| FAQ |
| Calendar |
|
#261
|
||||
|
||||
|
Klaim pengangguran AS terus menurun, namun penjualan rumah buruk
![]() Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah di hampir 8 setengah tahun di pekan lalu, menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja kian mendapatkan traksi. Sementara laporan lainnya pada hari Kamis menunjukkan terjadi penurunan tajam dalam penjualan rumah baru pada bulan Juni, ekonom memperingatkan akan hasil yang terlalu sangat buruk, mengingat data lainnya telah menunjuk perumahan mulai kembali ke jalurnya setelah terhambat pada akhir 2013. Pengajuan pertama kali klaim tunjangan pengangguran negara turun 19,000 dengan penyesuaian musiman menjadi 284.000 pengajuan untuk pekan hingga 19 Juli, level terendah sejak Februari 2006, Departemen Tenaga Kerja melaporkan. Para ekonom justru memperkirakan klaim akan naik menjadi 308.000. Dalam laporannya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim rata-rata dalam empat pekan turun ke level terendah sejak Mei 2007. Klaim lanjutan atau jumlah orang yang masih menerima tunjangan setelah minggu pertama menyentuh level terendah sejak Juni 2007 di pekan hingga 12 Juli. Meskipun klaim kerap tidak stabil di sekitar bulan ini karena penutupan pabrik mobil musim panas untuk perbaikan, data ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa pasar tenaga kerja semakin mengetat. Pertumbuhan lapangan kerja telah melampaui angka 200.000 di tiap bulan dalam kurun waktu lima bulan terakhir, rentang yang tidak terlihat sejak akhir 1990-an. Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru AS mengalami penurunan 8,1 persen pada laju pertumbuhan tahunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 406.000 unit pada bulan Juni. Ini merupakan penurunan terbesar sejak Juli tahun lalu. Pada saat yang sama, laporan penjualan pada Mei laju mengalami revisi pengurangan menjadi 442.000 unit dimana sebelumnya dilaporkan sebanyak 504.000 - revisi penurunan terbesar dalam catatan. Namun, Penjualan rumah baru masih belum menentu dan penurunan ini bertentangan dengan data lain yang sudah dirilis di sepanjang minggu ini yang menunjukkan penjualan rumah yang ada, yang merupakan bagian terbesar dari pasar, berada pada laju penjualan tertinggi dalam delapan bulan pada bulan Juni. |
|
#262
|
||||
|
||||
|
Data Bisnis AS Sedikit Goyang Pertumbuhan
Data belanja bisnis menjadi sinyal beragam terhadap pertumbuhan ![]() Beragamnya hasil laporan kondisi investasi bisnis AS di Jumat menunjukkan ekonomi AS kemungkinan belum akan rebound besar di kuartal kedua seperti yang diyakini sebelumnya, namun masih memberikan harapan hingga akhir 2014. Pesanan barang modal non pertahanan tidak termasuk pesawat, yang sangat diamati karena dianggap mewakili rencana belanja bisnis, rebound 1,4 persen setelah dibulan sebelumnya turun 1,2 persen, Departemen Perdagangan mengatakan. Namun, pengiriman kategori yang disebut belanja modal inti ini turun 1,0 persen, menjadikannya penurunan pengiriman bulanan ketiga berturut-turut, sehingga menimbulkan pesimisme beberapa ekonom terhadap estimasi pertumbuhan kuartal kedua. Pengiriman barang modal inti ini digunakan untuk mengkalkulasi belanja peralatan dalam parameter produk domestik brutto pemerintah. Morgan Stanley memangkas estimasi pertumbuhan di kuartal kedua sebesar sepersepuluh persentase poin menjadi 3,2 persen pada tingkat tahunan, sementara JPMorgan menurunkan perkiraannya menjadi 2,6 persen dari 2,7 percent. Seperti diketahui, pada triwulan pertama tahun ini, perekonomian AS mengalami kontraksi 2,9 persen, dengan belanja bisnis kategori peralatan turun pada laju 2,8 persen. Pemerintah akan merilis gambaran pertama untuk PDB kuartal kedua pada Rabu minggu depan. Namun data ini memberikan optimisme untuk kuartal ketiga. Pesanan barang modal inti di Juni rebound 1,4 persen. Rincian laporan lainnya menggambarkan hasil manufaktur yang cukup bagus, konsisten dengan data aktifitas pabrik lainnya. Pesanan untuk produk pabrik jangka panjang meningkat 0,7 persen di Juni karena meningkatnya permintaan sektor transportasi hingga permesinan dan komputer serta produk elektronik. Kenaikan pesanan produk kategori ini, mulai dri produk panggangan hingga pesawat yang dapat digunakan setidaknya hingga tiga tahun atau lebih, menyusul penurunan 1,0 percent pada Mei silam. Pesanan yang belum terpenuhi meningkat 0,8 persen di bulan lalu setelah kenaikan 0,7 persen di Mei, menunjukkan meningkatnya catat pesanan yang akan menjaga kesibukan pabrik dalam negeri sementara. Persediaan produk tahan lama meningkat 0,4 persen. Yang mendukung pandangan persediaan akan mendongkrak pertumbuhan di kuartal kedua. |
|
#263
|
||||
|
||||
|
Kepercayaan bisnis manufaktur Italia sedikit menurun
![]() Kepercayaan bisnis manufaktur Italia sedikit mengalami penurunan di Juli, penurunan bulanan kedua berturut-turut, terseret oleh memburuknya perkiraan pesanan, dat biro statistik nasional, Istat, Senin melaporkan. Kepercayaan diantara manufaktur Italia tergelincir menjadi 99,7 di Juli dari Juni, menurut survei Istat. Hasil di Juni pun mengalami revisi penurunan menjadi 99,9 dri laporan sebelumnya 100,0. Outlook pesanan memburuk, sementara outlook produksi meningkat dan outlook invetaris masih flat, "oleh karena itu penurunan keseluruhan kecil," sebut seorang pejabat Istat. Indeks komposit kepercayaan bisnis Italia, sebuah indikator lebih luas termasuk ritel, layanan pasar dan sektor konstruksi, meningkat menjadi 90,9 di Juni dari 88,2 di Juni, ditopang oleh pertumbuhan sektor konstruksi, yang secara khusus telah tertekan dalam beberapa bulan sebelumnya, serta ritel dan dan jasa pasar, ungkap Istat. Indeks sektor konstruksi meningkat menjadi 83,2 dari 81,6 di Juni. |
|
#264
|
||||
|
||||
|
Harga rumah AS turun, indeks kepercayaan konsumen masih kuat
![]() Harga rumah untuk keluarga tunggal tak terduga turun pada bulan Mei, penurunan pertama kalinya di lebih dari dua tahun dalam sinyalemen terkini goyahnya pasar perumahan negara. Namun, data lain menunjukkan konsumen AS masih cukup percaya diri terhadap gambaran ekonomi yang lebih luas, dengan indeks sikap konsumen utama di angka tertinggi sejak Oktober 2007 dan perkiraan pasar kerja merupakan yang paling menjanjikan dalam enam tahun terakhir. Indeks komposit 20 daerah metropolitan S&P/Case Shiller turun 0,3 persen pada Mei pada basis penyesuaian secara musiman, penurunan pertama sejak Januari 2012. Hasil jajak pendapat ekonom Reuters memperkirakan kenaikan 0,2 persen. Sementara itu, harga kepemilikan rumah di AS terus menurun karena secara finansial warga Amerika justru memilih untuk menyewa rumah, sebuah laporan terpisah dari Departemen Perdagangan menunjukkan hari Selasa. Tingkat kepemilikan rumah dengan penyesuaian musiman turun menjadi 64,8 persen pada kuartal kedua 2014 dari 65.0 persen pada kuartal pertama, menandai tingkat terendah sejak kuartal kedua 1995. "Perumahan telah berbalik dalam beragam laporan ekonomi dalam beberapa bulan terakhir," sebut David Blitzer, ketua komite indeks di S&P Dow Jones Indeks, mengatakan dalam sebuah pernyataan. Harga rumah sebelum penyesuaian naik 1,1 persen di 20 kota, berbanding ekspektasi kenaikan 1,5 persen. Harga di 20 kota naik 9,3 persen tahun ke tahun, kenaikan tahunan paling lambat sejak Februari 2013 dan sedikit di bawah harapan untuk kenaikan 10 persen. Setelah peenyesuaian secara musiman indeks 10 kota turun 0,3 persen pada Mei berbading tidak berubah pada bulan April, sementara indeks non penyesuaian 10 kota naik 1,1 persen di Mei dibandingkan dengan keuntungan 1 persen di bulan April. pada tingkat tahunan indeks 10 kota naik 9,4 persen. Sementara itu laporan terpisah dari Conference Board, mengatakan indeks sikap konsumen naik menjadi 90,9 pada bulan Juli, level tertinggi sejak Oktober 2007, dari revisi kenaikan 86,4 bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan laporan itu berada di angka 85,3, menurut jajak pendapat Reuters. Laporan ini menunjukkan pandangan konsumen terhadap pasar kerja merupakan yang terkuat sejak Juli 2008, ketika resesi memasuki tahap awal dan krisis keuangan kekuatan penuh belum terjadi. Indeks kesulitan mendapat kerja Conference Board dilaporkan berada di angka 30,7 pada bulan Juli, tidak berubah dari angka revisi penurunan bulan lalu. Indeks terkait banyak pekerjaan naik menjadi 15,9 dari 14,6 pada bulan Juni, menandai angka tertinggi indeks sejak Mei 2008. |
|
#265
|
||||
|
||||
|
Tingkat serapan tenaga kerja AS 218.000 di Juli: ADP
![]() Sebanyak 218.000 lapangan kerja sektor swasta AS tercipta sepanjang bulan Juli, angka ini masih di bawah proyeksi analis dan level yang sama di bulan sebelumnya, sebuah laporan dari penglah payroll yang dirilis rabu menunjukkan. Kenaikan angka tenaga kerja sektor swasta sebesar 281.000 di Juni merupakan yang angka terbesar sejak November 2012. Para ekonom dalam survei Reuters memperkirakan ADPNational Employment Report diharapkan menunjukkan kenaikan sebesar 230.000 lapangan kerja di sektor swasta. Ekonom Moody's Analytics, Mark Zandi, yang juga turut serta dalam merangkum laporan bersama dengan ADP, mengatakan arah keseluruhan pasar tenaga kerja sangat positif. "Terjadi pertumbuhan lapangan kerja di mana-mana, di setiap industri, meningkat di setiap sudut negeri," ungkap Zandi kepada CNBC. "Anda bisa lihat di semua pekerjaan, di semua skala pembayaran gaji. Di awal pemulihan itu sebagian besar pekerjaan dengan pembayaran gaji yang lebih rendah. Saat ini, di seluruh sektor." Pertumbuhan lapangan kerja jatuh di seluruh spektrum, dengan industri jasa kembali memimpin dengan 202.000 lapangan kerja baru, turun dari 238.000 pada bulan Juni. Usaha produksi barang menambah 16.000, turun dari angka 43.000, sedangkan konstruksi hanya bertambah 12.000, kurang dari setengah kenaikan di bulan sebelumnya. |
|
#266
|
||||
|
||||
|
Inflasi zone Euro dekati level bawah lima tahun
![]() Inflasi zone Euro menurun di Juli ke level terlemahnya sejak meningkatnya krisis keuangan di hampir lima tahun yang lalu, data resmi Kamis menunjukkan, menggaris bawahi resiko deflasi dalam radar Bank Sentral Eropa (ECB). Harga konsumen di 18 negara anggota euro hanya meningkat sebesar 0,4 persen tahun ini di Juli, kenaikan tahunan terlemah sejak Oktober 2009 ketika harga turun 0,1 persen, biro statistik EU, Eurostat mengatakan. Inflasi inti tahunan � yang tidak termasuk pangan, energi, tembakau dan alkohol � tidak berubah di 0,8 persen selama dua bulan berturut-turut. Harga energi turun sebesar 1,0 persen tahun ini di Juli, setelah kenaikan 0,1 persen di juni,sementara biaya jasa meningkat 1,3 persen untuk bulan kedua berturut-turut. ECB memangkas suku bunga acuan dan mengumumkan sejumlah parameter lain di Juni untuk menyuntikkan dana ke perekonomian zona euro yang masih rentan, menambah kesiapan bank sentral untuk kembali bertindak apabila ekspektasi inflasi mengalami detriorasi dari outlook. Bank Sentral Eropa akan melakukan pertemuan kebijakan kami pekan depan dan analis mengharapkan kebijakan yang sama, yang mencerminkan sinyalemen dari dewan gubernur bahwa perlu waktu lebih untuk menilai pengaruh langkah terbaru pada ekonomi riil. Inflasi zona Euro telah terjebak dalam kondisi yang di sebut ECB sebuah 'zona bahaya' di bawah 1 persen sejak Oktober tahun lalu dan diperkirakan masih belum kembali naik menuju target bank sentral mendekati namun di bawah 2 persen bahkan hingga 2016, ketika diperkirakan suku bunga seharusnya menyentuh 1,4 persen. |
|
#267
|
||||
|
||||
|
Klaim pengangguran AS naik, pertumbuhan upah mulai meninggi
![]() Pasar tenaga kerja AS seedikit menghadapi tekanan, dengan laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru naik di pekan lalu, namun tren yang mendasarinya masih menunjuk penguatan kondisi pasar tenaga kerja yang berkelanjutan. Sementara data lain pada Kamis memberikan harapan percepatan yang lama ditunggu dalam pertumbuhan upah kian mendekat, dengan biaya tenaga kerja mencatat kenaikan terbesar di lebih dari 5 setengah tahun di kuartal kedua. Klaim awal tunjangan pengangguran negara meningkat 23.000 dengan penyesuaian musiman menjadi 302.000 pengajuan untuk pekan hingga 26 Juli, Departemen Tenaga Kerja mengatakan. Klaim untuk pekan sebelumnya merupakan yang terendah sejak Mei 2000. Sementara rata-rata klaim dalam empat minggu, yang dianggap sebagai ukuran lebih baik tren pasar tenaga kerja karena meredam volatilitas data perminggunya, berkurang 3.500 menjadi 297.250 pengajuan, level terendah sejak April 2006 . Sementara itu laporan lain Departemen Tenaga Kerja menunjukkan Indeks Biaya Ketenagakerjaan, ukuran terluas biaya tenaga kerja, yang menyumbang 70 persen dari biaya tenaga kerja, meningkat 0,6 persen di kuartal kedua, atau naik 0,7 persen. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak kuartal ketiga 2008 mengikuti peningkatan 0,3 persen pada kuartal pertama. Data ini merupakan salah satu alat parameter pasar tenaga kerja favorit ketua Federal Reserve Janet Yellen dan sangat dipantau sebagai petunjuk penentuan waktu kenaikan suku bunga pertama dari bank sentral AS. Pejabat Fed pada hari Rabu mengakui membaiknya kondisi pasar tenaga kerja ini, namun mengatakan "kurangnya pemanfaatan sumber daya tenaga kerja" masih terjadi. Para ekonom memperkirakan indeks biaya tenaga kerja ini akan meningkat 0,5 persen di kuartal kedua. Dalam kurunw aktu 12 bulan hingga Juni lalu, biaya tenaga kerja naik 2,0 persen. Indeks ini pun telah mencatat kenaikan 1,8 persen dalam 12 bulan hingga Maret silam. Meski mencatat kenaikan di pekan lalu, klaim pengangguran masih berada pada tingkat yang konsisten dengan pertumbuhan lapangan kerja yang kuat. Data ini tidak memiliki bantalan atas data payroll non pertanian untuk bulan Juli karena ini tercatat di luar survei. Laporan payroll pemerintah pada hari Jumat diperkirakan meningkat 233.000 pada bulan Juli, menurut survei para ekonom yang dilakukan Reuters. |
|
#268
|
||||
|
||||
|
Serapan Tenaga Kerja AS Melambat, Laju Pengangguran Meningkat
![]() Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat di Juli sementara tingkat pengangguran tak terduga mengalami peningkatan bahkan menunjukkan sedikit kemunduran di pasar tenaga kerja sehingga dapat memberikan peluang bagi Federal Reserve untuk kembali mempertahankan suku bunga rendah untuk sementara waktu. Payroll non pertanian AS meningkat 209.000 di bulan Juli setelah pada bulan sebelumnya meningkat sebesar 298.000, Departemen Tenaga Kerja AS Jumat mengatakan. Tingkat pengangguran AS meningkat sebesar sepersepuluh persentase poin. Kenaikan ini karena banyaknya jumlah warga AS yang masuk dalam pasar tenaga kerja dan menjadi sebuah tanda kepercayaan dalam prospek ketenaga kerjaan. Para ekonom, dalam jajak pendapat Reuters, memperkirakan payroll akan meningkat 233.000 di bulan lalu dan tingkat pengangguran bertahan di di 6,1 percent. Data pada bulan Mei dan Juni direvisi menjadi total 15.000 lebih banyak yang tercipta dari laporan sebelumnya, menunjukkan momentum yang mendasari. Data di Juli menandai kenaikan bulanan ke-enam berturut-turu pasar tenaga kerja ekspansi lebih dari 200.000 lapangan kerja, penguatan yang terlakhir kali terjadi di 1997 lalu. Tingkat pengangguran telah mengalami penurunan dari puncaknya 10 persen pada Oktober 2009, namun terus mengalami penurunan drastis karena warga AS keluar dari masa kerja. Tingkat partisipasi tenaga kerja, atau bagian warga AS dengan masa produktif kerja yang masih bekerja atau setidaknya mencari pekerjaan, meningkat menjadi 62,9 persen di Juli setelag bertahan di level 62,8 persen selama tiga bulan berturut-turut. Kenaikan ini terjadi di sektor yang meluas. Industri jasa yang menyumbang sebagian besar kenaikan, menambah 140.000 posisi baru. Angka ini dibandingkan dengan 232.000 lapangan kerja yang tercipta di Juni. Sektor manufaktur yang mencatat kenaikan untuk ke 12 bulan berturut-turut, menambah 28.000 lapangan kerja di Juli. Pekerjaan konstruksi meningkat untuk ke-tujuh bulan berturut-turut, dengan payroll di Juli bertambah 22.000. Sektor pemerintah meningkat sebesar 11.000 posisi baru. Panjang rata-rata hari kerja tetap stabil di 34,5 jam. Penghasilan per jam rata-rata, yang sedang dimonitor sebagai sinyal potensi mengurangi kelesuan yang bisa mendorong The Fed untuk menaikkan suku bunga, naik hanya satu sen. Sehingga mencatat tingkat kenaikan tahunan sebesar 2,0 persen, masih jauh di bawah tingkat yang akan membuat para pejabat Fed menentukan keputusan. Dalam sebuah lapooran terpisah dari Departemen Perdagangan menunjukkan, inflasi kembali turun pada bulan Juni. Indeks harga belanja konsumen, tidak termasuk pangan dan energi, naik tipis 0,1 persen setelah kenaikan 0,2 persen di Mei. Indeks harga belanja konsumsi personal inti, yang menjadi pilihan parameter inflasi the Fed, mencatat kenaikan sebesar 1,5 persen dalam 12 bulan terakhir hingga Juni, masih di bawah target bank sentral yakni sebesar 2 persen. |
|
#269
|
||||
|
||||
|
ISM: Indeks Kondisi Bisnis New York Melonjak
![]() Kegiatan usaha di wilayah New York City meningkat pada bulan Juli di laju tercepat dalam delapan bulan, menurut sebuah survei terhadap manajer pembelian yang dirilis Senin menunjukkan. Indeks Kondisi Bisnis Saat Ini Institute for Supply Management-New York melonjak menjadi 68,1 di bulan Juli dari 60,5 di bulan Juni. Laporan di bulan Juli ini merupakan yang tertinggi sejak November 2013. Responden juga optimis di semester kedua 2014 ini. Indeks outlook enam bulan naik tipis ke level tertinggi lima bulan di angka 70,7 dari 68,0 di bulan Juni. Indeks pendapatan saat ini kembali jatuh menjadi 61,8 setelah melonjak ke level tertinggi empat bulan 66,7 pada bulan Juni. Indeks Volume pembelian kembali melambat menjadi 54,8 dari 56,3. Perusahaan di New York melaporkan lebih banyak perekrutan - tetapi juga melihat biaya tenaga kerja sebagai hambatan pertumbuhan bagi bisnis. Indeks kerja di Juni meningkat menjadi 59,5 di bulan Juli dari 51,0 di bulan Juni. Laporan ISM-NY mengatakan "baik bagian kompensasi tenaga kerja - biaya manfaat dan biaya tenaga kerja - memuncaki daftar hambatan." Indeks Harga yang dibayarkan melonjak ke level tertinggi empat bulan 64,3 pada bulan Juli, dari 58,7 pada bulan Juni. Indeks harga diterima yang baru diperkenalkan menunjukkan sedikit kemampuan untuk menaikkan harga. indeks Harga yang diterima bertahan di 50,0. Selanjutnya, manajer pembelian New York City melihat lebih banyak pendapatan. Indeks pendapatan yang diharapkan sedikit tergelincir, menjadi 72,2 dari 72,7. ISM-NY merilis laporan kegiatan, yang terutama terdiri dari non-produsen, satu hari kerja sebelum laporan ISM non-manufaktur nasional, yang biasanya dirilis pada hari kerja ketiga setiap bulan. |
|
#270
|
||||
|
||||
|
Sektor Jasa, Data Pabrik AS Tunjukkan Pertumbuhan Solid Ekonomi
![]() Aktivitas sektor jasa AS tembus ke level atas 8 setengah pada bulan lalu dan data pesanan pabrik melonjak di Juni, memperkuat ekspektasi pertumbuhan solid ekonomi di kuartal ketiga. Institute for Supply Management pada hari Selasa melaporkan indeks jasa-nya naik menjadi 58,7, level tertinggi sejak Desember 2005, dari 56,0 pada bulan Juni, dengan pesanan baru mencapai tingkat tertinggi sejak Agustus 2005. Sementara itu dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan mengatakan pesanan untuk barang-barang manufaktur meningkat 1,1 persen setelah penurunan 0,6 persen di bulan Mei. Para ekonom memperkirakan pesanan baru yang diterima oleh pabrik-pabrik hanya naik 0,6 persen. Indeks saham AS masih melemah setelah data ISM dan data pesanan pabrik tak terduga membaik, sementara dolar AS memperpanjang penguatannya terhadap sejumlah mata uang mayoritas. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan 30-tahun menyentuh level tertinggi sesi pasca dirilisnya data tersebut. Manufaktur meningkat pesat, membantu menjaga perekonomian pada pertumbuhan yang kokoh. Sebuah survei Jumat lalu menunjukkan pesanan baru pabrik melonjak pada bulan Juli. Produksi mobil juga mencatat pertumbuhan. Tetapi sektor bisnis harus menumpuk persediaan pada kuartal kedua, yang mana mereka mungkin perlu bekerja ekstra sebelum menerima lebih banyak pesanan. Pesanan tidak termasuk kategori transportasi yang kerap tak stabil melonjak 1,1 persen di Juni, kenaikan terbesar sejak Juli tahun lalu, setelah pesanan untuk logam dasar, mesin dan peralatan listrik, peralatan dan komponen meningkat. Pesanan untuk komputer dan produk elektronik juga meningkat. Sementara pesanan yang belum terpenuhi di pabrik-pabrik naik 1,0 persen. Catatan pesanan telah meningkat di 14 dari 15 bulan terakhir. Departemen Perdagangan juga melaprokan pesanan untuk barang tahan lama, produk manufaktur yang diperkirakan digunakan selama tiga tahun atau lebih, naik 1,7 persen pada bulan Juni merevisi kenaikan 0,7 persen yang dilaporkan bulan lalu. Pesanan barang tahan lama tidak termasuk transportasi naik 1,9 persen merevisi hasil 0,8 persen yang dilaporkan sebelumnya. Pesanan untuk barang modal non-pertahanan tidak termasuk pesawat, dipandang sebagai parameter kepercayaan bisnis dan rencana belanja, meningkat 3,3 persen. Data pesanan inti itu sebelumnya dilaporkan meningkat 1,4 persen. Laporan pesanan pabrik menunjukkan persediaan meningkat 0,3 persen di Juni, mengalami perlambatan dari kenaikan 0,8 persen di bulan Mei. Pengiriman meningkat 0,5 persen setelah tergelincir 0,1 persen di bulan Mei. Rasio persediaan hingga pengiriman tidak berubah di angka 1,31. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||