| FAQ |
| Calendar |
|
#21
|
|||
|
|||
|
Library of Celsus, Perpustakaan juga Makam
Spoiler for gambar:
Ini adalah sisa-sisa bangunan perpustakaan kuno zaman Romawi kuno. Dibangun ribuan tahun lalu untuk menghormati Gubernur Asia, Tiberiaus Julius Celsus Polemaeanus, seorang tokoh masyarakat terkenal yang kaya raya. Yang menarik dari bangunan ini selain sebagai perpustakaan, dikompleks bangunan ini juga terdapat makam Celcus. Perpustakaan Celsus yang menyimpan 12.000 gulungan naskah ini terletak di Efesus, Asia kecil (Anatolia, kini masuk wilayah Turki). Dibangun oleh anak Celsus, Gaius Julius Aquila (konsul tahun 110 AD). Celsus sendiri menjadi konsul pada 92 SM, kemudian menjadi Gubernur Asia pada 115 AD. Makam Celsus berada di ruang berkubah. Di bagian lain disimpan 12.000 gulungan naskah yang disimpan dalam lemari dan rak bersusun. Konon, Celsus begitu menghargai pengetahuan, dan menginginkan rakyat melakukan hal yang sama dengan cara ikut membaca. Untuk merangsang masyarakat membaca, konon, Celsus meninggalkan warisan 25.000 dinar untuk membayar siapa saja yang membaca materi perpustakaan. Pemerintah Turki sendiri sangat menghargai bangunan bersejarah yang kini berada dalam wilayahnya. Monumen makam yang juga perpustakaan itu menjadi salah satu kebanggaan Negara tersebut. Ini terlihat jelas dengan mencantumkan gambar bangunan Celsus pada mata uang ketas terbitan 2001-2005, lalu uang kertas 20 lira tahun 2005-2009. ga nemu data lebih banyak nti di update klo ada lebih banyak data
|
|
#22
|
|||
|
|||
|
Met�ora
Spoiler for gambar:
Met�ora <batuan yg dihentikan> adalah salah satu kompleks biara Ortodoks Timur terbesar dan paling penting di Yunani, kedua setelah Gunung Athos. Enam biara di tempat ini dibangun pada pilar batu alami di Thessaly, Yunani Tengah.Yang cukup menarik adalah akses menuju biara yang sangat sulit. Konon, dulunya untuk mencapai biara digunakan tanggap panjang atau semacam jala yang dipakai untuk menaikkan dan menurunkan barang, termasuk manusia. Dibutuhkan kekuatan iman untuk bisa mencapai biara ini. Kota terdekat dari kompleks ini adalah Kalambaka. Akses ke biara-biara awalnya sulit, yang membutuhkan tangga panjang yang diikat atau jaring besar yang digunakan untuk mengangkut baik barang dan orang. Met�ora merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Sejarah Singkat Meteora Pembentukan Meteora hilang dalam waktu geologi dan selama jutaan tahun bumi telah menggunakan kekuatan untuk memahat yang unik menjadi tempat kekaguman inspirasi spiritual bagi manusia dalam sejarah. Selama era Bizantium kota itu bernama Tahapan dengan banyak penduduk yang cukup besar. Selama waktu ini puncak-puncak batu yang curam menjadi platform spiritual yang tinggi agar biarawan Kristen Ortodoks lebih dekat ke langit. Nama "Meteora" berarti "melayang di udara" pertengahan, dan nama ini diciptakan oleh Athanasios biarawan di abad ke-14. Athanasios datang dari Mt. Athos dan mendirikan biara pertama di atas batu, ia bernama Meteoron mega (Great Meteoron).Athanasios mengikuti langkah sejumlah biarawan yang menggunakan gua-gua di muka batu curam, dan teras tinggi untuk isolasi rohani mereka dari dunia material. Dalam sejarah panjang sejak biara pertama mega Meteoro, komunitas monastik bergerak melalui fase yang berbeda yang signifikan dan penurunan. namun pada akhir abad pihak berwenang Turki menduduki dan menutup mereka semua. Biara-biara diizinkan untuk membuka kembali di abad ke-16 masa kemakmuran besar ketika mereka membeli sejumlah besar sumbangan dalam bentuk uang dan tanah . Bangunan-bangunan itu diperluas dan dihiasi , sementara perpustakaan mereka berisi dengan naskah kuno.Pada abad ke-18 namun komunitas monastik Meteora telah jatuh ke penurunan yang terus berlanjut sepanjang jalan ke abad ke-20 ketika tahun 1960 itu kebanyakan kembali sebagai situs warisan budaya, dan upaya dilakukan untuk menyelamatkan biara-biara dan artefak tak ternilai mereka.Hari ini enam biara yang aktif dengan sejumlah kecil para biarawan atau biarawati yang tinggal di Meteora menjadi tuan rumah untuk tiga seperempat juta wisatawan setiap tahunnya. wah rada susah nii ngartin dr bahasa inggris.segini dulu deh sebetulnya masih banyak tapi pusing artiin bahasa inggrisnya och ya ini nama biara" nya Biara kudus besar Meteoron Biara kudus Varlaam Biara suci Rousanaou Biara kudus Santo Nicholas Anaspausas Biara kudus Saint Stephen Biara Kudus Holy Trinity -> katanya yang paling susah dicapai |
|
#23
|
|||
|
|||
|
mantap gan.. ada tempat syuting nya transpormer gi..wkwkw..
|
|
#24
|
|||
|
|||
|
wah keren gan threadnya
ane rate bintang 5 |
|
#25
|
|||
|
|||
|
Great mosque of Djenna
Spoiler for gambar:
Masjid Raya Djenn� adalah bangunan dari lumpur terbesar di dunia dan dianggap oleh banyak arsitek sebagai gaya arsitektur Sudano-Sahelian terbaik. Masjid ini terletak di kota Djenn�, Mali, di dekat Sungai Bani. Masjid pertama di tempat ini dibangun pada abad ke-13. Selain merupakan pusat komunitas Djenn�, kota ini juga merupakan lambang terkenal Afrika. Bersama dengan "Kota Kuna Djenn�", tempat ini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1988. Masjid ini didirikan berdasarkan kearifan lokal penduduk Djenne pada awal abad 20-an. Lumpur dan kayu palem yang melimpah menjadi material dalam bangunan masjid yang disesuaikan dengan iklim panas di Afrika Barat. Masjid didirikan dari batu bata lumpur yang dikeringkan dengan sinar matahari (ferey) dan semen. Sementara lapisan luar menggunakan plester juga berbahan dasar lumpur sehingga memberi tampilan halus berkelok, seperti patung. Masjid ini sangat terlihat elegan karena dibangun dengan gaya arsitektur lokal. Dinding masjid memiliki ketebalan antara 40 cm-60 cm, yang berguna untuk menahan berat struktur masjid yang tinggi selain untuk melindungi dari radiasi sinar matahari. Jadi saat siang, dinding masjid hangat secara bertahap dari luar, dan di malam hari perlahan menjadi dingin. Ruang utama masjid disanggah dengan sembilan puluh pilar kayu yang menopang langit-langit, dapat menampung hingga 3 ribu orang. Sifat dingin kayu membantu interior masjid agar tetap sejuk di waktu siang hingga sore. Masjid agung itu juga memiliki ventilasi udara dengan penutup keramik. Penutup itu dapat dipindahkan pada malam hari untuk ventilasi udara dalam masjid. Menurut sejarah, dahulu masyarakat Djenne memiliki masjid untuk pertama kalinya pada tahun 1280. Sultan Djenne saat itu Koi Konboro, mengubah istananya menjadi masjid ketika beliau masuk ke dalam agama Islam. Masjid yang ini sangat terkenal hingga ke seluruh dunia. Tak banyak diketahui nasib masjid yang didirikan Koi Konboro itu, tapi masjid itu dinilai terlalu mewah oleh penguasa Djenne pada awal abad ke-19 saat itu, Sheikh Amadou. Amadou membangun masjid kedua tahun 1830 dan tidak merenovasi masjid pertama hingga jatuh dengan sendirinya. Masjid Agung Djenne yang saat ini berdiri dibangun tahun 1906 dan selesai satu tahun kemudian pada tahun 1907. Saat itu desain masjid dirancang oleh Ismaila Traor�, ahli bangunan yang juga memimpin proyek pembangunan masjid ini. Mali saat itu di bawah kendali Prancis, yang menawarkan beberapa bantuan finansial dan politik untuk pembangunan masjid. Letak Masjid Agung Djenne yang dekat dengan Sungai Bani membuatnya rentan terkena banjir saat air sungai itu meluap setiap tahun. Usai musim hujan atau saat musim semi, biasanya lebih dari 4 ribu orang berkumpul untuk memplester kembali masjid dari lumpur ini. Beberapa penduduk menyiapkan campuran lumpur dan sekam untuk bahan memplester. Untuk mempercepat proses tersebut, mereka menggunakan kayu sebagai penguat dan penopang. Kebiasaan memplester ini menjadi semacam festival bagi penduduk Kota Djenne. Karena keunikannya, pada tahun 1988, kota tua Djenne dan masjid agungnya diresmikan menjadi situs sejarah dunia oleh UNESCO. Masjid Agung Djenne pun terkenal sebagai simbol Kota Djenne dan Bangsa Mali. Kini masjid Djenne masih menjadi salah satu bangunan penting di Afrika Barat. Umat Muslim dan turis dari seluruh dunia datang mengagumi struktur bangunan masjid, selain beribadah. Ada yang berdoa, belajar, dan juga berguru. Masyarakat kurang mampu dari sekitar Kota Djenne pun mengirim anak-anak mereka setiap bulan atau setiap tahun, untuk belajar menulis dan membaca. Di depan Masjid Agung Djenne, terkadang terdapat pasar dadakan yang diadakan warga Kota Djenne. Kote Djenne sendiri kini menjadi pusat perdagangan hasil pertanian. |
|
#26
|
|||
|
|||
|
Air terjun Iguazu
Spoiler for gambar:
Iguazu Falls, adalah air terjun dari Sungai Iguazu yang terletak di perbatasan negara yaitu Brasil, Paraquay dan Argentina. Nama Iguazu berasal dari bahasa Guarani (y = air dan �as�= besar). Legenda menuturkan bahwa dewa berencana untuk menikahi seorang pribumi yang cantik bernama Naip�, tetapi ia melarikan diri bersama kekasihnya Tarob� dalam perahu. Dalam kemarahannya sang dewa mengiris sungai untuk membentuk air terjun, menghukum kedua insan itu jatuh kekal disana. Orang Eropa pertama yang menemukan air terjun ini adalah adalah Conquistador �lvar Nunez Cabeza de Vaca dari Spanyol pada 1541. Iguazu falls merupakan gabungan dari 275 air terjun sepanjang 2,7 km dari Iguazu River. Beberapa diantaranya jatuh dari ketinggian 82 meter, sebagian besar sekitar 64 meter. Garganta del Diablo (Devil’s Throat), yang berbentuk U setinggi 82-meter, lebar 150 meter dan panjang 700 meter adalah bagian yang paling mengesankan. Air terjun dapat dicapai dari dua kota utama yang masing-masing terletak dikedua sisi air terjun ini ; melalui Foz Iguacu negara bagian Parana Brasil, dari Puerto Iguaz� di provinsi Misiones Argentina serta dari Ciudad del Este (Paraguay). Air terjun ini ditetapkan oleh kedua negara sebagai taman nasional ; Iguaz� National Park - Argentina dan Igua�u National Park - Brazil. Juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1984 dan 1986. Geography Sistem air terjun terdiri dari 275 jatuh di sepanjang 2,7 kilometer (1,67 mil) dari Sungai Iguazu. Posisi berada pada lintang (DMS): 25 � 40 '60 S, bujur (DMS): 54 � 25' 60 W. Beberapa individu yang jatuh hingga 82 meter (269 kaki) tingginya, meskipun mayoritas adalah sekitar 64 meter (210 kaki). The Tenggorokan Devil's (Garganta del Diablo di Spanyol atau Garganta lakukan Diabo dalam bahasa Portugis), U-berbentuk, 82-meter-tinggi, 150-meter lebar dan 700 meter panjang (490 oleh 2.300 kaki) katarak, adalah yang paling mengesankan dari semua, dan menandai perbatasan antara Argentina dan Brasil. Dua pertiga dari air terjun berada dalam wilayah Argentina. [1] Sekitar 900 meter dari panjang 2,7 kilometer tidak memiliki air yang mengalir di atasnya. Tepi tutup basal berkurang hanya 3 mm (0,1 in) per tahun. Air dari Iguazu rendah terkumpul dalam sebuah lembah yang mengalir di Sungai Parana di Argentina, tak lama hilir dari bendungan Itaipu. Perbandingan dengan air terjun lain Setelah melihat Iguazu, Amerika Serikat, First Lady Eleanor Roosevelt dilaporkan berseru "Poor Niagara" [1] Iguazu juga sering dibandingkan dengan Afrika Selatan yang memisahkan Victoria Falls Zambia dan Zimbabwe!. Iguazu lebih lebar, tapi karena dibagi menjadi sekitar 270 jatuh diskrit dan pulau besar, Victoria adalah tirai air terbesar di dunia, di lebih dari 1.600 m (m 5.249 kaki) lebar dan lebih dari 100 (328 kaki) tingginya (dalam Victoria aliran rendah dibagi menjadi lima oleh pulau, dalam aliran tinggi dapat terganggu). Satu-satunya yang lebih luas jatuh sangat besar cepat-seperti jatuh seperti Falls Boyoma). Dengan banjir di Falls Gua�ra pada tahun 1982, Iguazu saat ini memiliki aliran terbesar kedua tahunan rata-rata dari setiap air terjun di dunia, setelah Niagara, dengan tingkat rata-rata 1.746 m� / s. Air yang jatuh di atas Iguazu di puncak arus memiliki luas permukaan sekitar 40 Ha (1,3 juta ft �) sementara Victoria di puncak arus memiliki luas permukaan lebih dari 55 ha (1,8 juta ft �) [5]. Sebagai perbandingan, Niagara memiliki permukaan area di bawah 18,3 ha (600.000 kaki puncak arus tahunan �) [6.] Victoria sangat mirip debit air maksimum (baik lebih dari 12.000 m� / s). rata-rata aliran Niagara adalah sekitar 2.400 m� / s, meskipun puncak sepanjang waktu 8269 telah dicatat [6] Iguazu dan Victoria. berfluktuasi lebih besar dalam laju aliran mereka. Kabut naik antara 30 meter (98 kaki) dan 150 m (492 kaki) dari Devil's Iguazu's Tenggorokan, dan lebih dari 300 m (984 kaki) di atas Victoria. Namun, affords Iguazu dilihat lebih baik dan jalan setapak dan bentuk yang memungkinkan untuk pemandangan spektakuler. Pada satu titik orang bisa berdiri dan dikelilingi oleh 260 derajat air terjun. The Devil's Tenggorokan, di Argentina, telah menuangkan air ke dalamnya dari tiga sisi. Demikian juga, karena Iguazu dibagi menjadi banyak relatif kecil jatuh, kita dapat melihat bagian ini pada suatu waktu. Victoria tidak memungkinkan, karena pada dasarnya salah satu air terjun yang jatuh ke dalam jurang dan terlalu besar untuk menghargai sekaligus (kecuali dari udara). hati" gambarnya bagus" tapi bw killer Last edited by cyaa; 4th June 2010 at 01:30 AM. |
|
#27
|
|||
|
|||
|
Pyramids Teotihuacan
Spoiler for gambar:
Sekitar 1500 Masehi, Bangsa Aztec menguasai Meksiko. Bangsa ini memang dikenal kejam, para prajurit memburu manusia untuk dikuliti dan dikorbankan kepada para Dewa mereka. Satu hal yang menarik dari sejarah bangsa ini ialah adanya legenda mengenai suatu kota yang hilang. Kota kuno misterius yang fantastis dengan dipenuhi arsitektur-arsitektur luar biasa bernama Teotihuacan. Kota misterius yang hancur itu begitu besarnya, hingga saat suku Aztec menemukannya, mereka percaya pastilah itu tempat yang paling suci di seluruh alam semesta. Bangsa Aztec menamainya Teotihuacan yang memiliki arti tempat dewa-dewa. Kota kuno ini begitu menakjubkan, jaringan jalan-jalan panjang dan piramida-piramida besar berdiri di kota tersebut. Kota tersebut memiliki luas keseluruhan 12,8 km persegi, area yang lebih besar dari Kekaisaran Roma. Suku Aztec menyebut jalan utamanya sebagai jalan kematian dan mereka menamai 2 piramida terbesar sebagai Piramida Matahari dan Piramida Bulan. Dari bangkitnya sekitar tahun 1 Masehi hingga keruntuhannya 7 abad kemudian, Teotihuacan merupakan kota terbesar dibelahan bumi barat. Bangsa Aztec bahkan tidak pernah tahu siapa yang membangun kota besar ini dan mengapa mereka meninggalkannya. Dan hingga hari ini masih menjadi teka-teki membingungkan. Sesuatu hal yang mengerikan pastilah pernah terjadi di sini, hingga seluruh penduduknya lenyap tak berbekas sehingga mengubah kota besar tersebut menjadi sebuah kota hantu tak berpenghuni. Di Kebudayaan kuno Afrika, Asia, Eropa dan Benua Amerika kita mengetahui alasan utama piramida-piramida besar dibangun, sebagian besar sebagai makam bagi keluarga kerajaan, adapula sebagai altar untuk melangsungkan upacara dan doa. Tapi Piramida di Teotihuacan adalah misteri. Tujuan utama dari pembangunan piramida di sini telah hilang ditelan waktu, karena para pembangun piramida hampir tak meninggalakan informasi apa-apa bagi kita. Kita tak tahu, mereka menyebut diri mereka sebagai bangsa apa? bahasa apakah yang mereka tuturkan atau dimana para penguasa dikubur? Mereka tak meninggalkan buku, sistem tulisan, sejarah tertulis masa lalu. Selama hampir seabad, ahli purbakala telah mengumpulkan banyak petunjuk. Lebih dari 900 ribu pecahan tembikar telah dianalisa, dinomori, dan dikemas. Makna dari beberapa artifak masih banyak diperdebatkan, namun penggalian belum lama ini mengungkap kisah tentang hidup dan mati dari kota piramida ini. Walaupun merupakan sebuah kota besar, namun sebenarnya Teotihuacan merupakan suatu tempat yang terpencil di wilayah utara yang disebut Mesoamerika. Di awal mula millenium pertama Masehi, tempat tersebut hanyalah wilayah tandus dan gersang, lebih banyak kaktus daripada manusia. Lalu, mendadak hampir dalam semalam, populasi manusia meladak hingga pulahan ribu di kota itu. Bagaimana bisa tempat terpencil berdebu ini mendadak berubah menjadi kota terbesar se-Amerika? Satu teori menyebutkan bahwa orang-orang kabur dari api para dewa, yaitu letusan gunung berapi mengerikan. Gunung mendadak meletus dan lava membanjiri lerengnya. Seluruh kota terkubur dan sungai-sungai terbendung. Lahan-lahan pertanian musnah dan mengalami kehancuran total. Saat mencari tempat aman, orang-orang yang selamat berhamubran menuju tempat yang akan dikenal sebagai Teotihuacan. Tapi kota itu adalah misteri di dalam misteri. Mengapa semua orang berlari ke tempat yang tandus ini? Padahal terdapat situs lain yang lebih jauh dari gunung berapi, dengan tanah yang lebih subur dan lebih banyak hujan. Para pengungsi pasti tertarik ke lokasi ini karena ada sesuatu. Atau mungkin ada pemimpin berwibawa yang mengatur populasi pengungsi ini menjadi tatan baru, keharmonisan baru dengan semesta dan kosmos. Orang yang hubungannya sangat kuat pada kekuatan suci yang disukai para dewa. Pemimpin berwibawa itu kemudian berencana membuat persembahan besar untuk para dewa dari gunung berapi. Dimana unsur-unsur bangunan persembahan terdiri dari unsur yang membunuh keluarga mereka dan menghancurkan kota mereka dulu. Mereka akan membangun gunung berapi buatan manusia yaitu piramida. Kemudian sebuah kota dan cara hidup baru pun telah lahir. Piramida-piramida menghantarkan jaman baru, masa dengan tatanan dan harapan masa depan. Piramida-piramida raksasa yang masih tersisa hingga hari ini hanyalah merupakan suatu saksi bisu dari kejayaan di Teotihuacan. Para wisatawan datang dari mana-mana ke tempat yang luar biasa ini. Teotihuacan merupakan adikuasa pertama di Benua Amerika, keajaiban dunia kuno yang lahir dari bencana, dan dibangun oleh sejumlah pengungsi. Selama berabad-abad, keberhasilan mereka menarik orang untuk hidup dalam bayang-bayang piramida. Hingga bencana misterius lainnya entah bagaimana menghancurkan mimpi itu. Apakah yang sebenarnya terjadi di Teotihuacan dimasa lalu sehingga penduduknya bisa lenyap tak berbekas seperti itu? Rahasianya terletak di jantung piramida-piramida itu sendiri. Di Puncak abad 4 M, tak ada tempat di bumi seperti Teotihuacan. Pada masa itu, Kerajaan Besar di Mesir sudah lama runtuh, Peradaban Klasik di Yunani telah memudar, Kekaisaran Roma sudah lama dijatuhkan kaum Bar-bar. Namun di belahan dunia lain, Teotihuacan sedang mencapai puncak kejayaannya. Beberapa hal penting yang terjadi di bumi, terjadi di Teotihuacan ini. Populasi saat itu membengkak dan mencapai 200 ribu jiwa, ini menjadikan Teotihuacan tak ada tandingannya di Mesoamerika maupun di dunia. Kota ini mengendalikan rute niaga dari Arizona sekarang hingga El Salvador, kekuasaanya membentang di seluruh Mesoamerika. Untuk membandingkan bagaimana keramaian Teotihuacan pada masa silam maka bandingkanlah dengan beberapa kota modern masa kini seperti New York, London, dll. Teotihuacan bisa digambarkan sebagai kota modern masa silam, imigran beruduyung-duyung datang untuk mencari penghidupan baru. Bisa dikatakan, orang dari seluruh Mesoamerika datang untuk hidup di kota piramida ini. Piramida-piramida diibaratkan sebagai pencakar langit yang mengisyaratkan kekuasaan dan dominasi. Tafsiran Arkeologis menyebutkan bahwa kemungkinan terbesar mengapa kota itu ditinggalkan adalah adanya penemuan-penemuan mengerikan di jantung setiap piramida. Nantinya, tulang-belulang yang berserakan di dalamnya akan menyibak sifat asli dari Kota Besar ini. Mungkin merupakan kunci mengapa megakota yang begitu kuat dan mulia ini akan ditinggalkan oleh orang-orang yang membangunnya. Jauh di dalam kota terdapat bukti akan sisi lain dari Teotihuacan yang amat berbeda. Mungkin juga penuh kekerasan seperti Suku Maya atau Aztec, Teotihuacan juga punya masa lalu kelam dan berdarah. Saburo Sugiyama, Seorang Arkeologi yang telah bertahun-tauhn meneliti Artifak di Teotihuacan mendapatkan penemuan aneh jauh di dalam Piramida Bulan. Tualng belulang manusia berserakan muncul dari dalam tanah dan nampaknya tempat tersebut bukan merupakan penguburan normal. Kerangka-kerangka manusia itu terpenggal, lengan-lengan mereka diikat di punggung. Sesuatu yang keras, kelam dan mengerikan tentulah pernah terjadi disini. Ahli antropologi forensik, Michael Spence, yakin bahwa ia bisa tahu kisah sebenarnya orang-orang itu meninggal. Kerangka-kerangka manusia itu dulunya adalah koraban persembahan. Mereka mengorbankannya dengan mengikat lalu memukulinya minimal dua kali. Untuk menjaga kemakmuran kota piramida, nyawa mereka dipersembahkan untuk para dewa. Teotihuacan sebenarnya juga bukanlah merupaklan kota yang damai dan harmonis, mata uangnya adalah darah manusia. Teotihuacan juga dikatakan sering berperang, dan mereka memuaskan dewa-dewa mereka dengan darah para tawanan perang. Tapi entah kenapa, di puncak kejayaannya dan pengaruhnya ada yang tak beres. Darah saja tak cukup, para dewa mengkhianati kota piramida. Selama lebih dari 5 abad kota ini berkembang, lalu disekitar abad 6 ia runtuh dan pusat kota yang suci itupun ditinggalkan. Sangat sulit dibayangkan mendadak kota ramai seperti New York misalnya ditinggalkan para penduduknya dalam waktu yang sangat cepat, begitupula Teotihuacan. Hilangnya para pembangun piramida ini adalah misteri besar yang bisa diselesaikan dengan petunjuk terkecil. Bukan dari piramidanya tapi dari gigi yang dikumpulkan dari kuburan kuno, sebab gigi termasuk cara terbaik memahami kesehatan seseorang. Gigi yang kuat menandakan kesehatan yang bagus, namun gigi yang ditemukan disini menunjukkan semuanya tidak baik. Di tahun-tahun terakhir kemansyuran kota itu, kesehatan penduduk tak sebaik sebelumnya. Sebab dari penurunan kesehatan ialah popularitas piramida itu sendiri. Terlalu banyak orang datang untuk hidup dalam bayangna perlindungannya. Kota ini menjadi sekumpulan jalanan padat, rawan penyakit dan bau buangan kotoran. Tak ada cukup makanan atau air minum sehingga menjadikan manusia hidup tidaklah panjang di Teotihuacan. Piramia-piramida itu terlalu sukses sehingga tidak menyadari bahwa kota ini tumbuh menuju titik kehancuran. Tumbuh perpecahan antara orang kaya dan miskin. Jalan utama kota saat itu menjadi wilayah terlarang bagi rakyat jelata. Lalu ada bencana terakhir yang tak bisa dicegah yaitu kekeringan. Kebutuhan akan hujan sangat mendesak, para pendeta bahkan membunuh bayi-bayi di kota itu dengan harapan air mata bayi dapat mendatangkan hujan. Para ilmuwan dulu percaya saat runtuh dari dalam, kota itu juga diserang dan dimusnahkan oleh bangsa lain. Tapi ada sedikit bukti kekuasaan yang cukup besar diwilayah itu untuk menyerang dan mengalahkan kota selemah Teotihuacan. Teotihuacan pasti menghancurkan diri, lahir dari ketakutan akan gunung berapi, kota ini akan mati dalam api. Hampir 15 abad kemudian, bukti masih terlihat di dinding piramida dan kuil yaitu tanda-tanda pembakaran. Apinya begitu panas hingga menghanguskan batu. Mungkin terjadi secara spontan pada suatu malam, saat ritual suci pengorbanan memohon hujan atau makanan. Menurut suatu teori, warga kota bangkit memberontak dan membakar lambang kejayaan mereka dulu. Dan mereka percaya, dari seluruh penderitaan mereka bersumber pada piramida-piramida yang terletak di kota mereka. Petunjuk menarik mendukung teori ini, yaitu bukti samar kerusakan akibat api di 2000 kompleks apartemen di Teotihuacan. Tapi teori lain jauh lebih aneh dan bahkan lebih menakutkan. Para arkeologis mendapati bukti tumpukan kayu hangus di reruntuhan kuil. Sisa-sisa api unggun besar dan bukan disebabkan oleh sebuah kekacauan, tapi sesuatu yang direncanakan. Pelakunya mungkin para pendeta yang melayani para dewa dan piramida. Mereka menganggap kejayaan Teotihuacan sudah berlalu, sehingga kediaman kekuasaansuci, lahan suci dari jalan kematian harus dibasmi. Mereka membakar kuil yang ada di puncak piramida, dan menghancurkan pahatan dewa-dewa mereka. Para pendeta merusak ikatan suci antara kota dan kosmos selamanya. Bak gunung berapi membara, kuil di puncak piramida terbakar. Pesan terakhir bagi para dewa, Teotihuacan sudah mati. Seiring waktu berjalan, para penduduk dengan cepat pula meninggalkan kota besar yang telah "sekarat" tersebut. |
|
#28
|
|||
|
|||
|
Ngorongoro Crater
Spoiler for gambar:
The Ngorongoro atau NCA adalah kawasan konservasi dan Situs Warisan Dunia UNESCO terletak 180 km (112 mil) barat Arusha di area Kawah Dataran Tinggi Tanzania. Kawasan konservasi ini dikelola oleh Otoritas Ngorongoro, sebuah lengan dari pemerintah Tanzania, dan batas-batasnya mengikuti batas Divisi Ngorongoro dari Ngorongoro Kabupaten. Kawah Ngorongoro berada dalam area, dan ini merupakan gunung berapi yang besar. Sejarah dan geografi Berdasarkan bukti fosil yang ditemukan di Gorge Olduvai, diketahui bahwa berbagai spesies hominid telah menduduki wilayah tersebut selama 3 juta tahun. pengumpul Hunter pastorialists digantikan beberapa ribu tahun yang lalu. The [Mbulu 1] datang ke daerah itu sekitar 2.000 tahun yang lalu, dan bergabung dengan Datooga sekitar tahun 1700. Kedua kelompok itu diusir dari daerah tersebut oleh Maasai di tahun 1800an. pohon ara besar-besaran di barat laut Hutan Lerai adalah suci bagi orang-orang Maasai dan Datooga. Beberapa dari mereka mungkin telah ditanam di makam pemimpin Datago yang meninggal dalam pertempuran dengan Maasai sekitar 1840. Tidak diketahui orang Eropa telah menginjakkan kaki di Kawah sampai 1892, ketika dikunjungi oleh Dr Oscar Baumann. Dua saudara Jerman bertani di Kawah sampai pecahnya Perang Dunia I, setelah sewa tanah dari pemerintah kolonial Jerman kemudian mencoba mengendalikan Afrika Timur. Dr Baumann menembak tiga badak saat berkemah di kawah, dan saudara-saudara nya secara teratur menyelenggarakan kegiatan itu untuk menghibur teman-teman Jerman mereka. Mereka juga berusaha untuk mengusir kawanan rusa kutub keluar dari kawah. Daerah Ngorongoro awalnya merupakan bagian dari Taman Nasional Serengeti ketika diciptakan oleh Inggris pada tahun 1951. Maasai terus hidup di taman yang baru dibuat sampai tahun 1959, ketika terjadi konflik dengan pemerintah atas penggunaan lahan taman mereka mengusir inggris untuk menyatakan Ngorongoro yang baru. The Authority Ngorongoro adalah badan yang mengatur penggunaan dan akses ke NCA. Daerah ini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1979. Tanah di kawasan konservasi adalah multi guna, dan itu unik di Tanzania sebagai kawasan konservasi hanya memberikan status perlindungan sementara satwa liar yang memungkinkan dijadikan tempat tinggal manusia. Pemanfaatan lahan dikendalikan untuk mencegah dampak negatif terhadap populasi satwa liar. Misalnya, budidaya dilarang sama sekali tetapi dengan tingkat subsistensi. Daerah ini merupakan bagian dari ekosistem Serengeti, dan di barat-utara, itu berdekatan dengan Taman Nasional Serengeti dan berbatasan dengan dataran Serengeti selatan, dataran ini juga diperluas ke utara ke divisi Loliondo yang tidak dilindungi dan tetap terbuka untuk satwa liar melalui trans -manusia pastoralism yang dipraktekkan oleh Maasai. Sebelah selatan dan barat dari wilayah dataran tinggi vulkanik, termasuk kawah Ngorongoro yang terkenal. Batas-batas selatan dan timur sekitar didefinisikan oleh tepi dinding Great Rift Valley, yang mencegah migrasi hewan ke berbagai arah. Migrasi hewan berkuku tahunan melewati NCA, dengan rusa kutub dan zebra bergerak ke selatan ke daerah itu pada bulan Desember dan bergerak ke utara pada bulan Juni. Gerakan perubahan musim bersama dengan hujan, tapi migrasi akan melintasi hampir seluruh dataran untuk mencari makanan.NCA memiliki populasi penduduk yang sehat dari sebagian besar jenis satwa liar, khususnya wilayah Danau Ndutu di barat oleh cheetah dan populasi singa. |
|
#29
|
|||
|
|||
|
Kepulauan Gal�pagos
Spoiler for gambar:
Luas 7.665,14km�, terletak di antara 0�140' lintang utara dan 0�125' lintang selatan dan 8� 914 '- 9� 201' bujur barat, jaraknya dengan pantai timur Ekuador daratan Amerika Selatan adalah sekitar 970 kilometer. Kepulauan Gal�pagos atau Galapagos saja adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari 13 pulau-pulau berapi dan bebatuan yang terletak di Samudra Pasifik sekitar 1.000 kilometer sebelah barat pesisir Amerika Selatan. Secara politis, Galapagos merupakan bagian dari Ekuador. Pulau tertuanya berusia sekitar 4 juta tahun dan yang termuda masih sedang dalam proses pembentukan. Galapagos memang merupakan salah satu daerah gunung berapi yang paling aktif di dunia. Galapagos terkenal karena jumlah spesies endemisnya yang besar dan penelitian yang dilakukan Charles Darwin yang membawanya menemukan teori seleksi alam. Kepulauan ini dibagi kepada dua belahan: utara dan selatan khatulistiwa. Garis khatulistiwa melewati bagian utara pulau terbesar, Isabela. Galapagos ditetapkan sebagai cagar alam pada 1959, melindungi 97,5% wilayah kepulauan ini. Sisanya diberikan kepada pemukiman manusia yang sudah ada pada waktu itu. Sekitar 1.000 hingga 2.000 orang tinggal di sana. Pada 1972 sebuah sensus dilakukan dan sejumlah 3.488 jiwa tercatat. Hingga 1980-an, jumlah ini telah meningkat hingga 15.000 orang. Pada 1986 lautan di sekitarnya dinyatakan sebagai cadangan kelautan. UNESCO menetapkan Galapagos sebagai Situs Warisan Dunia pada 1978 yang kemudian diperpanjang pada Desember 2001 untuk memasukkan wilayah cadangan kelautan. Yayasan Charles Darwin yang didedikasikan untuk pemeliharaan kepulauan ini didirikan di Belgia pada 1959. Spesies yang penting termasuk: * Iguana darat, Conolophus subcristatus * Iguana laut, Amblyrhynchus cristatus (satu-satunya jenis iguana yang makan makanan dari laut) * Kura-kura Raksasa Galapgos, Geochelone elephantopus, dikenal sebagai Gal�pago dalam bahasa Spanyol, adalah binatang yang menjadi asal nama kepulauan ini. * 13 spesies endemis burung kutilang. * Pinguin Galapagos, Spheniscus mendiculus * Burung laut yang tak terbang, Nannopterum harrisi Kepulauan Galapagos memiliki bentang alam dramatis yang jarang terlihat, memiliki berbagai lingkungan alam yang kompleks, ini telah membuat Galapagos sebagai tempat yang unik di bumi. Hewan eksotis di pulau, terutama reptil yang lebih banyak, khususnya kura-kura raksasa dan kadal besar terkenal di seluruh dunia. Nama Pulau Nama pulau-pulau besar dalam Kepulauan Galapagos adalah: * San Crist�bal * Espa�ola * Santa F� * Genovesa * Floreana * South Plaza * Santa Cruz * Baltra * North Seymour * Marchena * Pinz�n * R�bida * Bartolom� * Santiago * Pinta * Isabela * Fernandina * Wolf * Darwin Menurut informasi, ketika pertama kali pulau ini ditemukan, ia disebut " Pulau Sikantada " (dalam bahasa Spanyol berarti "pulau setan"). Karena banyak kura-kura besar di pulau itu, belakangan orang menyebutnya sebagai "Kepulauan Galapagos" (berarti "Pulau kura-kura besar"). Setelah Ekuador menguasai pulau ini, namanya diganti menjadi "Archipi�lago de Col�n." |
|
#30
|
|||
|
|||
|
The Perito Moreno glacier
Spoiler for gambar:
The Perito Moreno gletser (50 � 29'S 73 � 03'W ) adalah sebuah gletser terletak di Taman Nasional Los Glaciares di barat selatan Provinsi Santa Cruz, Argentina. Ini adalah salah satu tempat wisata yang paling penting dalam Patagonia Argentina. Mi 250 km2 (97 �) pembentukan es, dan 30 km (19 mil) panjangnya, adalah salah satu dari 48 gletser yang ada di Southern Patagonia Ice terletak dalam negara Andes bersama dengan Chile. lapangan es ini merupakan cadangan terbesar ketiga di dunia air segar. The Perito Moreno gletser adalah salah satu dari tiga gletser Patagonia yang tidak hancur. luas dari Perito Moreno gletser adalah 5 kilometer (3 mil) luas, dengan tinggi rata-rata 74 m (240 kaki) di atas permukaan air Danau Argentino, di Argentina. Ini memiliki kedalaman es total 170 meter (558 kaki). Perito Moreno gletser terletak di Taman Nasional Los Glaciares Taman Nasional di barat laut Provinsi Santa Cruz di Argentina. Ia adalah salah satu yang paling penting tujuan wisata di Argentina Indonesiana. Gunung es diukur 250 km2. It is 30 km panjang dan deepest spot sekitar 700 meter. Ini termasuk di antara 48 glaciers jihopatagonsk�ho es lapangan. Bidang ini adalah yang ketiga terbesar reservoir air di dunia. Di kota Mei menunjuk sejumlah tempat-tempat wisata, seperti Los Glaciares National Park km tentang 56, Torres del Paine National Park km tentang 67, Br�ggen gletser km tentang 92, Gletser Gray km tentang 58. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| JUAL Islam dan Peradaban Dunia | Buku | |||
| JUAL Sumbangan peradaban Islam pada dunia | Buku | |||
| Peradaban-peradaban Seram Dunia | Lounge | |||
| 5 Peradaban Tertua Di Dunia | Lounge | |||
| 10 Peradaban Dunia Yang Mengerikan | Lounge | |||