-0,5%).

Menjelang akhir pekan IHSG diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah menyusul sentimen negatif dari penundaan stimulus ECB serta minimnya sentimen dalam negeri serta minat profit taking yang masih tinggi di pasar.Saham pilihan kami antara lain: BBTN, SMGR,BMRI, PTBA, CPINdan PGAS.

Large Image Link (513 kB)
Reply With Quote
  #385  
Old 8th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Rekomendasi Mingguan Lautandhana

Rekomendasi Mingguan Lautandhana 8 Desember 2014

IHSG ditutup pada level tertingginya sejak 23 September 2014 setelah data makro yang dirilis Biro Pusat Statistik pada awal pekan disambut positif oleh pelaku pasar. Saham-saham penopang indeks mulai mixed dari berbagai sektor yang tidak hanya terkait tema besar pemerintahan Jokowi-JK, tetapi juga terdapat sektor finance, consumer dan basic industry. Sektor batubara dan perkebunan yang semula diprediksi akan terganggu oleh penurunan harga minyak ke level terendahnya sejak 2009, justru mengalami rebound.

Kedua sektor tersebut akan kembali diuji pada pekan ini setelah harga minyak kembali turun ke level $65 per barrel. Untuk sektor lain yang selama ini menggunakan BBM dengan tarif industri atau harga pasar, tentunya akan diuntungkan dengan rendahnya harga minyak. Demikian pula dalam perspektif makro domestik dan global, minyak murah cukup menolong saat perekonomian masih berupaya keluar dari ancaman resesi dan krisis.

Data pasar tenaga kerja Amerika terbaru yang menunjukkan perekonomian mereka dalam kondisi terbaiknya pasca resesi akan menjaga sentimen tetap positif secara keseluruhan. Namun memasuki 2015 nanti dapat berubah menjadi kekhawatiran baru saat The Fed harus mulai menaikkan suku bunganya yang pertama sejak 2006.

Berikut adalah tabel saham pilihan Lautandhana untuk rekomendasi pekan ini:

LOTS
Reply With Quote
  #386  
Old 9th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 09 Dec 2014

IHSG awal pekan mengalami tekanan jual signifikan terutama melanda saham-saham unggulan akibat aksi profit taking investor pasca rally berturut-turut. IHSG ditutup terkoreksi sebesar 0,8% pada level 5.114,0. Investo asing tercatat membukukan transaksi net sell senilai Rp 392 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 1.100 ke Rp 6.700, Mayora (MYOR) naik Rp 725 ke Rp 23.400, Elang Mahkota (ETMK) naik Rp 500 ke Rp 7.200, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 59.875; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.325 ke Rp 68.575, Lionmesh (LMSH) turun Rp 1.000 ke Rp 6.000, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 160.000, dan Apexindo (APEX) turun Rp 550 ke Rp 2.850

Bursa AS dan Eropa pada perdagangan awal pekan tadi malam ditutup mengalami koreksi yang cukup dalam akibat anjloknya harga minyak dunia 4% di level US$ 63,1 per barrel sehingga mengerek turun saham-saham berbasis energi, seperti: Royal Dutch Shell Plc, BP Plc, Exxon Mobil dan Chevron. Indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx melemah sebesar 1% dan 0,9% untuk ditutup pada level 6.672,2 dan 3.248,0. Sementara itu, Dow Jones anjlok 0,6% untuk ditutup pada level 17.852,5 sedangkan indeks Nasdaq dan S&P 500 masing-masing terkoreksi sebesar 0,8% dan 0,7% di level 4.740,7 dan 2.060,3.

IHSG hari ini kami perkirakan pergerakannya mengikuti pelemahan bursa global dalam kisaran yang terbatas sejalan dengan anjloknya harga minyak dunia. Saham pilihan kami adalah UNTR dan AALI.

Reply With Quote
  #387  
Old 10th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 10 Dec 2014

IHSG kemarin masih ditutup mengalami koreksi namun dalam kisaran yang terbatas 0,4% di level 5.122,3. Aksi tekanan jual masih marak melanda saham-saham unggulan. Asing masih merealisasikan profit dengan membukukan transaksi net sell Rp 461 miliar. Koreksi harga minyak dunia banyak mempengaruhi pergerakan koreksi bursa global dimana bursa Asia mayoritas mengalami koreksi cukup dalam antara lain indeks Nikkei, Hongkong dan Shanghai. Saham-saham top gainers di antaranya adalah Indofood CBP (ICBP) naik Rp 250 ke Rp 11.850, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 13.250, Matahari (MPPA) naik Rp 130 ke Rp 3.580, dan Tanah Laut (INDX) naik Rp 116 ke Rp 580; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 18.000 ke Rp 315.000, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 1.200 ke Rp 6.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 ke Rp 59.075, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 575 ke Rp 68.000.

Bursa AS pada perdagangan tadi malam ditutup cenderung bervariasi ditengah koreksi harga minyak dunia dengan indeks Nasdaq ditutup menguat terbatas 0,5% berada pada level 4.766,5. Indeks Dow Jones dan S&P 500 masih mengalami koreksi lanjutan dalam kisaran yang sempit masing-masing ditutup pada level 17.801,2 (-0,3%) dan di level 2.059,8 (-0,0%). Sementara itu, bursa Eropa masih mengalami tekanan jual yang signifikan dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing anjlok cukup dalam sebesar 2,6% dan 2,1% untuk ditutup pada level 3.162,8 dan 6.529,5. Hal ini diakibatkan oleh turunnya pasar saham Yunani ditengah naiknya tensi politik momen pemilu Yunani.

IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak dalam kisaran yang cenderung flat dan bervariasi. Saham pilihan kami adalah UNTR dan AALI.

Reply With Quote
  #388  
Old 12th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 12 Dev 2014

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup koreksi dalam rentang yang cukup terbatas 0,2% pada level 5.152,7. Adanya aksi profit taking jelang penutupan menjadi pengerek laju koreksi IHSG. Investor asing tercatat membukukan transaksi net sell senilai Rp 512 miliar. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya adalah Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 450 ke Rp 9.450, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 350 ke Rp 68.000, Saratoga (SRTG) naik Rp 325 ke Rp 5.225, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 225 ke Rp 7.525; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 16.100, Matahari (LPPF) turun Rp 375 ke Rp 15.125, Lionmesh (LMSH) turun Rp 375 ke Rp 5.625, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 300 ke Rp 11.500.

Koreksi saham-saham berbasis energi dan pertambangan ditengah laju koreksi minyak dunia hingga berada di bawah US$ 60 per barrel masih terjadi sehingga bursa global hanya mengalami teknikal rebound dalam rentang yang terbatas. Hal ini didorong oleh data penjualan ritel dan pengangguran AS yang diatas ekspektasi mampu mengeliminasi koreksi saham energi tersebut. Indeks Dow Jones, S&P 500, Nasdaq dan DJ Euro Stoxx masing-masing ditutup pada level 17.596,3 (+0,4%); 2.053,3 (+0,5%); 4.708,2 (+0,5%) dan 3.159,1 (+0,3%). Hanya indeks FTSE 100 masih ditutup turun sebesar 0,6% di level 6.461,7 akibat masih derasnya arus sell off saham sektoral pertambangan.

IHSG akhir pekan kami perkirakan bergerak cenderung bervariasi dalam kisaran yang terbatas. Saham pilihan kami adalah UNTR dan AALI.

Reply With Quote
  #389  
Old 17th December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 17 Dec 2014

Tekanan jual investor asing membuat IHSG terpuruk, kembali ke level 5.000-an, mengekor tren pelepasan bursa regional yang mata uangnya juga berjatuhan di banding USD. Adapun nilai bersih dari transaksi jual asing mencapai lebih dari Rp1 triliun di keseluruhan pasar. Secara sektoral, hampir seluruh saham berakhir di zona negatif, kecuali saham sektor agrikultural dan aneka industri. Sahamsaham top gainers di antaranya adalah Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 1.200 ke Rp 7.200, SMART (SMAR) naik Rp 1.075 ke Rp 7.575, Lionmesh (LMSH) naik Rp 700 ke Rp 6.450, dan Blue Bird (BIRD) naik Rp 150 ke Rp 3.005. Sementara saham-saham kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 2.000 ke Rp 8.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.225 ke Rp 58.500, Indocement (INTP) turun Rp 1.125 ke Rp 23.275, dan Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 950 ke Rp 4.100.

Pasar saham Wall Street kembali terkoreksi dipicu jatuhnya saham-saham teknologi seperti Microsoft (-3,2%) dan Amazon (-3,6%) ditambah dengan sentimen negatif dari jatuhnya mata uang ruble Rusia yang menambah kekuatiran perlambaran ekonomi dunia. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq kompak turun untuk 3 hari berturut-turut, ke level 17.068,9 (-0,7%), 1.972,7 (- 0,8%), dan 4.547,8 (-1,2%). Sementara itu pasar saham Eropa berhasil rebound berkat positifnya saham-saham energi meski harga minyak dunia masih rendah, di level US$55,9/ barel. Indeks Stoxx50 dan FTSE100 naik cukup tinggi, masingmasing ke level 3.050 (+2,2%), 6.331,8 (+2,4%).

Hari ini IHSG diperkirakan masih tertekan akibat minimnya sentimen positif secara global. Saham pilihan kami antara lain: BBTN, SMGR, BMRI, PTBA, CPIN, PGAS, dan INDF.

Large Image Link (520 kB)
Reply With Quote
  #390  
Old 22nd December 2014
tobirama's Avatar
tobirama tobirama is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2011
Location: Jakarta
Posts: 480
Rep Power: 15
tobirama mempunyai hidup yang Normal
Default Lautandhana Daily View

Lautandhana Daily View 22 Dec 2014

IHSG pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat terbatas 0,6% pada level 5.144,6. Pun demikian dengan bursa regional yang ditutup menguat rata-rata diatas 1%. Katalis utama penguatan bursa regional adalah keputusan The Fed yang kemungkinan akan menunda penaikan suku bunga acuannya. Keseluruhan sektoral IHSG kompak ditutup menguat yang dipimpin oleh sektoral industri dan konstruksi. Adanya crossing saham EMTK yang difasilitasi oleh CLSA Indonesia membuat asing tercatat membukukan transaksi net sell senilai Rp 1.9 triliun. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 775 ke Rp 24.450, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 15.700, Metropolitan (MKPI) naik Rp 400 ke Rp 14.400, dan Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 400 ke Rp 6.500; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 59.450, Impack (IMPC) turun Rp 475 ke Rp 6.075, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 21.450, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 22.900.

Bursa AS dan Eropa pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat dalam kisaran yang terbatas ditopang oleh reboundnya saham –saham berbasis sektoral energi sejalan dengan rebound harga minyak dunia ke level US$ 56,5 per barrel (+4,5%). Penguatan saham sektoral komoditas pertambangan juga turut berkontribusi dalam penguatan bursa global. Indeks FTSE 100 tercatat mengalami kenaikan signifikan 1,2% ditutup pada level 6.545,3. Hanya indeks DJ Euro Stoxx tercatat mengalami koreksi 0,4% untuk ditutup pada level 3.141,3.

IHSG awal pekan kami perkirakan masih akan melanjutkan penguatannya dalam rentang yang terbatas. Saham pilihan kami adalah SMGR, TLKM dan JSMR.

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
LOTS - Lautandhana Online Trading System tobirama Forex 2 31st August 2013 01:02 AM
LOTS - Lautandhana Online Trading System tobirama Forex 0 27th August 2013 09:27 AM
LOTS - Lautandhana Online Trading System tobirama Forex 0 26th August 2013 10:09 AM
JUAL Lautandhana Online Trading Saham LOTS processcpu Software Original & Open Source 0 26th May 2012 09:57 AM
FXSBO - Spread Trading Online Broker FXSBO Forex 1 14th May 2012 06:07 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 07:17 AM.