| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Forex Diskusi apapun tentang Forex disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#261
|
|||
|
|||
|
GBPJPY
The SSI indicator is a contrarian signal and suggests additional gains may be in store for the British Pound�even if those gains are solely against the US Dollar and Japanese Yen. However, I expect the bullish movement on the Pound if the GBPUSD exchange rate trades up to 1.6000 or if the GBPJPY pair trades up to 161.00. details |
|
#262
|
||||
|
||||
|
Rekomendasi Mingguan Lautandhana 16 September 2013
IHSG naik 300 poin dari sekitar level 4.072 ke level 4.375 sepanjang pekan lalu. Selain karena dorongan sentimen positif yang berasal dari global market, investor juga merespon positif data cadangan devisa RI yang tertahan diatas US$92 miliar dan kenaikan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 7,25%. Aksi beli pun tidak datang hanya dari investor lokal, tetapi juga investor asing yang tercatat hingga lebih dari dua triliun rupiah. Apa yang dilakukan Bank Indonesia, dengan melakukan kerjasama bilateral swap valas dan menaikkan suku bunga acuan, adalah upaya preventif untuk meredam dampak negatif yang mungkin masih ada saat bank sentral Amerika, yaitu Federal Reserve, memberi kepastian atas rencana pengurangan stimulus ekonominya (tapering) pada FOMC meeting 17-18 September atau pekan ini. Pengumuman The Fed tersebut, tentu saja dengan tetap memperhatikan besar skala tapering-nya dan catatan Bernanke yang menyertainya, diduga tidak akan memicu panic selling gelombang kedua. Hal ini karena tapering telah lama menjadi concern investor, yaitu sejak digulirkan pada pertengahan Mei 2013 lalu dan harga saham pun telah pula merefleksikan dampak negatif tapering tersebut. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, kami memutuskan untuk mempertahankan saham ADRO yang pekan ini telah masuk dalam Tabel Portfolio karena target beli di level Rp880 tercapai. Berikut adalah tabel saham-saham pilihan Lautandhana selengkapnya untuk rekomendasi pekan ini. Lanjutan |
|
#263
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Online Trading System (LOTS 8 January 2014)
Besarnya tekanan jual di perdagangan kemarin membuat masih adanya peluang koreksi lebih lanjut di perdagangan hari ini. Dan pergerakan indeks di hari ini diperkirakan akan dikisaran 4125.96 - 4220.89 sbg support & resistance. -ADRO: Kekuatan jual yg besar diperdagangan kemarin membuat masih adanya peluang koreksi kembali di hari ini. Namun dgn harga yg saat ini berada di bawah garis bollinger bawah membuat adanya peluang penguatan sesaat. S1:870 S2:860 R1:945 R2:950. -KLBF: Masih berpeluang terkoreksi kembali menguji kisaran level 1250. S1:1285 S2:1270 R1:1310 R2:1320. -AALI: Saat ini kondisi harga telah oversold. Namun besarnya kekuatan jual di perdagangan kemarin membuat masih adanya potensi koreksi lanjutan menguji kisaran level 18550 sbg level support kuat sementara. S1:21100 S2:20700 R1:22300 R2:22400. -ANTM: Timbulnya kekuatan beli di akhir sesi perdagangan kemarin membuat adanya peluang penguatan sesaat di perdagangan hari ini. S1:950 S2:940 R1:1005 R2:1050. -BBNI: Gap dikisaran level 3650 yg hampir tertutup serta kondisi harga yg telah oversold membuat adanya peluang penguatan sesaat. S1:3670 S2:3660 R1:3715 R2:3825. |
|
#264
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 08 Januari 2013
Ditengah mixednya pergerakan bursa regional dalam rentang yang terbatas, IHSG masih ditutup mengalami koreksi lanjutan di perdagangan kemarin namun koreksi yang terjadi cenderung terbatas sebesar 0,6% pada level 4.175,8. Hampir keseluruhan sektoral IHSG masih mengalami tekanan jual dipimpin oleh sahamsaham sektoral perkebunan, property, pertambangan dan infrastruktur. Sektoral finansial merupakan satu‐satunya indeks sektoral yang mampu ditutup menguat dengan dipimpin oleh laju teknikal rebound saham‐saham perbankan blue chip. Asing masih membukukan transaksi net buy senilai Rp 294 miliar. Saham‐saham top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 375 ke Rp 42.875, United Tractor (UNTR) naik Rp 275 ke Rp 19.750, Indomobil (IMAS) naik Rp 200 ke Rp 5.075, dan Cita Mineral (CITA) naik Rp 120 ke Rp 605; sedangkan saham-saham top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.000 ke Rp 25.550, Unilever (UNVR) turun Rp 550 ke Rp 26.200, SMART (SMAR) turun Rp 525 ke Rp 6.375, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 525 ke Rp 21.500. Bursa AS di perdagangan semalam akhirnya serentak terjadi teknika rebound yang ditutup menguat ditopang oleh rally saham‐saham sektoral kesehatan, seperti rumah sakit dan asuransi kesehatan, seperti UnitedHealth Grup, Johnson&Johnson dan Pharmacyclics Inc. Disisi lain investor tengah menunggu data ketenagakerjaan AS akhir pekan ini serta menanti release kinerja keuangan emitan di 4Q13. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat cukup signifikan ditopang oleh semakin membaiknya data pengangguran Jerman dan Irlandia yang kembali masuk ke pasa obligasi setelah selesainya program bailout. Indeks Dj Euro Stoxx dan FTSE 100 masing‐masing ditutup menguat ke level 3.111,0 dan 6.755,5. IHSG hari ini diperkirakan terjadi teknikal rebound menyusul teknikal reboundya bursa global dan bursa regional pasca mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa hari terakhir. Saham pilihan kami adalah SMGR, JSMR, ADRO dan ANTM. |
|
#265
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Online Trading System (LOTS 9 January 2014)
Walaupun indeks berpeluang menguat kembali, namun kurang validnya pola bullish harami di perdagangan kemarin membuat pergerakan indeks di hari ini masih akan berfluktuatif dikisaran 4136.12 - 4268.01 sbg support & resistance. -ADRO: Kekuatan beli di perdagangan kemarin membuat adanya peluang penguatan sesaat di hari ini. S1:880 S2:870 R1:940 R2:945. -ADHI: Walaupun kekuatan beli di perdagangan kemarin secara relatif kurang kuat, namun masih tdp peluang utk menguat sesaat. Trading range sementara dikisaran level 1430 - 1540. S1:1425 S2:1380 R1:1480 R2:1505. -ASII: Kekuatan jual yg terus melemah membuat adanya peluang penguatan. Resistance kuat sementara dikisaran level 6950. Bila harga mampu bertahan di atasnya, peluang uji 7500. S1:6650 S2:6600 R1:6900 R2:6950. -ANTM: Dominasi kekuatan beli di perdagangan kemarin membuka peluang penguatan kembali. S1:990 S2:950 R1:1015 R2:1050. -PGAS: Peluang menguat sesaat. S1:4120 S2:4100 R1:4270 R2:4400. |
|
#266
|
||||
|
||||
|
Cadangan Devisa Akhir 2013 Naik $2,4 Miliar
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2013 tercatat sebesar US$99,4 miliar, meningkat US$2,4 miliar dibandingkan posisi akhir November 2013 sebesar US$97,0 miliar. Pada level tersebut, cadangan devisa dapat membiayai 5,6 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional. ![]() Bank Indonesia memandang akumulasi cadangan devisa tersebut akan semakin memperkuat ketahanan sektor eksternal. Meningkatnya jumlah cadangan devisa tersebut tidak terlepas dari respon kebijakan Bank Indonesia untuk terus mengendalikan defisit transaksi berjalan menurun ke tingkat yang lebih sehat dan berkesinambungan serta menjaga stabilitas nilai rupiah sesuai dengan kondisi fundamentalnya. Sementara itu, sepanjang tahun lalu investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp20,65 triliun yang dipicu oleh isu tapering stimulus The Fed dan defisit neraca berjalan (CAD) yang berkepanjangan. Memasuki tahun 2014, investor asing masih melanjutkan aksi jualnya dan mencatat net sell sebesar Rp405 miliar hingga 8 Januari 2014.
|
|
#267
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 09 Januari 2014
IHSG kemarin berhasil terjadi teknikal rebound mengekor sentimen rebound bursa global dan regional yang kemudian ditutup menguat cenderung terbatas sebesar 0,6% di level 4.200,6. Penggerak reboundnya indeks adalah penguatan saham‐saham unggulan teruama di sektoral perkebunan, properti dan pertambangan. Sementara itu, sektoral aneka industri, konsumer dan manufaktur ditutup pada teritori merah. Investor asing masih membukukan transaklsi net sell senilai Rp 107 miliar. Saham‐saham top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 375 ke Rp 42.875, United Tractor (UNTR) naik Rp 275 ke Rp 19.750, Indomobil (IMAS) naik Rp 200 ke Rp 5.075, dan Cita Mineral (CITA) naik Rp 120 ke Rp 605; sedangkan saham‐saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.000 ke Rp 25.550, Unilever (UNVR) turun Rp 550 ke Rp 26.200, SMART (SMAR) turun Rp 525 ke Rp 6.375, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 525 ke Rp 21.500. Bursa AS dan Eropa pada perdagangan semalam ditutup mixed cenderung terbatas seiring dengan spkelulasi dipercepatnya tappering QE3 AS pasca semakin membaiknya data payroll AS yang diatas estimasi ekonom. Dikutip dari data ADP Research Institute tenaga kerja AS di bulan Desember bertambah 238 ribu pekerja, melebihi ekspektasi ekonom yang disurvei Bloomberg yang memperkirakan bertambah sebanyak 200 ribu pekerja baru. Indeks Dow Jones terkoreksi 0,4% untuk ditutup pada level 16.462,7 sedangkan FTSE 100 juga melemah 0,5% ditutup pada level 6.721,8. Sementara itu, indeks Nasdaq mampu ditutup menguat sendirian sebesar 0,3% di level 4.165,6 ditopang oleh penguatan saham IT seperti Microsoft Corp dan Micron Technology. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak cukup fluktuatif dan bervariasi ditengah spekulasi tappring AS yang kemungkinan dipercepat. Saham pilihan kami adalah SMGR, JSMR, ADRO dan ANTM. |
|
#268
|
||||
|
||||
|
Rekomendasi Mingguan Lautandhana 20 Jan 2014
Masuknya kembali aliran dana asing yang mencapai tiga triliun rupiah hanya dalam dua hari pekan lalu memicu lonjakan IHSG ke level tertinggi barunya sejak 11 November 2013. Naiknya indeks dikontribusikan secara merata oleh hampir seluruh sektor, terutama perbankan, terkait infrastruktur dan konsumer, kecuali saham komoditas yang bergerak mixed. Hampir bisa dipastikan, Januari ini akan menjadi bulan pertama investor asing mencatat net beli sejak terakhir kali terjadi pada April 2013. Akumulasi data positif pada indikator makro Indonesia seperti surplus neraca perdagangan, naiknya cadangan devisa dan bertahannya suku bunga acuan Bank Indonesia di 7,5% menjadi alasan fundamental investor. Sentimen positif ini kami perkirakan dapat bertahan cukup lama merujuk indikasi yang diberikan oleh Bank Indonesia belum lama ini. Neraca perdagangan Desember diprediksi kembali surplus sebesar US$785 juta, naik dari US$777 pada bulan November. Sementara cadangan devisa Januari diestimasi tembus US$100 miliar untuk pertama kalinya sejak Mei 2013. Dengan perkembangan pasar yang lebih kondusif, kami merekomendasikan lebih banyak saham di Tabel Watchlist pada pekan ini, yaitu KLBF, TLKM dan SMGR. Saham SMGR kami ajukan kembali setelah terjual dengan gain +10,71% pada pekan lalu. SMGR juga kami usulkan untuk tujuan trading mingguan bersama LSIP dalam Tabel Weekly Trading Stocks. Catatan rekomendasi kami yang terakhir menjadi 12x gain, 3x loss dan 1x breakeven. Untuk track record rekomendasi kami selengkapnya dapat dilihat disini me @ LOTS Trading Club (LTC) |
|
#269
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 27 Januari 2014
Mengakhiri pekan lalu IHSG anjlok signifikan sebanyak 1,3% akibat aksi ambil untung yang didominasi oleh investor asing. Transaksi net sell yang dilakukan investor asing tercatat sebesar Rp285,6 miliar. Aksi ambil untung terjadi setelah posisi indeks naik cukup tinggi dalam beberapa perdagangan terakhir dan juga dipicu manufaktur China yang melambat. Semua sektor pun ditutup melemah terutama sektor aneka industri (‐3,34%), manufaktur (‐1,76%) dan keuangan (‐ 1,40%). Saham‐saham jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 2.775 ke Rp 67.750, Inti Bangun (IBST) naik Rp 300 ke Rp 5.400, Pioneerindo (PTSP) naik Rp 250 ke Rp 4.250, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 225 ke Rp 5.700. Sementara saham‐saham kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.375 ke Rp 42.150, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.250 ke Rp 19.700, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 675 ke Rp 26.875, dan Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 28.075. Bursa saham Wall Street anjlok di akhir pekan akibat kekhawatiran perkembangan ekonomi di negara berkembang serta kinerja emiten‐emiten AS yang mengecewakan para investor. Indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq merosot masing‐masing lebih dari 2%, ditutup pada level 15.879,1 (‐2%), 1.791,3 (‐2%) dan 4.128,2 (‐2,1%). Ini merupakan persentase penurunan terdalam bagi Dow Jones sejak 20 Juni 2013. Bursa Eropa juga ikut terjerembab dengan indeks Stoxx50 dan FTSE 100 yang ditutup masing‐masing pada level 3.028,2 (‐2,9%) dan 6.663,7 (‐1,6%). Sentimen negatif yang beredar di bursa global maupun regional diperkirakan berpotensi membawa sinyal pelemahan terhadap IHSG. Saham pilihan kami antara lain: JSMR, TLKM, KLBF, SMGR, dan WIKA. |
|
#270
|
||||
|
||||
|
Rekomendasi Mingguan Lautandhana 3 Feb 2014
Tapering stimulus The Fed dan kekhawatiran meluasnya krisis nilai tukar mata uang emerging market masih menjadi dua isu utama yang mendominasi sentimen bursa saham global pekan lalu dan diduga berlanjut pada pekan ini. Namun atmosfir krisis lebih terasa di pasar uang negara-negara emerging market dan tidak terlalu kentara pada bursa saham yang cenderung lebih tenang akhir pekan lalu. Di pasar domestik, nilai tukar rupiah yang awalnya cenderung menguat, kini cenderung tertahan dikisaran 12.150-12.250 dan tidak terlihat ada tekanan besar yang memaksa rupiah melemah kelevel terendah barunya. Perkiraan Menteri Keuangan akan figur neraca perdagangan Desember yang potensial surplus US$800 juta agaknya telah menolong sentimen pasar domestik baik di currency market maupun stock market. Keadaan mungkin dapat berubah saat BPS mengumumkan data actual neraca perdagangan Desember pada awal pekan ini (3 Februari) bersamaan dengan figur inflasi Januari yang diduga cukup tinggi karena faktor bencana banjir. Jika inflasi terlalu tinggi, spekulasi naiknya BI rate akan meningkat hingga RDG 13 Februari nanti. Sebelumnya, pelaku pasar domestik dan juga global akan memperhatikan tenggat waktu debt ceiling Amerika yang jatuh pada 7 Februari. Sentimen pasar akan terus fluktuatif dalam jangka pendek, namun dengan horison investasi hingga akhir 2014 nanti, konsensus pasar tetap optimistis baik rupiah maupun IHSG akan menguat. Dengan pertimbangan tersebut kami telah menempatkan lebih banyak saham di Tabel Watchlist yang seluruhnya telah masuk sebagai saham Portfolio pada pekan ini. Saham tersebut adalah JSMR, SMGR, TLKM dan KLBF dengan performa sementara masing-masing sebesar +6.7%, -2.4%, +5.8% dan +2.9%. Untuk ulasan dan track record rekomendasi kami selengkapnya dapat dilihat disini me @ LOTS Trading Club (LTC) |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| JUAL Lautandhana Online Trading Saham LOTS | Software Original & Open Source | |||
| FXSBO - Spread Trading Online Broker | Forex | |||