| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Forex Diskusi apapun tentang Forex disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#221
|
||||
|
||||
|
LAutandhana Daily View 28 January 2013
IHSG akhir pekan terjadi teknikal rebound untuk ditutup pada level 4.437,6 (+0,4%) yang ditopang oleh aksi selective buy investor di jelang sesi penutupan. Investor asing tercatat membukukan transaksi net buy yang cukup signifikan senilai Rp 823 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya Lion Metal Works (LION) naik Rp 650 ke Rp 10.950, Ades Waters Indonesia (ADES) naik Rp 375 menjadi Rp 2.525, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 350 ke Rp 5.200, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 350 ke Rp 8.800; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.100 ke Rp 50.500, Indotambang Raya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 40.400, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 15.450, Unilever (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 22.450. Meskpun saham Apple kembali mengalami koreksi lanjutan, bursa AS di akhir pekan berhasil ditutup serentak menguat yang ditopang oleh hasil kinerja keuangan 4Q12 emiten Procter and Gamble dan Halliburton yang membaik. Bursa AS sendiri sempat mengalami tekanan jual akibat turunnya penjualan property AS di bulan Desember. Indeks Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,5% untuk ditutup berada di level 13.896 dan 1.503 sedangkan Nasdaq meningkat 0,6% ditutup pada level 3.149,7. Sementara itu, bursa Eropa berhasil ditutup menguat ditopang oleh meningkatnya data indeks kepercayaan bisnis Jerman yang mampu meng-offset kontraksi ekonomi Inggris yang melebihi ekspektasi economist. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 menguat masing-masing sebesar 0,8% dan 0,3% untuk ditutup pada level 2.744,2 dan 6.284,5. Untuk IHSG awal pekan diperkirakan bergerak melanjutkan penguatan yang terjadi namun pergerakannya bersifat terbatas. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, INDY dan PGAS. source |
|
#222
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 01 February 2013
IHSG kemarin bergerak cukup fluktuatif untuk kemudian ditutup menguat cenderung flat berada di level 4.453,7 yang ditopang oleh aksi borong saham investor asing pada saham blue chip sektoral financial dan pertambangan dengan membukukan net buy senilai Rp 459 miliar. Tekanan jual melanda saham-saham lapis kedua yang sudah mengalami rally cukup signifikan. Saham-saham top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 6.000 ke Rp 785.000, Lion Metal (LION) naik Rp 800 ke Rp 11.000, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 22.050, dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 400 ke Rp 3.800; sedangkan saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kaegori top losers antara lain Asahimas (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 8.150, Axiata (EXCL) turun Rp 300 ke Rp 5.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 ke Rp 7.350, Surya Toto (TOTO) turun Rp 150 ke Rp 6.600. Bursa AS semalam ditutup terkoreksi akibat kinerja keuangan emiten yang mengecewakan seperti: United Parcel Service, Dow Chemical Co dan ConocoPhillpis. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup melemah masing-masing sebesar 0,4% dan 0,3% berada di level 13.860,6 dan 1.498,1. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup terkoreksi signifikan akibat mengecewakannya kinerja Royal Dutch Shell Plc yang jauh dibawah ekspektasi dan emiten AstraZeneca Plc yang memproyeksikan bawah labanya akan mengalami kontraksi di tahun ini. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 terkoreksi masing-masing sebesar 1,1% dan 0,7% untuk ditutup pada level 2.703 dan 6.276,9. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways terbatas. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS. source |
|
#223
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 04 February 2013
Ditopang oleh release laporan keuangan emiten yang memuaskan, IHSG akhir pekan ditutup menguat sebesar 0,6% berada di level 4.481,6 yang merupakan level penutupan tertinggi baru. BPS melaporkan inflasi di Januari 2013 mencapai 1,03%, merupakan inflasi bulanan tertinggi dalam 4 tahun terakhir akibat banjir yenga melanda Jakarta. Saham-saham top gainers di antaranya Indosat (ISAT) naik Rp 400 ke Rp 7.200, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 52.250, BNI (BBNI) naik Rp 325 ke Rp 4.250, dan XL Axiata (EXCL) naik Rp 300 ke Rp 5.300; sedangkan saham-saham top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 800 ke Rp 10.200, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 20.150, Jaya Real (JRPT) turun Rp 300 ke Rp 3.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 41.200.. Bursa AS di akhir pekan ditutup mengalami penguatan signifikan yang didorong oleh positifnya berbagai data ekonomi AS diantaranya data tenaga kerja Januari bertambah sebanyak 157 ribu jiwa dan angka pengangguran mengalami peningkatan tipis di level 7,9%. Indeks Dow Jones menguat 1,1% untuk ditutup pada level 14.009,8 level psikologis baru yang merupakan rekor penutupan tertinggi baru sejak Oktober 2007. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga ditutup naik signifikan masing-masing sebesar 1% dan 1,2%. Sementara itu, bursa Eropa akhir pekan juga terseret sentiment positif AS yang kemudian ditutup menguat dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 menguat masing-masing sebesar 0,3% dan 1,1% ditutup pada level 2.710,1 dan 6.347,2. Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak melanjutkan penguatan yang terjadi ditopang oleh antisipasi kinerja keuangan emiten 2012. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS. source |
|
#224
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 14 Mei 2013
IHSG awal pekan ditutup terkoreksi 1% berada di level 5.054,6 seiring dengan aksi profit taking investor pasca rally signifikan pekan lalu. Tekanan jual signifikan melanda saham-saham unggulan sektoral aneka industry, perbankan dan industry dasar yang menjadi kontributor utama koreksi IHSG. Hanya tercatat sektoral perkebunan yang mampu ditutup pada teritrori positif. Sementara itu, asing tercatat mencetak transaksi net sell senilai Rp 491 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya Goodyear (GDYR) naik Rp 3.850 ke Rp 23.150, Gowa Makassar (GWTD) naik Rp 1.400 ke Rp 8.450, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 1.000 ke Rp 338.000, dan Century Textille (CNTX) naik Rp 900 ke Rp 6.500; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 52.600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 34.300, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 400 ke Rp 18.600, dan BTPN (BTPN) turun Rp 350 ke Rp 5.450. Bursa AS dan Eropa di perdagangan awal pekan ditutup bervariasi terbatas ditengah data positif dari penjualan ritel AS dibulan April yang secara tak terduga bertumbuh tipis 0,1% MoM setelah di bulan Maret terkontraksi 0,5%. Indeks Dow Jones melemah 0,2% di level 15.091,7 sedangkan S&P 500 ditutup flat di level 1.633,8 dan Nasdaq menguat tipis 0,1% di level 3.438,8. Yum! Brands Inc. turun 2,1% pasca pemilik restoran cepat saji KFC and Pizza Hut melaporkan penurunan penjualan bualn April di China sedangkan Corning Inc. (GLW) naik 0,9% setelah analis mengupgrade rekomendasi saham GLW. Theravance Inc. melonjak signifikan 18% pasca Elan Corp. setuju membayar royalty sebesar US$ 1 billion atas obat �obatan baru. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx melemah 0,3% untuk kemudian ditutup pada level 2.777,4 sebagai akibat koreksi harga saham perbankan, seperti Commerzbank dan Standard Chartered. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak berfluktuatif dalam rentang trading 4.995-5.075. Saham pilihan kami, antara lain: SMGR, ASII, KIJA, BSDE dan BMRI. sumber |
|
#225
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 23 Mei 2013
IHSG kemarin ditutup menguat 0,4% berada di level 5.208 ditopang oleh penguatan terbatas saham-saham sektoral property, perkebunan dan industry dasar. Saham-saham unggulan sektoral pertambangan dan financial ditutup pada teritori merah. Investor asing membukukan transaksi net buy senilai Rp 260 miliar. Sahamsaham jajaran top gainers di antaranya Sepatu Bata (BATA) naik Rp 12.000 ke Rp 72.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 1.450 ke Rp 8.900, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 18.350, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 600 ke Rp 8.500; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 55.250, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 234.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 32.950, dan Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 500 ke Rp 6.500. Bursa AS semalam ditutup terkoreksi terbatas sebagai akibat sinyalemen The Fed yang kemungkinan berencana mencabut program stimulus buyback obligais jika pasa tenaga kerja AS terus membaik. Berkrbalikan dengan ekspektasi investor atas optimism dilanjutkannya stimulus The Fed. Indeks Dow Jones dan S&P 500 melemah terbatas masing-masing berada di level 15.307 (-0,5%) dan di level 1.655 (-0,8%) sedangkan indeks Nasdaq terkoreksi cukup dalam 1,1% berada di level 3.463. Sementara itu, bursa Eropa masih ditutup menguat terbatas dipimpin oleh rally sahamsaham sektoral metal mining sejalan dengan peningkatan harga komoditas metal mining. Indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx masingmasing menguat 0,5% untuk ditutup pada level 6.840,3 dan 2.835,0. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak terbatas dan fluktuatif. Saham pilihan kami, antara lain: SMGR, ASII, KIJA, BKSL dan DGIK. sumber |
|
#226
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 27 Mei 2013
IHSG akhir pekan berhasil ditutup menguat sebesar 0,7% di level 5.155,1 ditopang oleh penguatan saham-saham sektoral perkebunan, aneka industry, property dan consumer. Koreksi melanda saham-saham sektoral Pertambangan dan keuangan. Investor asing membukukan transaksi net sell senilai Rp 659,6 miliar. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya Taisho (SQBI) naik Rp 5.000 ke Rp 265.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 2.100 ke Rp 12.750, Unilever (UNVR) naik Rp 700 ke Rp 32.300, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 650 ke Rp 8.800; sedangkan saham-saham top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 30.450, Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 13.500, Golden Energy (GEMS) turun Rp 400 ke Rp 2.000, dan Matahari (LPPF) turun Rp 350 ke Rp 13.100. Bursa AS di akhir pekan ditutup cenderung flat akibat kinerja beberapa emiten yang sedikit meleset dari proyeksi analis seperti Gap Inc, Abercrombie & Fitch Co dan Seras Holdings dan focus wait&see investor atas kemungkinan The Fed mengurangi dana buyback surat utang. Indeks Nasdaq ditutup stagnan berada di level 3.459,1 sedangkan indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 0,1% berada di level 15.303,1. Sementara itu, bursa Eropa ditutup terkoreksi dimana indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx melemah masing-masing 0,6% dan 0,4% berada di level 6.654,3 dan 2.764,3. Koerksi yang terjadi dibarengi dengan kontrasi data manufaktu China yang tak terduga. IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak fluktuatif dengan kisaran trading yang sempit. Saham pilihan kami, antara lain: SMGR, ASII, KIJA, BKSL dan DGIK. sumber |
|
#227
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 03 Juni 2013
IHSG akhir pekan ditutup terkoreksi 1,2% di level 5.068,6 disebabkan oleh tekanan jual signifikan yang melanda saham-saham unggulan. Volume dan nilai transaksi melonjak tinggi berkat beberapa transaksi saham di pasar negosiasi yang dilakukan oleh beberapa broker seperti Credit Suisse Securities (CS), UBS Securities (AK) dan Kim Eng Securities (ZP). Asing membukukan transaksi net sell senilai Rp 622 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 19.500, Fastfood (FAST) naik Rp 400 ke Rp 13.400, Pembangunan Jaya (PJAA) naik Rp 350 ke Rp 1.770, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 30.000; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 50.000 ke Rp 1,45 juta, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 53.500, Unilever (UNVR) turun Rp 1.850 ke Rp 30.500, dan Telkom (TLKM) turun Rp 800 ke Rp 11.050. Bursa AS dan Eropa akhir pekan ditutup serentak terkoreksi sejalan dengan tanda-tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi AS dimana indeks belanja konsumsi AS di bulan Mei terkontraksi 0,2% untuk pertama kaliny dalam satu tahun. Pelemahan data ekonomi AS ini mendorong optimism investor atas tetap dilanjutkannya stimulus The Fed, pasca The Fed mengindikasikan akan mengurangi program stimulusnya jika membaiknya ekonomi secara berkesinambungan. Indeks Dow Jones dan S&P 500 melemah sebesar 1,4% ditutup masing-masing pada level 15.115,6 dan 1.630,7. Sementara itu, indeks FTSE dan DJ Euro Stoxx masing-masing melemah 1,1% untuk ditutup pada level 6.583,1 dan 2.769,6. IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak fluktuatif cenderung terjadi koreksi lanjutam. Saham pilihan kami, antara lain: SMGR, ASII, KIJA, SSIA dan RALS. sumber
|
|
#228
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily View 10 Juni 2013
IHSG akhir pekan ditutup terkoreksi cukup dalam sebesar 2,7% ke level 4.865,3 mengekor anjloknya bursa global terkait dengan kemungkinan dihentikannya program stimulus bank sentral dunia. Keseluruhan sektoral IHSG ditutup turun dipimpin oleh koreksi yang melanda saham-saham sektoral industry dasar, consumer dan manufaktur. Investor asing membukukan transaksi net sell signifikan sebesar Rp 1,8 triliun. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 900 ke Rp 17.500. Apexindo (APEX) naik Rp 575 ke Rp 2.900, Dyviacom (DNET) naik Rp 240 ke Rp 1.210, dan Sinar Mas (SMMA) naik Rp 225 ke Rp 4,725; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 4.500 ke Rp 210.500, Unilever (UNVR) turun Rp 2.100 ke Rp 28.900, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.550 ke Rp 51.500, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.450 ke Rp 28.050. Bursa AS dan Eropa di akhir pekan ditutup rebound seiring dengan meningkatnya data ketenaga kerjaan AS yang baru sebanyak 175.000 di bulan Mei yang melebihi ekspektasi ekonomis. The Fed menyatakan tidak akan menghentikan program stimulusnya dalam periode jangka pendek ini. Indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq melonjak signifikan masing-masing ke level 15.248,1 (+1,4%), 1.643,4 (+1,3%) dan 3.469,2 (+1,3%). Sementara itu, indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx juga terseret naik signifikan pasca koreksi berturut-turut di beberapa hari perdagangan terakhir. Indeks FTSE menguat ke level 6.412 atau melonjak 1,2% sedangkan indeks DJ Euro Stoxx naik 1,8% ke level 2.724,1. IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak seirama dengan peregreakan teknikal reboundnya bursa global. Saham pilihan kami antara lain: SMGR, RALS, AKRA. sumber |
|
#229
|
||||
|
||||
|
|
|
#230
|
|||
|
|||
|
EURUSD:
Totally there is expected bearish movement to the level 1,3180. If the price breaks the resistance level 1,3298 the bullish movement will start to the level 1,3350. [FONT=Arial] http://www.accentforex.com/en/]details |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| JUAL Lautandhana Online Trading Saham LOTS | Software Original & Open Source | |||
| FXSBO - Spread Trading Online Broker | Forex | |||